PDA

View Full Version : Ritual Ilmu Pelet Dan macam2 ny serta penangkalnya...!!!



yopisukita
22-04-2010, 11:03 AM
http://hantuhantu.com/wp-content/uploads/2009/04/ilmu_pelet.jpg




jika mendengar nama pelet pasti tidak asing dengan istilah aji pengasihan dan susuk, memang istlah istilah tersebut kental dalam ilmu perdukunan, dengan semakin berkembangnya zaman ilmu pelet dalam dunia dukun pun ikut berkembang, sekarang namanya bukan dukun lagi tetapi sebut saja dengan paranormal, kan lebih modern kedengarannya.Ilmu pelet itu merupakan ilmu ajian untuk menarik perhatian lawan jenis, tapi kebanyakan hanya dipakai oleh wnita muda saja.

Persyaratan yang dibutuhkan ternyata lumayan mudah, kita hanya perlu membayar beberapa juta kepada sang paranormal agar susuk dipasang ke bagian tubuh kita, bisa pada bagian bibir, mulut ataupun juga dahi, proses pemasangan akan ditanya terlebih dahulu, pilih yang saikit atau tidak? untuk yang tidak sakit maka bayaran akan lebih mahal, da setelah terpasang susuk berliannya memang ternyata tidak sakit ( menurut kesaksian para pemakai ilmu pelet atau susuk )

Pilihan yang disediakan oleh para dukun ternyata beraneka ragam, sep[erti toko, ada berlian emasdan juga barang berharga lainnya untuk dipasang di dalam tubuh kita, harga dari masing masng susuk beraneka ragam terhgantung kemantaban dan manjurnya susuk tersebut, susuk atau ilmu pelet hanya dipakai oleh para wanita yang kurang percaya diri dengan kondisi tubuhnya saat ini, padahal jika tubuh terus dirawat dan dilatih akhirnya kecantikan dan kemolekan akan tampak dengan sendirinya kok :wuek:

Kisah nyata dari tetangga yang menggunakan ilmu pelet, setelah suia mencapai umur sembilan puluhan ternyata tidak bisa mati juga, karena mengaam sakaratul maut yang terlampau lama akhirnya memanggil paranormal untuk mengambil susuk yang tertanam di tangan mbah tersebut, setelah satu hari susuk dicabut maka mbah tersebut meninggal dunia dan dikuburkan di tempat pemakaman terdekat.[/FONT]



Kemaren saya pernah memposting tentang jenis ilmu pelet dan cara menghindarinya (http://dinoe-dasbos.blogspot.com/2010/04/jenis-jenis-ilmu-pelet-dan-cara.html), hari ini akan saya tulis kembali jenis ilmu pelet yang lebih berbahaya dan cara-cara menhindarinya . tapi Sebelumnya saya mau menjelaskan , setiap ilmu pelet berlaku apabila si pelaku sudah mengenal korban, dan tidak bisa buat orang yang tidak di kenalnya.

1. Ilmu pelet (http://dinoe-dasbos.blogspot.com/2010/04/jenis-jenis-ilmu-pelet-dan-cara.html) yang berada di makanan, ini temasuk yang paling bahaya dan jika udah termakan dengan makanan yang telah di beri jampi-jampi pelet itu , maka si korban sulit di sembuhkan dan sifatnya mengakar dalam diri, biasnya para pelaku pelet ini sengaja memberi suatu makanan ( bisanya kue-kue atau nasi ) di sebabkan sesuatu, entah karna iya terlalu cinta , atau karena pernah sakit harti, atau juga . cara untuk menghindari ilmu pelet ini, hindari makanan yang di berikan seseorang yang pernah kita sakiti, atau yang lagi mengejar-ngejar kita, atau ikuti kata hati anda, bisa juga dengan jalan setiap kali ada seseorang yang memberi sesuatu yang tidak biasa , kita ajak beberapa teman bersama menikmati makanan yang di berikan, karena dengan begitu ilmu peletnya akan memudar.

2. Ilmu pelet melalui air ludah si korban , ini ilmu pelet yang luar biasa hebatnya . ilmu pelet ini banyak di miliki orang mantang (suku laut ) dan sangat sulit di obati, yang saya dengar sekarang ilmu ini sudah merambah kemasyarakat yang bukan suku laut lagi (seperti kita) . cara menghindarinya , jangan pernah melakukan penolakan atau membenci seseorang dengan jalan meludahi dia entah itu karena kita kesal atau apalah lakukan hal yang wajar-wajar saja .

3. Ilmu pelet yang berasal dari tubuh korban , baik itu rambut, kuku, celana dalam , kotoran, biasanya dengan jalan diasapi, atau disimpan dalam wadah sesuatu tempat dll oleh si pelaku . cara menghindari ini, jangan sepelekan barang-barang pribadi kita berserakan di tempat-tempat yang bisa diambil orang , kalau bekas potongan rambut kita baik di salon atau dirumah , itu tidak masalah karena tidak begitu berbahaya dan tidak bisa dijadikan bahan untuk memelet ,yang bisa jadi bahannya Cuma rambut yang bisa si pelaku cabut sendiri dari kepala kita . :awas:

4. Yang keempat masih dalam pencarian, saya (http://dinoe-dasbos.blogspot.com/2010/04/jenis-jenis-ilmu-pelet-dan-cara.html)masih belum sempat bertanya-tanya dengan para tetua dan saya rasa beberapa info ini sudah cukup mewakili jenis-jenis ilmu pelet yang ada di kota saya ini, semoga tulisan ini ada manfaatnya buat para pembaca , terutama buat para generasi singkep selanjutnya.

5.Asal Usul Pelet Marongge Sumedang

Pelet Marongge memang dahsyat dan selalu diburu orang yang memerlukan. Pelet ini diyakini paling ampuh dalam memikat asmara lawan jenis. Ritual memperoleh pelet Marongge pun unik. Yakni dengan ziarah di makam Mbah Gabug, lalu berendam di Sungai Cilutung dan membuang pakaian dalam.
Ilmu pelet adalah ilmu yang sering diburu orang. Diantaranya oleh mereka yang sulit bertemu jodoh, usaha selalu rugi dan peruntungan negatif. Dan ilmu pelet Marongge, lebih dikenal sebagai pemikat asmara. Ilmu pelet ini didasar ilmu yang berasal dari Ajian Si Kukuk Mudik, milik Mbah Gabug yang terkenal pilih tanding.

Bila ditelusuri lebih jauh, Ajian Si Kukuk Mudik berasal dari legenda keramat Marongge. Marongge sendiri sebenarnya nama sebuah desa di Kecamatan Tomo, Kab Sumedang. Lokasinya di sebuah bukit yang berada di jalan raya Tolengas dan Cijeungjing, berbatasan dengan Kec. Kadipaten, Kab. Majalengka dan juga dekat bendungan Jatigede.

http://www.insumedang.com/tfiles/userfiles/MARONGGE-1.jpg Menuju ke lokasi harus melalui jalan setapak yang cukup menanjak. Seratus meter kemudian terdapat kompleks pemakaman umum Desa Marongge. Di dalamnya terdapat tiga bangunan. Salah satunya paling dikeramatkan karena diyakini kuburan karuhun sebagai ujung dari asal-usul ilmu pelet Marongge. Tiada lain adalah makam Mbah Gabug, Mbah Stayu, Mbah Naibah dan Mbah Naidah.

Setiap hari selalu saja ada yang berziarah ke lokasi ini, kecuali Selasa. Peziarah tampak membludak bila malam Jumat kliwon tiba. Saat itulah ritual nyacap ajian ilmu pelet Marongge dilakukan. Terkadang, pengunjung mencapai ratusan orang. Bahkan suatu kali pernah mencapai seribu orang ketika Jumat kliwon bertepatan dengan bulan Maulud.

Mbah Gabug

Mbah Gabug adalah wanita ayu asal Mataram yang bermukim di Kampung Babakan, dekat Keramat Marongge sekarang. Di sanalah Mbah Gabung dahulu tinggal bersama tiga saudara wanitanya, Mbah Setayu, Mbah Naibah dan Mbah Naidah. Keempat bersaudara ini dianugerahi paras yang ayu. Bahkan kecantikan mereka terkenal ke penjuru negeri. Sehingga tidak sedikit raja, pangeran dan pemuda yang terpikat.

Namun, entah kenapa keempat gadis ayu rupawan ini senantiasa melajang. Dan itu pula yang mengundang rasa penasaran. Tersebutlah seorang raja bernama Gubangkala yang mengutus patih diiringi bala tentara untuk menemui dan melamar paksa Mbah Gabug. Tapi niat buruk itu tercium. Mbah Gabug lalu bersemadi dan mengerahkan segenap kesaktiannya.

Ketika rombongan tiba di gerbang dusun Babakan, mereka semua tertidur karena disirep Mbah Gabug. Tak berapa lama mereka dibangunkan kembali. Sang patih yang congkak, tak menyadari apa yang menimpa mereka dan pasukannya. Ia tetap bersikeras menyampaikan permintaan raja dan meminta Mbah Gabug sudi dipersunting Raja Gubangkala.

Menghadapi kepongahan sang patih, Mbah Gabug tetap tenang. Ia menyatakan bersedia dipersunting Raja Gubangkala, namun dengan satu syarat. Syaratnya adalah Gubangkala sanggup mengembalikan kuku (sejenis buah labu air) yang dibawa arus deras sungai Cilutung yang bermuara di sungai Cideres.

Mendapat tantangan itu, patih kembali menghadap Gubangkala. Sang raja yang angkuh itu pun bersedia meladeni tantangan kekasih hatinya, Mbah Gabug. Di sisi sungai Cilutung, keempat wanita ayu itu menyaksikan kesaktian raja Gubangkala. Mbah Gabug melempar buah kukuk ke sungai dan hanyut dibawa air deras. Gubangkala mengerahkan kesaktian untuk menarik kembali buah kukuk itu sehingga melawan arus.

Namun hingga seluruh kesaktiannya terkuras, buah itu tak kunjung kembali. Ia pun akhirnya mengaku kalah, sambil meminta Gabug untuk menarik buah kukuk yang hanyut itu. Mbah Gabug dengan tenang mengeluarkan lokcan (selendang) yang dijuluki cindewulung itu dan mengibaskannya tiga kali.

Sungguh menakjubkan, seketika buah kukuk yang telah hanyut dibawa arus itu kembali dan akhirnya loncat ke sebuah batu cadas yang berbentuk meja. Hingga kini, batu cadas ini dikenal dengan nama cadas meja dan masih bisa disaksikan di Kampung Parunggawul desa Bonang, Kecamatan Kadipaten, Kab. Majalengka, yang berbatasan dengan lokasi Keramat Marongge berada.

Nama Marongge

Seperti diceritakan kuncen Marongge, Abdul Halim, upaya menaklukkan dan mempersunting Mbah Gabug dan ketiga saudaranya ini terus berulang. Namun mereka selalu menang dan tetap ingin melajang. Konon, itu semua berkat selendang sakti berjuluk Cindewulung. Hingga suatu ketika, Mbah Gabug pergi tanpa pamit. Selama tiga tahun 41 hari Mbah Gabung menghilang.

Ketiga saudaranya mencari-cari hingga sampailah ke suatu hutan lebat. Di sana Mbah Gabug ditemukan dalam keadaan tafakur, bahkan seperti sudah hendak meninggal. Dan pada saat bersamaan, terdengarlah suara gaib. Suara itu memerintahkan tiga adik Mbah GAbung untuk mencari kilaja susu munding (buah mirip melinjo yang bentuknya sebesar pentil kambing). “Buah itu diperuntukkan sebagai obat bagi Mbah Gabug. Mereka pun menemukannya, dan ramuannya diminumkan kepada Mbah Gabug,” tutur Abdul Halim.

Perlahan Mbah Gabug sembuh. Tapi terdengar lagi suara gaib. Kali ini empunya suara memperkenalkan diri dengan nama Haji Putih Jaga Riksa, penunggu Gunung Hade. Kemudian Mbah Gabug menyuruh ketiga adiknya menggali tanah bekas Mbah Gabug dahulu ditemukan terbaring. Setelah selesai, Mbah Gabug masuk ke dalamnya dan memerintah ketiga adiknya untuk menutup lubang dengan rengge (sejenis ranting bambu haur), setelah itu ketiganya disuruh pulang.

Karena penasaran dengan apa yang akan dilakukan kakaknya, ketiga saudara ini kembali ke tempat itu menjelang tengah malam. Dan mereka sungguh terkejut ketika dari tempat itu terlihat merong (cahaya memancar). Akan tetapi tubuh Mbah Gabug tidak leihatan lagi. Akhirnya nama itu hingga kini disebut Marongge. Berasal dari kata merong dan rengge. Dan sejak itu pula tempat itu dikeramatkan dan dikunjungi banyak orang yang mengalami kesusahan.

Ajian Kukuk

Menurut kuncen Abdul Halim, mendapatkan ilmu pelet Marongge harus dengan mengikuti ritual yang berpuncak pada malam Jumat kliwon. Ritual itu disebut nyacap ajian (cara memperoleh ajian). Biasanya, sejak Kamis siang para peziarah sudah berdatangan. Mereka datang dari berbagai tempat. Menjelang malam mereka melakukan tawasul sambil mengungkap hajat masing-masing di sekitar makam Mbah Gabung dengan dipimpin kuncen.
Saat tengah malam, mereka berbaris dan berjalan menuju Sungai Cilutung. Jaraknya sekitar 400 meter dari makam keramat Marongge. Dalam kegelapan malam, mereka bergerak melintasi jalan Tolengas-Cijeungjing, menyusuri jalan setapak, hingga mencapai Sungai Cilutung yang lebarnya 50 meter.

Seluruh peserta turun ke sungai yang airnya tidak terlalu dalam. Sambil mandi dan berendam, mereka membaca mantera yang diberi kuncen diiringi ungkapan agar tercapai segala keinginan. Acara berendam ini, kata Abdul Halim, merupakan ritual yang paling penting dalam prosesi mendapatkan ilmu pelet Marongge.

Dan hingga mendekati akhir prosesi, mereka diharuskan melepaskan pakaian dalam, lalu dihanyutkan di sungai itu. Konon, ritual buang pakaian dalam itu sebagai bentuk membuang segala kesialan. Selepas itu, prosesi nyacap ajian ini pun selesai. Ketika keluar dari sungai, para peserta menganggapnya sebagai memasuki babak baru dalam hidupnya. “Ada semacam semangat dan keyakinan yang tumbuh. Kalau ingin jodoh mereka jadi percaya diri,” ungkap Abdul Halim.

Kabarnya, ketika berada di dalam air itu, seseorang yang beruntung kerap menemukan jodohnya seketika di tempat itu pula. Misalnya, entah kenapa tiba-tiba seseorang baik laki-laki atau perempuan bisa berkenalan dengan pasangannya. Dan selanjutnya mereka pun berjodoh. Wallahu ‘alam bissawab. (http://ekorisanto.blogspot.com/2009/07/asal-usul-pelet-marongge-sumedang.html)




Bagaimana Cara Menghilangkan Pengaruh Pelet” ketegori Muslim. Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Pak Ustadz, saya punya teman wanita yang sedang menjalin hubungan dengan pria. Awal mula hubungan mereka, teman saya tidak suka dengan pria itu, tapi pria itu lalu memakai pelet untuk menaklukan hati teman saya .
Sekarang hubungan itu sudah hampir 4 tahun lamanya. Keluarga teman saya tidak setuju dengan hubungan itu, karena keluarga teman saya juga sudah mengetahui kejadian yang sebenarnya, dan ada alasan lain yaitu status pendidikan , selain itu si pria belum mempunyai pekerjaan tetap.
Saya pernah bertanya pada teman saya, kenapa dia cinta dan suka sama pria itu, teman saya menjawab bahwa dirinya mencintai pria itu karena Allah. Saya jadi kaget dengan jawaban itu, karena setahu saya kalau cinta karena Allah tidak seperti itu, sering berdua tanpa ada ikatan resmi pernikahan.
Pria itu pernah bilang ke saya, bahwa pelet yang ia gunakan untuk memelet teman saya sudah dicabut, setelah hubungan itu berjalan dua tahun. Saya ingin bertanya, bagaimana caranya menghilangkan pengaruh pelet tersebut, dan bagaimana cara menyadarkan teman saya dari pengaruh pelet, karena sampai saat ini keluarga teman saya belum setuju, terutama kakak dan ibunya? Kalau dari segi agama, teman saya cukup paham dan pria itupun cukup paham, hanya si pria lebih banyak unsur kejawennya dari pada agama Islam yang murni. Mohon penjelasannya.[/FONT]
WAssalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Syahid
Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.
Saudara Syahid, pengakuan dari si pria yang menyatakan dirinya telah memelet teman anda, dalam Islam disebut dengan ikror . Kalau diteliti, si pria mengatakan itu tanpa tekanan dan gangguan jiwa, maka pengakuan itu bisa menjadi landasan hukum, bahwa orang tersebut benar-benar telah melakukan yang dalam Islam disebut dengan tindak pidana
Ada beberapa poin, pertama, dari kesenjangan yang terjadi antara teman Anda dengan si pria. Nampaknya memang, seperti pengakuan si pria bahwa cinta yang terjadi di antara mereka sangat tidak wajar, karena hasil dari pelet yang dilakukannya. Ditambah dengan tingkat pendidikan, tingkat pemahaman agama yang berbeda dan keluarga juga tidak setuju dengan hubungan itu.
Kalaupun mereka jadi menikah, biasanya ada perbedaan masa ketika mereka berpacaran dengan masa ketika mereka menikah. Pada masa pacaran, setan lebih banyak ikut andil, sehingga sampai hari ini setan akan aman-aman saja. Dan perbuatan buruk/setan akan kelihatan ketika mereka sudah menikah, karena pernikahan adalah sebuah kebaikan, maka setan akan lari dari kebaikan itu. Dan selanjutnya, keretakan besar akan terjadi.
Pengakuan dari si pria, bahwa peletnya sudah dicabut setelah 2 tahun hubungan mereka berjalan, mungkin saja benar. Tapi, mungkin juga dia dusta. Kalaupun dia benar mencabut, itu bukan jaminan kalau sihirnya sudah tercabut. Karena banyak sekali kami jumpai di lapangan, dukun-dukun yang mengaku sudah mencabut sihirnya. Bahkan si pasien yang dulunya memasang susuk ke salah satu dukun, kemudian oleh si dukun sudah dinyatakan sudah dicabut susuknya, tapi ternyata masih ada. Bisa jadi para dukun itu, tidak bisa mencabut sihirnya secara sempurna atau mungkin tidak mencabutnya, agar orang tersebut memiliki ketergantungan dengan si dukun.
Pengakuan teman Anda yang mencintai si pria karena Allah, itu semua adalah salah. Sebab bisa jadi itu karena setiran dari si pria yang telah memeletnya. Seringnya mereka pergi berdua-duan, itu sudah jelas bukan cinta karena Allah dan hal itu jelas diharamkan oleh Allah SWT.
Pelet itu merupakan bagian dari sihir, cara untuk melepaskan pelet adalah dengan melakukan ruqyah syar’iiyah.
Untuk menyadarkan teman Anda memang bukan hal yang mudah, karena menyangkut perasaan. Bisa jadi awalnya teman Anda tidak menyukai pria tersebut, namun karena sering bertemu, akhirnya tanpa pelet pun teman Anda memang sudah suka secara alami. Kalau memang sudah menyukai secara alami, maka teman Anda harus membicarakan secara baik-baik kepada orangtuanya, serta meyakinkannya bahwa si pria ini adalah laki-laki yang baik. Tapi, kalau memang laki-laki itu dinilai tidak baik. Perbuatannya melakukan pelet, jelas menunjukan bahwa pria tersebut bukan pria yang baik, dan tidak cocok untuk para wanita-wanita sholehah.
Yang harus Anda lakukan, melakukan dialog yang logis dengan teman Anda dan keluarganya, dan sampaikan bahwa si pria mengakui perbuatannya, walaupun pelet tersebut sudah dicabut. Katakan pula pencabut itu berdasarkan pengalaman yang ada, biasanya dusta. Sarankan pada teman Anda untuk melakukan ruqyah, sehingga teman Anda mengetahui, bahwa apa yang terjadi terhadap dirinya adalah tidak wajar. Berikanlah nasehat pada teman anda, berikan juga masukan kepada orangtuanya bahwa untuk menyelesaikan masalah ini, tidak bisa dengan sikap yang keras, tapi dengan dialog yang baik. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam masalah ini. Wallahu’alam[/FONT]
Wassalaamu’alaikum wr wb


sumber : Pelet (http://www.insumedang.com/berita_artikel/home/13/Artikel/24/Dekati+Sumedang/623/baca/Asal+Usul+Pelet+Marongge+Sumedang.html)

jugurei
29-04-2010, 08:20 AM
sepertinya ts mengerti banyak ttg ilmu pelet, bisakah dijelaskan lebih banyak lagi ttg ilmu pelet lainnya? misalnya ilmu pelet yg bisa menimbulkan semacam benda didalam tubuh korban?

menurut saya pengetahuan ilmu pelet sangat penting untuk menghindari dan menjaga diri, sayangnya banyak sekali korban yg tidak sadar sedang "under the influence". padahal ini juga semacam "virus" dan bisa saja dikirim siapapun yg mempunyai pengetahuannya dan bermaksud buruk.

yopisukita
29-04-2010, 04:23 PM
sepertinya ts mengerti banyak ttg ilmu pelet, bisakah dijelaskan lebih banyak lagi ttg ilmu pelet lainnya? misalnya ilmu pelet yg bisa menimbulkan semacam benda didalam tubuh korban?

menurut saya pengetahuan ilmu pelet sangat penting untuk menghindari dan menjaga diri, sayangnya banyak sekali korban yg tidak sadar sedang "under the influence". padahal ini juga semacam "virus" dan bisa saja dikirim siapapun yg mempunyai pengetahuannya dan bermaksud buruk.

cz mantan pacar saya mengalami itu bos....yg membuat kami berpisah..pdahal...
wah om..ilmu pelet mah ga berhubungan ma yang namanya memasukkan sesuatu benda kedalam tubuh kita....klo yang semacam itu namanya santet bukan pelet....
ilmu pelet itu hanya sekedar menggunakan kekuatan magis untuk membuat se2orang tertarik bahkan sangat tertarik kepada kita...
sedangkan ilmu santet ..ilmu yag dipergunakan untuk memblas dendam kepda se20rang melewati kekuatan magis lalu disalurkan kepda tubuh se2orang....makanya banyak timbul bnda2 aneh didalam tubuh se2orang itu...
aneh sempat kcewa sama orang sekarang yg mempurganakan ilmu pelet hanya untuk kepentingan pribadi..sama aja bodoh...n ga laku kali yg make pelet itu..!!

kucing_alas
08-09-2010, 01:14 PM
g sendiri termasuk org yg parno ma ni ilmu, soalnya g pny ade perempuan...takutnya ada org yg make ni ilmu buat manfaatin ade g

nakamura197
08-09-2010, 03:10 PM
sepertinya ts mengerti banyak ttg ilmu pelet, bisakah dijelaskan lebih banyak lagi ttg ilmu pelet lainnya? misalnya ilmu pelet yg bisa menimbulkan semacam benda didalam tubuh korban?

menurut saya pengetahuan ilmu pelet sangat penting untuk menghindari dan menjaga diri, sayangnya banyak sekali korban yg tidak sadar sedang "under the influence". padahal ini juga semacam "virus" dan bisa saja dikirim siapapun yg mempunyai pengetahuannya dan bermaksud buruk.

setau gw, kalo itu namanya Santet bukan Pelet, kalo Pelet itu untuk memikat lawan jenis sedang santet itu untuk tujuan menyakiti orang lain dengan mengirimkan ajian2 jin ke orang yang ingin disakiti