PDA

View Full Version : Discussion Pelajaran IPA dan IPS akan dihapus



archilles
27-09-2012, 07:36 PM
JAKARTA - Pemerintah akan menghapus pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPA IPS) di SD dan menggantinya dengan pelajaran sikap. Revisi ini nantinya berlanjut ke SMP dan SMA.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar mengatakan, dari hasil diskusi yang berkembang di kementerian maka pelajaran di sekolah tingkat dasar akan lebih ditekankan kepada bagaimana membentuk anak yang disiplin, jujur dan bersih.

Sehingga mata pelajaran yang akan diajarkan nantinya di SD ialah pelajaran Agama, Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn), Pancasila, Bahasa Indonesia dan Matematika dasar saja. Namun meski disederhanakan mata pelajaran ini akan disesuaikan dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD). “Jadi misalkan penilaian di pelajaran Agama. Tidak hanya praktek salat saja yang dinilai, namun dinilai juga apakah dia suka menjahili teman atau apakah dia suka mencuri?” katanya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Dia mengatakan, perubahan ini terkait dengan revisi kurikulum pendidikan nasional yang sudah tidak mengikuti perkembangan zaman. Dia menjelaskan, kurikulum pembentukan sikap ini akan memakan korban penghapusan pelajaran IPA IPS di SD. Penghapusan kedua mata pelajaran ini juga sebagai akibat pengurangan jam belajar karena pelajaran pembentukan sikap ini tidak lagi terkait dengan transfer ilmu Sains.

Untuk SMP pelajaran yang akan diberikan akan terfokus kepada pelajaran keterampilan melihat dan melakukan sesuatu yang dapat dilihat dengan mata. Kemungkinan IPA dan IPS masih tetap ada meskipun jam belajarnya tidak terlalu tinggi. Sementara pelajaran di SMA mulai mentransformasi keterampilan tersebut dengan ilmu pengetahuan yang lebih tinggi.

“Kurikulum ke depan itu harus lebih banyak ke proses obsurvei atau bagaimana mengamati, mempertanyakan dan bagaiaman meniru dan bagaimana melaporkan. Saat ini kita menilai anak-anak lemah dalam melaporkan. Orientasi lain dalam penyederhanaan kurikulum ini juga supaya kita lebih fokus (dalam memberikan mata pelajaran) dan tidak menganggap semua (mata pelajaran) seolah-olah itu penting. Lihat saja sekarang, anak SD banyak punggungnya memar karena terlalu banyak bawa buku,” tukasnya.

Guru Besar Ilmu Statistik Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menambahkan, ujian akhir nantinya tidak hanya berbentuk pilihan ganda, namun bagaimana siswa itu mengimplementasikan pelajaran agama ke masyarakat.

sumber okezone.com

gmana nih pendapat agan2 tentang hal ini?? apa g terlalu "ekstim" ni??

20thcen2ryboy
27-09-2012, 10:23 PM
wow mengejutkan bgt beritany ini

menurut ane jgn dihapus, dipertahankan tapi yg gak relevan ya dihapus

masa gara2 gk ada pelajaran IPS, nanti anak2 SD jadi gk tau tentang kehidupan sosial

__todosengel
28-09-2012, 06:08 AM
Wah menurut saya sih ini keterlaluan ya.
Kalo anak2 nerima pelajaran IPA/IPS mulai dari smp, bakalan kebingungan mereka.

Mending pelajaran sikap dimasukkan saja tanpa mengubah kurikulum pel IPA/IPS untuk SD.
Kalau jamnya kurang, ya ditambah aja.
Seperti imtaq di pagi hari yg cuma 15-30 menit, mungkin pelajaran sikap juga bisa seperti itu, walaupun cuma sebentar tapi rutin.

adnanunique
28-09-2012, 04:15 PM
dihapus bagaimana :swt:


bukannya sedari kecil diberi pemahaman secukupnya aja mengenai ilmu2 alam dasar dan sosial dasar...


menurut saya sih lebih baik dikurangi beban pelajarannya,

masa iya anak kelas 3 SD udah diajarin tata pemerintahan kelurahan, kecamatan

kelas 4 udah hafal hak2 istimewa DPR, susunan lembaga tinggi negara,


gak masuk akal :ngacir:

gaara_hisoka
28-09-2012, 05:44 PM
some men just want to watch the world burns... :elegan:

om Nuh emang penggemar Batman nih... seneng liat chaos :obhaha:

RoulleteX
28-09-2012, 07:31 PM
Wah menurut saya sih ini keterlaluan ya.
Kalo anak2 nerima pelajaran IPA/IPS mulai dari smp, bakalan kebingungan mereka.

Mending pelajaran sikap dimasukkan saja tanpa mengubah kurikulum pel IPA/IPS untuk SD.
Kalau jamnya kurang, ya ditambah aja.
Seperti imtaq di pagi hari yg cuma 15-30 menit, mungkin pelajaran sikap juga bisa seperti itu, walaupun cuma sebentar tapi rutin.

:matabelo: Jangan ditambah :matabelo: Bukannya apa-apa ya, menurut saya malah jam pelajaran di Indonesia sebaiknya dikurangin, sistem yang sekarang ini (yang menurut saya malah jam pelajarannya sangat numpuk dan ga efektif) sangat memberatkan anak murid, dan ujung-ujungnya juga malah ngefek ke si murid yang ga enjoy berada di sekolah, dan akhirnya bawa masalah lebih banyak (kayak anak-anak nilainya jeblok, atau malah udah mulai cabut) :matabelo:

czero_99
28-09-2012, 07:43 PM
wah tambah susah/ribet banget sistem pendidikan di indonesia.
Kalo ane kurang setuju, menurut ane sih penjurusan ipa dan ips masih ada di SMA.

SD=sekolah dasar. jadi disini smua siswa hanya blajar dasar" saja dulu. kalo tidak ada ipa dan ips di sd, ya bakal kesulitan nanti ketika di jenjang yang lebih tinggi

mynameishiroko
28-09-2012, 07:52 PM
:hi:
Agak pelik. Output hardsikll paling diharapkan dari lulusan SD sebenarnya simpel: bisa bicara bahasa Indonesia, bisa baca, tulis dan berhitung.
Namun sayangnya, kenyataan menunjukkan lain, apalagi klo mereka yg pernah ngajar di pelosok, ngajar bicara, baca, tulis, berhitung tuh bukan hal yg bisa dicapai dengan mudah. Belum lagi masalah putus sekolah karena masalah finansial, kurang support dari ortu dll.

Ane sih sepakat saja IPA dan IPS dikeluarkan dari kurikulum SD. Biar tenaga pendidiknya punya waktu lebih ngajar hardskill utama.

zulendzra
28-09-2012, 08:48 PM
kalo pejaranan IPA/IPS dihapusin, ga bakalan ada penerus scientist dong..:sepi:


dokter2 ntarnya impor semua dari luar, orang2 farmasinya juga ngedatangin dari luar..:lol:

parah banget dah kalo dihapusin..:lol:

gaara_hisoka
28-09-2012, 09:36 PM
:hi:
Agak pelik. Output hardsikll paling diharapkan dari lulusan SD sebenarnya simpel: bisa bicara bahasa Indonesia, bisa baca, tulis dan berhitung.
Namun sayangnya, kenyataan menunjukkan lain, apalagi klo mereka yg pernah ngajar di pelosok, ngajar bicara, baca, tulis, berhitung tuh bukan hal yg bisa dicapai dengan mudah. Belum lagi masalah putus sekolah karena masalah finansial, kurang support dari ortu dll.

Ane sih sepakat saja IPA dan IPS dikeluarkan dari kurikulum SD. Biar tenaga pendidiknya punya waktu lebih ngajar hardskill utama.

hmm... make sense juga sih :obiii:

hardskill utama memang diprioritaskan waktu periode kelas 1-3 SD...

berarti sisa kelas 4-6 belajar skill aplikatif [musik-prakarya - tata boga mungkin :obiii]

tapi perasaan di Jepang belajar IPA en IPS juga di SD


The ministry's Course of Study for Elementary Schools is composed of a wide variety of subjects, both academic and nonacademic, including moral education and "special activities." "Special activities" refer to scheduled weekly time given over to class affairs and to preparing for the school activities and ceremonies that are used to emphasize character development and the importance of group effort and cooperation. The curriculum includes Japanese language, social studies, arithmetic, and science. Nonacademic subjects taught include art (including Japanese calligraphy) and handicrafts, music, homemaking, physical education, and moral education. Japanese language is an emphasized subject. The complexity of the written language and the diversity of its spoken forms in formal speech to seniors (keigo)(敬語) require this early attention.

A new course of study was established in 1989, partly as a result of the education reform movement of the 1980s and partly because of ongoing curriculum review. Important changes scheduled were an increased number of hours devoted to Japanese language, the replacement of the social sciences course with a daily life course- -instruction for children on proper interaction with the society and environment around them—and an increased emphasis on moral education. New emphasis also was to be given in the curriculum to the national flag and the Japanese national anthem. The ministry suggested that the flag be flown and the national anthem sung at important school ceremonies. Because neither the flag nor the anthem had been legally designated as national symbols, and because of the nationalistic wartime associations the two had in the minds of some citizens, this suggestion was greeted with opposition. The English Language is taught at some schools especially in the higher grades; it is now mandatory at 5th & 6th grade from 2011,[1] as in 2002 TOEFL scores in Japan were the worst in Asia after North Korea.[2]

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Elementary_schools_in_Japan

adnanunique
28-09-2012, 10:40 PM
:hi:
Agak pelik. Output hardsikll paling diharapkan dari lulusan SD sebenarnya simpel: bisa bicara bahasa Indonesia, bisa baca, tulis dan berhitung.
Namun sayangnya, kenyataan menunjukkan lain, apalagi klo mereka yg pernah ngajar di pelosok, ngajar bicara, baca, tulis, berhitung tuh bukan hal yg bisa dicapai dengan mudah. Belum lagi masalah putus sekolah karena masalah finansial, kurang support dari ortu dll.

Ane sih sepakat saja IPA dan IPS dikeluarkan dari kurikulum SD. Biar tenaga pendidiknya punya waktu lebih ngajar hardskill utama.

berarti sebelum diimplementasikan, guru2nya kudu disiapin dulu bro :ngacir:


bakalan susah, karena program yg lama aja (sertifikasi) masih belom kelar + acakadut


yah, palingan berakhir di wacana doang :lalala:

mynameishiroko
29-09-2012, 08:13 AM
:hi:

hmm... make sense juga sih :obiii:

hardskill utama memang diprioritaskan waktu periode kelas 1-3 SD...

berarti sisa kelas 4-6 belajar skill aplikatif [musik-prakarya - tata boga mungkin :obiii]

tapi perasaan di Jepang belajar IPA en IPS juga di SD
Jepang punya keunggulan dasar yaitu bahasa pengantar di sekolah sama dengan bahasa yg digunakan sehari-hari, meskipun dialeknya ada yg berbeda namun itu bukan masalah serius dalam pendidikan. Sementara di Indonesia, bahasa yg digunakan sehari-hari sangat bervariasi tergantung di mana kita berada. Guru harus bekerja lebih untuk memahamkan anak didiknya karena bisa jadi ada kesenjangan bahasa. Menyamakan persepsi kita (mengajar) kepada anak SD itu bukan perkara gampang lho, apalagi yg bahasa sehari-harinya bukan bahasa Indonesia. Klo masalah pemahaman bahasa belum teratasi, boro-boro dah ngajar pelajaran macam matematika, fisika, bio, geo dll (yg banyak memakai istilah serapan asing), tambah berat lagee.


berarti sebelum diimplementasikan, guru2nya kudu disiapin dulu bro :ngacir:


bakalan susah, karena program yg lama aja (sertifikasi) masih belom kelar + acakadut


yah, palingan berakhir di wacana doang :lalala:

Halah, siapa sih yg ingin jadi guru? Saya ambil kutipan cerpen dari Putu Wijaya, cekidot:

Menjadi guru itu bukan cita-cita. Itu spanduk di jalan kumuh di desa. Kita hidup di kota. Dan ini era milenium ketiga yg diwarnai oleh globalisasi, alias persaingan bebas. Di masa sekarang ini tidak ada orang yg mau jadi guru. Semua yg jadi guru itu pada dasarnya jadi guru karena terpaksa, karena mereka gagal meraih yg lain. Mereka jadi guru asal tidak nganggur saja. Setiap ada kesempatan, mereka akan loncat ngambil yg lebih menguntungkan...

Haha..cuma bahan merenung saja.

cmiiw______:ngacir:

chain94
29-09-2012, 02:56 PM
kalo pejaranan IPA/IPS dihapusin, ga bakalan ada penerus scientist dong..:sepi:


dokter2 ntarnya impor semua dari luar, orang2 farmasinya juga ngedatangin dari luar..:lol:

parah banget dah kalo dihapusin..:lol:


kan cuma di SD aja bro. bukan dihapus semuanya dari pendidikan Indo.
lagipula, rasanya pas smp saya ga ingat sama sekali pel IPA dan IPS pas SD. :lol:

duniavern
04-10-2012, 03:13 PM
ipa dihapus tapi diganti sains
=,= cuma ganti nama aja paling

ranger_silver
04-10-2012, 03:18 PM
Janganlah mau jadi apa nanti??:???:
emang mungkin kualitas karakter naik tapi ntar keprofesiannya berkurangkan?:???:

alfonz55
04-10-2012, 04:38 PM
waduh pdhal itu pelajaran inti...
g ada tantangan donk skul e, pdhal bnyk materi pnting bwat pengetahuan d ipa & ips.:rokok:

sva_h4cky0
04-10-2012, 05:35 PM
hanyya?

menurutku nggak bagus. sedari dini sebisa mungkin anak-anak diberikan pelajaran ipa/ips, tapi jangan teori melulu, langsung pengaplikasian didunia nyata sehingga kelihatan kalau pelajaran tersebut benar-benar berguna

verseiless
04-10-2012, 09:04 PM
Meskipun banyak yang mungkin beranggapan IPS dan IPA untuk tingkatan SD kurang bermanfaat, tapi itu landasan utama untuk mengenalkan kita sama dunia sains kan. Bagaimana teknologi Indonesia mau maju kalau kecintaan terhadap sains tidak dipupuk dari dini?

Yupp7
05-10-2012, 05:24 PM
Emang bner sich.. anak2 itu lebih cpet belajar'a dgn cara melihat dan praktek langsung. apa lg anak SD, peniru yg sangat luar biasa. tp gmn kalo yg d'tiru'a yg tidak baik, kya anak SD sekarang udah berani tawuran. Ayo... Niru siapa tuch??

peace . . .

rexie00000
06-10-2012, 11:24 AM
wacana yg bodoh nurut saya.. kalo untuk tingkat sd okelah dihapus.. tapi tingkat smp dan sma? it's stupid.. Terus yang ingin jadi dokter, akuntan, dll yg emang ebner2 harus belajar dasarnya lewat pel IPS dan IPA gimana..? mustahil kalau tingkat smp dan sma dihapus itu pelajaran..

monkry
06-10-2012, 10:01 PM
tujuannya bagus sih, tapi kok ide caranya :sigh:
mungkin janganlah ampe dihapus, tapi mungkin dikurangin sampe bener2 dasar2nya aja, seenganya dikasi pengenalan
perasaan dulu gue di SD ipa ips baru diajarin mulai kelas 4 ato 5, dan IMO itu cukup lah :iii:
revisi berlanjut sampe SMP SMA? :panda: ini... unimaginable banget apa tujuannya :panda:
adalah benar attitude sama soft skill itu penting, sangat, tapi kalo ga ada hardskill? gimana mo ada kemajuan http://i1041.photobucket.com/albums/b413/Amatarp_Uyhaw/lalala/Seriously.gif



“Jadi misalkan penilaian di pelajaran Agama. Tidak hanya praktek salat saja yang dinilai, namun dinilai juga apakah dia suka menjahili teman atau apakah dia suka mencuri?” katanya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/9/2012).

siape yang mo ngawasin anak segitu banyak? :sigh:


Orientasi lain dalam penyederhanaan kurikulum ini juga supaya kita lebih fokus (dalam memberikan mata pelajaran) dan tidak menganggap semua (mata pelajaran) seolah-olah itu penting.
kalo ini wa setubuh deh, soalnya keahlian orang itu beda-beda :malu

*oot*
gimana kalo bapak apus aja nih mata kuliah yang ngajarin soft skill di kampus
ato seengganya pangkas jumlah SKSnya
bukannya ngasah soft skill yang ada bikin matkul laen kepangkas + malah-malah ngejatuhin IP(K) #curcol #eh :ngacir:

anakpusing
06-10-2012, 10:15 PM
kalo di hapus jangan lah.. toh IPA & IPS juga bagus kok
mending kurangi waktu blajarnya aja sedikit˛..
cnth aja IPA,IPS,Mat,PKn,DLL dikurang 10mnt masing˛ dlm 1 hari, dan total pengurangan itu digunakan untuk plajaran kepribadian tersebut..

mynameishiroko
11-10-2012, 12:23 PM
:hi:

Lanjutan berita:


Mata pelajaran bahasa Inggris akan dihapuskan dari kurikulum jenjang Sekolah Dasar (SD). Penghapusan ini merupakan salah satu dari hasil sementara kajian perubahan kurikulum untuk pendidikan dasar dan menengah pada 2013 mendatang. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan, Musliar Kasim, mengungkapkan bahwa kesepakatan terakhir terkait kurikulum SD, yakni akan ada pengurangan jumlah mata pelajaran (mapel) dari 11 menjadi enam mapel.

Keenam mapel tersebut adalah Agama, bahasa Indonesia, PPKN, Matematika, Seni dan Budaya, Penjaskes. "Memang masih didiskusikan, tapi pengurangan menjadi 6 mapel itu sudah final," kata Musliar, saat Training of Trainers (TOT) Pembangunan Karakter Bangsa pada guru dan Kepala Sekolah DKI Jakarta, di Jakarta, Rabu (10/10).

Sebagaimana diketahui, saat ini untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan setiap sekolah diberikan otonomi untuk menentukan mata pelajarannya sendiri. Salah satunya terlihat dalam muatan lokal (mulok), yang biasanya diisi oleh pelajaran-pelajaran, seperti bahasa daerah, komputer, seni tari, karawitan, dan sebagainya.

Jumlah mulok di daerah bisa berkembang sangat banyak bahkan mencapai 11 macam pelajaran. Dengan adanya penghapusan tersebut, otomatis sejumlah pelajaran akan menghilang dari kurikulum SD, di antaranya IPA, IPS, dan bahasa Inggris. "Bahasa Inggris akan dihapuskan, sekolah negeri tidak boleh menambahkan bahasa Inggris ke dalam kurikulum, aturan untuk sekolah internasional belum diatur," ungkap dia.

Selain itu, mata pelajaran IPA dan IPS juga dipastikan akan hilang, namun hanya sebatas tidak akan berdiri menjadi mata pelajaran khusus. Melainkan materinya akan diintegrasikan ke dalam 6 mapel tersebut. "Mapel IPA dan IPS tidak muncul sebagai mapel sendiri, justru akan menjadi penggerak dan membuat mapel lain lebih menarik," terang dia.

Lebih Berbobot
Kalimat-kalimat yang ada di enam mata pelajaran akan dibuat lebih hidup dan berisi. "Bahasa Indonesia, misalnya, pelajarannya akan dibuat lebih berbobot karena integrasi IPA dan IPS itu. Tidak lagi hanya 'Ini Ibu Budi' saja," cetus Mantan Rektor Universitas Andalas ini.

Dengan diintegrasikan IPA dan IPS itu, akan membuat kalimat dalam materi pelajaran lebih hidup. "Kalau selama diajarkan hanya 'Ini Ibu Budi', terkesan tidak ada makna. Dengan integrasikan IPA, IPS ke mapel lain, akan jadi lebih hidup," terang Musliar.

Terkait mapel IPA dan IPS, hasil sementara hanya akan diintegrasikan di kelas 1-3, sedangkan apakah akan diperlukan di kelas 4-6 masih dalam pembahasan. "Sudah disepakati hilang di kelas 1-3, kelas 4-6 masih belum final," papar dia.

Musliar mengatakan pengurangan mapel tersebut karena mempertimbangkan, bahwa fokus kompetensi anak pada jenjang SD untuk Membaca Menulis, dan Berhitung (Calistung). "Anak SD belum perlu diajarkan ilmu pengetahuan yang jlimet karena membaca saja belum lancar. Jadi, IPA dan IPS akan mulai diajarkan di SMP dan SMA," ujar Musliar.

Kurikulum baru ini juga diharapkan akan memberi banyak waktu kepada anak untuk membangun diri dan karakternya, terutama tentang belajar sikap. "Beban anak akan dikurangi, bahkan anak-anak nyaris tidak akan ada pekerjaan rumah," ungkap Musliar. Nantinya, terang Musliar, kurikulum baru ini wajib diikuti oleh seluruh sekolah SD di Indonesia, terutama SD Negeri. "Karena kami belum membahas ketentuan untuk sekolahsekolah internasional," jelas Dia. Musliar juga menyampaikan bahwa pengurangan mapel juga akan terjadi di jenjang SMP

Setujuu! Dengan catatan:

Bahasa melingkupi aspek: bicara, menulis, membaca dan mendengarkan.
Matematika meliputi : mengenal angka, operasi perhitungan dasar, memahami soal cerita
Agama + PPKN : Penekanan pada nilai moral dan cara aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, wawasan kebangsaan sederhana, gak usah segala macem ngapalin UUD45
Seni Budaya : Jangan cuma menggambar + nyanyi lagu modern, ajarkan juga kesenian tradisional macam tari, nyanyi lagu daerah, cara pake baju adat
Pendidikan Jasmani Kesehatan: Buat have fun saja + memantau sejak dini bakat-bakat siswa di bidang olahraga :)

cmiiw___:ngacir:

monkry
11-10-2012, 12:26 PM
^
kalo bahasa inggris diapus, ntar usaha les bahasa inggris merajalela, ujung2nya anak disuruh ikut itu ama orangtuanya, jadilah waktu mereka sebagai anak-anak makin sedikit :sigh: IMO sih pertahanin aja, tapi kalo pas SD fokusnya ke speaking/conversation aja :malu:

chain94
11-10-2012, 07:20 PM
^
kalo bahasa inggris diapus, ntar usaha les bahasa inggris merajalela, ujung2nya anak disuruh ikut itu ama orangtuanya, jadilah waktu mereka sebagai anak-anak makin sedikit :sigh: IMO sih pertahanin aja, tapi kalo pas SD fokusnya ke speaking/conversation aja :malu:

setuju, kalo bahsa inggris dihapus, beh nyesel dah. seperti yg kta tahu kalo bahasa inggris kan bahsa internasional, kalo ga dilatih sejak kecil, jamin deh, susah minta ampun belajarnya.

dsider7
11-10-2012, 07:42 PM
perubahan sistem pendidikan di Indonesia secara besar-besaran telah terjadi kayaknya.....
mulai dari pelajaran SD sampe SNMPTN segala....
tapi kalo demi kemajuan bangsa bolehlah..

pororo6
15-10-2012, 07:48 AM
Kualitas anak kecil indonesia makin kacau d
=.=

archilles
15-10-2012, 05:27 PM
hmm IPA ma IPS ternyata digabung Jadi IPU(ilmu pengetahuan Umum)
masih lom kebayang gmn pelajarannya...

soundwave
17-10-2012, 02:11 PM
baru liat dari koran Pelajaran IPA IPS di SD rencana dihapus http://www.indojpg.com/images/8051_67_.gif
katanya untuk SD ditingkatkan pelajaran moral dan agama
trus bagaimana mempraktekannya http://www.indojpg.com/images/8051_67_.gif
mungkin gara2 Pelajar kota suka tawuran kali ya http://www.indojpg.com/images/521LiuBaJinGuanChang018.gif
yang didesa aja damai2 kok http://www.indojpg.com/images/859LiuBaJinGuanChang015.gif
klo SMP dan SMA tetap ada tapi dikurangi http://www.indojpg.com/images/1851_62_.gif
bapak gw ngajar IPS SMP gimana donghttp://www.indojpg.com/images/8051_67_.gif
moga2 jam kurang tapi gaji naekhttp://www.indojpg.com/images/7441_71_.gif

archilles
17-10-2012, 03:30 PM
baru liat dari koran Pelajaran IPA IPS di SD rencana dihapus http://www.indojpg.com/images/8051_67_.gif
katanya untuk SD ditingkatkan pelajaran moral dan agama
trus bagaimana mempraktekannya http://www.indojpg.com/images/8051_67_.gif
mungkin gara2 Pelajar kota suka tawuran kali ya http://www.indojpg.com/images/521LiuBaJinGuanChang018.gif
yang didesa aja damai2 kok http://www.indojpg.com/images/859LiuBaJinGuanChang015.gif
klo SMP dan SMA tetap ada tapi dikurangi http://www.indojpg.com/images/1851_62_.gif
bapak gw ngajar IPS SMP gimana donghttp://www.indojpg.com/images/8051_67_.gif
moga2 jam kurang tapi gaji naekhttp://www.indojpg.com/images/7441_71_.gif

wah bneran gan mau dikurangi smp/sma..
sekarang aja dah sedikit bgt pelajaran IPA di sma, ane ngeliat sepupu ane cuman 3 jam seminggu buat pelajaran IPA + g dipisah kayak jaman ane...
ckckckckck
ntar tes spmb gmn y soalnya.???

hati2 bokapnya gan, ada yg bilang guru minimal harus tatap muka 24 jam pelajaran loh....
biar g oot

nanti ada buku baru dan hasilnya penerbit +bimbel yg untung

soundwave
17-10-2012, 04:47 PM
wah bneran gan mau dikurangi smp/sma..
sekarang aja dah sedikit bgt pelajaran IPA di sma, ane ngeliat sepupu ane cuman 3 jam seminggu buat pelajaran IPA + g dipisah kayak jaman ane...
ckckckckck
ntar tes spmb gmn y soalnya.???

hati2 bokapnya gan, ada yg bilang guru minimal harus tatap muka 24 jam pelajaran loh....
biar g oot

nanti ada buku baru dan hasilnya penerbit +bimbel yg untung

entahlah :yareyare:
jamnya sih sekarang klo 24 jam udah lebih :lalala:
klo besok IPS dikurangi ya enggak tau :lalala:
pastinya mungkin ada kurikulum baru aturannya kan diubah juga :lalala:

zz11
18-10-2012, 12:30 PM
Big no!

Yang mesti dipersalahkan dalam hal didikan moral, adalah moral guru dan orang tua. Bukan masalah IPA, IPS, English. Itu urusan dan entitas yg berbeda.

Anak akan mencontoh orang2 yg ada di sekitarnya, dari kecil mereka akan mencontoh orang tuanya, lalu masuk SD mulai mencontoh gurunya. Kalo guru aja suka menindak dgn kekerasan, ortu memperlihatkan kekerasan dalam rumah tangga, IMHO merekalah yg salah. Bukan kurikulumnya.

Not bad for Tapatalk number two!

flyberry
18-10-2012, 12:52 PM
Kalau menurut saya anak2 bukan lemah dalam memberikan laporan, tapi lebih lemah dalam hal moralitas. Pelajaran agama dan PPKn termasuk penting dalam pengembangan moral anak2, dan memang sangat perlu ditekankan pada masa anak2. Namun penghapusan IPA dan IPS menurut saya bukan hal yang tepat. Karena pengembangan moral dan intelektual anak2 haruslah seimbang. Dan tidakkah akan sangat memalukan jika anak SD Indonesia tidak mengetahui dimana letak kepulauan Indonesia nantinya?

Punggung anak SD yg memar krn bawa banyak buku?? Rata2 saya lihat tas anak2 kecil jaman sekarang dibawa oleh baby sitter mereka!

kururugikai
22-10-2012, 12:16 AM
sebelumnya bahsa inggris, sekarang IPa dan Ips..??
hmm....

cuman kalo menurut wa sih setuju setuju saja lah..
cuman kalo bisa sih tetap di ajarkan, namun di kelas yang lebih tinggi (sd kelas 4,5 atau 6)

soalnya kalo menurut wa sih tujuannya bagus, kenapa?
karena mereka mencoba menanamkan sifat dasar yang mulia untuk setiap anak,
dan ini saya rasa cukup baikuntuk personality anak di masa mendatang.
tinggal lingkungan dan mentalnya saja yang di uji apakah dapat mempertahankan "sifat dasar Yang Baik" yang telah di tanam saat-saat dini tersebut...
ataukah malah dapat terpengaruhi..
:hmm:

excak
22-10-2012, 11:18 AM
ya, biasa kan?? kan udah 5 tahunan.. kurikulum di negeri kita kan selalu ada perkembangan tiap 5 tahunan... menurut gw lebih baik dihapus saja n dioptimalkan pendidikan yg berbasis agama n moral bangsa.. percuma tau kl rumus kimia dari air H2O tp g tau buat apa??

daydee
23-10-2012, 01:39 PM
Setuju banget dg komen di halaman sebelumnya, anak kelas 3 SD di jejali pelajaran PKn ttg tata cara pemerintahan untuk apa ya?

Di ajari siapa yg pilih lurah, camat, bupati, sampe president.
Diajari ttg UUD bla bla bla...

Bukankah lebih baik ini yg di tiadakan?
Hanya di hapal mati. Selesai ujian semua juga dah dilupakan.

kalo IPA utk SD masih ada ilmiahnya yg mengajak anak mengenali lingkungan sekitar.

stash
23-10-2012, 03:07 PM
Sori nih kalo komen gw udah pernah ada yg nulis juga :)

Rencana kebijakan ini malah semakin menunjukkan kenapa sistem pendidikan Indonesia itu sampai sekarang kalah bersaing dgn negara lain : terlalu banyak teori, tp prakteknya 0.

Mau pendidikan moral dikasih sebanyak apapun, tp kalo gak pernah dipraktekin, ya sama aja boong........

Disisi lain, secara keseluruhan, aku sih dengar2nya pelajaran SD-SMA kita kalo dibandingin dgn di amrik sana, dari segi jumlah teori yg diajarkan, kita lbh banyak. Tapi kalo univ beda. Jd kalo ada lomba antar SMA, kita harusnya lbh unggul (secara teori). Dan aku sendiri dr pengalaman sih juga merasa hal yg sama. Dan dengar2 sih, kurikulum skrg lbh banyak lagi materi pelajarannya,

mynameishiroko
23-10-2012, 07:49 PM
Sori nih kalo komen gw udah pernah ada yg nulis juga :)

Rencana kebijakan ini malah semakin menunjukkan kenapa sistem pendidikan Indonesia itu sampai sekarang kalah bersaing dgn negara lain : terlalu banyak teori, tp prakteknya 0.

Mau pendidikan moral dikasih sebanyak apapun, tp kalo gak pernah dipraktekin, ya sama aja boong........

Disisi lain, secara keseluruhan, aku sih dengar2nya pelajaran SD-SMA kita kalo dibandingin dgn di amrik sana, dari segi jumlah teori yg diajarkan, kita lbh banyak. Tapi kalo univ beda. Jd kalo ada lomba antar SMA, kita harusnya lbh unggul (secara teori). Dan aku sendiri dr pengalaman sih juga merasa hal yg sama. Dan dengar2 sih, kurikulum skrg lbh banyak lagi materi pelajarannya,

:hi:

Maksudnya gimana nih? Terlalu banyak teori, tapi prakteknya 0?
Lha itu kembali ke pribadi masing-masing lah...

Contoh:
Teori: Pelajara PPKN dan agama bilang, jujurlah dalam bersikap. Termasuk saat ujian.
Praktek: Guru-guru menghimbau agar muridnya tidak mencontek. Kenyataan? Masih banyak yg mencontek.

Teori: Pelajaran bahasa mengajarkan kita agar menggunakan bahasa Indonesia yg baik dan benar.
Praktek : SMS pake bahasa alay nan lebay, ngomong pake kata-kata kotor/umpatan dll.

Teori: Pelajaran olahraga+PPKN mengajarkan murid untuk disiplin.
Praktek : Banyak murid yang terlambat karena bangun terlalu siang. Habis main game semalaman sih.

Teori : Murid yang patuh pada peraturan sekolah, rajin belajar dan menghormati guru adalah murid yg baik.
Praktek : Murid dengan ciri-ciri di atas adalah manusia cupu, tidak gaul dan ketinggalan zaman.

dll

monkry
24-10-2012, 01:59 AM
:hi:
Contoh:
Teori: Pelajara PPKN dan agama bilang, jujurlah dalam bersikap. Termasuk saat ujian.
Praktek: Guru-guru menghimbau agar muridnya tidak mencontek. Kenyataan? Masih banyak yg mencontek.


dan terkadang malah gurunya sendiri yang ngasi bocoran...



Teori : Murid yang patuh pada peraturan sekolah, rajin belajar dan menghormati guru adalah murid yg baik.
Praktek : Murid dengan ciri-ciri di atas adalah manusia cupu, tidak gaul dan ketinggalan zaman.

dll

so harsh yet so true :sedih1
sopan ke guru kalo udah kelas 3, soalnya takut ada yang nyumpahin ngga lulus :puff:

masuakal
24-10-2012, 02:45 AM
hmm sebetulnya jam mapelnya yg harus di kurangi . . .
beban ujian juga . . .jadi bukan bisa karena curang tapi mengerti . . .
susah bgt cari anak sekolah jujur skrg (pengalaman)
ampe guru aja yg nyuruh curang . .
klo jaman dulu ilmuan bisa menguasaai bnyk pengetahuan karena belum dalam
tapi anak SMA indo skrg itu pengetahuannya hampir 10 X lipat lebih bynk dari pada ilmuan abad 19 an . . .:swt:
(masi mending indo sih drpada China . .:swt: ini pengalaman juga dari temen temen international yg saya temui )
itu baru 1 mapel . .lom semua ..tambah yg aneh aneh . . .yg malah di ujainkan(beban ujian lebih berat dari pada praktek, sistim penilain sebaiknya di rubah)
. .bukan di praktekan . . .
yg akirnya gag di pake . . .:swt:
intinya setuju aja sih . . .biar sikap di bentuk dulu . .
nanti klo sikap udah di bentuk . . .cepet kok belajarnya :top:
kan ada tu SMA daerah mana yg kelas 1 ampe kelas 2 cuman belajar Agama
dan kelas 3 nya baru focus UAN SMPTN dsbna . . .outputnya lebih atau hampir bagus drpada sekolah fav di kota itu :swt:
bandingin 3 tahun ama 1 tahun gag ada . . . .5 .7 bulan malah

stash
25-10-2012, 12:07 PM
Maksudku sih bukan cuma praktek dr pelajaran agama dan ppkn, tp semua mata pelajaran yg diajarin. Pengalamanku sih, pelajaran akan lbh mudah diingat kalo sering dipake.

Back to topik ttg pelajaran moral, kita gak bs cm berharap pada guru di sekolah saja. Ortu, teman2, dan tokoh2 masyarakat juga berperan dlm menunjukkan praktek2 yg benar.

kazenocloud
27-10-2012, 09:36 PM
wow ank indo bakal trus menjadi katak dlm tempurung,, kyknya indo bakal jadi korut kedua negh

Blaze26
27-10-2012, 10:20 PM
kalau ipa dan ips dihapus, trus indo mau bekembang gimana coba??
contohnya ipa, nanti iptek di indo mau gimana?? apakah akan terus berpangku pada negara lain??

BMco
30-10-2012, 08:57 AM
klo menurut gw sih tergantung kebutuhan z, kenap gak pemerintah nyoba pembagian pelajaran berdasarkan ketertarikan siswanya z..
ada mata kuliah wajib dan ada yg pilihan gt loh, jd beban belajar setiap siswa bisa lebi berkurang, coz dy cm milih mata pelajaran tambahan yang pasti dia sk dan kemungkinan di situ passionnya dy..

jujur selama 9 taon ngikutin pendidikan di negeri ini, gw merasa capeknya minta ampun.. wong banyak amat mata pelajaran yg gak gw suka tp tetep harus gw pelajari
coba klo dari awal sesuai passionnya, milih mata pelajaran yg cuma dsukai, pasti jauh lebih fokus.. buat apa coba pelajari semua mata pelajaran tp cuma tw kulitnya doank dan gak tw mw diterapin kmn tu ilmu.. teori doank

apukk
30-10-2012, 10:08 AM
Bingung dengan kurikulum sekarang. Gak setuju kalau ipa dan ips dihapus, tetep diajarkan dasar-dasarnya saja. Masak anak sd gak diajari siapa presiden pertama indonesia? Atau gimana caranya bisa ada hujan?.

pensilmekanik2b
15-11-2012, 12:35 PM
anak sd itu gampang banget keponya sama kejadian di alam, belajar sosialisasi, belajar sejarah kaya terbang pake mesin waktu ke masa lalu. Nanya kenapa begini kenapa begitu yang bikin mereka penasaran terus itu tuh anak sd, so lebih baik pelajaran ipa dan ips tetap ada, tapi dengan bobot yang wajar ^^

arifyoga
15-11-2012, 11:26 PM
kayaknya bukan dihapus gan, cuma sementara diganti nama dan dikurangi bagian yang dirasa justru membebani anak SD

lagian kayaknya anak SD jaman sekarang udah pada stress mikirin belajar mulu dan sebagian besar waktu bermainnya hilang karna udah pulang jam 2 lansung dilanjut ekskul, abis ekskul ikut les buat persiapan ujian.

perasaan ane dulu SD gaweannya cuma maen bola, tapi mulai SMP mulai sadar juga tuh kalo belajar itu penting

Yupp7
30-11-2012, 10:56 AM
anak2 SD sekarang belajar'a terlalu berat, krn materi ipa yg d'ajarin terlalu jauh. padahal pd saat smp nanti, materi itu d'ulang lg.

GifaSetya
30-11-2012, 05:09 PM
Walaaah, mendingan jangan dihapuslah. Orang dulu pas SD ini pelajaran IPA sama IPS bagi ane malah menyenangkan. Materinya juga gak susah, paling IPA nya juga sedikit banget kok itung2annya, masih banyak hapalannya :rokok:

zz11
01-12-2012, 09:34 AM
anak2 SD sekarang belajar'a terlalu berat, krn materi ipa yg d'ajarin terlalu jauh. padahal pd saat smp nanti, materi itu d'ulang lg.

Justru materinya yg mestinya diperhatikan.
Ini masak dianggap berat langsung pelajarannya yg mao ditebas... Emangnya mungkin menyelipkan sains ke pelajaran lain? We'll see what Depdiknas will do.

Not bad for a number two Tapatalk!

qorabum
04-12-2012, 05:50 AM
wah kebanyakan perubahan ini...malah menghasilkan pondasi yang g bagus g stabil-stabil..
kayak ane dulu ngalamin d smp g dapet kimia trus sma ada kimia bener2 g mudeng..lha ini malah semua IPA-IPS nya dibuang :madesu:

delseikdepalin
04-12-2012, 01:45 PM
program ini gak terlalu membantu banyak seh..
tapi lumayan lah kalo ingin membuat sedikit perubahan :D

Yupp7
07-12-2012, 08:54 AM
Justru materinya yg mestinya diperhatikan.
Ini masak dianggap berat langsung pelajarannya yg mao ditebas... Emangnya mungkin menyelipkan sains ke pelajaran lain? We'll see what Depdiknas will do.

Not bad for a number two Tapatalk!

Ane setuju, gan. Harus'a bukan dihilangkan tapi materi'a yang sedikit disesuaikan. Jadi anak2 SD tetap dapat pelajaran IPA dan IPS tapi mudah dimengerti dan tentang hal2 yang ditemukan sehari-hari.

:oggaring: :oggaring:

titanov
08-12-2012, 10:35 PM
klo IPA n IPS diapus bagaimana anak sd bisa mengenal lingkungan alam dan lingkungan sosial, sebaiknya c beban materi yg dikurangi, karena ada beberapa materi yg tumpang tindih
namun untuk penilaian sikap anak bisa dilihat dari kesehariannya dirumah n disekolah, ortu, guru, n lingkungan sekitar harus selalu memberi contoh perilaku yg baik, karena anak sd merekam dengan penglihatan bukan pemahaman teori

nasignas
10-12-2012, 09:32 PM
~~
tambah aneh" aja
mending unas dihapus. sekolah 3 tahun lama" cuma ditentuin dalam beberapa hari??

bo_y
12-12-2012, 08:31 AM
selama ini di forum ini gw cuma sebagai penikmat donlod pilem doank..baru kali ini nih mau nyoba ikutan sharing di forum ini...hohoho..

kebeneran sih ane ngajar ips (kalo di sekolah ane namanya social studies) buat smp..sebenernya sih untuk menghapus pelajaran IPS itu belom perlu..terlalu keburu2..perlu diadain riset lebih lanjut lg..
soalnya di sekolah ane beda banget IPS nya sama waktu ane sekolah dulu..disini bener2 dituntut anak supaya kritis,menggunakan analisis dan lain2nya..bisa ga sih kaya gt? bisa kok...ane uda ngebuktiin hampir 3 taun ngajar disini..
guru disini cuma jadi fasilitator aja..karena semua balik lagi ke anaknya...tapiiiiii kalo gurunya ngaco,otomatis anaknya lebih ngaco lg..
sekian dulu dari ane gan..uda waktunya ngajar lg..sekian.
tengkuih...

davilla
12-12-2012, 12:32 PM
mungkin ini berguna untuk memajukan pendidikan, soalnya di negara2 maju kebanyakan ga ada penjurusan di high school :D

nitronitro
08-01-2013, 01:26 PM
bagus dong :ogmatabelo:
anak SD harusnya diajarin bukan hal hal teknik , tapi hal hal fundamental biar doi bisa nerusin ke tingkat yang lebih tinggi

kalo kurikulum nya bisa kaya metode KUMON sih bisa lebih keren lagi entarnya :ogbig:

se7enseas
10-01-2013, 10:09 AM
menurut ane ini bagus meski ntar dirasa susah mengingat otak anak2 sekarang adalah otak gadget.
susah2in aja dari pemerintah bidang pendiidikan ini, bikin aja seekstrim mungkin untuk pihak murid, biar bisa menempa kemampuan anak didik itu sendiri.
lapangan yang berat akan menuntut kinerja maksimal dari seseorang.
dampak negatif ya paling menambah tingkat stress org2 di Indonesia :semangat:

disukujokkii
10-01-2013, 10:36 AM
Semua peraturan sebenarnya bertujuan baik, dari segi dari segi hukum. Andai saja rakyatnya patuh dan ga banyak ngebangkang. Justru yg ga baik itu yg ga punya aturan yg jelas. Dan semua di kembalikan kepada diri kita masing2.
Memang betul sih klo indonesia butuh pelajaran sikap dan moral yg sudah mulai luntur. Dibandingkan ips dan ipa, yg ujung2nya selalu mengandalkan negara orang...

Sent from my AD683G using Tapatalk 2

Rainbow48
12-01-2013, 01:54 AM
kasian gak ngerasain eksperimen-eksperimen IPA yan sederhana tapi seru!!

terus gunanya BK disekolah apa?? nanganin anak bermasalah?? ya mata pelajaran sikap itu dari BK.. dan dari keluarga yang pastinya -__-

irtonmadika
24-01-2013, 07:42 AM
baguslah kalo dihapus, biar ga ada diskriminasi gitulah apalah hahaha,

gogo pendidikan Indonesia

maksudnya diskriminatif apa????
justru dengan dihapusnya mapel IPA/IPS akan menghancurkan pendidikan Indonesia,bule pada bersaing untuk membentuk saintis2 mudanya, masa Indonesia malah bobrokin pendidikan dasarnya

yogdogz
24-01-2013, 10:21 AM
Menurut gue sih segala sesuatu ngga perlu diliat selalu dari hitam apa putih, kadang-kadang segala hal ada yang abu-abu, kayak kurikulum belajar di indonesia. Edukasi kan investment negara jangka panjang, pasti dari kalangan kementerian pendidikan juga udah mikirin jauh efek jangka panjang suatu kurikulum yang mau diterapin. Umumnya juga nyontoh apa yang sukses di LN, dan diadopsi ke dalem negeri.

tyo_ook
30-01-2013, 07:25 PM
Ane gak setuju, soalnya IPA sama IPS bakal kepake ilmunya sampe kuliah nanti walaupun belajarnya dari SD

LeeDao
28-04-2013, 10:34 AM
hmm kalo dihapus..mau dikasih apa generasi mendatang..stres nih pemerintah

julient
28-04-2013, 06:53 PM
gmana nih pendapat agan2 tentang hal ini?? apa g terlalu "ekstim" ni??

pelajaran sikap bukannya kayak pelajaran BP??tambah pusing ga sih..untung udah bukan anak Sd.hohoo..

temporaryfile
29-04-2013, 12:54 PM
wahh salah jalan nih kalo pemerintah ngapus ginian,,,
bakal tambah ancur aja kalo sampe jadi indonesia

Andriwi
29-04-2013, 03:43 PM
wah, maen hapus aja ni.
ga ngerti apa2 lg la nnt anak indonesia.

aizy
29-04-2013, 03:54 PM
wah... jadi lebih mulai ke pembentukan karakter nih kurikulum barunya...????

apa ga apa2 kalo ipa ips jadi dihilangkan buat anak2 sd.... mending kalo dihapus ganti aja pake pelajaran ensiklopedia....

indraalfian57
06-05-2013, 04:50 PM
oh, yang katanya kurikulum 2013 itu ya.
katanya muridnya bebas milih sesuai dengan bakatnya, jadi nanti yang nentuin itu siswa bukan sekolah ya.
untung ane tahun ini udah mau kuliah gan, jadinya enggak ngerasian kurikulum baru ini.

skyturtle13
12-05-2013, 02:29 PM
kalo menurut saya sih perubahan kurikulum ini ekstrim banget, masa mulai belajar ipa ips nya baru di smp?
yang ada anak anak sekolahan nya pada pusing lah
menurut saya sih yang sekarang udah bagus kok, tapi ya beban jam pelajaran aja yang dikurangi
kasian kan anak sd ada yang sampe sore pulangnya
tetep aja sih ada ipa ips bagusnya tapi beban pelajarannya dan waktu belajarnya dikurangi aja

akaneando
22-05-2013, 08:23 PM
Kasian siswanya dong
Slama d SD mereka ga tau IPA IPS trus tau2 d SMP d kasih pelajaran itu
Mnurutku sih IPA IPS harus tetep ada cuman jgn trlalu berat2 pendalamannya baru d SMP SMA
Kalau 6thn d SD d kasih plajarannya ttg sikap trus agak ga penting deh

ulul22
25-05-2013, 01:33 PM
kalo perlajaran kedua ini di hapus gan, lah anak ipa sama ips giamna nasibnya?
dihapus di jakarta doang ya?

Swag_ESh
25-05-2013, 10:21 PM
kalo pejaranan IPA/IPS dihapusin, ga bakalan ada penerus scientist dong..:sepi:


dokter2 ntarnya impor semua dari luar, orang2 farmasinya juga ngedatangin dari luar..:lol:

parah banget dah kalo dihapusin..:lol:


bener juga ya, nanti otomatis biaya kesehatan tmbah mahal nih :suram:
tambah lagi ujiannya d tambah implementasi sikap ke masyarakat,
tambah susah ya perasaan :nongol:

clumsyboy
25-05-2013, 10:50 PM
bagus juga sih kalau begini.
ilmu agama kan yang lebih penting.

crottt
25-05-2013, 10:55 PM
harusnya pelajaran sikap dan pelajaran pengetahuan harus seimbang jgn susah2 yg simpel2 aja dulu tp yg penting ada dasarnya yg kuat

aadallah
25-05-2013, 11:40 PM
menurut ane yg harus dihapus itu:
1. PPKn karena terlalu banyak yg tau teorinya doang sedangkan prakteknya malah kebalikannya alias nol besar, contohnya banyak ahli hukum justru pada ngelanggar hukum.
2. Agama karena pendidikan agama lebih baik diserahka kepada lingkungan keluarganya. Masa iya guru SD yg ngajar dari jam 7 pagi sampe jam 12 pagi bisa tau siswanya solat apa enggak?

12bet
30-05-2013, 11:30 AM
wuah ada lagi sepak terjang departemen pendidikan kita.... padahal IPA dan IPS penting buat para murid..
lagi2 sistem trial error dipakai di negeri ini...

gufee
12-06-2013, 03:00 PM
mau jadi apa negeri ini kalo 2 pelajaran itu dihapus
juustru dari awal di perkenalkan

famaouz
13-06-2013, 11:40 PM
Memangnya g bs merubah sikap anak tanpa pengurangan ilmu pengetahuan y?
Menurut saya, jangan dihapus. Knp? Tuk meningkatkan rasa keingintahuan anak trhp sains, tapi jangan juga disulitkan krn belum masanya.

Pin7
21-06-2013, 12:08 AM
aneh, atas dasar apa coba pengahpusan IPA/IPS.
bener bener deh ini pemerintah :facepalm:
untung ane dah lulus, tapi tetep generasi ane selalu jadi percobaan :swt:

Speedoru
22-06-2013, 06:57 PM
Waduhhhh....
masa dihapus.....

anak2 penerus masa depan indonesia, bukannya makin pandai malah makin bodoh nantinya....
belom lagi BBM naik....

Kasihan generasi masa depan nanti udah Bodoh, Miskin pula....