Page 20 of 200 FirstFirst ... 101617181920212223243070120 ... LastLast
Results 191 to 200 of 1991

Thread: [Tips] Kumpulan Tips & Trik Berkendaraan Sepeda Motor
http://idws.in/111746

  1. #191

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Question [Tips] Sproket Tiger Goyang? Atasi Dengan Rekondisi Dudukan Kancing Gir



    Penyakit yang kerap dialami Honda Tiger berumur di atas satu tahun; dudukan kancing gir aus yang berakibat sproket goyang, bahkan bisa lepas.

    Maklum, beban motor yang berat dan torsi mesin besar tapi tak diimbangi dudukan yang kuat. Gir hanya ditahan sebuah ring, padahal bahannya dari aluminium, “Makanya dudukannya gampang kalah (gbr.1),” tunjuk Untung Basuki, salah satu pawang Tiger.

    Hal itu bakalan terjadi lebih cepat pada pelek versi aftermarket, sebab bahannya lebih lunak. Oh iya, mekanisme kancing model ini dipakai Honda sejak generasi CB100. Wah kalau di CB mungkin masih kuat ya.

    Tapi tenang, Untung, pemilik bengkel Moro Motor (MM) di Jl. Masjid IX No.59, Sudimara Timur, Ciledug ini punya solusi. “Perkuat saja pakai baja,” ungkapnya.

    Oh iya, ternyata di lapangan banyak ditemukan yang memperkuat dengan jalan pintas. Gir dikancing mati dengan teromol, biasanya dibaut langsung. Namun cara ini terbilang keliru. Kenapa? Pertama yang paling sangat terasa motor jadi tak nyaman. Kedua gir dan rantai jadi cepat aus.

    Nah yang ketiga as gir depan juga akan cepat kalah (gbr.2). Ketiga hal itu terjadi karena hilangnya fungsi peredaman pada gir yang seharusnya tercipta dari bos gir. Karena dibaut jadi enggak berfungsi.

    Yuk balik ke tips dari mekanik asli Yogya itu. Setelah pelek dilucuti, lepas gir dengan membuka ring pengancingnya pakai tang khusus (gbr.3). Lalu perlu bekerjasama dengan tukang bubut. “Bikin dudukan baru tapi pakai baja,” lanjut Untung.

    Pertama dudukan kancing gir yang aus dibubut, lalu dibikin ulir namun arahnya ke kiri, agar saat terpasang tak mudah lepas. Nah kemudian bikin dudukan kancing baru pakai baja, juga dibikin ulir, nah tinggal dipasang deh di teromol (gbr.4).

    Terakhir rakit lagi sesuai langkah kebalikan proses bongkar. Kalau ogah repot, bisa minta bantuan mekanik yang juga anggota Motor Tiger Club (MTC) Jakarta ini. Waktu yang dibutuhkan sehari, dan ongkos hanya Rp 125 ribu. Mantap!

  2. #192

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Question [Tips] Lengan Ayun Alternatif Honda Tiger, Lebih Lebar dan Gaya



    Lengan ayun aftermarket atau variasi selalu jadi andalan bagi pemilik Honda Tiger. Soalnya ini jadi salah satu trik agar bisa tampil lebih gagah. Juga lantaran bisa pasang ban dengan tapak yang lebih lebar.

    "Arm standar Tiger lebarnya terbatas, hanya mampu memanpung ban ukuran maksimal 120," ujar Yoes Santoso dari Insan Motor di Jati Asih, Bekasi.

    Sebagai alternatif banyak dipakai arm produk aftermarket yang bisa pasang ban dan pelek lebih lebar. "Tinggal pilih saja mau monosok atau tetap model double shock," ujar Agus Sunyoto alias Kumis yang biasa memproduksi berbagai model lengan ayun untuk Honda Tiger.

    Untuk tipe double shock diminati lantaran masih bisa mengandalkan sok bawaan motor. Proses pemasangannya terbilang mudah lantaran sudah dibuat plug and play. "Tinggal lepas arm yang lama kemudian pasang satu set arm baru tadi, bisa dilakukan sendiri kok," promosi Kumis yang buka bengkel di Kembangan Utara, Jakarta Barat.

    Sedangkan tipe monoshock sepertinya lebih diminati pemilik Honda Tiger. Ada berbagai merek dan model ditawarkan. Seperti produk yang ditawarkan bengkel Kumis, ada juga tipe lain yang desiannya disebut banana atau arm pisang. Biasa disebut dengan nama arm supermoto.

    Lengan ayun dengan sok tunggal ini dijual berbeda, ada yang satu paket dengan sokbreker ada juga yang tidak. Arm monosok yang dijual ini rata-rata sudah dilengkapi breket dudukan suspensi dan unitrack. Asyiknya arm aftermarket ini bisa dipasang ban lebar sampai 160.

    Harga yang ditawarkan bervariasi, untuk arm dobel ditawarkan Rp 600 ribuan. Sedangkan tipe monosok bervariasi, mulai dari Rp 750 untuk arm aja, atau sampai Rp 1,2 jutaan tapi sudah berikut sok tunggalnya.

    Lengan ayun aftermarket bukan hanya bisa dipasangi ban lebar. Tapi, dari segi bentuk juga, memang lebih menarik dan tentunya dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga dengan begitu dianggap jadi lebih kuat.

    Tampil Seperti Moge

    Solusi ubahan kaki-kaki dengan tampilan bergaya moge bisa juga mengandalkan lengan ayun kondom. Cara ini untuk menekan biaya lantaran harga part limbah moge yang terus melambung.

    Beberapa bengkel modifikasi terima order bikin arm model moge. "Kami buat dari arm standar dan dengan desain lengan ayun yang sudah dibentuk seperti milik moge. Cukup dengan mengandalkan sistem kondom dari bahan pelat besi," ujar Wradoyo dari bengkel G2C, di Cinere, Depok.

    Model yang disedikan juga beragam. Tersedia replika Yamaha R6 dan Honda CBR 1000. Atau bisa juga order model khusus sesuai keinginan kalau memang pengin gak mau pakai model yang sama. Lama pengerjaan lengan ayun ini sekitar satu mingguan. Produk ini ditawarkan Rp 1,8 jutaan, banderol itu sudah termasuk biaya pasang dan pengecatan.


    v

    ya namanya juga bahasa gan, kalo nanya di Lounge aja gan.. di sini khusus kalo mau share tips, trik all about motorcycle.. :)

  3. #193
    Crazy Sense of Presence oraDonk's Avatar

    Join Date
    Jul 2009
    Location
    Pati Bumi
    Posts
    6,364
    Thank(s)
    0/47,948
    Rep Power
    12

    Default

    Quote Originally Posted by carlos_roy_fajarta View Post


    Lengan ayun aftermarket atau variasi selalu jadi andalan bagi pemilik Honda Tiger. Soalnya ini jadi salah satu trik agar bisa tampil lebih gagah. Juga lantaran bisa pasang ban dengan tapak yang lebih lebar.

    "Arm standar Tiger lebarnya terbatas, hanya mampu memanpung ban ukuran maksimal 120," ujar Yoes Santoso dari Insan Motor di Jati Asih, Bekasi.

    Sebagai alternatif banyak dipakai arm produk aftermarket yang bisa pasang ban dan pelek lebih lebar. "Tinggal pilih saja mau monosok atau tetap model double shock," ujar Agus Sunyoto alias Kumis yang biasa memproduksi berbagai model lengan ayun untuk Honda Tiger.

    Untuk tipe double shock diminati lantaran masih bisa mengandalkan sok bawaan motor. Proses pemasangannya terbilang mudah lantaran sudah dibuat plug and play. "Tinggal lepas arm yang lama kemudian pasang satu set arm baru tadi, bisa dilakukan sendiri kok," promosi Kumis yang buka bengkel di Kembangan Utara, Jakarta Barat.

    Sedangkan tipe monoshock sepertinya lebih diminati pemilik Honda Tiger. Ada berbagai merek dan model ditawarkan. Seperti produk yang ditawarkan bengkel Kumis, ada juga tipe lain yang desiannya disebut banana atau arm pisang. Biasa disebut dengan nama arm supermoto.

    Lengan ayun dengan sok tunggal ini dijual berbeda, ada yang satu paket dengan sokbreker ada juga yang tidak. Arm monosok yang dijual ini rata-rata sudah dilengkapi breket dudukan suspensi dan unitrack. Asyiknya arm aftermarket ini bisa dipasang ban lebar sampai 160.

    Harga yang ditawarkan bervariasi, untuk arm dobel ditawarkan Rp 600 ribuan. Sedangkan tipe monosok bervariasi, mulai dari Rp 750 untuk arm aja, atau sampai Rp 1,2 jutaan tapi sudah berikut sok tunggalnya.

    Lengan ayun aftermarket bukan hanya bisa dipasangi ban lebar. Tapi, dari segi bentuk juga, memang lebih menarik dan tentunya dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga dengan begitu dianggap jadi lebih kuat.
    Sori Bro, mau nanya dikit :

    Itu yang di-bold itu kok aneh ya? setahu saya, swing-arm Supermoto itu seperti ini :


    Kalau Banana Arm :


    Di Indonesia penyebutannya sama ya? padahal bentuknya kan beda?

    Memang sih ada Supermoto yang pakai swingarm Banana, cuman secara general kan swingarm Supermoto biasanya tegak lurus?

    *Welcome to Indonesia*
    Last edited by oraDonk; 15-01-2011 at 08:25 PM.

  4. #194

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Question [Tips - Merawat Motor] Gear-Rantai Motor Sebaiknya Ganti Bersamaan



    Pernah lihat bikers rantai motornya tiba-tiba putus di tengah jalan? Wuih jangan sampai deh kita ngalamin hal sama. “Biasanya enggak dirawat oleh pemiliknya tuh, yang penting motor bisa jalan. Padahal berbahaya,” ujar Sumantri ‘bos’ Chips Motor, di Jl. Pos Pengumben Raya, Jakbar.

    Memang kelihatannya sepele namun penting merawat rantai. Seperti mengeceknya, enggak boleh terlalu kencang dan terlalu kendor. Membersihkan, sebaiknya dengan pembersih khusus yang sudah tersedia di pasaran jangan dengan minyak tanah.

    “Kemudian melumasi dengan oli baru atau dengan chain lube yang banyak dijual di toko spare part atau bengkel,” tambah pria berkumis tipis ini. Ciri-ciri rantai yang aus, sewaktu berputar enggak stabil. “Kadang kencang kadang kendor, karena silnya ada yang kaku karena usia juga kurang dirawat,” terang Ario, Technical Service Dept. Head. PT Wahana Makmur Sejati, maindealer Honda Jakarta dan Tangerang.

    Nah untuk gir, cirinya ada gompal dan jarak antara mata yang satu dengan yang lain sudah enggak sama. Itu akibat gesekan yang tidak rata dengan rantai. Makanya juga menimbulkan suara yang tak enak didengar. Bila rantai dan gir sudah aus, sebaiknya diganti bersamaan.

    Harga gear set (rantai dan gir) buatan lokal untuk Suzuki FU 150 dihargai Rp 185 ribu, dari Thailand dibanderol Rp 250 ribu. Buat Honda CBR 150 buatan Thailand, rantai dipatok Rp 700 ribu, gir depan dijual Rp 100 ribu sedangkan belakang Rp 350 ribu (harga sama untuk Honda Sonic dan CS 1)

  5. #195

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Question [Info - Modifikasi] Mewah Dari Bawah



    Pelek plus cakram belakang, mengapa tidak?


    Huger arm membalut lengan supermoto


    Sokbreker adjustable bisa jadi pilihan Suspensi


    Sproket besar mengubah penampilan dan performa

    Tetapi karakter standar tadi masih belum bisa memuaskan beberapa penggunanya. Tentu karena keinginan tampil beda salah satu alasannya. Jadi, agar tak dikatakan standar atau biasa-biasa saja, bisa melakukan modifikasi soal dandanan pada kaki-kaki.

    "Sebenarnya dengan kondisi standar bukan tak bisa Scorpio pakai ban 130/60-17," ungkap Marsellus dari KingBee Racing di daerah Puri Kembangan, Jakbar. Nah, dengan modal mengganti pelek dan ban pun sudah bisa terlihat berbeda, bukan?

    Apalagi kalau ‘telanjur' mendandani si Kalajengking agar makin menyengat penampilannya. Di pasaran, cukup banyak aksesori yang disediakan untuk Yamaha bermesin 223 cc ini. Misal, setelah mengganti pelek dan ban, bisa juga dilanjut menukar piringan cakram depan lebih besar. Piringan ini dijual di kisaran Rp 350 ribu.

    Bahkan, kalau ingin lebih komplet, bisa saja menggamit paket pelek asal Taiwan plus rem cakram belakang seharga Rp 1.250 ribu. Ingin paket terpisah pun bisa, masih tetap mengandalkan pelek asli atau sudah mengganti pelek sendiri, bisa memasang rem cakram belakang ini pada kisaran harga Rp 700 ribu hingga Rp 1,1 juta.

    Ingin membuat lengan ayun belakang makin berotot? Bisa juga mengaplikasi arm supermoto misalnya. Lengan ayun ini bisa ditebus seharga Rp 650 ribuan yang bisa plug n play pada si Kalajengking. Malah, ada juga yang sudah melengkapi dengan huger arm yang membungkus lengan ayun supermoto tadi dan bisa ditebus dengan harga Rp 900 ribu.

    Namun perlu diperhatikan, jika sudah berpenampilan kekar, sokbreker belakang standar pun bisa diganti yang berkemampuan lebih baik lagi. Cukup banyak di pasaran, salah satunya produk YSS berkisaran harga Rp 600 ribuan.

    Pelek-pelek pun bervariasi modelnya, tetapi ukuran lebar 3,5 inci bisa jadi pilihan, seperti Power misalnya. "Pelek Power ini lebarnya 3,5 inci dengan ring 17 bisa menggunakan ban 140/60-17," tutur Dodo dari Dodo Racing di Ciledug Raya, Ciledug, Banten, soal pelek seharga Rp 900 ribu itu.

    Jika sudah begini, maka tampilan mewah pun bisa diawali dari bagian bawah.

  6. #196

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Thumbs up [Tips] Antisipasi Berkendara Di Musim Hujan, Maksimalkan Fungsi Sepatbor!







    Rasa tidak nyaman berkendara saat turun hujan, pasti dialami semua motormania. Pasalnya selain badan basah kuyup, cipratan air dari roda depan besutan sendiri maupun kendaraan lain yang berada di depan, bikin susah.

    Contoh Isharyanto, karyawan swas*ta yang warga Bekasi. Karena sepatbor depan Yamaha Scorpio-nya rompal di ujungnya akibat kecelakaan beberapa bulan lalu, saat hujan kurang mampu menahan cipratan air dari roda depan.

    Alhasil, cipratan tersebut berbalik ke belakang hingga mengenai kaca helm. Tak ayal, air hujan yang sudah bercampur lumpur/kotoran, menghalangi pandangannya dan membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain.

    “Kalau sekali dua kali bersihin kaca helm sambil jalan atau kudu berhenti sih enggak masalah. Tapi kalau terus menerus, apalagi musim hujan kayak sekarang ini, bikin repot. Mau tak mau sepatbor kudu diganti,” kisah pria lajang ini.

    Makanya, segera perbaiki. Tebus aja sepatbor baru seharga Rp 90 ribu. Setelah itu, Yanto yang suka oprek motor sendiri ini langsung menggarapnya. Mau tahu cara bongkar pasangnya, yuk lihat praktik pria berpostur tinggi 165 cm ini. Tapi sebelumnya siapkan kunci ring 10, 17, 19, bor dan gergaji besi.

    Langkah awal, buka roda depan dengan melepas baut pengikat as bagian kanan, pakai kunci ring 19 (gbr.1). Bila as roda ikut berputar, bagian kiri ditahan pakai kunci ring 17. Lalu lepas as roda yang dilanjutkan mencopot rodanya.

    Terus buka 4 baut pengikat sepatbor pada rumah sok depan di bagian dalam, gunakan kunci ring 10 (gbr.2). Kalau sudah, melepas sepatbor cukup ditarik ke bawah dan dilanjutkan memasang sepatbor baru lewat cara kebalikan saat membongkar.


    Gampang toh? Eits tunggu dulu! Karena Yanto juga merasa tidak nyaman karena cipratan roda bagian depan juga mengenai kaki hingga ke betis, pria ramah ini memasang penahan cipratan dari potongan sepatbor bekas bawaan motor bebek.

    “Kebetulan punya sepatbor depan, bekas motor Honda Supra yang mempunyai buntut/kepet agak panjang. Sehingga saat saya potong pakai gergaji besi pada bagian belakangnya, bisa pas pada buntut sepatbor depan Scorpio. Lantas saya lubangi tiap ujung sepatbor pakai mata bor (gbr.3), lalu diikat pakai mur baut ukuran 10 mm (gbr.4),” urai Yanto.

    Masih ujarnya. “Kepet tambahan ini bisa memakai sepatbor bekas motor apa saja, yang penting motor bebek serta kepetnya panjang. Atau bisa bikin dari bahan plastik lain yang profilnya lebar. Manfaatnya juga oke, selain air tidak nyiprat lagi, mesin juga terjaga kebersihannya.”

    Nah kalau sudah, tinggal memasang roda depan dan merakit kembali peranti yang sudah dibongkar (gbr.5).

  7. #197

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Question [Tips] Pasang HID Tanpa Tekor Aki? Yuk Ubah Sistem Kelistrikan AC ke DC

    Lampu depan jenis HID untuk motor hingga kini masih sering diaplikasi. Baik hanya buat fashion maupun untuk yang demen turing ke luar kota. Sayang, pemakaian HID ini menuntut suplai listrik yang stabil. Sehingga mau tak mau harus memanfaatkan arus DC dari aki.

    “Untuk motor bersistem kelistrikan lampu depan model AC, maka harus diubah ke DC,” bilang Lukas Susanto, juragan Lucas Product (LP), spesialis kelistrikan motor di Perum. Jurang Mangu Permai, Pondok Aren, Ciledug, Tangerang.

    Kalau urusan mengubah jalur kelistrikan itu, sebenarnya tak begitu sulit. Bagi yang ngerti kelistrikan motor, pasti bisa deh mengerjakannya. “Karena tinggal memindahkan jalur kabel pada sakelar lampu depan yang semula dari sepul lampu (di kiprok), diganti jadi dari aki (biasanya diambil dari kunci kontak),” bilang Lukas.

    Nah, yang jadi masalah, umumnya lampu jenis HID (meski kini banyak produk yang dibuat khusus motor) nyedot setrumnya cukup banyak lo. Jadi, bila hanya mengandalkan arus pengisian standar motor, terutama yang awalnya mengusung sistem AC, tidak akan mencukupi kebutuhan aki. “Aki bakal cepat tekor,” bilang pria berkacamata ini.

    Solusinya, mau tak mau kemampuan pengisian setrum ke aki harus ditingkatkan. Dan itu tidak bisa sekadar ganti kiprok dengan kemampuan bridge (melipatgandakan arus pengisian) lebih tinggi dari standar seperti kerap ditawarkan saat pembelian lampu HID.

    “Sepul pengisian juga harus di-upgrade. Filosofinya begini. Ibarat pompa air kecil, kalau ingin kucuran airnya gede tak bisa hanya dengan mengganti pipa pengeluaran atau keran yang ukuran besar. Melainkan pompanya juga mesti diganti yang gede,” terang Lukas.

    Contoh ia terapkan di Honda Scoopy keluaran 2010 yang penyorot kepekatan malamnya diganti jenis HID. “Motor ini sepulnya terbagi untuk pengisian dan kelistrikan lampu depan. Saat diukur dalam kondisi standar tanpa beban sih tegangan pengisiannya masih normal. Yakni pada stasioner mencapai 13,8 Volt dengan arus 1,2 Ampere,” tukasnya sembari memperlihatkan hasil pakai multitester.

    Sementara di putaran mesin 3.000–4.000 rpm, tegangan pengisian mencapai 14,7 volt dengan arus sebesar 1,5 Ampere. Tapi begitu dikasih beban (lampu HID dihidupkan selama beberapa saat), tegangan pengisian di kondisi langsam drop jadi 12,5 volt dengan arus jadi –2,0 Ampere. Sedang di putaran 3.000 – 4.000 rpm cuma 12,6 volt dengan arus -0,8 Ampere.


    Hasil ubahan sistem pengisian, di stasioner sudah mencapai 13,20 Volt dengan beban HID (kiri). Soket kiprok juga mesti diganti pakai yang kaki 5 (kanan)


    “Out put segitu tidak mencukupi untuk pengisian ulang aki. Apalagi sampai arus pengisiannya minus seperti itu. Kalau motor lama berhenti, misalnya di lampu merah, dijamin aki bakal cepat tekor. Minimal di kondisi stasioner tegangan pengisian berada di kisaran 13 volt dan arus 1 Ampere,” terangnya.

    Untuk mengatasi kekurangan suplai arus pengisian itu, Lukas memodifikasi sepul pengisian standar. Titik out put-nya yang semula 3 kabel dibikin jadi 2. “Sebenarnya akan lebih baik kalau kumparannya diganti (gulung ulang). Tapi untuk motor yang jumlah kumparan sepulnya banyak kayak Scoopy/BeAT (ada 12 kumparan), bisa cukup diubah titik out put-nya saja,” urainya.

    Setelah diubah, baru deh kiprok diganti yang kemampuan bridge-nya lebih besar dari standar. Agar output pengisiannya ikut gede. Untuk kiprok, Lukas mengandalkan punya Honda Tiger. “Kiprok Tiger kemampuan bridge-nya bisa 2 kali lipat dari punya Scoopy atau motor-motor umumnya,” ucap mantan karyawan motor Honda ini.

    Hasilnya saat diukur output pengisiannya, waktu tanpa beban (kondisi lampu mati) pada kondisi langsam mencapai 14,2 volt dengan arus 1,2 Ampere. Begitu putaran mesin dinaikkan di 3.000-4.000 rpm langsung melonjak jadi 14,7 volt/1,47 Ampere.

    Sementara waktu lampu HID dihidupkan, tegangan pengisian pada stasioner ada di angka 13,20 volt dengan arus 1,14 Ampere. Begitu putaran mesin dinaikkan di 3.000–4.000 rpm melonjak jadi 14,7 volt/1,4 Ampere. “Mirip standarnya. Dijamin aki gak bakalan tekor,” yakinnya.

    Biaya pengerjaan mengubah sepul, jalur kelistrikan berikut penggantian kiprok Tiger, Lukas pasang harga Rp 450 ribu. “Itu diluar lampu HID-nya (Rp 450 ribu). Kiprok Tigernya juga pakai yang KW 2. Kalau mau yang orisinal, nambah Rp 150 ribu,” tukasnya.

    Tapi ia juga menyediakan paket jadi yang pemasangannya plug and play meliputi sepul hasil custom dan kiprok seharga Rp 400 ribu dengan garansi 1 bulan. Di luar ongkos pasang dan ongkos kirim. Tersedia buat Yamaha Mio, Jupiter Z, Jupiter MX, Suzuki Arashi, Honda Vario dan sebagainya.

  8. #198
    Crazy Sense of Presence oraDonk's Avatar

    Join Date
    Jul 2009
    Location
    Pati Bumi
    Posts
    6,364
    Thank(s)
    0/47,948
    Rep Power
    12

    Default

    Sekarang ini memang lagi musim penghujan, tiada hari tanpa turun hujan. Kadang hujan menjadi kendala buat berpergian atau keluar rumah. Apalagi kalau hujan lebat, banyak jalan yang tergenang air sehingga kita tidak tahu kondisi jalan yang sebenarnya. Itu bisa menyebabkan kecelakaan. Untuk itu kita harus berhati-hati dalam berkendara pada musim hujan.

    tips untuk berkendara saat musim hujan, supaya berkendara lebih aman dan nyaman:

    1. Periksalah Ban Secara Rutin
    Ban adalah salah satu faktor utama dalam sebuah kendaraan, tidak ada salahnya jika Anda selalu melakukan pemeriksaan rutin. Hal yang harus Anda perhatikan yaitu tekanan ban. Periksalah tekanan udara ban Anda sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan. Cek kedalaman alur, karena dengan kedalaman yang cukup akan menghindari mobil tergelincir (slip) atau melayang di atas air (aquaplaning).

    2. Kurangi Kecepatan
    Pada saat hujan, air bercampur dengan oli di atas permukaan jalan, sehingga akan membuat jalan tersebut menjadi lincin dan membuat ban menjadi slip. Cara terbaik untuk menghindari hal tersebut adalah mengurangi kecepatan. Karena, dalam kondisi kecepatan rendah akan lebih banyak alur ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, dan membuat daya cengkram ban lebih baik.

    3. Jaga Jarak dengan Mobil di Depan
    Mengemudi di cuaca basah mengharuskan cara yang halus dalam menggunakan control-kontrol utama—kemudi, pedal-pedal kopling, rem dan gas. Ketika Anda bepergian dalam cuaca basah, mungkin sepatu Anda juga basah dan dapat terpeleset dari pedal. Gosokkan sol sepatu ke alas karet di mobil Anda sebelum menghidupkan mesin. Setiap pengemudi harus selalu memeriksa lampu depan, lampu belakang, lampu rem dan lampu tanda berbelok (lampu sen) semuanya berfungsi dengan baik. Di jalan yang basah dibutuhkan jarak pengereman tiga kali lebih panjang daripada di jalan yang kering. Karena dibutuhkan jarak yang lebih besar, Anda tidak menempel ke mobil di depan (tailgate). Sekurang-kurangnya pertahankan jarak dua kali panjang mobil di antara Anda dan mobil di depan.

    4. Hidupkan Lampu
    Hidupkan lampu depan, meskipun hujan tidak terlalu lebat. Lampu ini tidak saja membantu Anda melihat jalan tetapi juga membantu pengemudi lain melihat Anda. Jika mobil Anda di lengkapi daytime running lights, hidupkanlah agar kendaraan di belakang Anda dapat melihat Anda dengan lebih baik. Jika Anda ingin berhenti, hindari rem mendadak tetapi kurangi kecepatan kendaraan.

    5. Persiapkan Perjalanan Anda dengan Baik
    Mengemudi dalam cuaca basah mengharuskan cara yang halus dalam menggunakan kontrol-kontrol utama—kemudi dan pedal-pedal kopling, rem dan gas—serta kesiapan yang lebih besar dalam mengantisipasi kesalahan orang lain ataupun kondisi darurat. Bila hujan sudah turun sebelum Anda berangkat, mungkin sekali tapak sepatu Anda sudah basah. Gosok-gosokkan solnya pada karpet atau alas karet di mobil sebelum Anda menghidupkan mesin. Setiap pengemudi harus selalu memeriksa apakah lampu depan, lampu belakang, lampu rem dan lampu tanda berbelok semua berfungsi dengan baik.

    6. Jika Hujan Sangat Lebat, Berhenti Saja
    Hujan yang lebat akan membebani penghapus kaca (wiper), sehingga kaca depan selalu tertutup air. Bila pandangan ke depan sangat terbatas sehingga Anda tidak bisa melihat batas-batas jalan ataupun kendaraan-kendaraan yang lain, itu tandanya Anda harus meminggir dan berhenti sampai hujan reda. Carilah tempat peristirahatan atau tempat-tempat aman lainnya. Kalau Anda terpaksa berhenti di pinggir jalan, berhentilah ke pinggir sekali. Hidupkan lampu depan dan lampu hazard untuk membuat pengemudi-pengemudi lain waspada.

    7. Hujan Awal Membuat Jalan Sangat Licin
    Bila hujan baru saja turun, biasanya jalan menjadi sangat sulit dikuasai karena lumpur dan minyak di jalan yang kering kini bercampur dengan air dan membentuk lapisan yang sangat licin. Kontrol atas mobil akan berkurang, oleh sebab itu pengemudi harus berhati-hati selama setengah jam pertama setelah hujan mulai turun.

    8. Keringkan rem Anda setelah melewati genangan air.
    Setelah melalui genangan air yang dalam dan rem Anda mungkin basah, tekanlah pedal rem sedikit untuk mengeringkannya.

    9. Berhenti Mengemudi Bila Merasa Sangat Lelah
    Berhentilah sekurang-kurangnya setiap beberapa jam sekali atau setelah beberapa ratus kilometer untuk berisirahat.

  9. #199

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Thumbs up [Tips] Aturan Pasang Ban Lebar



    Pertama dilakukan pemilik motor sport untuk mengubah tampilan biasanya ganti ukuran tapak ban standar. Rata-rata 90/90-18 jadi selebar mungkin. Dan itu wajar karena trik ini selain mendukung modifikasi ringan, kesan moge alias motor gede juga bisa didapat.

    Sayangnya tak semua merek motor bisa langsung adopsi ban gede. Mengingat kendala utama yang kerap dihadapi ruang atau celah antara tapak ban dengan rantai dan lengan ayun. Jika salah pilih ban, risikonya bisa saling bergesekan.

    Biar nggak salah asuh, yuks tiru trik Ardi Bridjal Hanafi alias Mas Boy, punggawa BMS (Boy Motor Sport) dan Nursaid pemilik bengkel MJ Motor khusus motor Bajaj. Misal Honda yang sudah banyak mengeluarkan motor lalaki. Mulai dari CB100 sampai New Tiger. Meski banyak varian, sayangnya tidak bisa adopsi ban lebar lebih dari 120. Kalaupun sampai 130, risikonya bibir tapak ban bakal lebih sering bergesekan dengan rantai waktu motor berjalan (gbr. 1).

    “Bukan nggak bisa pakai ban ukuran 130. Masalahnya, semua varian Honda punya panel gir pendek atau lebih dekat ke teromol dibanding lengan ayun. Makanya agak sulit pasang ban lebar meski celah lengan ayun ke rantai masih renggang,” buka Mas Boy dari Pondok Sukatani Permai, Jl. Marquisa VII, No. 4, Cimanggis, Depok.

    Lain hal Yamaha Scorpio-Z yang punya panel gir lebih tinggi dari biasa (gbr. 2). Sehingga waktu pelek asli diisi ban lebar ukuran sampai 140, nggak ada kendala tapak ban ciuman dengan rantai apalagi swing-arm.

    “Sebetulnya Scorpio-Z bisa pasang ban lebar sampai 150. Tapi harus pakai pelek ring 17. Sementara Suzuki Thunder 125, ukuran ban yang bisa dipasang paling lebar 130. Mengingat jarak panel gir ke rantai masih lebih lega dibanding Tiger,” lanjutnya.

    Paling sip Bajaj Pulsar 200. Said bilang bisa adopsi ban lebar sampai 160. Sementara Pulsar 180 hanya mampu dipasok ban lebar 130. “Nah, kalau Bajaj XCD125 masalahnya sama seperti Tiger. Ruang panel gir sempit sehingga cuma mampu diisi karet bundar 120,” tutup Said yang tinggal di Jl. Sultan Iskandarmuda, No. 8, Arteri Pondok Indah (Bungur II), Jakarta Selatan.

    GIR CUSTOM SOLUSI VARIAN HONDA

    Kalau mau pasang ban lebar, pemilik motor sport Honda bisa pakai gir custom buatan Mas Boy (gbr. 3). Mampu menggeser posisi mata gir belakang agak keluar. “Bisa pakai ban lebar sampai 150 dan juga bikin gir set awet. Sebab posisi gir depan-belakang makin lempeng,” yakin Mas Boy.

  10. #200

    Join Date
    Nov 2008
    Location
    inside ur skull
    Posts
    47,920
    Thank(s)
    0/655,540
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    42

    Question [Info] Honda Siapkan Pengganti Revo



    JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah BeAT facelift, PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan produk baru mengisi segmen bebek (underbone) low end menggantikan posisi Absolute Revo atau malah menambah model di segmen yang sama.

    Dari penelusuran Kompas.com, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda di Indonesia itu baru saja mendaftarkan di Kementerian Perindustrian dengan kode NF11B2D1 M/T dan masih dalam proses untuk diloloskan. Ditilik dari kode, lima karakter pertama NF11B sama dengan Revo, berarti kemungkinan bebek baru menggunakan mesin 108 cc dengan tampilan yang sama sekali baru.

    Ketika coba dikonfirmasi ke AHM, memang sedang dipersiapkan model baru. "Tapi, tunggu saja waktunya," ujar sumber yang tak mau disebutkan namanya kepada Kompas.com, kemarin.

Page 20 of 200 FirstFirst ... 101617181920212223243070120 ... LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia