Page 1 of 8 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 75

Thread: Zaman Es
http://idws.in/18165

  1. #1

    Join Date
    Feb 2009
    Location
    bandung
    Posts
    56
    Thank(s)
    27/275
    Rep Power
    0

    Default Zaman Es

    SEBELUMNYA MAAF KALO REPOST
    TAPI UDAH IJIN KE MOMOD KOQ....
    BERSEDIA DIPINDAHKAN OR DI CLOSED KALO BENER REPOST
    "SEKEDAR PENGETAHUAN"



    Pernah terfikir akan merasakan hidup di zaman es??






    Show SPOILER_1

    Definisi
    Zaman es adalah waktu suhu menurun dalam jangka masa yang lama dalam iklim bumi, menyebabkan peningkatan dalam keluasan es di kawasan kutub dan gletser gunung. Secara geologis, zaman es sering digunakan untuk merujuk kepada waktu lapisan es di belahan bumi utara dan selatan; dengan denifisi ini kita masih dalam zaman es. Secara awam, dan untuk waktu 4 juta tahun kebelakangan, definisi zaman es digunakan untuk merujuk kepada waktu yang lebih dingin dengan tutupan es yang luas di seluruh benua Amerika Utara dan Eropa.

    Penyebab terjadinya zaman es salah satunya adalah akibat terjadinya proses pendinginan aerosol yang sering menimpa planet bumi. Letusan gunung Krakatau adalah salah satu contohnya dalam skala kecil sedangkan salah satu teori kepunahan dinosaurus (tumbukan Chicxulub) adalah salah satu contoh skala besar.

    Zaman Es Terakhir
    Dari segi pandang sudut di atas, zaman es terakhir dimulai sekitar 20.000 tahun yang lalu dan berakhir kira-kira 10.000 tahun lalu atau pada awal kala Holocene (akhir Pleistocene). Proses pelelehan es di zaman ini berlangsung relatif lama dan beberapa ahli membuktikan proses ini berakhir sekitar 6.000 tahun yang lalu.

    Zaman Es di Nusantara
    Ketika zaman es, pemukaan air laut jauh lebih rendah daripada sekarang, karena banyak air yang membeku di daerah kutub. Kala itu Laut China Selatan kering, sehingga kepulauan Nusantara barat tergabung dengan daratan Asia Tenggara. Sementara itu pulau Papua juga tergabung dengan benua Australia. Setelah peristiwa pelelehan es tersebut, gelombang migrasi manusia ke Nusantara mulai terjadi.

    Sumber : id.wikipedia.org


    Show SPOILER_2

    Zaman es

    Bagaimana rasanya jika daratan tertutup lapisan es yang tebal bahkan mencapai 1.000 m, temperatur bumi pun anjlok minus derajat Celcius. Itu terjadi pada puncak glasial (zaman es) kira-kira 18.000 tahun yang lalu.

    Pada zaman es air laut membeku sehingga permukaan air laut turun sampai 100 meter dan garis pantai pun menjorok kelaut dan kemungkinan ada beberapa pulau-pulau menyatu pada aat zaman es tersebut.

    Proses terjadi nya zaman es

    Zaman es disebabkan oleh berbagai perubahan orbit bumi dan sumbu rotasi bumi. Bumi berotasi pada sumbunya yang miring 23,5 derajat dan setiap 41.000 tahun sekali atau kelipatannya sudut Bumi berubah beberapa derajat (contoh menjadi 23,1 derajat). Semakin besar perubahan kemiringan rotasi Bumi semakin bear perubahan musim yang terjadi.

    Selain itu, orbit bumi pun berubah selama periode 100.000 tahun. Perubahan orbit Bumi dari bentuk sirkular (bundar) menjadi berbentuk oval (elips).

    Perubahan orbit dan sudut rotasi Bumi mempengaruhi cahaya matahari yang menyinari Bumi. Maka setiap 100.000 tahun sekali iklim Bumi menjadi lebih dingin, musim dingin berlangsung selama beberapa ratus tahun. Akibatnya salju akan turun terus-menerus membentuk lapisan es yang tebal, air laut pun membeku, zaman itu pun dinamai zaman es.

    Sumber : berita-iptek.blogspot.com


    Show SPOILER_3

    Zaman Es Akan Terulang Lagi

    Teman-teman, baca tulisanku ini dengan
    seksama. Ambil segelas minuman, dan
    baca dengan teliti Ini SERIUS. Ini
    bukan bacaan sambil lewat. Kita sedang
    menjelang zaman es, bukan pemanasan
    global. Sebab :

    1. Kita bukanlah penyebab terjadinya
    Pemanasan Global. Dalam kadar maksimal,
    hanya 3 % gas karbondioksida (CO2) yang
    dihasilkan umat manusia. Jumlah CO2
    dalam udara saat ini menyerap hampir
    semua radiasi yang ada. Jadi, tak ada
    hubungan antara kaitan jumlah kadar CO2
    dan radiasi.

    2. 17.000 orang imuwan menandatangani
    petisi yang menyatakan bahwa CO2 yang
    dihasilkan manusia bukanlah penyebab
    pemanasan global. Peningkatan kadar CO2
    sebanyak 30 % persen di atmosfir kita
    dalam 100 tahun terakhir adalah akibat
    kenaikan suhu laut. Dan naiknya
    temperature laut disebabkan
    meningkatnya gempa dan aktivitas
    vulkanik.

    3. Selama ini kita belajar di sekolah
    bahwa Zaman Es hanya terjadi sekali
    dalam sejarah. Tapi, nyatanya, Zaman es
    terjadi beberapa ratus kali.

    4. Matahari bersifat elektromagnetis.
    Inilah yang mengakibatkan timbulnya
    bintik matahari, yang terus bertambah.
    Bumi juga bersifat elektromagnetik.
    Pada waktu-waktu tertentu, kutub
    magnetic akan berubah. Dan perubahan
    ini diakibatkan perubahan pada tata
    surya kita.

    5. Di masa lalu, saat perubahan kutub
    terjadi, dibarengi juga dengan
    aktivitas vulkanik, gempa, zaman es dan
    kepunahan. Terjadi secara serentak.
    Perubahan ini terjadi dalam waktu yang
    sangat singkat. Bayangkan, dalam satu
    malam, suhu bisa turun 20 derajat!

    6. Zaman es berulang secara periodik
    setiap 11.500 tahun.

    7. Satu inci hujan menghasilkan 10 inci
    salju. Di tahun 2007 ini, Colorado
    tertutup salju setinggi 30 kaki dalam
    satu kali badai saja. Baca kisahnya di

    8. Saat ini, Kutub Artik memiliki suhu
    yang cukup dingin untuk mengakibatkan
    Zaman Es. Yang dibutuhkan Cuma tambahan
    kelembaban sedikit saja, untuk
    menghasilkan lebih banyak salju. Saat
    ini dengan meningkatnya temperatur air
    laut akibat pergerakan vulkanik,
    kelembaban semakin meningkat di Kutub
    Artik.

    9. Untuk melihat daftar Glasir
    (glacier) yang mulai terbentuk saat
    ini, lihat situs www.iceagenow.com Data
    ini tidak dimuat oleh media massa.
    Besar kemungkinan, kita semua akan
    mengalami Zaman es.

    10. Film An Inconvenient Truth"-nya Al
    Gore menyesatkan banyak orang.
    Informasi yang benar dalam film
    tersebut hanya soal semakin
    meningkatkan temperature air laut akan
    memicu kemunculan Zaman Es dalam waktu
    sekejap.

    Kenapa Ini Sangat Penting?

    Meski kita nggak tinggal di kawasan
    yang akan tertutup lapisan es setinggi
    ratusan atau ribuan kaki, kita tetap
    harus menyiapkan diri.
    Dalam bukunya Not by Fire, but by Ice
    karya arsitek bernama Robert Felix,
    disebutkan tentang perubahan kutub dan
    berbagai bencana alam yang akan
    menyertainya.
    Persediaan makanan di seluruh dunia
    akan habis selama beberapa tahun.
    Pertanian tak mungkin dilakukan, karena
    kekacauan iklim.

    Sumber : www.bloggaul.com


    Show SPOILER_4

    Misteri Zaman Es

    Apa maksudnya zaman es? Apakah itu berarti kita tinggal di permukaan Bumi yang tertutup es? Yuk, kita intip rahasia zaman es…

    Kamu ingat, kan, planet Bumi itu bulat dan berputar seperti gasing? Hihihi… saat mengitari Matahari, Bumi kadang mengangguk-angguk. Kadang Bumi juga condong mendekati Matahari seperti hormat. Di lain waktu, Bumi malah condong menjauhi Matahari. Gerakan Bumi yang condong mendekati Matahari atau menjauhi Matahari ini disebut presesi Bumi.

    Uniknya, presesi Bumi butuh waktu 23.000 tahun. Wah, lama sekali, ya? Apa Bumi nggak capek membungkuk hormat ke Matahari selama itu? Hihihi… tentu saja, Bumi harus melakukan presesi pelan-pelan. Kalau Bumi terlalu cepat membungkuk, bisa-bisa manusia terlempar dari planet Bumi, kan?

    Namun, meskipun pelan, presesi Bumi menyebabkan perubahan dahsyat di Bumi. Misalnya, ketika Bumi menjauhi Matahari, sinar Matahari ke Bumi jadi lebih sedikit. Bumi jadi dingin. Akibatnya, permukaan bumi banyak tertutup es. Kecuali di daerah khatulistiwa.

    Peristiwa permukaan Bumi tertutup es sampai lama disebut zaman es. Sampai saat ini Bumi telah mengalami banyak sekali zaman es. Zaman es itu ada yang berlangsung selama ratusan ribu tahun.

    Saat ini kita hidup di zaman es. Tepatnya, kita hidup di zaman es kecil. Ssst, suhu udara Bumi saat ini lebih sejuk dibandingkan suhu udara zaman dinosaurus. Ya, suhu udara Bumi panas pada zaman dinosaurus.

    Apakah suhu Bumi akan panas seperti zaman dinosaurus? Hmmm, saat ini perubahan suhu Bumi masih teka-teki. Sebagian ilmuwan menduga, Bumi akan mengalami zaman es lagi. Lo, kok bisa? Bukannya udara Bumi makin panas gara-gara global warming?

    Ternyata zaman es punya rahasia. Global warming menyebabkan es di kutub utara mencair. Rasa air es ini tawar. Air tawar lalu masuk ke laut kutub utara. Laut kutub utara jadi kurang asin.

    Selama ini laut kutub utara lebih asin daripada laut khatulistiwa. Agar air hangat dari khatulistiwa dapat mengalir ke laut kutub utara. Nah, jika tidak ada perbedaan asin lagi, maka air hangat berhenti mengalir ke kutub utara.

    Ini berbahaya sekali. Kutub utara berubah lebih dingin lagi. Udara bumi pun jadi lebih dingin. Akibatnya, suhu turun lebih tebal. Musim dingin jadi lebih lama. Bahkan, tidak ada musim panas! Permukaan es di kutub utara pun meluas. Bisa sampai Skotlandia, Inggris, Jerman, dan Amerika Utara. Bumi bisa mengalami zaman es lagi gara-gara global warming. Wah…

    Apakah enak hidup di zaman es? Tidak. Tanaman akan sulit tumbuh di padang es. Tanpa tanaman, tidak ada makanan. Biasanya makhluk hidup akan pindah ke tempat hangat.

    Kapan zaman es akan terjadi lagi? Secara alami, siklus zaman es butuh waktu puluhan ribu tahun. Namun, jika global warming tidak dicegah, zaman es bisa datang lebih cepat. Mungkin ratusan tahun mendatang. Sebelum zaman es datang, Bumi akan mengalami badai selama 40 tahun!

    Sumber : rachmatwahidi.wordpress.com


    Show SPOILER_5

    Kutub Utara Diramalkan Akan Kehilangan Esnya Antara Tahun 2008-2012

    Laut es Kutub Utara sejak dua puluh tahun yang lalu, tahun 1988 mempunyai ketebalan rata-rata lebih dari 3 meter, dengan 50 persen dari esnya sangat keras dan berusia lebih dari jutaan tahun yang lalu.

    Tetapi pada bulan September 2007, Pusat Data Salju dan Es AS (NSIDC) menunjukkan bahwa luas lapisan es di Kutub Utara berada pada titik terendah sepanjang sejarah, lapisan es yang mencair lebih dari 40 persen rata-rata, sementara temperatur di daerah es abadi Alaska dan di sebagian daerah Kanada naik lebih dari 2 C dibandingkan dengan rata-rata sebelumnya. Jika tren ini terus berlanjut maka tanah es abadi di Kutub Utara diramalkan akan kehilangan esnya antara tahun 2008 sampai 2012.

    Pencairan yang cepat pada musim panas 2007 telah membuat Kutub Utara menjadi sebuah pulau yang terpisah dengan daratan. Padahal, wilayah tersebut dikenal sebagai daratan es yang senantiasa menghubungkan Eropa dan Asia sejak pengamatan dilakukan pada tahun 1978. Kedua celah barat laut Kanada dan celah timur laut Rusia telah mencair. Sekarang kapal laut dapat melakukan perjalanan keliling di lapisan es Kutub Utara untuk yang pertama kalinya.

    Awal bulan September 2008, es di Kutub Utara kembali berada pada titik terendah kedua sepanjang sejarah. Sekitar 70 persen dari esnya berupa lapisan es yang baru terbentuk pada musim dingin tahun sebelumnya dan tebalnya hanya 1 meter. Data satelit terakhir menunjukkan bahwa saat ini permukaan es telah menurun menjadi 5,26 juta kilometer persegi. Laju pencairan yang terjadi saat ini sungguh terlalu cepat.

    Selain itu, menurut Laporan Pusat Data Iklim Nasional NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), bulan Januari 2008 tercatat sebagai bulan Januari paling bersalju di Asia. Namun, pada bulan Maret 2008 tercatat sebagai bulan terpanas dalam sejarah dunia, suhunya mencapai 1,8 derajat lebih tinggi dari suhu rata-rata sepanjang abad ke-20. Salju yang terbentuk pada musim dingin tahun lalu segera terkikis secara mencegangkan.

    Semenanjung Antartika juga menghadapi kenaikan suhu paling tinggi dibandingkan kawasan lain di Kutub Selatan. Dalam 50 tahun terakhir, suhu rata-rata di kawasan tersebut naik 2,5 C. Sebagai dampaknya, tujuh beting es di kawasan tersebut pecah selama 20 tahun terakhir. Selain itu, ada beberapa benting es yang pecah pada tahun 2008 ini, dan jumlah pecahannya itu selalu memecahkan rekor dari tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang dua tahun terakhir, wilayah Arktik di Kutub Utara kehilangan lapisan es seluas dua kali wilayah Prancis atau sepuluh kali luas Pulau Jawa.

    Sumber : sangtrainercilik.wordpress.com


    Show GAMBAR

    Gambar-gambarnya :

    dibawah ini gambar-gambar yang saya peroleh dari wordpress. saya kasih sumber takut ga muncul gambarnya begitu ditampilin di forum kalo ngambilnya dari wordpress


    Gambar1 "keadaan lapisan es di kutub_1"

    (Sumber : http://sangtrainercilik.files.wordpr...pg?w=364&h=287)


    Gambar2 "keadaan lapisan es di kutub_2"

    (Sumber : http://sangtrainercilik.files.wordpr...pg?w=344&h=285)


    Gambar3 "prediksi kenaikan ketinggian air_1"

    (Sumber : http://kliktedy.files.wordpress.com/...obawarming.jpg)


    Gambar4 "prediksi kenaikan ketinggian air_2"

    (Sumber : http://kliktedy.files.wordpress.com/...balwarming.jpg)



    kalo threadnya bagus kasi2 thanks ya!!!
    Last edited by tripunk; 08-04-2009 at 08:16 AM.
    Reply With Quote Reply With Quote

  2. #2

    Join Date
    Sep 2008
    Location
    Purwokerto
    Posts
    1,773
    Thank(s)
    0/8,620
    Rep Power
    8

    Default

    untuk saat ini aja katanya banyak gunung2 es di kutub yang sudah meleleh..
    bayangkan, "gunung" lho..
    wah, suram dah..
    perlu persiapan yang matang..
    Reply With Quote Reply With Quote

  3. #3

    Join Date
    Jan 2009
    Location
    Bandung
    Posts
    302
    Thank(s)
    0/32
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by kurama013 View Post
    untuk saat ini aja katanya banyak gunung2 es di kutub yang sudah meleleh..
    bayangkan, "gunung" lho..
    wah, suram dah..
    perlu persiapan yang matang..
    Kaya day after tomorrow dunk?
    Btw kayanya negara yang di daerah khatulistiwa aman deh..
    Hahahaha
    Reply With Quote Reply With Quote

  4. #4

    Join Date
    Oct 2008
    Location
    TKP
    Posts
    1,857
    Thank(s)
    0/18,238
    Rep Power
    9

    Default

    berhubung yang punya tred PM aku
    ya nih tak ramein
    puas?
    puas??
    btw bro Ts nya bikin capek

    tulisannya kebanyakan
    Reply With Quote Reply With Quote

  5. #5

    Join Date
    Nov 2007
    Location
    日-
    Posts
    5,461
    Thank(s)
    0/35,237
    Rep Power
    15

    Default

    Aduh gambarnya kurang

    kebanyakan tulisan nih :D, tapi buat info sih gpp :onion-76:

    @TS

    Stop Global Warming !
    Soundtrack Portofolio 2013
    Reply With Quote Reply With Quote

  6. #6

    Join Date
    Oct 2008
    Location
    bandung
    Posts
    620
    Thank(s)
    0/3,148
    Rep Power
    7

    Default

    klo byk gambarnya bakalan lebih menarik deh
    Reply With Quote Reply With Quote

  7. #7

    Join Date
    Sep 2008
    Location
    dung..dung..ban
    Posts
    864
    Thank(s)
    0/13,152
    Rep Power
    7

    Default

    Quote Originally Posted by Renzonokuken View Post
    Aduh gambarnya kurang

    kebanyakan tulisan nih :D, tapi buat info sih gpp :onion-76:

    @TS

    Stop Global Warming !
    hihihi.. emang susah nyari gambarnya kk..
    soalnya pas jaman es orang2 pada ga punya kamera..
    tapi kl ilustrasi mungkin bisa kutambahin deh..
    itung2 aq dah lama ga pos disini..

    maap ya mungkin ga ada hubungan dengan jaman es, cm kita lebih melihat ke masa lalu yang diperkirakan oleh ilmuwan dan moga2 berhubungan dengan jaman es..

    seperti biasa, musti dikasih sumbernya dl, biar si empunya kaga marah..
    http://faktaevolusi.blogspot.com/

    Masa Kenozoikum 60 juta tahun lalu sampai sekarang

    Seperti halnya masa Mesozoikum, masa Kenozoikum salah satu di antaranya dicirikan oleh adanya perkembangan kehidupan baik jenis flora maupun jenis fauna. Salah satu hal yang menarik adalah anggota filum Protozoa yang termasuk kedalam ordo Foraminifera. Pada masa Paleozoikum atas jenis tanah ini mulai muncul sebagai pembentuk batu gamping, dan jenis ini berkembang baik pada masa Kaenozoikum sehingga mengakibatkan beberapa di antaranya dapat dipergunakan sebagai fosil penunjuk. Beberapa jenis yang termasuk Foraminifera besar antara lain adalah Camerina (Nummulites) yang terdapat pada kala Eosen dan Oligosen. Jenis ini hanya dijumpai pada Paleogen, sedangkan pada Neogen jenis ini sudah tidak ada lagi.



    Nummulites
    Selain itu jenis invertebrata yang lain juga berkembang baik bahkan di beberapa tempat dapat dipergunakan sebagai fosil indeks antara lain di Indonesia. Jenis tersebut termasuklah Mollusca, Coelenterata, danlain2. Khusus untuk binatang Vertebrata mengalami perkembangan pesat, bahkan beberapa di antaranya dapat dilihat adanya evolusi.
    Selama kala Pleistosen keluarga gajah tetap memegang peranan penting dijumpai di benua Amerika, Eropa dan Asia. Mammuthus arizonae, Mammuthus columbia, Mammuthus imperator, mammuthus americanus, banyak dijumpai sebagai fosil di Amerika, sedang beribu2 fosil gajah ditemukan pula di Siberia dan China. Keluarga kuda dijumpai dalam bentuk kuda poni (kuda kerdil - tidak kurang dari 10 species di Amerika utara. Keluarga kerbau salah satu yang terkenal adalah Bison latifrons hidup di benua Amerika dengan bentang tanduk meliputi kurang lebih 2 meter. Keluarga unta umum didapatkan, sedangkan babi hutan banyak didapatkan di daerah Texas, Mexico, Amerika tengah. Tidak ketinggalan golongan Carnivora mengambil peranan pula selama kala Pleistosen. Felis atrox sebangsa kucing raksasa yang bentuk dan ukurannya sebesar harimau pernah hidup di daerah benua Amerika, Canis dirus, serigala raksasa, diduga Amerika merupakan daerah asal yang kemudian mengadakan migrasi ke benua yang lain.



    Mammuthus-Trogontherii



    Bison latifrons



    Felis atrox Canis dirus



    Yang sangat menarik perhatian adalah waktu kelahiran manusia di dunia. Genus Australophitecus (humanoid-manlike) yang telah punah dijumpai sebagai fosil pada gua2 batu gamping di Amerika selatan, ditemukan oleh Prof. Dart & Prof. Le Gros Clark bersama2 dengan tulang binatang yang diduga dipergunakan sebagai senjata pada saat itu. (Nama Australophitecus berasal dari kata latin australo = selatan, pithecus = kera).



    Australophitecus
    Jenis lain adalah Pithecanthropus (dari bahasa latin pithecos = kera, anthropos =manusia ) untuk pertama kalinya ditemukan pada tahun 1891 oleh Eugene Dubois di daerah Sangiran sebelah utara Solo, yang kemudian lebih dikenal sebagai Pithecanthropus Erectus. Berita penemuan ini sangat menarik sehingga antara tahun 1935 sampai tahun 1940 Prof DR GHR von Koeningswald melakukan penyelidikan yang teliti. Salah satu penemuannya ialah didapatkannya tengkorak dan bagian tubuh yang lain. Untuk mengetahui sejarah kehidupan manusia pada saat itu, hingga saat ini penelitian terus dilanjutkan.



    Pithecanthropus
    Penelitian yang dilakukan pada tahun 1928 dan 1929 di dekat Beijing China, telah didapatkan di dalam gua batu gamping Chou Kou Tien 48 km sebelah selatan Beijing, yang kemudian dikenal sebagai Pithecanthropus peninensis. Penemuan yang tidak ternilai pentingnya ialah didapatkannya Homo Neanderthalensis yang sekarang telah punah yaitu di bagian timur Eropa yang hidup pada zaman es. Tempat penemuan pertama di daerah lembah Neander dekat Dusseldorf, Jerman.

    no regret for your life

    Reply With Quote Reply With Quote

  8. #8

    Join Date
    Jan 2009
    Location
    Kos
    Posts
    1,126
    Thank(s)
    0/2,285
    Blog Entries
    2
    Rep Power
    6

    Default

    1. Kita bukanlah penyebab terjadinya
    Pemanasan Global. Dalam kadar maksimal,
    hanya 3 % gas karbondioksida (CO2) yang
    dihasilkan umat manusia. Jumlah CO2
    dalam udara saat ini menyerap hampir
    semua radiasi yang ada. Jadi, tak ada
    hubungan antara kaitan jumlah kadar CO2
    dan radiasi.
    lagian kan emank bukan CO2 yg ngebuat pemanasan global...
    bukannya yg ngelobangin ozon itu CFC(Freon)
    gara2 itu berlubang makanya sinar matahari ga ditangkal ama ozon..
    makanya bumi makin panas kan....
    !!!!Cari Modelkits Bootleg & Figure KW Super? !!!!

    Please Visit My Blog
    Reply With Quote Reply With Quote

  9. #9

    Join Date
    Feb 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    264
    Thank(s)
    0/82
    Rep Power
    0

    Default

    Ozon juga punya fungsi untuk melindungi bumi dari benda asing
    Mustinya kalo ozon berlubang kmungkinan jatuh meteor naik 0,1 % donk bnr gk?
    Kalo global warming distop skrg juga da terlambat kan zaman es sudah di depan mata
    Reply With Quote Reply With Quote

  10. #10

    Join Date
    Jan 2009
    Location
    Kos
    Posts
    1,126
    Thank(s)
    0/2,285
    Blog Entries
    2
    Rep Power
    6

    Default

    ozon bukan 1 1 nya lapisan yg ngelindungin bumi dr meteor kan..
    lagian ga semua lapisan ozon yg berlubang...
    lagi pula kan emank uda perna beberapa x meteor mampir ke bumi...
    ozon yg berlubang kan ga brarti narik meteor ke bumi.. cuma pengikisan dr bentuk meteornya itu berkurang.. jadi bsia aja meteor yg jatoh ke bumi itu jadi lebih besar...

    setuju kl globar warming distop skarang uda terlambat..kita tinggal nunggu aja mw jadi apa ni bumi kita..
    tp kl emank bakal terjadi jaman es lagi atw pun banjir besar2an brarti kita hrs siapin 2 macam hal..
    1. kapal yg gede buat selamatin...
    2. goa yg gede.. kek city om ember gt...

    jadi bisa tetap selamat d..
    !!!!Cari Modelkits Bootleg & Figure KW Super? !!!!

    Please Visit My Blog
    Reply With Quote Reply With Quote

Page 1 of 8 12345 ... LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia