Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 23

Thread: Cara Membuat Essay yang Baik
http://idws.in/108103

  1. #1

    Join Date
    Jun 2010
    Location
    Bogor
    Posts
    139
    Thank(s)
    12/68
    Rep Power
    0

    Lightbulb Cara Membuat Essay yang Baik

    gimana cara membuat essay yang baik dan sistematis

    menurut wikipedia:
    Jika dipetakan mengenai langkah-langkah membuat esai, bisa dirunut sebagai berikut:

    1. Menentukan tema atau topik
    2. Membuat outline atau garis besar ide-ide yang akan kita bahas
    3. Menuliskan pendapat kita sebagai penulisnya dengan kalimat yang singkat dan jelas
    4. Menulis tubuh esai; memulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian buatlah beberapa subtema pembahasan agar lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan kita sebagai penulisnya, selanjutnya kita harus mengembangkan subtema yang telah kita buat sebelumnya.
    5. Membuat paragraf pertama yang sifatnya sebagai pendahuluan. Itu sebabnya, yang akan kita tulis itu harus merupakan alasan atau latar belakang alasan kita menulis esai tersebut.
    6. Menuliskan kesimpulan. Ini penting karena untuk membentuk opini pembaca kita harus memberikan kesimpulan pendapat dari gagasan kita sebagai penulisnya. Karena memang tugas penulis esai adalah seperti itu. Berbeda dengan penulis berita di media massa yang seharusnya (memang) bersikap netral.
    7. Jangan lupa untuk memberikan sentuhan akhir pada tulisan kita agar pembaca merasa bisa mengambil manfaat dari apa yang kita tulis tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga membentuk kerangka berpikir mereka secara utuh.


    saya kurang mengerti di point kedua, tolong dong anda berikan contoh menulis essay yang benar, lengkap dan sistematis (yang kurang lebih 1000 kata)

    kemudian jikalau ada kutipan dari buku, bagaimana saya menuliskannya dan apakah memakai daftar pustaka?? klo ada di mana saya letakkan daftar pustaka, apakah di halaman yang sama atau di halaman yang berbeda
    2. membuat garis besar ide-ide yang akan kita bahas

    Misal saudara mau buat essay dengan tema: Keterlibatan Tuhan terhadap Kaum Miskin

    garis besar ide-idenya:
    1. Tuhan dan Kaum Miskin dalam Budaya Timur Tengah
    2. Tuhan dan Kaum Miskin dalam Kisah Kitab Suci
    3. Tuhan dan Kaum Miskin dalam Jeritan Mereka yang Termarjinalkan.etc

    kalau ada kutipan dari buku, diakhir kata/kalimat yang dikutip biasanya diberi catatan kaki (Inset, reference, footnote, insert, kalau sudah keluar angka pada halaman paling bawah, tulis nama pengarang, judul buku (ditulis miring), penerbit, kota terbit, tahun. halaman dari kata/kalimat yang saudara tadi kutip.

    jika mau diberi daftar pustaka, silakan lihat catatan kaki yang sudah saudara buat.
    Pembuatan daftar pustaka biasanya dibuat pada halaman yang paling belakang, diurutkan sesuai dengan abjad. misal:
    Anan, Bandirto.1976. Zamrud Katulistiwa. Merapi. Yogyakarta.
    Sudibyo, Bambang (Nama di balik).1980. Era Orde Baru (judul buku dibuat miring). Kanisius. Yogyakarta

    Struktur sebuah esay terdiri dari 3 tiga bagian:
    1. Pengantar/Pengenalan (5% dari total essay)Biasanya 1 - 2 paragraf yang berisikan satu atau lebih hal-hal berikut ini: definisi masalah, pembatasan asumsi, istilah-istilah teknis yang digunakan dan tujuan penulisan, yang bisa menjelaskan secara seksama sebuah dalil yang kita ungkapkan.
    2. Pembahasan/Argumentasi (85%-90% dari total esay)Bagian utama dari sebuah esay yang ditujukan untuk mengungkapkan bukti-bukti dalam bentuk: (a) logika penalaran pribadi, (b) teori-teori yang ada, atau (c) secara empiris melalui penelitian, yang relevan dengan masalah yang kita bahas. Dalam bagian ini kita memerlukan contoh-contoh, logika, teori, hasil penelitian yang masuk akal dan relevan dengan pernyataan-pernyataan yang tegas.Lebih baik lagi seandainya kita menyisipkan teknik devil's advocate atau kontra argumentasi dalam setiap pernyataan-pernyataan yang kita buat sehingga esay kita menjadi sulit untuk diserang.Dalam hal ini kita juga perlu mengumpulkan banyak bacaan dari topik yang dibahas dengan tentunya harus mencantumkan referensi-referensi. Hindari plagiarisme!Seandainya kita tidak bisa mendapatkan contoh-contoh dari teori, media, internet atau sumber-sumber yang lain, masukkan contoh-contoh dari pengalaman pribadi atau contoh praktis.
    3. Penuntup/Kesimpulan (5%-10% dari total esay)Panjangnya penutup atau kesimpulan tergantung dari bagaimana kita menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kita ungkapan dalam bagian definisi masalah pada bagian pembukaan. Jawaban-jawaban ini sebenarnya berkaitan dengan bukti-bukti yang kita bahas pada bagian argumentasi/pembahasan yang masih dalam kerangka tujuan penulisan. Lebih baik lagi, kalau ada penekanan terhadap argumentasi yang paling kuat yang paling dikuasai pada bagian pembahasan.








    Panduan Dasar Menulis Esai

    Untuk membuat sebuah esai yang berkualitas, diperlukan kemampuan dasar menulis dan latihan yang terus menerus. Berikut ini
    panduan dasar dalam menulis sebuah esai.

    Struktur Sebuah Esai

    Pada dasarnya, sebuah esai terbagi minimum dalam lima paragraf:
    1. Paragraf pertama: Dalam paragraf ini penulis memperkenalkan topik yang akan dikemukakan, berikut tesisnya. Tesis ini harus
    dikemukakan dalam kalimat yang singkat dan jelas, sedapat mungkin pada kalimat pertama. Selanjutnya pembaca
    diperkenalkan pada tiga paragraf berikutnya yang mengembangkan tesis tersebut dalam beberapa sub topik.

    2. Paragraf kedua sampai kelima: Ketiga paragraf ini disebut tubuh dari sebuah esai yang memiliki struktur yang sama. Kalimat
    pendukung tesis dan argumen-argumennya dituliskan sebagai analisa dengan melihat relevansi dan relasinya dengan masing-
    masing sub topik.

    3. Paragraf kelima (terakhir): Paragraf kelima merupakan paragraf kesimpulan. Tuliskan kembali tesis dan sub topik yang telah
    dibahas dalam paragraf kedua sampai kelima sebagai sebuah sintesis untuk meyakinkan pembaca


    Langkah-langkah membuat Esai

    1. Memilih Topik

    Bila topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap
    untuk menuju langkah berikutnya.

    Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika
    hanya merupakan tinjauan umum, anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan analisis
    khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai
    contoh, bila topik tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda menulis sebuah gambaran
    umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik
    ini menjadi “Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia. Setelah anda yakin akan apa yang anda tulis, anda
    bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

    Bila topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya anda memiliki kebebasan memilih topik
    yang anda sukai, sehingga biasanya membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.

    2. Tentukan Tujuan

    Tentukan terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa yang anda
    percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu?
    Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.

    3. Tuliskan Minat Anda

    Jika anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik minat anda. Semakin banyak subyek yang
    anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling
    anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang
    menarik untuk dijadikan topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu yang terlintas di
    kepala.

    4. Evaluasi Potensial Topik

    Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus
    mengerti benar tentang topik yang dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan.
    Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki untuk topik yang anda pilih.

    Sebelum anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda tulis. Sama halnya dengan kasus
    dimana topik anda telah ditentukan, anda juga perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.

    5. Membuat Outline

    Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam naskah dalam sebuah format yang
    terorganisir.
    1. Mulailah dengang menulis topik anda di bagian atas
    2. Tuliskan angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang cukup lebar diantaranya
    3. Tuliskan garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:
    • Jika anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik
    • Jika anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat dipahami pembaca
    • Jika anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi tersebut
    4. Pada masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman tersebut. Tuliskan fakta atau informasi
    yang mendukung ide utama

    6. Menuliskan Tesis

    Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. Anda telah
    menentukan topik dari esai anda, sekarang anda harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin
    penting apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:
    • Bagian pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia
    • Bagian kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar biasa, memerlukan waktu yang
    panjang untuk memberantasnya, dst.


    7. Menuliskan Tubuh Esai

    Bagian ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat menjelaskan, menggambarkan dan
    memberikan argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada
    outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.

    Masing-masing paragraf memiliki struktur yang serupa:
    • Mulailah dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah: “Pemberantasan korupsi di
    Indonesia”, anda dapat menuliskan: “Pemberantasan korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang
    lama”
    • Kemudian tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai lima baris.
    • Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan
    atau diskusi
    • Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf.
    • Setelah menuliskan tubuh tesis, anda hanya tinggal menuliskan dua paragraf: pendahuluan dan kesimpulan.


    8. Menulis Paragraf Pertama
    • Mulailah dengan menarik perhatian pembaca.
    • Memulai dengan suatu informasi nyata dan terpercaya. Informasi ini tidak perlu benar-benar baru untuk pembaca anda,
    namun bisa menjadi ilustrasi untuk poin yang anda buat.
    • Memulai dengan suatu anekdot, yaitu suatu cerita yang menggambarkan poin yang anda maksud. Berhati-hatilah dalam
    membuat anekdot. Meski anekdot ini efektif untuk membangun ketertarikan pembaca, anda harus menggunakannya
    dengan tepat dan hati-hati.
    • Menggunakan dialog dalam dua atau tiga kalimat antara beberapa pembicara untuk menyampaikan poin anda.
    • Tambahkan satu atau dua kalimat yang akan membawa pembaca pada pernyataan tesis anda.
    • Tutup paragraf anda dengan pernyataan tesis anda.


    9. Menuliskan Kesimpulan

    Kesimpulan merupakan rangkuman dari poin-poin yang telah anda kemukakan dan memberikan perspektif akhir anda kepada
    pembaca. Tuliskan dalam tiga atau empat kalimat (namun jangan menulis ulang sama persis seperti dalam tubuh tesis di atas)
    yang menggambarkan pendapat dan perasaan anda tentang topik yang dibahas. Anda dapat menggunakan anekdot untuk
    menutup esai anda.


    10. Memberikah Sentuhan Akhir
    • Teliti urutan paragraf Mana yang paling kuat? Letakkan paragraf terkuat pada urutan pertama, dan paragraf terlemah di
    tengah. Namun, urutan tersebut harus masuk akal. Jika naskah anda menjelaskan suatu proses, anda harus bertahan
    pada urutan yang anda buat.
    • Teliti format penulisan. Telitilah format penulisan seperti margin, spasi, nama, tanggal, dan sebagainya
    • Teliti tulisan. Anda dapat merevisi hasil tulisan anda, memperkuat poin yang lemah. Baca dan baca kembali naskah anda.
    • Apakah masuk akal? Tinggalkan dulu naskah anda beberapa jam, kemudian baca kembali. Apakah masih masuk akal?
    • Apakah kalimat satu dengan yang lain mengalir dengan halus dan lancar? Bila tidak, tambahkan bebearpa kata dan frase
    untuk menghubungkannya. Atau tambahkan satu kalimat yang berkaitan dengan kalimat sebelumnya
    • Teliti kembali penulisan dan tata bahasa anda.

  2. #2

    Join Date
    Feb 2010
    Location
    Surabaya
    Posts
    18
    Thank(s)
    0/0
    Rep Power
    0

    Default

    Ada ebook-nya juga nggak?

  3. #3

    Join Date
    Jul 2010
    Location
    West Jakarta
    Posts
    1,297
    Thank(s)
    0/4,643
    Blog Entries
    5
    Rep Power
    5

    Default

    gk ada contohnya??

    :

  4. #4

    Join Date
    Feb 2009
    Location
    >>Secret Room<<
    Posts
    402
    Thank(s)
    0/4,031
    Rep Power
    0

    Default

    Salah kamar nih gan,,

    harusnya di Tutorial & Tips : http://www.indowebster.web.id/forumdisplay.php?f=14

  5. #5

    Join Date
    Jan 2011
    Location
    Kamar 16
    Posts
    1,278
    Thank(s)
    0/118,602
    Rep Power
    5

    Default

    wow, membantu banget buat tugas ane nih gan... thx

  6. #6

    Join Date
    May 2010
    Location
    dimana aja
    Posts
    2,585
    Thank(s)
    0/24,245
    Rep Power
    6

    Default

    lempar ke tutips

  7. #7

    Join Date
    Nov 2011
    Location
    441518954984654
    Posts
    7
    Thank(s)
    0/7
    Rep Power
    0

    Default

    Maksudnya membuat soal essay

  8. #8

    Join Date
    Nov 2011
    Location
    pontianak
    Posts
    13
    Thank(s)
    0/0
    Rep Power
    0

    Default

    mantap nih gan...kebetulan ane ada tugas kuliah membuat essay...
    jadinya thread ini sangat membantu ane...
    thx gan... :)

  9. #9

    Join Date
    Oct 2009
    Location
    indekost
    Posts
    624
    Thank(s)
    0/1,207
    Rep Power
    6

    Default

    essay tuh semacam buat karangan gitu yah? ribet juga yah langkah2nya ampir mirip bikin karya tulis..

  10. #10

    Join Date
    Sep 2009
    Location
    Indonesia
    Posts
    339
    Thank(s)
    0/15
    Rep Power
    0

    Default

    udah lulus ane :D

Page 1 of 3 123 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia