Page 1 of 8 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 72

Thread: Soeharto dan Tien Menolak Pencalonan Presiden
http://idws.in/164838

  1. #1

    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Terlentang
    Posts
    5,694
    Thank(s)
    6/85,415
    Blog Entries
    1
    Rep Power
    11

    Default Soeharto dan Tien Menolak Pencalonan Presiden


    Peluncuran perdana buku "Pak Harto The Untold Stories", di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta, Rabu (8/6/2011). Foto: VIVAnews/Muhamad Solihin.

    Show Klik1
    Presiden RI kedua, Soeharto, merupakan presiden yang paling lama menjabat, hingga 32 tahun. Soeharto terus dipilih menjadi presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, walaupun Pemilihan Umum berlangsung selama 6 kali, pada tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997.

    Namun, mantan ajudan Soeharto di periode terakhirnya, Sumardjono, mengatakan Soeharto sebetulnya tidak ingin dicalonkan kembali menjadi presiden. Bahkan, menurut Sumardjono, pada tahun 1995 Soeharto hingga berkali-kali mengatakan tidak ingin dicalonkan lagi menjadi Presiden.

    Semula, pernyataan Soeharto dianggap hanya untuk memancing reaksi masyarakat. Tapi, "Kenyataannya Pak Harto mengatakan dirinya sudah TOP (tua, ompong, dan peot). Keinginan untuk tidak lagi dicalonkan sebagai presiden sungguh-sungguh keluar dari sanubari beliau," kata Sumardjono, seperti yang dituturkannya dalam buku "Pak Harto, The Untold Stories".

    Sumardjono melanjutkan, pernyataan Soeharto memang ditanggapi serius. "Tapi partai-partai politik dan Mabes TNI rupanya masih menginginkan Pak Harto. Ketua Umum Golkar Harmoko yang juga terus mendorong dan meyakinkan Pak Harto bahwa rakyat masih menghendaki kepemimpinan beliau," ucap Sumardjono.

    Lalu kenapa Soeharto tetap bersedia dicalonkan menjadi presiden pada tahun 1997?

    "Prajurit sejati pasti akan tergetar hatinya apabila sudah mendengar bahwa permintaan itu adalah keinginan rakyat, amanah rakyat. Pak Harto tidak bisa menolak permintaan jika dikatakan untuk negara dan rakyat. Itu yang saya lihat," jawab Sumardjono.



    Show Klik2
    Sedangkan mantan Menteri Negara Urusan Peranan Wanita, Mien Sugandhi, mengungkapkan, Tien Soeharto juga tidak ingin suaminya menjabat sebagai presiden. Keinginan Ibu Tien ini diungkapkan berkali-kali pada tahun 1996.

    Bahkan, Mien mengisahkan, dalam sebuah acara Golkar, Ibu Tien meminta Mien Sugandhi untuk menyampaikan kepada petinggi Golkar agar tidak lagi mencalonkan Soeharto menjadi presiden.

    "Tiba-tiba Ibu Tien berkata kepada saya, 'Tolong katakan kepada ..... (Ibu Tien menyebut seorang petinggi Golkar), agar Pak Harto jangan menjadi presiden lagi. Sudah cukup, sudah cukup, beliau sudah tua'," kata Mien Sugandhi, menirukan ucapan Ibu Tien.

    Saat itu, Mien Sugandhi mengaku terkejut, lalu bertanya kepada Ibu Tien, siapa yang layak menggantikan. Saat itu jawaban mengejutkan keluar dari lisan Ibu Tien.
    "Biarlah itu diserahkan dan ditentukan oleh pemilu saja. Aku sudah tidak mau lagi. Aku mau pergi, aku lungo (pergi), pokoke aku lungo," ujar Ibu Tien.

    Soeharto ditetapkan sebagai presiden pada 12 Maret 1967 setelah pertanggungjawaban presiden pertama RI, Soekarno, ditolak MPRS. Saat itu, Soeharto merupakan sosok yang melesat setelah mengatasi Gerakan 30 September, yang dituduhkan dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia. Kewenangan Soeharto berdasarkan Surat Perintah Sebelas Maret yang masih kontroversial hingga sekarang.

    Setelah itu, Soeharto terus menjabat menjadi presiden, hingga enam kali pemilihan umum berlangsung. Sebenarnya, sejak periode 1967 hingga 1998, sudah banyak perlawanan terhadap kepemimpinan Soeharto. Namun, Soeharto berhasil meredam setiap 'ancaman' yang merongrong kekuasaannya.



    Show Klik3
    Gerakan mahasiswa pun berkali-kali memprotes kepemimpinan Soeharto, Soeharto lalu mengatasinya dengan membekukan kegiatan mahasiswa dan mengaktifkan Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK).

    Pada tahun 1993, putri Soekarno, Megawati Soekarnoputri terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia. Kemudian, PDI pun mempersiapkan Megawati sebagai calon presiden. Namun, Mega didongkel dalam Musyawarah Nasional PDI tahun 1996 oleh Surjadi. Dualisme kepemimpinan PDI inilah yang kemudian berujung peristiwa 27 Juli 1996, yang sarat dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

    Peristiwa 27 Juli 1996 pun kemudian menjadi momen bagi Pemerintahan Orde Baru untuk membungkam 'gerilya' aktifis demokrasi, yang diantaranya tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik. Gerakan pro-demokrasi yang mengkritisi kepemimpinan Soeharto kemudian diredam, aktivisnya pun diculik satu-persatu.



    Show Klik4
    Walau belum pernah dibawa ke pengadilan, Soeharto dituding bertanggung jawab terhadap sejumlah pelanggaran Hak Asasi Manusia. Ini pula yang menyebabkan munculnya gerakan reformasi pada tahun 1998, dan menjatuhkan kekuasaannya.

    Saat ini, kontroversi Soeharto kembali muncul ke publik setelah survei Indobarometer memperlihatkan adanya kerinduan kepada era Orde Baru. Meski banyak yang mempertanyakan metode dan pertanyaan yang diajukan dalam survei, hasil survei dinilai akibat kekecewaan terhadap era reformasi yang belum membawa perbaikan di Indonesia, jadi bukan karena kerinduan akan masa kepemimpinan Soeharto.


    Show Gambar 1

    Soeharto memeluk Ibu Tien (Koleksi Hj. Siti Hardiyanti Rukmana/ Buku 'Pak Harto, The Untold Stories')


    Show Gambar 2

    Soeharto tengah beristirahat di tengah-tengah kunjungannya ke daerah. Foto: Buku 'Pak Harto, The Untold Stories'


    Show Gambar 3

    Soeharto berpose dengan ikan hasil pancingannya. Foto: Koleksi Hioe Husni Wirajaya/ Buku 'Pak Harto, The Untold Stories'


    Show Gambar 4

    Soeharto bercengkerama dengan Bung Karno sebelum peristiwa pemberontakan G30S. Foto: Arsip Nasional RI/ Buku 'Pak Harto, The Untold Stories'


    Show Gambar 5

    Soeharto memboncengkan ajudannya, Soegiono, dengan motor gede. Foto: Koleksi Keluarga Soegiono/ Buku 'Pak Harto, The Untold Stories'


    Show Gambar 6

    Soeharto tengah bermain tenis. Foto: Koleksi Hj. Siti Hardiyanti Rukmana/ Buku 'Pak Harto, The Untold Stories'


    Show Gambar 7

    Soeharto dan ajudannya, Try Sutrisno, saat di Ciomas, Bogor, 5 November 1977. Foto: Sekretariat Negara RI/ Buku 'Pak Harto, The Untold Stories'


    Sumber : http://www.klikunic.com/
    Last edited by khuma_putry; 13-06-2011 at 06:16 PM. Reason: Link
    Reply With Quote Reply With Quote

  2. #2

    Join Date
    Jan 2011
    Location
    Beneath Heaven
    Posts
    462
    Thank(s)
    0/3,970
    Rep Power
    0

    Default

    "Tiba-tiba Ibu Tien berkata kepada saya, 'Tolong katakan kepada ..... (Ibu Tien menyebut seorang petinggi Golkar), agar Pak Harto jangan menjadi presiden lagi. Sudah cukup, sudah cukup, beliau sudah tua'," kata Mien Sugandhi, menirukan ucapan Ibu Tien.
    jadi inget ketua golkar yg membujuk pak harto supaya jadi presiden lgi, dan org yg sama berusaha menurunkan pak harto dari kursi presiden
    betul-betul pengkhianat

    Show Click Me


    yg ini kocak ane liat nya
    bukannya bawahan yg bonceng atasan, ini malah atasan yg bonceng bawahannya


    Show Click Me


    just for info, katanya smash pak harto itu keras loh walaupun udah tua
    dan bisa menang service ace
    WOW Dahsyat . .
    Reply With Quote Reply With Quote

  3. #3

    Join Date
    Apr 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    22
    Thank(s)
    2/2
    Rep Power
    0

    Default

    kita ambil saja yang baik-baiknya dan buang yang buruknya, karena bagaimana pun juga Eyang sudah berjasa buat negara dan bangsa ini.

    I miss u Eyang
    Reply With Quote Reply With Quote

  4. Who Said Thanks:


  5. #4

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    central java
    Posts
    64
    Thank(s)
    0/1
    Rep Power
    0

    Default

    Beliau memang pemimpin sejati di negara ini,
    pemimpin yang mengayomi rakyat yang setia
    menindak yang suka bikin onar kepemimpinannya
    yang mereka suka mengkritik dan bersikap sparatis sebelum tahu hasilnya
    salut buat beliau, Jenderal besar Soeharto
    Reply With Quote Reply With Quote

  6. #5

    Join Date
    Apr 2009
    Location
    timbuktu
    Posts
    43
    Thank(s)
    0/1
    Rep Power
    0

    Default

    ane pengen balik d era beliau....indonesia yg aman damai dan serba murah...
    Reply With Quote Reply With Quote

  7. #6

    Join Date
    May 2011
    Location
    samarinda
    Posts
    23
    Thank(s)
    0/4
    Rep Power
    0

    Default

    menurut ane Pak Harto adalah seorang pemimpin yang hebat...terlepas dari berbagai kontroversi...
    Reply With Quote Reply With Quote

  8. #7

    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Palembang
    Posts
    360
    Thank(s)
    0/88
    Rep Power
    0

    Default

    hanya preseden soekarno sama presiden soeharto yang bisa dikasih jempol...
    Reply With Quote Reply With Quote

  9. #8

    Join Date
    Jul 2010
    Location
    batam
    Posts
    13
    Thank(s)
    0/0
    Rep Power
    0

    Default

    Setuju sama yang satu ini.
    Quote Originally Posted by malingcinta View Post
    kita ambil saja yang baik-baiknya dan buang yang buruknya, karena bagaimana pun juga Eyang sudah berjasa buat negara dan bangsa ini.

    I miss u Eyang
    Reply With Quote Reply With Quote

  10. #9

    Join Date
    Dec 2009
    Location
    purwakarta
    Posts
    19
    Thank(s)
    0/2
    Rep Power
    0

    Default

    ga ada manusia yang sempurna sob semua .. tiada gading yang tak retak .....bagaimanapun juga beliau telah sempat mengangkat negara ini menjadi salah satu macan asia yang di takuti semua negara asean.. tdk seperti sekarang di injak injak negara asing diem saja ..
    Reply With Quote Reply With Quote

  11. #10

    Join Date
    May 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    321
    Thank(s)
    0/49
    Rep Power
    0

    Default

    setau ane memang pak harto waktu pemilu 1992 kalu ga salah sudah menyatakn enggan menjabat lagi, tapi masalhnya lum ada penerus yang pantas ...
    Reply With Quote Reply With Quote

Page 1 of 8 12345 ... LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia