PDA

View Full Version : Historical Event Foto-foto Sejarah dan Detik-detik Invasi Indonesia ke Timor-timur 1975



blacksheep
15-06-2011, 01:58 AM
http://3.bp.blogspot.com/-Iz3GZW5XXEg/Tdsc2kbcNeI/AAAAAAAAPrQ/s6xJlDgqLtg/s1600/fretilin_timor_timur.jpg


Sejarah Timor Leste berawal dengan kedatangan orang Australoid dan Melanesia. Orang dari Portugal mulai berdagang dengan pulau Timor pada awal abad ke-16 dan menjajahnya pada pertengahan abad itu juga. Setelah terjadi beberapa bentrokan dengan Belanda, dibuat perjanjian pada 1859 di mana Portugal memberikan bagian barat pulau itu. Jepang menguasai Timor Timur dari 1942 sampai 1945, namun setelah mereka kalah dalam Perang Dunia II Portugal kembali menguasainya.



Pada tahun 1975, ketika terjadi Revolusi Bunga di Portugal dan Gubernur terakhir Portugal di Timor Leste, Lemos Pires, tidak mendapatkan jawaban dari Pemerintah Pusat di Portugal untuk mengirimkan bala bantuan ke Timor Leste yang sedang terjadi perang saudara, maka Lemos Pires memerintahkan untuk menarik tentara Portugis yang sedang bertahan di Timor Leste untuk mengevakuasi ke Pulau Kambing atau dikenal dengan Pulau Atauro. Setelah itu FRETILIN menurunkan bendera Portugal dan mendeklarasikan Timor Leste sebagai Republik Demokratik Timor Leste pada tanggal 28 November 1975.


Menurut suatu laporan resmi dari PBB, selama berkuasa selama 3 bulan ketika terjadi kevakuman pemerintahan di Timor Leste antara bulan September, Oktober dan November, Fretilin melakukan pembantaian terhadap sekitar 60.000 penduduk sipil (sebagian besarnya wanita dan anak-anak karena para suami mereka adalah pendukung faksi integrasi dengan Indonesia).



Dalam sebuah wawancara pada tanggal 5 April 1977 dengan Sydney Morning Herald, Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik mengatakan bahwa 'jumlah korban tewas berjumlah 50.000 orang atau mungkin 80.000'. Tak lama kemudian, kelompok pro-integrasi mendeklarasikan integrasi dengan Indonesia pada 30 November 1975 dan kemudian meminta dukungan Indonesia untuk mengambil alih Timor Leste dari kekuasaan FRETILIN yang berhaluan Komunis.


Ketika pasukan Indonesia mendarat di Timor Leste pada tanggal 7 Desember 1975, FRETILIN didampingi dengan ribuan rakyat mengungsi ke daerah pegunungan untuk untuk melawan tentara Indonesia. Lebih dari 200.000 orang dari penduduk ini kemudian mati di hutan karena pemboman dari udara oleh militer Indonesia serta ada yang mati karena penyakit dan kelaparan. Banyak juga yang mati di kota setelah menyerahkan diri ke tentara Indonesia, namun Tim Palang Merah International yang menangani orang-orang ini tidak mampu menyelamatkan semuanya.



Selain terjadinya korban penduduk sipil di hutan, terjadi juga pembantaian oleh kelompok radikal FRETILIN di hutan terhadap kelompok yang lebih moderat. Sehingga banyak juga tokoh-tokoh FRETILIN yang dibunuh oleh sesama FRETILIN selama di Hutan. Semua cerita ini dikisahkan kembali oleh orang-orang seperti Francisco Xavier do Amaral, Presiden Pertama Timor Lesta yang mendeklarasikan kemerdekaan Timor Leste pada tahun 1975.


Seandainya Jenderal Wiranto (pada waktu itu Letnan) tidak menyelamatkan Xavier di lubang tempat dia dipenjarakan oleh FRETILIN di hutan, maka mungkin Xavier tidak bisa lagi jadi Ketua Partai ASDT di Timor Leste Sekarang. Selain Xavier, ada juga komandan sektor FRETILIN bernama Aquiles yang dinyatakan hilang di hutan (kemungkinan besar dibunuh oleh kelompok radikal FRETILIN). Istri komandan Aquilis sekarang ada di Baucau dan masih terus menanyakan kepada para komandan FRETILIN lain yang memegang kendali di sektor Timur pada waktu itu tentang keberadaan suaminya.



Selama perang saudara di Timor Leste dalam kurun waktu 3 bulan (September-November 1975) dan selama pendudukan Indonesia selama 24 tahun (1975-1999), lebih dari 200.000 orang dinyatakan meninggal (60.000 orang secara resmi mati di tangan FRETILN menurut laporan resmi PBB). Selebihnya mati ditangan Indonesia saat dan sesudah invasi dan adapula yang mati kelaparan atau penyakit. Hasil CAVR menyatakan 183.000 mati di tangan tentara Indonesia karena keracunan bahan kimia dari bom-bom napalm, serta mortir-mortir.



Operasi Seroja
Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.


Angkatan Darat Indonesia mulai menyebrangi perbatasan dekat Atambua tanggal 17 Desember 1975 yang menandai awal Operasi Seroja. Sebelumnya, pesawat-pesawat Angkatan Udara RI sudah kerap menyatroni wilayah Timor Timur dan artileri Indonesia sudah sering menyapu wilayah Timor Timur. Kontak langsung pasukan Infantri dengan Fretilin pertama kali terjadi di Suai, 27 Desember 1975.



Pertempuran terdahsyat terjadi di Baucau pada 18-29 September 1976. Walaupun TNI telah berhasil memasuki Dili pada awal Februari 1976, namun banyak pertempuran-pertempuran kecil maupun besar yang terjadi di seluruh pelosok Timor Timur antara Fretilin melawan pasukan TNI. Dalam pertempuran terakhir di Lospalos 1978, Fretilin mengalami kekalahan telak dan 3.000 pasukannya menyerah setelah dikepung oleh TNI berhari-hari. Operasi Seroja berakhir sepenuhnya pada tahun 1978 dengan hasil kekalahan Fretilin dan pengintegrasian Timor Timur ke dalam wilayah NKRI.


Selama operasi ini berlangsung, arus pengungsian warga Timor Timur ke wilayah Indonesia mencapai angka 100.000 orang. Korban berjatuhan dari pihak militer dan sipil. Warga sipil banyak digunakan sebagai tameng hidup oleh Fretilin sehingga korban yang berjatuhan dari sipil pun cukup banyak. Pihak Indonesia juga dituding sering melakukan pembantaian pada anggota Fretilin yang tertangkap selama Operasi Seroja berlangsung.



Timor Leste menjadi bagian dari Indonesia tahun 1976 sebagai provinsi ke-27 setelah gubernur jendral Timor Portugis terakhir Mario Lemos Pires melarikan diri dari Dili setelah tidak mampu menguasai keadaan pada saat terjadi perang saudara. Portugal juga gagal dalam proses dekolonisasi di Timor Portugis dan selalu mengklaim Timor Portugis sebagai wilayahnya walaupun meninggalkannya dan tidak pernah diurus dengan baik.


Amerika Serikat dan Australia 'merestui' tindakan Indonesia karena takut Timor Leste menjadi kantong komunisme terutama karena kekuatan utama di perang saudara Timor Leste adalah Fretilin yang beraliran Marxis-Komunis. AS dan Australia khawatir akan efek domino meluasnya pengaruh komunisme di Asia Tenggara setelah AS lari terbirit-birit dari Vietnam dengan jatuhnya Saigon atau Ho Chi Minh City.



Namun PBB tidak menyetujui tindakan Indonesia. Setelah referendum yang diadakan pada tanggal 30 Agustus 1999, di bawah perjanjian yang disponsori oleh PBB antara Indonesia dan Portugal, mayoritas penduduk Timor Leste memilih merdeka dari Indonesia. Antara waktu referendum sampai kedatangan pasukan perdamaian PBB pada akhir September 1999, kaum anti-kemerdekaan yang konon didukung Indonesia mengadakan pembantaian balasan besar-besaran, di mana sekitar 1.400 jiwa tewas dan 300.000 dipaksa mengungsi ke Timor barat. Sebagian besar infrastruktur seperti rumah, sistem irigasi, air, sekolah dan listrik hancur.



Pada 20 September 1999 pasukan penjaga perdamaian International Force for East Timor (INTERFET) tiba dan mengakhiri hal ini. Pada 20 Mei 2002, Timor Timur diakui secara internasional sebagai negara merdeka dengan nama Timor Leste dengan sokongan luar biasa dari PBB. Ekonomi berubah total setelah PBB mengurangi misinya secara drastis.



Semenjak hari kemerdekaan itu, pemerintah Timor Leste berusaha memutuskan segala hubungan dengan Indonesia antara lain dengan mengadopsi Bahasa Portugis sebagai bahasa resmi dan mendatangkan bahan-bahan kebutuhan pokok dari Australia sebagai 'balas budi' atas campur tangan Australia menjelang dan pada saat referendum. Selain itu pemerintah Timor Leste mengubah nama resminya dari Timor Leste menjadi Republica Democratica de Timor Leste dan mengadopsi mata uang dolar AS sebagai mata uang resmi yang mengakibatkan rakyat Timor Leste menjadi lebih krisis lagi dalam hal ekonomi.



Simak Foto - Foto Penaklukan Timor-Timor oleh TNI ...


http://2.bp.blogspot.com/-DJkZXRbSYCk/TdsdOV4g3JI/AAAAAAAAPrU/pKblnpeRK8M/s1600/20110420090634.jpg


http://2.bp.blogspot.com/-lsfxzKZRA7M/TdsdPg58XWI/AAAAAAAAPrY/Bibk1HSdHd0/s1600/20110420090707.jpg


http://4.bp.blogspot.com/-fjtY_vyirVo/TdsdQxXbkLI/AAAAAAAAPrc/9T9U4ZRlpFQ/s1600/20110420090829.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-MUSvqxwl-cM/TdsdSP_uWbI/AAAAAAAAPrg/KK5mch73Rj4/s1600/20110420090848.jpg


http://4.bp.blogspot.com/-7KRZ1Esq9WA/TdsdTUZ2DEI/AAAAAAAAPrk/5pBhft1YxZc/s1600/20110420090905.jpg


http://2.bp.blogspot.com/-NnAnbVytCsk/TdsdUg_7scI/AAAAAAAAPro/pQl4pK3zMWw/s1600/20110420090918.jpg


http://2.bp.blogspot.com/-C7MZhRRXnAE/TdsdVoMiaVI/AAAAAAAAPrs/N3UwfXyKEXY/s1600/20110420090932.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-sYMESQIrNYM/TdsdXf7wXII/AAAAAAAAPrw/Xj0sLiuzbac/s1600/20110420091015.jpg


http://4.bp.blogspot.com/-CyNB7dj_RQY/TdsdYuUCHwI/AAAAAAAAPr0/0mVuFDgtlFo/s1600/20110420091041.jpg


http://2.bp.blogspot.com/-uZ69ZGMnIdU/TdsdZydrI6I/AAAAAAAAPr4/NkSuJ-5FK0Y/s1600/20110420091052.jpg


http://3.bp.blogspot.com/-ZQL6HcuHDig/TdsdbJlBjWI/AAAAAAAAPr8/i4bBhP2L0Yc/s1600/20110420091104.jpg


http://3.bp.blogspot.com/-0Mbs1-qIoUU/TdsdccCNRLI/AAAAAAAAPsA/RrbjByPmbjk/s1600/20110420091116.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-jRy-WLIACSQ/TdsddxoKNhI/AAAAAAAAPsE/sNXHeBdryGQ/s1600/20110420091140.jpg


http://2.bp.blogspot.com/-ZLOp0YBpUaE/TdsdfIuNRgI/AAAAAAAAPsI/tTGwS0NMHQU/s1600/20110420091155.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-nsBBCVW3dBI/Tdsdh2nFnEI/AAAAAAAAPsM/4_Y7VQRbtSo/s1600/20110420091218.jpg


http://4.bp.blogspot.com/-kig3TqW6Usk/TdsdjGwbDII/AAAAAAAAPsQ/Z3Y7TcutDYg/s1600/20110420091237.jpg


http://2.bp.blogspot.com/-gGpQRK9R66I/TdsdkmIlBuI/AAAAAAAAPsU/uGnEkxBruBQ/s1600/20110420091258.jpg


http://3.bp.blogspot.com/-2HUL5-FjI_s/Tdsdli0_-jI/AAAAAAAAPsY/epiFIVOimAs/s1600/20110420091322.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-hzBEpGC5q3w/TdsdmyfJn_I/AAAAAAAAPsc/U4GyJhjwR4k/s1600/20110420091334.jpg


http://4.bp.blogspot.com/-6KlYeSlfvWY/TdsdoW7Y50I/AAAAAAAAPsg/dPPsCmqq1Tg/s1600/20110420091348.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-3vxt5dkGGD8/TdsdpoQLihI/AAAAAAAAPsk/okENDivoJDk/s1600/20110420091420.jpg


http://3.bp.blogspot.com/-6aTtgTMensQ/Tdsdq3wcE4I/AAAAAAAAPso/QZsM41iWWeA/s1600/20110420091433.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-womb03ukd5w/TdsdsUNCHmI/AAAAAAAAPss/B8ABC8zWJCk/s1600/20110420091502.jpg


http://3.bp.blogspot.com/-L2HxYZulKts/TdsdtrwMDmI/AAAAAAAAPsw/p0vmWBZqY1I/s1600/20110420091514.jpg


http://4.bp.blogspot.com/-SdFCER8fieY/Tdsdu1edYRI/AAAAAAAAPs0/SY7lfyG3QaM/s1600/20110420091525.jpg





http://wisbenbae.blogspot.com/2011/05/foto-foto-sejarah-dan-detik-detik.html

koyog
15-06-2011, 07:53 AM
Timor Leste, susah payah direbut, tapi akhirnya lepas juga

Artanis
16-06-2011, 08:20 AM
sangat di sayangkan yang di lakukan BJ Habibie.. :sigh:
mungkin pada saat itu indonesia dapet tekanan berat dari dunia internasional..
padahal TNI susah payah ngerebutnya, skr jadi lepas dari NKRI.. :kecewa:

alzurjani
30-11-2011, 04:20 PM
jadi ingat film balibo... hehe

ayozhie1097
02-12-2011, 05:17 PM
wah pada saat itu, penduduk di timor2 sudah banyak sekali ya ?

bizly
11-12-2011, 01:57 PM
Mungkin sudah saatnya Timor Leste mengurus dirinya sendiri tanpa bantuan NKRI, tapi negara kita harus wapada karena integritas bisa melemah kalau pembangunan tidak merata sampai ke wilayah timur. Kayak yang terjadi di wilayah Papua...pray for Indonesia :doa:

x29a
14-12-2011, 05:22 PM
pertama kalinya gue liat nih poto" ternya jaman dulu kita cukup punya kekuatan untuk menginvasi negara lain dalam kasus ini timor timur

dan sangat disayangkan jg timor timur bukan lg dari bagian dari NKRI

elsquad
14-12-2011, 06:25 PM
semoga para generasi muda saat ini bisa mengambil pelajaran dari semua peristiwa sejarah ini ...

andriy_panda
16-12-2011, 05:10 AM
Sampe sekarang masih banyak purnawirawan, veteran ops seroja dan petinggi2 TNI yg menyayangkan tindakan Mantan presiden tsb. krena tak sedikit darah dan keringat yg di korbankan demi menyatukan timor timur ke dalam NKRI :onion-10:

akudia
18-12-2011, 04:08 PM
tidak semuanya salah presiden terdahulu itu
pada saat itu suasana negara kita sedang kacau dan lagian banyak pihak yg menekan krn pulau itu cukup strategis untuk segi militer

akudia
18-12-2011, 04:09 PM
tidak semuanya salah presiden terdahulu itu
pada saat itu suasana negara kita sedang kacau dan lagian banyak pihak yg menekan krn pulau itu cukup strategis untuk segi militer

CodeAmon
18-12-2011, 04:42 PM
salah satu contoh integritas bangsa yang lemah setelah kasus TimTim yang lepas dari pelukan ibu pertiwi Indonesia juga hampir melepaskan Aceh untung saja hal yang terjadi seperti TimTim ga terjadi
semoga aja bangsa Indonesia bisa lebih waspada dan tetap menjaga kesatuan NKRI cukup dijadikan contoh masa lalu perjalanan Indonesia semoga ga bakal terjadi lagi sedih denger nya :sedih:

KRTC
18-12-2011, 06:45 PM
yach yang dbiperjuangkan dulu malah lepas:facepalm:


tapi nasi sudah menjadi bubur,yang gue bingung dulu amerika ngedukung banget

supaya indonesia invasi timtim:bingung:


tapi kemudian berubah 160 derajat:yareyare:

junc
19-12-2011, 02:07 PM
Walah sayang sekali ya.. Timor Timor lepas dari pangkuan ibu pertiwi kita (Indonesia).. :sedih:

Mungkin gara2 pemerintah yang tidak adil dan proses pembangunan daerah yang harusnya merata dan tidak peduli dengan daerah yang tertinggal sehingga menjadi negara yang bebas untuk 'berdiri sendiri'.. :aghh:

von_braun
19-12-2011, 10:18 PM
dan yang menang adalah AS dan sekutunya, sedangkan indonesia hanya dapat abu nya doank

maoux
28-12-2011, 09:41 PM
Fotonya keren2.. jadi ga percaya indonesia dlu pernah punya militer yg kuat...

Khortdad
29-12-2011, 12:24 PM
itu Lemos Pires masih punya hubungan ama raul lemoskah?
lagian timor timur gak pernah masuk wilayah jajahan Hindia-Belanda
makanya cukup sulit buat Indonesia untuk mengklaim timor timur.

vain
22-01-2012, 03:31 PM
Salah satu suku bangsa yang tidak tau caranya berterima kasih gan...
Kita udah mau membangun daerah mreka tapi apa balasannya
mreka malah mau merdeka sendiri...
Pada akhirnya apa...??Mreka cuma jadi negara miskin yg ga bisa hidup tanpa bantuan dari negara lain(terutama ausie...)
Yang kaya gitu tuh mau diikutin ama Papua dan Aceh...??
Silahkan....Ujung"nya mreka sndiri yg akan menyesal

jaknong
26-01-2012, 03:45 AM
yach yang dbiperjuangkan dulu malah lepas:facepalm:


tapi nasi sudah menjadi bubur,yang gue bingung dulu amerika ngedukung banget

supaya indonesia invasi timtim:bingung:


tapi kemudian berubah 160 derajat:yareyare:

dulu AS ngedukung invasi karena masih dalam konteks perang dingin
AS takut kalo timtim jatuh ke tangan fretilin yang komunis

Artanis
26-01-2012, 05:38 AM
tidak semuanya salah presiden terdahulu itu
pada saat itu suasana negara kita sedang kacau dan lagian banyak pihak yg menekan krn pulau itu cukup strategis untuk segi militer

zaman soekarno timor timur itu di rebut padahal kan gak punya sumber daya alam..

tapi alasan mengapa di rebut karena posisi timor timur sangat strategis dalam politik maupun militer..

nurend
27-01-2012, 07:53 AM
sangat di sayangkan yang di lakukan BJ Habibie.. :sigh:
mungkin pada saat itu indonesia dapet tekanan berat dari dunia internasional..
padahal TNI susah payah ngerebutnya, skr jadi lepas dari NKRI.. :kecewa:
kl menurut gw, sudah bener apa yg dilakukan Habibie
selama bergabung dengan Indonesia, 80% kebutuhan propinsi TimTim itu disuplai oleh pusat

dan setelah baca keterangan di atas, gw makin yakin kl Habibie sudah melakukan hal yg benar
toh dulu TNI menyerbu bukan atas kehendak kita sendiri
melainkan karena permintaan pihak pro integrasi dan desakan AS sama Australia

yg bikin gw kesel adalah sikap standar ganda Australia
dulu ngedukung Indonesia buat ngerebut TimTim, tapi kemudian mendukung TimTim untuk memisahkan diri
:hulk:

pebria
27-01-2012, 09:50 AM
udah di susah perjuangin tetep aja jadi negara laen.....

andriy_panda
28-01-2012, 03:27 AM
Timor- timur itu Provinsi ke 27 , provinsi termuda dan provinsi pertama (semoga jdi yg terakhir jg) yg memerdekan diri dari NKRI . tapi tak apalah selama menjadi "anak" dari NKRI mereka cuma jadi duri dalam daging.

DjakartaSoera
04-05-2012, 04:43 AM
Sayang banget padahal dulu sudah pernah jatuh ke tangan Indonesia
trs skrng mereka jadi negara sendiri:yareyare:

Artanis
04-05-2012, 08:21 AM
kl menurut gw, sudah bener apa yg dilakukan Habibie
selama bergabung dengan Indonesia, 80% kebutuhan propinsi TimTim itu disuplai oleh pusat

dan setelah baca keterangan di atas, gw makin yakin kl Habibie sudah melakukan hal yg benar
toh dulu TNI menyerbu bukan atas kehendak kita sendiri
melainkan karena permintaan pihak pro integrasi dan desakan AS sama Australia

yg bikin gw kesel adalah sikap standar ganda Australia
dulu ngedukung Indonesia buat ngerebut TimTim, tapi kemudian mendukung TimTim untuk memisahkan diri
:hulk:

tapi jangan lupa..
TimTim adalah pintu gerbang politik indonesia ke Australia..
itulah salah satu alasannya Presiden saat itu soekarno merebut Tim Tim..
klo alasan karena di supply terus sama pusat, Irian malah sebaliknya..ironiskan..
jadi perebutan Tim Tim itu untuk politik strategis NKRI ke Australia..

BJ Habibie memang bukan ahlinya di bidang politik..
tapi beliau lebih ke ristek..
tidak di pungkiri..

Namun apa daya jejak pendapat di lakukan akhirnya..
dan ternyata yang pro Kemerdekaan lebih banyak dari pro Integritas.. :sigh:

sekarang Ausi yang tertawa melihat Tim Tim lepas dari NKRI.. :gatling:
dan alhasil pasukan militer Ausi masuk Tim Tim..
dan dengan mudah memantu NKRI..

5150
04-05-2012, 11:54 AM
pro kemerdekaan timor timur lebih besar, karena mereka merasa terasing dari kemajuan negeri ini yang tidak merata, walau di supply terus dari pusat, tapi infrastruktur pembangunan, pendidikan, pekerjaan tidak ada ya percuma saja.
ditambah mereka dalam sejarahnya tidak pernah jadi bagian nusantara, mereka juga merasa menjadi anak tiri karena menganut keyakinan minoritas (hal yang harus dibenahi pemerintahan dan rakyat kita saat ini)

hal hal inilah yang membuat mereka memilih merdeka dan lepas dari NKRI.
kita harus hati hati dan waspada, jangan sampai kasus timor timur terjadi lagi di bagian wilayah kita yang lain.
mari kita tetap bersatu dan menjaga perdamaian di nusantara ini.

xindoza
09-05-2012, 06:16 PM
dengan perjuangan pahlawan kita.... tapi akhirnya timor timur melepaskan diri juga

kalau pemerintah tidak bisa membawa diri, maka akan ada lagi bagian dari negara kita yg akan melepaskan diri....

m1cco
25-06-2012, 01:29 PM
Semua karena faktor kepentingan politik semata...

TNIC
26-06-2012, 05:17 PM
ini karena krisis ekonomi yang terjadi karena kebiasaan orang indonesia yang "suka ngutang" ketika ada kesempatan ~_~

selain itu kayaknya orang barat itu gak puas kalo TimTim dan Papua belom lepas dari indonesia

Artanis
26-06-2012, 06:01 PM
pro kemerdekaan timor timur lebih besar, karena mereka merasa terasing dari kemajuan negeri ini yang tidak merata, walau di supply terus dari pusat, tapi infrastruktur pembangunan, pendidikan, pekerjaan tidak ada ya percuma saja.
ditambah mereka dalam sejarahnya tidak pernah jadi bagian nusantara, mereka juga merasa menjadi anak tiri karena menganut keyakinan minoritas (hal yang harus dibenahi pemerintahan dan rakyat kita saat ini)

hal hal inilah yang membuat mereka memilih merdeka dan lepas dari NKRI.
kita harus hati hati dan waspada, jangan sampai kasus timor timur terjadi lagi di bagian wilayah kita yang lain.
mari kita tetap bersatu dan menjaga perdamaian di nusantara ini.

tapi setelah merdeka Tim Tim keadaannya gak berubah..
tetep di supply namun kali ini oleh PBB..
bahkan keamanan pun sangat mahal di sana..

partai fretilin-lah yang menggerogoti integritas Tim Tim..
sampai akhirnya fretilin berhasil mengalahkan integritas dan memilih untuk merdeka..

thekey
26-06-2012, 10:16 PM
sayang,,,,, sekarang udah lepas dari kita,,, udah jadi saudara jauh

TNIC
27-06-2012, 01:34 AM
tapi setelah merdeka Tim Tim keadaannya gak berubah..
tetep di supply namun kali ini oleh PBB..
bahkan keamanan pun sangat mahal di sana..

partai fretilin-lah yang menggerogoti integritas Tim Tim..
sampai akhirnya fretilin berhasil mengalahkan integritas dan memilih untuk merdeka..

dan akhirnya yang makmur cuman yang diatas dan yang dibawah sengsara .. :hoho:

uwiesoekamti
29-06-2012, 09:56 PM
wah sejarah yang baru saya baca
sekarang kedua negara sudah berpisah,semoga kedua negara tetap akur hubungannya

ife009
29-06-2012, 11:30 PM
semangat para pejuang yang sangat luar biasa ini patut diteladani.
salut untuk mereka

dede_cupid
30-06-2012, 04:48 AM
kalau menurut ane sih memang timor leste di paksakan masuk indonesia dulunya. jadi kalau lepas ya sudahlah.

mkevas
30-06-2012, 06:28 AM
sebenarnya kalau TimTim mau disatukan dengan indonesia juga, cenderung dipaksakan masalahnya dia tidak senasib sepenanggungan dengan kita dulu krn dijajah belanda, dia dijajah portugis. lagipula, pada saat pncetusan kemerdekaan kita indonesia dikatakan adalah segenap bekas jajahan belanda yang ada di hindia timur..

soal belum makmur, ya wajar lah.. baru merdeka tahun 2000an kan.. kita juga dulu pas jaman pak karno krisis juga ampe bikin kebijakan sanering..

Marx_ssa
08-12-2012, 07:34 AM
Sudah d suplai ekonomi cukup besar oleh indonesia dan PBB namun pembangunan dirasa masih belum cukup. mungkin managemen ekonomi yg buruk, ato mesti di cari lebih jauh definisi "besar" di sini seberapa besar.

eantz
09-12-2012, 11:19 PM
wow..baru baca lengkapnya seperti ini ternyata..
kalau boleh saya berpendapat, ternyata kalau tim tim lepas dari Indonesia itu ya cukup sah-sah aja..
soalnya itu kan jajahannya portugis pada awalnya..

Aurora_110347
19-12-2012, 07:41 PM
kita berjuang bersama-sama dalam melawan penjajah,
berapa banyak pengorbanan nyawa yg sudah dikorbankan untuk menyatukan wilayah NKRI..

kita berdiri dan mengalami sejarah/ historis yg sama.
sebegitu mudahkan melupakan jasa2 org yg telah berkorban demi ada nya hari ini.

kita bersaudara dalam satu tanah air,
tapi skrg dipisahkan oleh pplitik dan perbedaan ideologi.
mgkin ini bukan spnhnya salah mereka, tapi pemimpin negara dan para pembantu2 negara yg kurang memperhatikan mereka.

tpi pernah kok pas waktu itu ada warga timor timur/ leste yg diwawancarai.
di acara berita waktu itu, tpi lupa lagi.

dia di tanya sm reporter : "apakah anda senang berpisah dgn Indonesia dan sering nya para pemimpin2 negra krg mmperhatikan masyarakat Timor timur?".
jawabannya sungguh mengejutkan, dikira saya dia bakal marah, nyela atw apalah.

eh ternyata dia bilang :"kami tidak membenci Indonesia, kami sangat cinta sama indonesia, kita ini sama sama keluarga besar Negara indonesia, berjuang bersama.
sama seperti orang kami yg lainnya, para tentara T.Leste skrg , nasionalisme kami hanya untuk Indonesia".
"kenapa saya harus benci dan marah??. nasionalisme saya tidak berubah sedikitpun walaupun dipisah/ keluar dari negara indonesia."
"hanya saja kami merasa seperti tidak/ kurang diperhatikan saja dan menganggap kami seolah - olah tidak ada".

pas saya denger kata2 nya ,buseet terharu saya.
dan reporter yg wawancara nya juga keknya kliatan kek nangis gtu..

anggap saja ini pelajaran yang sangat berharga untuk kita semua, khususnya para pemimpin2 negara yg ada disana.
jangan sampe terulang lagi deh.,

yg saya khawatirkan skrg adalah daerah2 perbatasan yg ada di kalimantan..
semoga tidak terjadi hal2 lain yg tdk diinginkan..

btw, good trit bro ;top:

sukitut
21-12-2012, 11:05 AM
tapi jangan lupa..
TimTim adalah pintu gerbang politik indonesia ke Australia..
itulah salah satu alasannya Presiden saat itu soekarno merebut Tim Tim..
klo alasan karena di supply terus sama pusat, Irian malah sebaliknya..ironiskan..
jadi perebutan Tim Tim itu untuk politik strategis NKRI ke Australia..

BJ Habibie memang bukan ahlinya di bidang politik..
tapi beliau lebih ke ristek..
tidak di pungkiri..

Namun apa daya jejak pendapat di lakukan akhirnya..
dan ternyata yang pro Kemerdekaan lebih banyak dari pro Integritas.. :sigh:

sekarang Ausi yang tertawa melihat Tim Tim lepas dari NKRI.. :gatling:
dan alhasil pasukan militer Ausi masuk Tim Tim..
dan dengan mudah memantu NKRI..


yg jadi presiden soeharto brur
soekarno itu jamannya trikora (irian barat sekarang papua)

ingat dimana ada minyak atau hasil tambang
di situlah amerika ikut campur

azrack
21-12-2012, 04:55 PM
sayang juga gan timor leste lepas dari indonesia dan kasian keluarga yang terbelah ada yang di indonesia dan ada yang di timor leste...

fahmi_zen
21-12-2012, 05:01 PM
kenapa timor leste lepas ya dri indonesia padahal klo sama indonesia lebih bagus ya

aldo182
24-12-2012, 10:55 PM
bagaimanapun juga Timor Leste harus berterima kasih kepada Indonesia

ekidoang
25-12-2012, 08:50 PM
timor leste merupakan daerah bertuan tak diurus.
secara de facto dan de jure, purtugis merupakan penguasa atas timor leste.
konflik intern yang terjadi di timor timor, harus-nya indonesia tidak mencampurinya.
jika memang dari awal ingin merebut timor leste, yang diserang adalah portugis, sebagai tuan-nya.

masih banyak potret buram sejarah di timor leste, yang ini seharus-nya, rakyak indonesia mengetahui-nya.

thedune
01-01-2013, 02:40 PM
ane masih bingung, kenapa jadi timor leste keluar dari indonesia? ada kaum misionaris juga kah? alasannya?

1r2i3o4t
01-01-2013, 02:52 PM
tapi enak y laguna rita effendi - januari di kota dili itu tuh loh.. :malu:

bankz
02-01-2013, 01:58 PM
sangat di sayangkan yang di lakukan BJ Habibie.. :sigh:
mungkin pada saat itu indonesia dapet tekanan berat dari dunia internasional..
padahal TNI susah payah ngerebutnya, skr jadi lepas dari NKRI.. :kecewa:

Kalo dari beberapa info yang beredar, setelah lengsernya Mang Ato posisi indonesia kejepit ditambah krisis ekonomi yang parah. Dan ko keliatannya rapih banget ya setelah Mang Ato lengser timtim gejolak (kaya yang udah di set). Maka itu Habibie yang udah kena buah simalakampret harus ngorbanin sedikit demi selamatkan yang lebih besar. Integrasi timtim malah bikin indonesia sama Portugal jadi bete2an,puncaknya pada tahun 1999 dunia internasional yang dikomando Amrik --> Australi malah manas2in, maka itu Habibie harus lempar nasib timtim ke rakyatnya sendiri dengan gambling hasilnya lepas.

caturtr
05-01-2013, 01:43 AM
jadi ingat pernah nonton film balibo ..............

bakanekobaka
07-01-2013, 10:39 AM
Karena Timor Timur bukan wilayah Indonesia pada awalnya. Sehingga integrasi Timor Timur ke NKRI dianggap dunia internasional sebagai penjajahan. Presiden Soeharto berusaha membuktikan niat baik Indonesia untuk membangun Timor Timur. Namun dunia internasional hanya melihat sisi negatifnya saja, seperti peperangan, kejahatan HAM, dan lain-lain.

B.J. Habibie yang mengenyam pendidikan di Eropa tentu belajar demokrasi yang benar-benar dewasa, yang referendum sudah menjadi hal yang umum. Ketika ia menjadi presiden, demokrasi serupa pun diterapkan di Indonesia, termasuk referendum di Timor Timur. Sayangnya, beliau tidak memperhitungkan bahwa mayoritas rakyat Indonesia masih belum dewasa secara demokrasi. Bisa dilihat, sering terjadinya ketegangan karena tidak terima kekalahan.

oo_aku_disini
09-01-2013, 10:09 PM
dulu AS ngedukung invasi karena masih dalam konteks perang dingin
AS takut kalo timtim jatuh ke tangan fretilin yang komunis


kl menurut gw, sudah bener apa yg dilakukan Habibie
selama bergabung dengan Indonesia, 80% kebutuhan propinsi TimTim itu disuplai oleh pusat

dan setelah baca keterangan di atas, gw makin yakin kl Habibie sudah melakukan hal yg benar
toh dulu TNI menyerbu bukan atas kehendak kita sendiri
melainkan karena permintaan pihak pro integrasi dan desakan AS sama Australia

yg bikin gw kesel adalah sikap standar ganda Australia
dulu ngedukung Indonesia buat ngerebut TimTim, tapi kemudian mendukung TimTim untuk memisahkan diri
:hulk:

iya nih gue jg setuju sama yang di-bold
bisa-bisanya dia (sebut australia) manfaatin indonesia buat invasi tim-tim,,
terus tiba-tiba ngedukung biar merdeka,,
kayak musuh dalam selimut,,

Ausi: Eh bro Ina itu kasian kan bro Timo ribut terus. Jadi mending lo ajakin aja dia tinggal bareng di rumah lo biar aman. Gw dukung kok
Ina: Bener bro, gw setuju, gw ajak skrg juga
..... pas udah diajak
Timo: Gw kok tinggal serumah sama Ina dicuekin aja ya. Gak dianggep bgt
Ausi: Mending tinggal sendiri aja. Bebas, gw dukung lo bro
Ina: Ih kok Ausi ngomong gitu si, waktu itu kan lo dukung gw??
Ausi: Ups sori, siapa ya? pernah kenal gitu

sori, mungkin agak sadis ini ilustrasi,
tp gw benci bgt sama aksi itu Australia :ogmarah:


Karena Timor Timur bukan wilayah Indonesia pada awalnya. Sehingga integrasi Timor Timur ke NKRI dianggap dunia internasional sebagai penjajahan. Presiden Soeharto berusaha membuktikan niat baik Indonesia untuk membangun Timor Timur. Namun dunia internasional hanya melihat sisi negatifnya saja, seperti peperangan, kejahatan HAM, dan lain-lain.

B.J. Habibie yang mengenyam pendidikan di Eropa tentu belajar demokrasi yang benar-benar dewasa, yang referendum sudah menjadi hal yang umum. Ketika ia menjadi presiden, demokrasi serupa pun diterapkan di Indonesia, termasuk referendum di Timor Timur. Sayangnya, beliau tidak memperhitungkan bahwa mayoritas rakyat Indonesia masih belum dewasa secara demokrasi. Bisa dilihat, sering terjadinya ketegangan karena tidak terima kekalahan.

iya gw setuju sama keputusannya Pak Habibie,,
soalnya Tim-Tim bergabung sama Indo itu bukan sepenuhnya karena keputusan seluruh masyarakat Tim-Tim waktu itu,,
ditambah lagi, stelah bergabung'a Tim-Tim malah berkurang perhatian pemerintah ke sana
padahal Portugis kan masih ngincer bgt wktu itu
aah gw sedih lah :ogngambek: :ogsedih:

kuarif
10-01-2013, 10:20 AM
sungguh sangat di sayangkan skarang lepas dari NKRI
tapi salut ama TNI yg udah berjuang...

yogireginleif
11-01-2013, 10:59 PM
kayaknya bapak gue pernah tu ikutan perang di tim tim,,,soalnya dia kopasus,,
menurut cerita bapak gue emang bener dulu Fretelin menjadikan warga sipil sebagai tameng hidup,,,
dan akhirnya bapak we dapet perintah dari pusat untuk menembak mereka semua,,,

loc
03-02-2013, 01:25 PM
Banyak yang menyayangkan 'lepas'nya Timor Timur dari NKRI. Kalau buat aye sih, biarin aja lepas. UDT dan APODETI mendekat ke NKRI karena FRETILIN ternyata berpaham komunisme. AS dan Australia pun mendukung. Eh, ujung-ujungnya UDT malah berkoalisi dengan FRETILIN untuk mendukung referendum 1999. Australia? Malah jadi komandan INTERFET.

Sudahlah. Biarkan saja bangsa tidak tahu diuntung itu pergi. Kata Ali Alatas juga mereka itu seperti kerikil dalam sepatu. Biarkan saja mereka sekarang 'berfoya-foya' (baca: sengsara) dengan mata uang Dollar AS, ekspor yang bergantung pada cuma segelintir komoditi, dan Timor Gap yang dikuasai oleh (siapa hayoooo?) Australia. Toh saudara-saudara kita yang di Atambua juga yang meraup keuntungan dengan berdagang di Timor Leste. :D

bakanekobaka
05-02-2013, 02:59 AM
iya nih gue jg setuju sama yang di-bold
bisa-bisanya dia (sebut australia) manfaatin indonesia buat invasi tim-tim,,
terus tiba-tiba ngedukung biar merdeka,,
kayak musuh dalam selimut,,

Ausi: Eh bro Ina itu kasian kan bro Timo ribut terus. Jadi mending lo ajakin aja dia tinggal bareng di rumah lo biar aman. Gw dukung kok
Ina: Bener bro, gw setuju, gw ajak skrg juga
..... pas udah diajak
Timo: Gw kok tinggal serumah sama Ina dicuekin aja ya. Gak dianggep bgt
Ausi: Mending tinggal sendiri aja. Bebas, gw dukung lo bro
Ina: Ih kok Ausi ngomong gitu si, waktu itu kan lo dukung gw??
Ausi: Ups sori, siapa ya? pernah kenal gitu

sori, mungkin agak sadis ini ilustrasi,
tp gw benci bgt sama aksi itu Australia :ogmarah:
Menurutku, incaran Australia sebenarnya adalah minyak bumi di Selat Timor, perbatasan Timor dengan Australia.
Kini Australia bernegosiasi dengan Timor-Leste untuk mendapatkan porsi besar di Selat Timor dengan memanfaatkan "jasa" membantu kemerdekaan Timor-Leste.

baboo
06-02-2013, 10:07 AM
dulu amerika mendukung integrasi indonesia dan timor leste, sekarang melalui australia malah mendisintegrasikan....

rambutkaratan
18-02-2013, 07:53 PM
Mantan presiden waktu itu dgn mudah sekali melepaskan Timor Timur,harusnya dipertahankan sekuat tenaga,kasihan para veteran n TNI AD yg udh bersusah payah merebut Timor Timur,,
Kata rakyat Timor Leste sendiri jajak pendapat yg pernah dilakukan tsb tidak adil krn yg menghitung pihak Australia,bahkan sekarang Timor Leste jg masih membutuhkan Indonesia,seragam tentara aja mereka belum bisa buat dan masih memesan ke pabrik Sritex baru2 ini :fufufu:

yoonafever
12-05-2013, 07:30 PM
Bersatunya timor timur ke NKRI ditengarahi ada campur tangan asing gan, soalnya AS waktu itu takut kalo timtim jadi basis pergerakan Komunis di asia tenggara gitu sih makannya AS meminta indonesia untuk menggandeng timtim gitu sih setau aku

bodatbertopeng
13-05-2013, 01:57 PM
saya cermati komentar2 di atas, banyak yang memakai kata2 "rebut"... yah maklumlah kita merebut, kesannyaa sejak awal memang bukan milik kita.. kita hanya dimanfaatkan oleh kepentingan asing, dan saat kepentingan tersebut tidak diperlukan lagi, eh dilepas lagi dong brou..

bokeppers
26-09-2013, 12:20 AM
Sungguh, ada yg aneh dari kasus ini. AS ama Aussy waktu itu mendesak Indonesia memerangi Fretilin yg berhaluan komunis, tp sekarang juga lah Aussy ama US yg menyuruh memerdekakan Timor Leste dan membiarkan Fretilin bercokol. Berapa banyak uang Indonesia yg terbuang buat membenahi Timor Leste waktu itu?
:obrokok:

holando27
02-11-2013, 12:54 PM
Ga heran, kalo Timor-Timur minta merdeka dari Indonesia...efek dari pembangunan yg merata (di Jawa) :hahai:

cukup Timor-Timur yg lepas dari NKRI !

dipoezqu
02-04-2014, 10:27 AM
tempo hari baca biografinya jendral kiki yang jadi pemimpin penyerbuan ke east timor, lebih lengkap detil ceritanya

wirra1508
23-05-2014, 11:26 PM
iyah kasian tentara yang udah berjuang sepenuh hati ,tapi akhirnya harus dilepas..

tapi percayalah pa Habibie juga pasti punya alasan tertentu ngelepasnya..hehe

channoopy_
23-08-2014, 07:46 PM
terkadang ketika ane baca ini..
terkadang kesel juga gitu..
timor timur sulit untuk diambil..
tpi gampang untuk dilepas..