PDA

View Full Version : [ASK] Kenapa Pemerintah Ga Cetak Duit yang Banyak Aja buat Atasi Krisis?



riobastian
10-08-2010, 09:38 PM
Hai teman..:hi:

Maap gan kalo pertanyaannya nubi banget. Maklum ane bukan anak ekonomi.:maaf:

Di masa krisis ekonomi begini banyak penduduk miskin yang tidak punya duit buat beli makan. Nah, kenapa pemerintah ga cetak duit banyak aja, trus dikasih ke penduduk miskin?
:belajar:

Selain itu, dengan cetak duit yang banyak kan bisa buat bayar utang negeri kita. Kenapa tidak dilakukan sampai sekarang?
:???:

Maap kalo salah tempat... Ane bingung harus posting dimana lagi...

terongsquad
10-08-2010, 09:44 PM
kalo duit terlalu banyak dicetak, nilai duit itu sendiri jadi rendah dong. GIMANA SIHH.. :swt:

------------------------------- edit tambahan -------------------------------
Oh iya riobastian, maaf ya kalo postinganku ketus. :maaf:

Ini penjelasan yg kujanjikan. Penjelasan ini kudapat dari om-ku kebetulan dia dosen makro dan mikroekonomi.


Secara sederhana ku jelaskannya seperti ini:

Pencentakan uang merupakan otoritas dari bank sentral, yaitu Bank Indonesia, dan pemerintah tidak boleh campur tangan.
Dalam mebicarakan uang kita harus lihat 'real money' dan 'nominal money'. 'Real money' kaitannya dengan daya beli dari uang tersebut sedangkan 'nominal money' kaitannya dengan jumlah uang tersebut.

Pencetakan uang yg terlalu banyak akan menghasilkan sebab akibat. Dari segi moneter, ketika uang yang dicetak dan beredar terlalu banyak maka permintaan nasional meningkat tajam dan hal ini berujung pada terjadinya inflasi. Karena inflasi harga-harga barang / komoditas akan naik, sehingga daya beli dari uang menjadi rendah. Daya beli yang rendah pada masyarakat akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu banyak.

Sebaliknya, jika uang yang dicetak dan beredar terlalu sedikit, inflasi memang tidak terjadi, tapi suku bunga akan naik. Karena suku bunga yang tinggi, kredit akan turun, orang ga mau kredit karena bunganya tinggi. Dan hal ini berujung pada investasi yang semakin loyo. Investasi yang loyo dapat berakibat pada lapangan pekerjaan semakin sedikit. Lapangan pekerjaan yang sedikit akan menambah jumlah pengangguran, dan tingkat pengangguran yang tinggi akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan lagi.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu sedikit.

Mudah2an memberikan pencerahan. :piss:



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - edit tambahan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
:xiexie: Terima kasih untuk kawan2 :makasih-g:
yg telah memberi saya http://www.indowebster.web.id/images/reputation/reputation_pos.png GRP (http://www.indowebster.web.id/reputation.php?*****************&p=5906405)

:idwsmania: :idws: :idwslovers:

riobastian
10-08-2010, 09:48 PM
kalo duit terlalu banyak dicetak, nilai duit itu sendiri jadi rendah dong. GIMANA SIHH.. :swt:

Lha terus kalo nilainya rendah memangnya pengaruhnya apa? Yang penting kan utang kita lunas to?


kalo duit terlalu banyak dicetak, nilai duit itu sendiri jadi rendah dong. GIMANA SIHH.. :swt:

------------------------------- edit tambahan -------------------------------
Oh iya riobastian, maaf ya kalo postinganku ketus. :maaf:

Jadi begini singkatnya, duit itu kan sebagai alat tukar dan duit itu juga ada harga atau ada nilainya..
kalo duit bisa terlalu banyak dicetak, harga atau nilai dari duit (uang kertas /koin) itu sendiri menjadi rendah.
Kalo seperti ini negara malah bisa terjadi inflasi yg nanti-nya malah bikin tambah repot.
Nanti aku tanya om ku untuk penjelasan yg lebih baik, dan post ini akan aku update. :piss:

Iya, saya maapkan, hehe...

Oya, ane sebenarnya juga masih bingung sama istilah inflasi dan sebagainya. Setau ane si inflasi tu harga barang pada naik. Nah, balik lagi jadinya. Ane pikir kalo duit banyak, harga barang naik ga jadi masalah. :maaf::maaf:

terongsquad
10-08-2010, 10:07 PM
Untuk TS kalo bisa jgn one liner begitu postingnya.

Gunakan edit post! :awas: Karena ada 'rules' yg harus ditaati.

Modjoh
10-08-2010, 10:42 PM
Duit 100 ribu harga pembuatannya mendekati 100 ribu, begitu juga duit nilai lainnya....

klo kebanyakan nyetak duit, nanti harga2 barangnya bakal naik juga....

mau kamu gaji 10 juta tapi beras sekilo 500 ribu?

vishnu91
10-08-2010, 11:13 PM
Duit 100 ribu harga pembuatannya mendekati 100 ribu, begitu juga duit nilai lainnya....

klo kebanyakan nyetak duit, nanti harga2 barangnya bakal naik juga....

mau kamu gaji 10 juta tapi beras sekilo 500 ribu?

gw maw kalo gajinya 10 jt euro.. hahahahaha.. canda2..

betul kata kk terong squad.. smakin banyak duidnya kan smakin ga berharga.. nih skrg pemerintah maw kecilin angka mata uang kan.. biar g kliatan banyak.. heheheh

apelngalam
10-08-2010, 11:17 PM
kenapa negara indonesia tidak makmur....???

KudaJengke
10-08-2010, 11:42 PM
kalw duit udah sebanyak yg punya, mw diapain coba? pasti ada timbal balik semuanya

xxbadboyzxx
10-08-2010, 11:44 PM
eto eto
klo duit banyak malah inflasi[ato deflasi y?]

ntar nilai uang rendah
barang cenderung mahal

lebih baik seimbang aja :ehem:

simomone
11-08-2010, 02:21 AM
kalau duit yang beredar terlalu banyak, nanti gak ada nilainya dibanding dengan mata uang negara lain :cerutu:
sama saja duit yang beredar banyak tapi nilainya turun & malah menyebabkan inflasi..

j0e
11-08-2010, 02:23 AM
eto eto
klo duit banyak malah inflasi[ato deflasi y?]

ntar nilai uang rendah
barang cenderung mahal

lebih baik seimbang aja :ehem:

inflasi = pengurangan nilai mata uang
deflasi = penguatan nilai mata uang

contoh nyata dari inflasi adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar sebelum krismon 1 dollar = 2000 (kurang lebih), sekarang uda ga kira2 naeknya

hidey-holey
11-08-2010, 02:50 AM
kalo bingung sama teorinya, baca2 saja praktek2 nyata yang sudah terjadi di dunia.
Experience is the best teacher:piss:
http://roadtickle.com/the-worst-examples-of-inflation-ever/
Intinya, semakin banyak uang beredar, maka harganya akan semakin turun (harganya terhadap nilai mata uang lain, misal USD yang jadi patokan)
Kalo udah kayak gitu, bisanya negara jadi terpaksa menaikkan jumlah uangnya terus menerus, sampe pada batas yang tidak bisa ditolerir lagi (lihat pada kasus zimbabwe di link yang saia berikan) dan akhirnya malah memakai mata uang asing sebagai mata uangnya.
CMIIW, saia juga ga punya basic pendidikan ekonomi:maaf:
----------------

inflasi = pengurangan nilai mata uang
deflasi = penguatan nilai mata uang

contoh nyata dari inflasi adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar sebelum krismon 1 dollar = 2000 (kurang lebih), sekarang uda ga kira2 naeknya

kayanya kebalik ya:piss:
kalo semakin menguat nilai mata uangnya (untuk kita) ya berarti nilainya semakin turun secara perupah,
sehingga bisa dikatakan saat 1 USD=2000 rupiah, itu berarti rupiah sedang kuat-kuatnya:piss:

kanga6us
11-08-2010, 03:25 AM
kenapa negara indonesia tidak makmur....???

karena dimana2 ada maho :swt:

:haha: itu semua tergantung rakyatnya, kalo mo makmur..ya harus bersatu..sudahkan itu terjadi :???:

@TS: :top:

H1p000
11-08-2010, 03:45 AM
sebenarnya agak konyol nih pertanyaan, kayanya TS nya pas sma jurusan ipa nih:hihi:
kalau dicetak kebanyakan ntar bisa terjadi inflasi, malah perekonomian negaranya tambah drop..

Ryosuke
11-08-2010, 04:06 AM
yang ada nanti kayak yang di zimbabwe ( klo ga salah )

uang udah ga ada nilainya lagi... klo mau belanja uang nya bukan di itung tapi di timbang..:lol:

tebebadra
11-08-2010, 04:09 AM
kebanyakan duit malah memperburuk ekonomi sendiri.

sleetherooth
11-08-2010, 04:39 AM
:top: ...buat TS ...

Anda sebenarnya sensitif terhadap masalah ekonomi negara.
Namun ... masalahnya pertanyaan anda terlalu polos.

Kayaknya memang perlu belajar tentang ekonomi lagi deh kk ..

Juragan diatas" gw uda pada bener jawabnya ,..Menekan gejolak harga bukan
dari menambah peredaran uang yang ada di masyarakat. Tapi dengan menyembuhkan
permasalahan yang terjadi di pasar. Ini bisa jadi masalah distribusi, masalah kompetisi,
atau masalah stock barang.

Nah ... indonesia juga pernah kan menambah peredaran mata uang yg ada.
kalo ga salah pas jaman tahun 45-an deh .. waktu mengalami resesi ekonomi.

Inti dari pertanyaan TS sebenarnya ..
Kenapa pemerintah seolah tidak berdaya menghadapi lonjakan kenaikan harga
untuk kebutuhan pokok ...

:dead: ,... klo ini mending tanya ke yang ada di Istana Negara gan...:piss:

riobastian
11-08-2010, 08:58 AM
Benar agan semua. Ane SMA jurusan IPA kuliah jurusan komputasi, jadi blas ga paham sama ekonomi.:kecewa:

Ane pernah denger nilai mata uang kita kan selalu dibandingin sama dollar US (lupa sumbernya). Katanya sebenarnya kalo dibandingin sama mata uang euro mungkin perekonomian bisa sedikit lebih baik. Tapi ane lupa alasannya bagaimana. :voodoo:

Ada yang bisa menjelaskan?

argakoesdewangga
11-08-2010, 04:42 PM
hahaha bisa munta uang kertas 2...!

happybratboy
11-08-2010, 05:17 PM
wah ilmu ekonom banget
tapi emang bener jg, makin banyak uang beredar makin gada harganya

reazon
11-08-2010, 05:20 PM
kalo banyak2 d cetak malah bikin krisis......
ntar malah terjadi inflasi,, harga barang jadi naik (harga uang turun).....:sigh:
untuk membayar utang negara k luar,, harus menggunakan devisa......
nah salah satu penghasil devisa adalah dengan tenaga kerja.....
CMIIW...:piss:

Will
11-08-2010, 08:55 PM
kalo uang di cetak kebanyakan ntar nilai mata uangnya sendiri jadi turun dan ujung"nya jadi inflasi :swt:

yang kek gini bukannya kelas 1 sma juga di ajarin ya :???: aku sendiri basic ipa :ehem:

bukan bermaksud SARA ya, tapi kalo ga salah aku pernah baca waktu bikin stadion senayan untuk menghadapi SEA Games/Olimpiade (lupa lagi :swt:), uang di cetak secara besar"an untuk membiayai pembuatannya sehingga sempat terjadi inflasi setelahnya, CMIIW

munirmania
11-08-2010, 09:56 PM
waduh pertanyaan polos... untung dah di jelasin di awal awal

dora_luffy
11-08-2010, 11:16 PM
Kalau duitnya dicetak terus, nilai duitnya malah makin berkurang, bukannya ngatasi krisis, malah tambah parah.

AkariMizunashi
11-08-2010, 11:39 PM
:lol: jgn seenaknya bikin duit~ ntar uang nya gak diakuin ama negara lain gara2 g ada nilainya~
:lol: klo misal indonesia cetak uang gak karu2an bnyk nya, bisa2 jadi gini >>> Rp1.000.000 = $1 lol~

argakoesdewangga
12-08-2010, 01:10 PM
kalw duit udah sebanyak yg punya, mw diapain coba? pasti ada timbal balik semuanya

noerha
14-08-2010, 04:27 AM
Kalau pemerintah mencetak banyak uang berarti akan terjadi deflasi nasional.

Nilai harga uang 100.000. bakal sama dengan seratus perak, gak kebayang apa jadinya kalau beli CHIKI @a100.000. :tega:

dark_chris
14-08-2010, 06:24 AM
kl duit di cetak terus..
bakal terjadi deflasi yg gila"an...


contoh aja, ada 1 negara, duit ny ada yg bernilai 10 jt, hanya selembar kertas...

Deztro
14-08-2010, 07:58 AM
wah kurang belajar ekonomi ya bro :piss:

klo misalnya tuh uang dicetak banyak, kan tuh jumlah uang beredar di negara jadi banyak, nah semakin banyak uang beredar, nilai mata uang tuh juga makin nurun, jadi tuh uang jadinya ga berharga, malah dianggap kayak kertas doank, bikin inflasi besar malahan kayak contohnya Zimbabwe (inflasi ampe 300an % perasaan, udah ga wajar) tuh yg bisa cetak uang selembar 500 juta, harusnya bukannya salut malah takut dah ancur perekonomian tuh negara, harga barang2 ampe ratusan juta juga, orang makan sepiring nasi aja ampe banyak segepok uang gitu. yg bagus tuh malah ngelakuin sebaliknya baru bener dah. ya begitulah ekonomi :hehe:

nah itu makanya pemerintah ga mau cetak uang banyak.

darknightzz
14-08-2010, 10:55 AM
begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

itu dari sudut anak IPA lowh bukan dari IPS..
aneh, kata ny TS dari IPA, masa gitu aja kaga ngarti :malu:

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE

Nubiew
14-08-2010, 01:01 PM
ada temen yg bilang
duit yg dicetak ya sesuai dg emas simpanan yang ada di Bank Indonesia
bener tah?

sunsphoenix
14-08-2010, 01:15 PM
hemph, wa ngga tau gimana pastinya, tp yg jelas klo duid yg beredar itu terlalu bnyk
bakal terjadi inflasi besar-besaran (yg harusnya d hindari/ditekan seminim mungkin) karena inflasi bisa mnyebabkan merosotnya nilai mata uang itu sendiri
CMIIW

:rokok:

============================================


begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

itu dari sudut anak IPA lowh bukan dari IPS..
aneh, kata ny TS dari IPA, masa gitu aja kaga ngarti :malu:

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE

ya kalo buku d bakar masa depan bakal g selamat donk kk :swt:

langit_violet
14-08-2010, 02:56 PM
Kl nyetak uang-ny byk,,ntar inflasi,,harga barang2 makin naik..

Yg miskin akan makin miskin krn ga mampu beli kebutuhan pokok..


Kalo mau 'bagi2 uang' ke yg miskin,,bukan dg nyetak uang,,tp misal-ny dg sumbangan,,sedekah,,zakat.. Krn seyogya-ny,,itu ga menambah jumlah uang yg beredar,,tp memeratakan jumlah uang yg beredar shg ga menumpuk d sebagian pihak aj..

sleetherooth
15-08-2010, 01:12 AM
begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

Jiahhhh .... :takut: ...

Keras .. keras ....


Di masa krisis ekonomi begini banyak penduduk miskin yang tidak punya duit buat beli makan.

Si TS menanyakan tentang inisiatif Pemerintah dalam bidang ekonomi sob..
bukan soal gradasi mental atau soal restorasi lingkungan hidup..

Jadi wajar aja ..klo para komentator menjawab secara ilmu ekonomi..:dead:

armed_mick
15-08-2010, 02:06 PM
dulu kyaknya pas pemrintahan bung karno dah pernah deh CMIIW
bahaya bang. . .rakyat yang jadi korban. . .nilai rupiah turuuuuuun banget.

terongsquad
24-08-2010, 08:42 AM
Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE

Persamaan yg aneh.. :swt:

Kesimpulan yg lebih aneh.. :dead:

mu_kun
24-08-2010, 10:29 AM
:hahai:

klo emg itu mudah, ya udh psti dari dlu lah di buat, lagian nyetak duit itu juga perlu biaya,, dan semakin bnyk duit di sebar, hrga barang2 mkin naik, krna uang udh semakin bnyk,,

taufikadi
24-08-2010, 09:49 PM
semua itu juga ada porsinya bro !
ga bisa seenaknya sendiri, kl gt crnya ya ga balance dong? :unyil:

Oromizz
24-08-2010, 09:59 PM
begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

itu dari sudut anak IPA lowh bukan dari IPS..
aneh, kata ny TS dari IPA, masa gitu aja kaga ngarti :malu:

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE

:lol:

Sabar2 :hihi:

Kalo kebanyakan uang jadi ujung2nya penggundulan hutan yaa :tkp2:

phee70
24-08-2010, 10:20 PM
begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

itu dari sudut anak IPA lowh bukan dari IPS..
aneh, kata ny TS dari IPA, masa gitu aja kaga ngarti :malu:

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE
:haha:
kesimpulan yang lucu..
jadi intinya gak usah ada buku getoh biar gak kiamat....
OOT dah ... :cambuk:
====================
back to the topic...
iya kata ibuku juga gtu, gak sembarangan mencetak uang trus bagi bagi...
bisa inflasi gede, rakyat kecil jadi korban juga...
:piss:

myth73
24-08-2010, 11:49 PM
menurutku sih, perlu tuh pemerintah bikin duit yang banyak, tapi digunakan untuk keperluan negara bukan untuk di sebarkan ke masyarakat.
Misal beli perlatan militer macam pesawat tempur, kapal tempur kalo bisa kapal induk yang banyak sekalian. biar tetangga gak macem2 ama indonesia.
:piss:

azwi
25-08-2010, 10:08 AM
ya dulu gitu gan.. tapi dipikir2 duit itu ga sembarangan dicetak yah :madesu:

Nubiew
26-08-2010, 11:47 AM
begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

itu dari sudut anak IPA lowh bukan dari IPS..
aneh, kata ny TS dari IPA, masa gitu aja kaga ngarti :malu:

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE

apa hubungannya burn the book save the tree?
kesimpulan yg aneh
dah jd book di burn jg ga bklan ngidupin pohon
=.=
yg bener di batasin penebangan pohonnya
secara manusia ga mgk bs hidup tanpa make sumber daya alam salah satunya hutan
LoLz

fisura
27-08-2010, 02:00 PM
aneh, sekarang kalo cetak duit seharga utang Indonesia ke luar, truz bayar deh tuh utang.. Ruginya dimana????

hyakushiki
27-08-2010, 02:04 PM
Duit 100 ribu harga pembuatannya mendekati 100 ribu, begitu juga duit nilai lainnya....

klo kebanyakan nyetak duit, nanti harga2 barangnya bakal naik juga....

mau kamu gaji 10 juta tapi beras sekilo 500 ribu?
iya bener !! memang dilema yg kompleks.... percuma gaji naik 20juta tapi harga rumah RSS sudah 1 milyar :gembel:

Bacopt
27-08-2010, 02:27 PM
nanti jadi inflasi gede gedean..

bisa bisa karyawan BInya dipecat gara gara ga becus bikin duit

hidey-holey
27-08-2010, 02:40 PM
begok bener semua yang jawab pertanyaan TS..
pikir secara Global dunk.

Sebener nya Jelas menurut ane klo cetak banyak banyak banyak malah bikin deket ama Kiamat..
uang = kertas = Pohon = Global Warming = Armagedon !

itu dari sudut anak IPA lowh bukan dari IPS..
aneh, kata ny TS dari IPA, masa gitu aja kaga ngarti :malu:

BURN THE BOOK, SAVE THE TREE
1000 orang seperti ini,
dab tamat sudah riwayat negara kita:panik:

wertyasu
27-08-2010, 03:51 PM
Jujur saja, pertanyaan ini dulu sering ditanyain oleh temen saya, mungkin tujuan ngetest atau emang pengen tanya beneran kurang tau...
Dalam hati sih berkata, bodoh banget nih yang pertanyaan... apa ngak mikir ya? Bukan pertanyaannya, pertanyaannya bermutu, cuma apa perlu di tanyain?:piss:
Tapi emang diluar sana masih banyak yang enggak mengerti tentang hal ini.

Walau ini juga aku pelajari di ekonomi manajemen, sebenarnya yang ini ilmu study pembangunan.
Bener semua diatas udah dijelasin panjang-panjang. Cuma pengen nambah ruwet plus panjang dan lebar biar jadi luas.:hahai:

Nyetak Uang banyak = Inflasi = Uang g berharga = Harga Naik = Krisis Parah = ex. Zimbabwe.
Tapi Zimbabwe bukan karena nyetak uang banyak banget loh ya.

Intinya Bank sentral tidak bolek mencentak/mengedarkan uang sak karep udele dewe "Seenaknya sendiri".
Pada dasarnya nyetak uang oleh suatu negara (Bank Sentral/BI) ada aturannya. Silahkan Tanya Pakdhe Google, Saya lupa.
Seperti diatas dikatakan bahwa jumlah uang itu sebanding dengan emas yang dimiliki, ya itu memang ada benarnya,
Uang yang dicetak(diedarkan secara nyata lebih tepatnya) itu adalah suatu symbol/wakil dari nilai yang sebenarnya yaitu emas salah satunya.
Secara Internasional pun aturan itu ada dan diakui seluruh dunia sehingga mata uang suatu negara ada nilainya diakui dinegara lain/seluruh dunia.
Walaupun nilainya berbeda-beda, makanya ada Forex untuk mengambil untung dari sini.
Bank sentral menjaga jumlah uang beredar pada tingkat tertentu/terkendali untuk mengendalikan Fluktuasi nilai mata uang (Inflasi/deflasi).
Baik Inflasi maupun Deflasi ada baik buruknya, Sama-sama tidak boleh banyak-banyak "Air putih aja kalo banyak jadi kembung" karena idealnya = NOL tapi 99,9 % tidak mungkin.

Pernah sih dengar dari temen saya, sistem syariah islam yang sebenarnya tidak mengenal inflasi/deflasi/ Nol % karena tidak mengenal bunga bank(tidak hanya itu aja sih).
Ilustrasinya seumpama jaman dulu 50 tahun yang lalu harga satu ekor kambing nilainya sama dengan 10 dinnar maka hari ini harga satu ekor kambing juga sama 10 dinnar. (Maaf mata uang jaman nabi Dinnar kan? Maaf kalo salah).:piss:
Begitu katanya, cuma Islam sendiri jadi tetep berhubungan dengan dengan negara2 dengan sistem liberal, jadinya ya beginilah adanya sekarang ini. (CUma menyampaikan tau bener atau salah, kata temen saya begitu):piss::piss::piss:

Secara Bodoh nih ya, Kalaupun uang dicetak banyak banget sak karepe dewe, trus buat apa?
Mau dikasih ke rakyat? :hot:
Tidak ada Aturan satupun yang membolehkan hal tersebut. karena uang beredar harus di barter dengan nilai yang sebenarnya kalau tidak maka nilai mata uang akan jatuh dan juga karena ini memang tidak boleh.
Bahkan seumpama Rakyat Indonesia yang punya uang di bank mengambil uangnya semua secara bersama-sama, walau itu haknya Masyarakat maka bank sentral akan mencari cara agar uang itu bisa ditarik "Terjadi di RI antara tahun 1996-1999 lupa juga tepatnya" untuk menggambarkan bahwa uang beredar harus terkendali, saat itu bunga bank sangat tinggi sekali bisa bikin orang kaya tambah kaya orang mlarat tambah sekarat.
Buat bayar utang yang jumlahnya Rp. 1.600.000.000.000.000 an itu? :hot:
Bayarnya pakai dolar, Gak ngefek ya. jumlahnya 160 milyar dolar AS. tapi karena RUpiah turun nilainya maka utang dalam rupiah bisa tambah nolnya 3/6/8/9/10 biji.
Ingat kan zimbabwe 1 dolar AS = 1 milyar dolar zimbabwe "Kalo gak salah".
1 Sisir Pisang = 600 juta dolar Zimbabwe, 1 roti tawar juga sekitar segitu.
kalo di indonesia 1 sisir pisang/ roti tawar : 5.000-6000. 1 dolar = Rp. 10.000,-
Sebenarnya sama harganya yaitu 0,5- 0,6 dolar AS.
Jadi itulah inflasi.
Inflasi/deflasi tidak dipengaruhi nilai mata uang saja, kenaikan gaji pegawai negeri sipil, kenaikan biaya produksi, bahkan iuran gelap yang ditarik banyak oknum hitam bisa mempengaruhi inflasi/deflasi.

Kata dosen saya, Rupiah sekarang ini sudah sangat rendah nilainya.
Kata beliau US $ 1 = Rp. 1 saat Indonesia baru berdiri.
Ada Sanering, Inflasi dan lain-lain sampai sekarang Us $ 1 = Rp. 9.000 an. Dulu waktu bilang masih US $ 1 = Rp. 10.000an
Kalo dihitung maka nilai sebenarnya dari Rupiah dahulu dibanding rupiah sekarang adalah Rp. 1 = Rp. 10.000.000,-
Maka Rupiah sudah tidak ada nilainya.
Terbaru uang pecahan Rp. 100.000,- merupakan salah satu uang dengan pecahan terbesar didunia, tentunya masih dibawah ZImbabwe yang pernah ngeluarin uang 1 T dalam satu lembarnya.
Makanya ada wacana Redenominasi untuk mengurangi Nolnya, Ingat ini bukan SANERING seperti yang dilakukan RI dahulu kala.

Dan uang BEREDAR memang harus terkendali/terbatasi/terjaga.:panda:
Bukan masalah cetak mencetaknya, karena BI juga sudah selalu mencetak uang dengan jumlah yang sangat besar, namun untuk mengganti uang rusak dll.
Dan ini jelas ada aturan untuk itu, dan Gubernur BI punya tugas penting itu makanya tuh selevel presiden tingkat keamanannya plus gajinya gedhe bener buat beli es buat dinginin kepalanya yang selalu panas.:panik:



Tambah Mumet Kan? Sama!!!:piss::piss::piss::hahai:

hirako_shinji
27-08-2010, 04:17 PM
kl duit banyak org udh pada g mau kerja, :yareyare:

pitung37p
27-08-2010, 07:28 PM
duit tu sebenarnya hanya kertas saja.... ga ada harganya! kalau mau selamatkan dari krisis mending diolah Sumber daya alam dengan benar... jangan emas segunung di kasih sama orang asing, minyak berlimpah di kasih juga... sampai ga ada lagi yang tersisa

ayic_acc
27-08-2010, 08:16 PM
beda lagi kalo mata uang nya emas gan
sayang tambang emas indonesia di kuasi USA

Kinomoto_xxx
27-08-2010, 10:06 PM
Bener tuh kata yg komen pertamax.. Coba liat zimbabwe. Pemerintahnya nyetak uang terus lama kelamaan terjadi hiperinflasi sampe jutaan persen di sana

Remones
28-08-2010, 12:25 PM
kalo kebanyakan duid ntar jadi Inflasi besar2an y?
kyk Zimbabwe dulu sebelum redenominasi kalo mw kepasar duid yang dibawa nilainya sampai milyaran

endogkodologit
26-02-2011, 05:34 PM
kalo duit terlalu banyak dicetak, nilai duit itu sendiri jadi rendah dong. GIMANA SIHH.. :swt:

------------------------------- edit tambahan -------------------------------
Oh iya riobastian, maaf ya kalo postinganku ketus. :maaf:

Ini penjelasan yg kujanjikan. Penjelasan ini kudapat dari om-ku kebetulan dia dosen makro dan mikroekonomi.


Secara sederhana ku jelaskannya seperti ini:

Pencentakan uang merupakan otoritas dari bank sentral, yaitu Bank Indonesia, dan pemerintah tidak boleh campur tangan.
Dalam mebicarakan uang kita harus lihat 'real money' dan 'nominal money'. 'Real money' kaitannya dengan daya beli dari uang tersebut sedangkan 'nominal money' kaitannya dengan jumlah uang tersebut.

Pencetakan uang yg terlalu banyak akan menghasilkan sebab akibat. Dari segi moneter, ketika uang yang dicetak dan beredar terlalu banyak maka permintaan nasional meningkat tajam dan hal ini berujung pada terjadinya inflasi. Karena inflasi harga-harga barang / komoditas akan naik, sehingga daya beli dari uang menjadi rendah. Daya beli yang rendah pada masyarakat akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu banyak.

Sebaliknya, jika uang yang dicetak dan beredar terlalu sedikit, inflasi memang tidak terjadi, tapi suku bunga akan naik. Karena suku bunga yang tinggi, kredit akan turun, orang ga mau kredit karena bunganya tinggi. Dan hal ini berujung pada investasi yang semakin loyo. Investasi yang loyo dapat berakibat pada lapangan pekerjaan semakin sedikit. Lapangan pekerjaan yang sedikit akan menambah jumlah pengangguran, dan tingkat pengangguran yang tinggi akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan lagi.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu sedikit.

Mudah2an memberikan pencerahan. :piss:



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - edit tambahan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
:xiexie: Terima kasih untuk kawan2 :makasih-g:
yg telah memberi saya http://www.indowebster.web.id/images/reputation/reputation_pos.png GRP (http://www.indowebster.web.id/reputation.php?*****************&p=5906405)

:idwsmania: :idws: :idwslovers:


manteb bener penjelasannya bro.. ane yang mau jawab langsung terdiam :D

akamepi
26-02-2011, 07:15 PM
yah beginilah makanya kita kekna uda salah memahami arti uang,,, jangan sampe kita lupa klo sebenarnya arti uang kan hanya alat untuk mempermudah pertukaran...

Metafin
26-02-2011, 07:57 PM
gak bisa gan

ambil gampangnya aja gan

semakin banyak uang release semakin naik harga2 barang
pemerintah itu ngeluarin uang udah dikira2 gan jumlah yang harus dikeluarin

kalau asal bisa2 hyper inflasi gan ~_~"

blackwhite
27-02-2011, 07:31 AM
Pertama2 TS harus tau apa artinya itu Nilai
Uang Rp 10.000 sekarang bisa beli nasi goreng 1 bungkus
dlu, Uang Rp 100 udah bisa beli nasi goreng 1 bungkus.
Kesimpulannya, Nilai dari uang mengalami penurunan sehingga sekarang kita membutuhkan uang yang lebih banyak untuk membeli satu bungkus nasi goreng.
(kalau masih ga ngerti nilai ya search aja google)

Jadi, seperti kata terongsquad,
Jika Bank Indonesia mencetak banyak uang, hasilnya kan banyak uang yang bereadar di masyarakat. Karena semua orang jadi punya banyak uang, harga barang akan naik dan nilai uang akan turun. Inilah yang namanya gejala inflasi (cth: 1 bungkus nasi goreng jadi Rp 15.000). Sehingga masyarakat jadi enggan mau membeli barang sehingga mereka akan menyimpan uang mereka tunggu harga barang turun lagi baru membeli. Ini akan menghambat perputaran uang sehingga toko2 bakal ga ada yang beli barang mereka dan terjadilah kemiskinan.

btw, TS umur berapa ya? jgn2 masih ga ngerti ya?

illude
28-02-2011, 07:03 PM
Jika masih ingin tahu lebih banyak mengenai dampak pencetakan uang, inflasi, pengaruh nilai nominal dan nilai ril yang ada pada mata uang silahkan datang ke thread ini :

http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=46226

Semoga bermanfaat :peace:

skyro
28-02-2011, 08:11 PM
bahaya klo inflasi. bisa gak bisa kebeli makanan

polikujy
28-02-2011, 08:41 PM
Emang serba salah kalo ngomongin masalah duit...

Kalo dibanyakin---> inflasi --> barang2 mahal ---> Kemiskinan

Kalo dikurangi --> deflasi --> bunga kredit tinggi --> Nggak ada yg mau buat usaha --> Pengangguran ---> Kemiskinan

yare yare...:yareyare:

hujio
28-02-2011, 09:10 PM
Lha terus kalo nilainya rendah memangnya pengaruhnya apa? Yang penting kan utang kita lunas to?

Oya, ane sebenarnya juga masih bingung sama istilah inflasi dan sebagainya. Setau ane si inflasi tu harga barang pada naik. Nah, balik lagi jadinya. Ane pikir kalo duit banyak, harga barang naik ga jadi masalah. :maaf::maaf:

nilai uang rendah berarti nilai tukar kita terhadap dolar juga rendah n kita tau sendiri utang kita dalam bentuk dolar jadi biarpun kita nyetak duit banyak2 juga percuma soalnya uang kita juga bakal habis buat bli uang dolar trus bwat ngebayar utang...

duit banyak + harga barang naik = no problem? :???:
itu bagi kalangan konglomerat klo kalangan pegawai negeri yg gajinya pas2an yg cuma naik sekian persen per tahun itu binasa...
bayangin gaji lo 2 juta perbulan dengan harga ayam 20rb perpotong berarti lo bisa bli 100 potong ayam perbulan...
pas inflasi harga ayam naik jadi 50rb n gaji ente naik cuma 100rb jadi 2,1 juta nah ayam yg bisa ente bli berapa? :fufufu:

jangan dikira nyetak duit bisa bikin indo makmur... :awas:
klo indo nyetak duit trus dibagiin ke penduduknya sama rata c gapapa tapi indo nyetak duit trus hanya sebagian kecil (knglomerat) yg nikmatin c bencana gan... :doa:

bung_dorji
01-03-2011, 10:40 AM
harus di bedain dolo HARGA RUPIAH yg menjadi Inflasi ato HARGA TUKAR barang yg menjdi Deflasi...kedua hal ini harus diketahui dulu, caranya kan ada Bank Central Contoh

Beberapa minggu lalu temen2 pasti denger harga cabai merah dan rawit melonjak dari 20 ribu jadi 200k perkilo, di sebabkan banyaknya gagal panen krn cuaca di negara kita berubah-ubah (kl kata para pakar cuaca extrem) tetapi harga barang yg lain tetap stabil, klpun ada kenaikan tidak terlalu signifikan berarti : harga cabai melonjak tetapi harga tukar nilai rupiah tetap

Tahun 1998 (saat itu gw mw masuk SMA neh) di awali insiden 3sakti berujung menjadi skala nasional revormasi, banyak masyarakat pergi keluar negri demi keamanan n nukerin uang rupiahnya ke dollar ato mata uang lain (tp yg parah dollar) akibatnya uang rupiah kan jadi banyak tuh krn di jual dan dollar jadi edikit krn di beli (istilah kurs valuta jual-beli nilai tukar mata uang), istilah gampangnya kita punya rupiah kan awalnya trus kita jual ke money changer kita beliin dollar, nah harga 1 uang dollar itukan 2500 tdnya, tp karna banyak yg cari makin lama makin naek sampe 25k (prinsip ekonomi dasar barang yg paling di cari makin mahal harganya)

nah smua ini terkontrol sama BI, kl rupiah yg Inflasi mk pemerintah akan menarik sejumlah uang yg beredar supaya uang menjadi langka (dampaknya kl g ada uang brarti g bisa blanja n g bisa bayar pulsa modem = sekarat = miskin) krn kl uang menjadi langka kan harga tukarnya naik lagi, tp kl barangnya yg deflasi maka pemerinth bakal cari solusi misalnya import barang gitu (kek kemarin cabai pk cabai dari thailand)

cybearn
01-03-2011, 10:49 AM
iya ya bener juga kok ga nyetak aja uang yang banyak buat bayar utang negara..


*kabuuurrr sebelum ditimpukin orang2 yang udah susah2 ngejelasin* :tkp1:

errzotl
01-03-2011, 03:00 PM
Inilah kelemahan sistem monetary gan.
Istilahnya bank menciptakan uang from nothing, seperti tuhan. Lalu uang tersebut dipinjam oleh kreditor dalam bentuk utang. Kreditor gak bisa bayar utangnya, bank terus nyetak duit. Uang banyak beredar tapi daya beli masyarakat tetap terus turun.

mexa
01-03-2011, 07:05 PM
harga kertas lgi mahal gan

456bogor
01-03-2011, 07:43 PM
setau gw ya kalo uang terlalu banyak beredar itu malah menciptakan masalah lagi....

jadi itu sih sama kaya gali lubang tutup lubang...:peace:

spinx04
02-03-2011, 06:13 PM
nilai tukar mata uang tu sebanding dengan cadangan emas negara kk. boleh aja di cetak banyak2, tapi cadangan emas negara yang di jadikan jaminan juga harus sebanding so nilai tukar uang ga turun. kalo cuma jumlah uang yang beredar yang ditambah sedangkan cadangan emas negara tetap, maka uangnya jadi ga berharga. dan sekali uang ga berharga, akan sulit dipulihkan kembali di negara ini sekalipun cadangan emas negara di kemudian hari bertambah. :unyil:

riobastian
02-04-2011, 09:40 AM
nilai tukar mata uang tu sebanding dengan cadangan emas negara kk. boleh aja di cetak banyak2, tapi cadangan emas negara yang di jadikan jaminan juga harus sebanding so nilai tukar uang ga turun. kalo cuma jumlah uang yang beredar yang ditambah sedangkan cadangan emas negara tetap, maka uangnya jadi ga berharga. dan sekali uang ga berharga, akan sulit dipulihkan kembali di negara ini sekalipun cadangan emas negara di kemudian hari bertambah. :unyil:

Oya gan. Bisa dijelasin hubungannya cadangan emas dengan jumlah uang beredar?

bosanxxx
02-04-2011, 10:59 AM
g juga dlu perna nanya gini k guru SMA, haha penjelasan nya sama persis dgn agan terongsquad. klo kbanyakn duit dicetak, nanti bisa inflasi. trus nilai mata uang indo jadi turun.

moegila
02-04-2011, 07:12 PM
banyak nyetak duit banyak orang kaya, klo semua penduduk indonesia jadi milyarder gimana ya:???:

riobastian
02-04-2011, 10:28 PM
banyak nyetak duit banyak orang kaya, klo semua penduduk indonesia jadi milyarder gimana ya:???:

ya bagus lah. udah bosen miskin terus.. :lol:

iodakon
05-04-2011, 01:15 AM
mau cetak duit mau nggak ga penting sing penting harga bahan pokok jadi murah biar ga nyekik rakyat kecil:sekaratduh jd lapar gw. masa harga lombok aja lebih mahal dr harga mas

bar0n
05-04-2011, 06:25 AM
yg penting itu daya beli, bukan banyak tidaknya uang yg beredar


mau cetak duit mau nggak ga penting sing penting harga bahan pokok jadi murah biar ga nyekik rakyat kecil:sekaratduh jd lapar gw. masa harga lombok aja lebih mahal dr harga mas
kl gitu beli emas aja yg banyak bro :hehe:

kadexlaah
05-04-2011, 06:53 AM
perasaan mengenai nie pernah diajarin pas sekolah ....:ngupil:

riobastian
05-04-2011, 07:15 AM
gimana gan. ada yang bisa jelasin hubungan antara uang yang beredar dengan cadangan emas? maksudnya, kenapa musti ada emas buat ngelurin duit? :bloon:

widiyantosetu5
05-04-2011, 07:21 AM
konon katanya setiap uang yang dicetak mempunyai jaminan emas yang di simpan BI...

riobastian
05-04-2011, 07:37 AM
konon katanya setiap uang yang dicetak mempunyai jaminan emas yang di simpan BI...

:haha: ko pake "konon"? Kenapa gitu harus ada emasnya gan? Ane masih ga ngerti..

Ozzvx
05-04-2011, 08:38 AM
@Di masa krisis ekonomi begini banyak penduduk miskin yang tidak punya duit buat beli makan. Nah, kenapa pemerintah ga cetak duit banyak aja, trus dikasih ke penduduk miskin?
wah kalo uangnya di cetak banyak2 bisa inflasi,kalo inflasi bisa2 rakyat lebih menderita :swt:

@Selain itu, dengan cetak duit yang banyak kan bisa buat bayar utang negeri kita. Kenapa tidak dilakukan sampai sekarang?
kalo dengan mencetak duit juga (terlalu banyak) makan harga daru nilai mata uang kita akan jatuh

jadi inget tuh di negara mana,karena inflasi parah uang 100 juta cuma buat beli seliter beras doang

nah apakah ts mau,nasib bangsa kita jadi seperti negara di atas :rokok:

riobastian
05-04-2011, 12:40 PM
@Di masa krisis ekonomi begini banyak penduduk miskin yang tidak punya duit buat beli makan. Nah, kenapa pemerintah ga cetak duit banyak aja, trus dikasih ke penduduk miskin?
wah kalo uangnya di cetak banyak2 bisa inflasi,kalo inflasi bisa2 rakyat lebih menderita :swt:

@Selain itu, dengan cetak duit yang banyak kan bisa buat bayar utang negeri kita. Kenapa tidak dilakukan sampai sekarang?
kalo dengan mencetak duit juga (terlalu banyak) makan harga daru nilai mata uang kita akan jatuh

jadi inget tuh di negara mana,karena inflasi parah uang 100 juta cuma buat beli seliter beras doang

nah apakah ts mau,nasib bangsa kita jadi seperti negara di atas :rokok:

Ya tentu ane ga mau gan. Makanya ane tanya biar ngerti. :peace:

takazo
23-05-2011, 01:38 PM
Kalo uang di cetak terlalu banyak...
Pasti akan terjadi Inflasi...

bignooze
23-05-2011, 02:30 PM
klo banyak2 malah jadi inflasi gan, harga barang makin mahal lagi

keiyakufever
23-05-2011, 02:34 PM
klo uang semakiin banyak :ehem: maka nantinya orang indonesia akan tambah malas cari kerja Tanya Kenapa??
Uangkan Bisa Dicetak Ngapain Susah2 Cari Duit?? makanya pemerintah gak memperbanyak uang

dejivrur
23-05-2011, 02:39 PM
sekarang aja dah inflasi parah
kalau cetak duit lagi apa kata dunia?
skrg ngopi di warkop mungkin 3rebu segelas
kalau peredaran duit makin banyak
bisa bisa ngopi di warkop bisa 30 bahkan 300rebu segelas

kacang500
08-10-2011, 04:26 PM
kata temen ane yg kul di ekonomi.......
duit dicetak n beredar terlalu banyak menyebabkan turunnya nilai dari uang itu sendiri........
jd klo sekarang harga permen cm 100 gara2 kebanyakan duit yg beredar tu permen harganya naek jd 500...

klo nurut ane sih percuma aja jadinya.......
ujung2nya tetep miskin aja negara kita.....

:peace:

vanpan
11-10-2011, 06:38 PM
emang pantesnya yang sedang2 saja :hahai:

dunadan
12-10-2011, 11:57 AM
kl duit beredar tll banyak, yg ada malah terjadi inflasi gan..
bisa2 kl gw mau jajan di warteg, sepiring nasi harganya 50rb..
mampus gw...

klausser
12-10-2011, 03:05 PM
kalo gitu kapan pemerintah bisa cetak duit :???:
soal penerbitan uang baru itu gmana?

totonpunk
02-11-2011, 10:54 PM
lha negara yang utang
yang makai oknum

azhtamam
03-11-2011, 01:16 PM
paling aman uang dinar.

nilai pembutannya dan nominal uangnya sama.

LikeYou
03-11-2011, 04:07 PM
hahaha, bener tuh! harusnya dicetak aja sebanyak2nya :haha:

tp palingan nanti banyak yang minta juga :swt:

didtav
03-11-2011, 04:29 PM
kalo terlalu banyak nanti malah mata uang kita g ada harganya, bisa2 permen lolipop aja harganya 1 juta rupiah

Dragonell_X
03-11-2011, 04:38 PM
ntar terjadi inflasi, Rupiah ntar gak ada harganya....

jamzbon
06-11-2011, 02:36 AM
klo cetak duit bnyk jadi solusi krisis,dari dlu kali pemerintah nyetak duit sebanyak2nya,org ekonom pinter2 dipemerintahan bnyk gitu..tpi smua ada aturan dan sebab/akibatnya..

criscito
06-11-2011, 07:37 AM
yah perbandingannya sama seperti sekarang, gaji pns semua ikut naik, semakin banyak uang beredar semakin turun nilai mata uang itu sendiri

SnoRLaK
06-11-2011, 07:40 AM
kalau duid bisa d cetak sembarangan ntar duid uda ga bernilai lagi donk gan..

masuakal
06-11-2011, 07:53 AM
coba tetep make sistem ekonomi jaman dulu
di mana emas sebagai mata uangnya . .
tu setauku mata uang paling stabil :swt:

dyelewer
06-11-2011, 08:19 AM
well.. udah lengkap n jelas banget kan jawabannya,,

jadi OM ts bagusnya sih semua jawaban2 yg bagus ditaroh di post 1 gitu.. sekalian bilang case closed. :lol:

aldrichruki
06-11-2011, 09:08 AM
seingatku kalau mau cetak duit real money alias emas dibank harus ada buat menyeimbangkan uang tersebut.
kalau main sembarangan cetak, memang uang negara terlihat benayak, tapi jatuhnya jadi tidak berharga.
misalkan hutangnya tadinya 500 juta rupiah, malah jadi naik jadi 5 milyar.

atmneh
06-11-2011, 10:01 AM
Nilai uangnya jadi rendah, bisa2 harga2 barang naik juga

sentabi
07-11-2011, 02:45 AM
kalo cetak duit yang banyak, pasti bakalan makin susah, kalo ngga salah istilahnya inflasi

MataSakti
14-11-2011, 02:49 PM
Kenapa Pemerintah Ga Cetak Duit yang Banyak Aja buat Atasi Krisis?

Dari pertanyaannya terbaca bahwa TS berbakat untuk jadi pemerintah yg baik
semoga :top:

Batak_lover
15-11-2011, 12:31 PM
Pertanyaan Lanjutan - Kenapa sih susah banget cari duit ?? He-he-he

biancoz
15-11-2011, 01:05 PM
kalo duitnya makin banyak yah jadinya inflasi deh..

BabyOva
15-11-2011, 01:41 PM
Pertanyaan Lanjutan - Kenapa sih susah banget cari duit ?? He-he-he

Itumah tergantung usahanya kk :lol:

chain94
15-11-2011, 02:47 PM
semakin banyak uang yang beredar, maka semakin tinggi inflasi, hal ini menyebabkan nilai uang makin turun. ntar bisa2 kayak zimbabwe, harga telur bisa bermilyar2 :shock:

evil_cat_xxx
15-11-2011, 02:55 PM
semakin banyak uang yang beredar, maka semakin tinggi inflasi, hal ini menyebabkan nilai uang makin turun. ntar bisa2 kayak zimbabwe, harga telur bisa bermilyar2 :shock:

ini jawaban yang paling ane setuju...dan menurut ane bukan masalah banyakin duwitnya...tapi pendapatan masyarakatnya yang harus ditingkatkan..dengan jalan diantaranya perbanyak lapangan kerja........http://eemoticons.net/Upload/Big Onion/th_222.gif

kulitkentang
29-12-2011, 11:13 AM
kagak bisa gan. ntar terjadi inflasi, dkk. hehe.

factinblitz
29-12-2011, 01:36 PM
klo duit kebanyakan...
jd g berharga..
ntar org make barter lg ..

archrage94
30-12-2011, 05:13 PM
thx atas infonya kk,...
sempet terlintas jga pemikiran untuk nyetak uang yg bnyk aja,...
tpi itu bkn jawaban yg benar untuk mengtasi kemiskinan,...
:hehe:

agoesx
29-03-2012, 11:35 AM
thanks gan... Nice Info

alexapatis
29-03-2012, 04:52 PM
mungkin harus terjadi secara berkala nih.. 1 tahun cetak duit banyak setahun berikutnya di diemin aj...

nah mungkin begitu bisa makmur.. kalo ga di coba mana tau! kan? hhe

hadi_kurniadi
31-03-2012, 11:53 PM
wah, gak belajar ekonomi nih ts-nya :ogngacir:

simanciah
03-04-2012, 06:38 PM
wah, gak belajar ekonomi nih ts-nya :ogngacir:

bisa aja ente bro...:lol:

sparkdix
03-04-2012, 06:58 PM
kalo duit terlalu banyak dicetak, nilai duit itu sendiri jadi rendah dong. GIMANA SIHH.. :swt:

------------------------------- edit tambahan -------------------------------
Oh iya riobastian, maaf ya kalo postinganku ketus. :maaf:

Ini penjelasan yg kujanjikan. Penjelasan ini kudapat dari om-ku kebetulan dia dosen makro dan mikroekonomi.


Secara sederhana ku jelaskannya seperti ini:

Pencentakan uang merupakan otoritas dari bank sentral, yaitu Bank Indonesia, dan pemerintah tidak boleh campur tangan.
Dalam mebicarakan uang kita harus lihat 'real money' dan 'nominal money'. 'Real money' kaitannya dengan daya beli dari uang tersebut sedangkan 'nominal money' kaitannya dengan jumlah uang tersebut.

Pencetakan uang yg terlalu banyak akan menghasilkan sebab akibat. Dari segi moneter, ketika uang yang dicetak dan beredar terlalu banyak maka permintaan nasional meningkat tajam dan hal ini berujung pada terjadinya inflasi. Karena inflasi harga-harga barang / komoditas akan naik, sehingga daya beli dari uang menjadi rendah. Daya beli yang rendah pada masyarakat akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu banyak.

Sebaliknya, jika uang yang dicetak dan beredar terlalu sedikit, inflasi memang tidak terjadi, tapi suku bunga akan naik. Karena suku bunga yang tinggi, kredit akan turun, orang ga mau kredit karena bunganya tinggi. Dan hal ini berujung pada investasi yang semakin loyo. Investasi yang loyo dapat berakibat pada lapangan pekerjaan semakin sedikit. Lapangan pekerjaan yang sedikit akan menambah jumlah pengangguran, dan tingkat pengangguran yang tinggi akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan lagi.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu sedikit.

Mudah2an memberikan pencerahan. :piss:



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - edit tambahan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
:xiexie: Terima kasih untuk kawan2 :makasih-g:
yg telah memberi saya http://www.indowebster.web.id/images/reputation/reputation_pos.png GRP (http://www.indowebster.web.id/reputation.php?*****************&p=5906405)

:idwsmania: :idws: :idwslovers:
Penjelasan yg singkat, padat, dan jelas
:top: mantap, dapet ilmu lagi

magnagiga
03-04-2012, 08:08 PM
Wuih TS,, jangan kepikiran smpe nyetak duit banyak gitu lhoo,,
Masa nanti ane mau beli mi rebus harganya selangit.. hahahaha
Nanti inflasi doong...

rezabadguy
03-04-2012, 09:26 PM
kayana uang itu ada batasnya deh..
uang juga di cetak harus ada persetujuan dari atasnya (apa ya namanya)
lagian kalao membiarkan semua orang itu makmur.. nanti kestabilan ekonomi bakal anjlok...

rover
04-04-2012, 12:52 AM
mungkin harus terjadi secara berkala nih.. 1 tahun cetak duit banyak setahun berikutnya di diemin aj...

nah mungkin begitu bisa makmur.. kalo ga di coba mana tau! kan? hhe

inih kayak main petak umpet saja...

yo23yo
04-04-2012, 06:50 AM
Kalo ga salah, kita punya cadangan uang dunia, Jadi mau sebanyak apapun nyetak, dimata dunia uang kita cuma sebesar cadangan kita.

nahinidia
04-04-2012, 07:15 AM
Wahhh...
kalo cetak duit sendiri ntar malah inflasi lah
ibaratnya duit yang beredar banyak tapi barang yang terjual atw diproduksi dikit...

dan dampaknya harga barang jadi muahallll.....

kyuubi_naruto
15-07-2012, 08:42 PM
klo g salah laju pencetakan uang tiap negara bukannya dibatasin ya? :bloon:

ane pernah baca info itu tapi lupa baca dimana

popaholicz
15-07-2012, 09:50 PM
kalo duit terlalu banyak dicetak, nilai duit itu sendiri jadi rendah dong. GIMANA SIHH.. :swt:

------------------------------- edit tambahan -------------------------------
Oh iya riobastian, maaf ya kalo postinganku ketus. :maaf:

Ini penjelasan yg kujanjikan. Penjelasan ini kudapat dari om-ku kebetulan dia dosen makro dan mikroekonomi.


Secara sederhana ku jelaskannya seperti ini:

Pencentakan uang merupakan otoritas dari bank sentral, yaitu Bank Indonesia, dan pemerintah tidak boleh campur tangan.
Dalam mebicarakan uang kita harus lihat 'real money' dan 'nominal money'. 'Real money' kaitannya dengan daya beli dari uang tersebut sedangkan 'nominal money' kaitannya dengan jumlah uang tersebut.

Pencetakan uang yg terlalu banyak akan menghasilkan sebab akibat. Dari segi moneter, ketika uang yang dicetak dan beredar terlalu banyak maka permintaan nasional meningkat tajam dan hal ini berujung pada terjadinya inflasi. Karena inflasi harga-harga barang / komoditas akan naik, sehingga daya beli dari uang menjadi rendah. Daya beli yang rendah pada masyarakat akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu banyak.

Sebaliknya, jika uang yang dicetak dan beredar terlalu sedikit, inflasi memang tidak terjadi, tapi suku bunga akan naik. Karena suku bunga yang tinggi, kredit akan turun, orang ga mau kredit karena bunganya tinggi. Dan hal ini berujung pada investasi yang semakin loyo. Investasi yang loyo dapat berakibat pada lapangan pekerjaan semakin sedikit. Lapangan pekerjaan yang sedikit akan menambah jumlah pengangguran, dan tingkat pengangguran yang tinggi akhirnya ujung2nya menimbulkan kemiskinan lagi.

Oleh sebab itu, uang yang dicetak tidak boleh terlalu sedikit.

Mudah2an memberikan pencerahan. :piss:



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - edit tambahan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
:xiexie: Terima kasih untuk kawan2 :makasih-g:
yg telah memberi saya http://www.indowebster.web.id/images/reputation/reputation_pos.png GRP (http://www.indowebster.web.id/reputation.php?*****************&p=5906405)

:idwsmania: :idws: :idwslovers:

mantap penjelasannya gan

chaniago
16-07-2012, 02:45 AM
astaga kk, bakal kena inflasi besar nanti :swt:
ga liat di zimbawe, duit selembarnya aja ada yg bernilai 1 milyar :dead:

xpir3d
16-07-2012, 07:06 AM
wkwkwkw ini mah pertanyaan terbesar ane pas SD gan, tp untung dah djawab ama guru ane dulu

putra55
18-07-2012, 10:56 PM
haha dulu ane sempet mikir,kenapa gak cetak aja yang banyak dan dibagi2 kan dibuat disini juga..oh ternayata seperti itu toh haha

vickzy29
18-07-2012, 11:20 PM
astaga kk, bakal kena inflasi besar nanti :swt:
ga liat di zimbawe, duit selembarnya aja ada yg bernilai 1 milyar :dead:

kalo duit dicetak banyak bisa2 belanja bawa duit pake gerobak kayak di zimbabwe :dead:

zergeant
19-07-2012, 01:11 AM
kelo semua orng di indonesia jadi kaya, ga kan ada jual beli dong gan,
abis udah kaya mau jual apa lagi..

captenz
19-07-2012, 06:09 AM
ane jadi tau alasannya :D
ane taunya dulu, kalau cetak uang 100 rebu misal, biayanya juga senilai uang yang dicetak
ane jadi kepikiran, kenape bahannya gag direndahin aja, jadi biaya mencetaknya jadi lebih murah
gitu sih dulu :D

razor007
19-07-2012, 08:18 AM
yah gan, ane pernah di terangin sama guru ane, pas di smp
soalnya harga produksi nya gk semurah yang kita pikirkan, belum lagi tuh uang bakalan laku gk di pasaran ?

b4c0
19-07-2012, 08:22 AM
klo menurut gw, intinya balik ke pepatah lama... segala yang yg berlebih2an itu ga baik :hehe:
biarkan soal aliran uang itu negara yang ngurus, kita mah tau nya kerja aja yang bener :XD:

suse
19-07-2012, 08:46 AM
klo dcetak terlalu byk maka nilai tukar dari uang tersebutpun akan rendah
bgtu gampangnya

rizqal
19-07-2012, 05:09 PM
kan bisa inflasi kalo kaya gitu. nilai mata uang juga makin rendah. bukan nolong, malah masukin negara ke jurang namanya itu :oghoho:

gnagdleifna
19-07-2012, 07:01 PM
sederhananya karena uang yang ada itu memiliki nilai yang tidak sama dengan nilai materialnya
uang 100 ribu misalnya, paling biaya untuk membuatnya ga nyampe 100 rupiah
klo dicetak banyak2, harga uangnya bisa turun inflasi
misalnya normanya 50 ribu bisa beli ayam, nanti jadinya untuk beli ayam bisa 100 ribu
banyak urusan ekonomi yang bermain disana, paling bagus memang menggunakan uang emas (dinar dirham) seperti di arab
ga terpengaruh sama yang namanya inflasi
maaf klo ada yang salah, cuma sebatas pengetahuan umum aku yang bukan anak ekonomi dan hampir ga pernah belajar ekonomi

Marco86
20-07-2012, 06:07 AM
nati inflasi gan.. Jelasnya cari kata inflasi di internet..

HwangTommy
20-07-2012, 08:54 AM
iya ntar inflasi, sama kasusnya seperti zimbabwe dollar, pemerintahannya mencetak uang banyak2, malah mengakibatkan hiperinflasi. 100 milliar dollar di sana cukup untuk beli tiga butir telur xD

tanyaSaeee
20-07-2012, 10:23 AM
Sepertinya sudah dijawab ama sesepuh sebelumnya, cuma mo ngasih pemikiran aja neh sekarang uang seribuan makin dikit ya dua ribu sekarang makin banyak jangan2 pemerintah mau ngapus seribuan nih..

Sent from my GT-S5830 using Tapatalk 2 Beta-5

ario62a
01-08-2012, 08:24 PM
secara Ekonomi, jumlah uang beredar di setiap negara wajib di jamin Riil dengan Emas Murni, untuk menstabilkan Nilai Uang & Mencegah melambungnya tingkat Inflasi, & disimpan di Bank Sentral masing2 negara ( bukan BCA lho !! ).

Kata alm. babe sy, jaman Orde Lama, Jaminan Emas di BI " ,menguap " dibawa oleh 7 pesawat AURI, untuk di depositokan di Swiss, kali.
setelah berakhirnya PD 2 dengan kemenangan pihak Sekutu, maka mulai diproses ganti rugi dari negara Penjajah kepada negara yg dijajah, kita dapat pampasan perang dari Belanda & Jepang, namun kemana yah semua itu ?

lalu ada gossip. semua pejabat negara, ramai2 berbondong2 mencari Harta Karun Peninggalan Alm. Bung Karno. yg katanya di Swiss, tp gak bisa ditarik, katanya harus ada 9 tanda tangan & dikoordinir oleh Ratu Adil RI ( sesuai Ramalan Jayabaya yg akhirnya ramalan itu gugur : NoToNoGoRo - 2 huruf terakhir nama Presiden RI ) - nyatanya NoToBieDurTriNo. Usaha perburuan itu gagal Total

konon pula, seandainya kelak ada Ratu Adil kita, dan menarik Semua deposito tsb., maka Ekonomi Dunia Guncang krn sangat besar, itu sebabnya Eropa membuat mata uang baru Euro, selain karena kasus Import Minyak Mentah dr Iraq yg anti USA ( jaman SH ), gak mau trima USD.

wah3 jadi ngelantur kejauhan banget, sori yah, ngedongeng koq !!!

Arions
01-08-2012, 08:54 PM
inflasi bro, semakin banyak uang tetapi barang dan jasa tetap = nilainya semakin berkurang, sama persis dengan keadaan kita sekarang 1000 rupiah bisa dapet apa sih dibandingkan 1000 US$, analoginya kalo ada hujan uang kita malah jatuh miskin karena semua orang punya duit dan ga ada yg kerja dan ga ada yg perlu jual barang (udah kaya ngapain susah-susah?) semakin sedikit uang dengan keperluan manusia yg terus meningkat = nilai uangnya meningkat

Nadiar429
01-08-2012, 10:38 PM
kalo segampang itu bkln jadi susah semuanya,

lagian udah cukup menerangkan kok semua jawabn di sini.

silenthunter
01-08-2012, 11:41 PM
kenapa nilai tukar rupiah secara nominal rendah dibandingkan dengan dollar?

cemproelpunya
02-08-2012, 08:29 AM
kalo duitnya kebanyakan, ntar malah inflasi dong bro

viiffcc
02-08-2012, 09:11 AM
bisa inflasi lah :lol:, duit beredar banyak, trs nilai dari uang itu sendiri gak berguna dong kalo semua orang pada punya banyak

yukihime87
02-08-2012, 02:43 PM
ane ga ngerti beginian...
ngikut ahlinya aja.

gludux
02-08-2012, 02:59 PM
ini pertanyaan yang banyak juga di tanyakan ma orang2 sekitar

hardcolefan
03-08-2012, 07:37 PM
Payah si TS, yah kalo kita cetak duit kebanyakan nanti ga stabil lah mata uang dunia. Pertanyaannya ckckckckck.

keiyakufever
04-08-2012, 06:55 AM
Payah si TS, yah kalo kita cetak duit kebanyakan nanti ga stabil lah mata uang dunia. Pertanyaannya ckckckckck.

oi jangan flamming disini :oii:
Kalau kebanykan uang di rakyat nanti akan terjadi inflasi :iii:

BlackSea
09-08-2012, 10:52 AM
Nice discussion gan. Walaupun bkn anak ekonomi jadi tau gimana sirkulasi duit itu...

mynameishiroko
09-08-2012, 10:59 AM
pertanyaan TS bagus...
mempertanyakan esensi pencetakan uang...
jwabnya udah ada di pejwan: klo uang dicetak terus tanpa memperhatikan jumlah barang dan jasa yg diproduksi, akibatnya yah inflasi....

tomcraz
09-08-2012, 11:06 AM
nanti akan terjadi inflasi donk..
nanti harga duitnmya jadi ga berarti gitu :unyil:

abener
09-08-2012, 06:02 PM
klo ga salah klo uang byak beredar di masyarakat bklan terjadi inflasi? :bingung: