Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 11

Thread: Sejarah Perkembangan Konstruksi Jalan [Part I]
http://idws.in/196243

  1. #1

    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Bekasi
    Posts
    360
    Thank(s)
    1/82
    Rep Power
    0

    Default Sejarah Perkembangan Konstruksi Jalan [Part I]

    Bismillahirrahmannirrahim

    Assalamu'alaikum wr. wb.

    Untuk saat ini ane mau sedikit berbagi soal pengetahuan ane di bidang konstruksi jalan. sebagai awal ane akan sedikit menjelaskan mengenai sejarah konstruksi jalan, jika misalnya tanggapannya bagus akan ane lanjutkan untuk menjelaskan lebih banyak lagi mengenai konstruksi jalan. Semoga thread ini bisa bermanfaat buat semua orang. Oke, kita mulai aja.

    Dalam pengertian yang paling sederhana, jalan adalah suatu ruang public yang terbuka untuk dilewati oleh kendaraan, manusia, dan hewan. Pembuatan jalan sudah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu, seiring dengan perkembangan jaman, tujuan dan keberadaan suatu konstruksi jalan menunjukkan tingkat kemajuan suatu peradaban. Pelapisan jalan menggunakan suatu lapisan yang halus namun keras akan menjadikan suatu konstruksi jalan lebih tahan lama dan mampu menahan beban lalu lintas yang melewatinya dan segala kerusakan yang mungkin disebabkan oleh lingkungan sekitarnya. Beberapa perkerasan jalan tertua dan masih ada hingga kini dibuat oleh kekaisaran Roma.

    1.Romans Road

    Jalan pada masa kekaisaran Roma dibuat pada masa Republican – jalan yang paling tua, Via Appia, dibuat pada tahun 312 sebelum masehi. Dan jalan penghubung pada masa kekaisaran roma yang dibangun pada masa-masa itu mencapai panjang lebih dari 100.000 km yang kurang lebih sama dengan interstate system yang dimiliki oleh Amerika Serikat. di bawah bisa dilihat gambar jalan yang dibangun oleh bangsa romawi ini, Via Appia.



    Secara hukum, semua orang diperkenankan untuk melewati jalan tersebut, namun seluruh perawatan yang diperlukan oleh suatu konstruksi jalan dibebankan pada masyarakat yang mendiami wilayah yang dilewati oleh jalan tersebut. Pada saat kejayaan kekaisaran Roma mulai runtuh dan terpecah menjadi dua pada 395 masehi, kondisi jalan yang terdapat juga ikut menurun karena kurangnya perawatan. Namun demikian, kualitas dan struktur perkerasan jalan yang sangat baik membuat banyak dari jalan-jalan tersebut yang hingga kini masih tetap bertahan.

    Tipikal struktur perkerasan yang digunakan oleh bangsa Roma dalam membuat perkerasan jalan terdiri dari empat lapisan dasar :

    -Summa Crusta. Bongkahan batu pipih polygonal dengan permukaan batu yang halus yang ditempelkan pada bagian atas perkerasan jalan.
    -Nucleus. Semacam lapisan pondasi yang terdiri dari kerikil dan pasir dengan campuran kapur.
    -Rudus. Lapisan ketiga yang terdiri atas batu-batu berukuran sedang dan kecil yang juga diikat dengan menggunakan mortar kapur.
    -Statumen. Dua atau tiga bagian batu pipih yang diikat dengan menggunakan mortar kapur.

    Di bawah ini adalah ilustrasinya.



    Seperti yang terlihat pada ilustrasi di atas, perkerasan jalan yang dibuat oleh bangsa Roma cukup, bahkan tergolong sangat tebal, hampir 1 meter. Jika misalkan biaya yang diperlukan untuk membuat jalan seperti ini dihitung dengan menggunakan standar biaya pada hari ini, maka biaya total yang diperlukan bisa mencapai $2.000.000 per kilometer.

    2.Perkerasan Telford

    Perkerasan jalan pada masa-masa awal “modern” bisa kita lihat pada jenis perkerasan jalan yang dikembangkan oleh Thomas Telford (lahir pada tahun 1757). Telford pada mulanya berfokus pada konstruksi bangunan batu dan melebarkan sayapnya dalam pembangunan jembatan. Pada waktu senggangnya, dia memahat batu nisan ataupun benda-benda ornamental lainnya (sekitar 1780). Dan pada akhirnya dia menjadi seorang surveyor untuk pekerjaan public untuk County of Salop yang memindahkan perhatiannya pada konstruksi jalan. Jenis perkerasan jalan yang dikembangkannya memiliki ketebalan sekitar 350 – 450 mm dan terdiri atas tiga lapisan. Lapisan paling bawah terdiri atas batu-batu besar lebar dengan ukuran 100 mm x 75 sampai 180 mm. lapisan khusus inilah yang menjadikan desain perkerasan Telford unik. Di atas lapisan tersebut ditempatkan dua lapis batu dengan ukuran maksimum 250 mm yang dilanjutkan dengan wearing course dari batu kerikil dengan ketebalan 40 mm. dengan menggunakan desain ini diperkirakan perkerasan akan mampu menahan beban hingga 88 MPa (megapascal = N/mm2). Ilustrasi seperti gambar di bawah.



    3.Perkerasan Macadam

    Perkerasan jenis Macadam memperkenalkan penggunaan agregat yang bersudut. John MacAdam (lahir 1756) memperhatikan bahwa sebagian besar perkerasan jalan yang terdapat di Britania Raya terbuat dari kerikil lonjong dan bulat. Dia mengetahui bahwa lapisan agregat lancip bersudut di atas lapisan Subgrade (lapisan tanah) yang dipadatkan akan mampu memiliki performa yang lebih baik. Dia menggunakan lapisan subgrade yang lebih miring untuk meningkatkan drainase (tidak seperti Telford yang menggunakan lapisan subgrade yang cenderung datar) yang kemudian diberikan lapisan agregat bersudut yang bisanya berupa batu pecah sebanyak dua lapisan dengan totoal ketebalan sekitar 200 mm. Di atas lapisan tersebut kemudian diberikan wearing course dengan ketebalan 50 mm dengan menggunakan agregat dengan ukuran maksimum 25 mm, hal ini dilakukan untuk memberikan lapisan yang halus pada permukaan jalan. Dengan menggunakan perkerasan jalan tipe ini, konstruksi perkerasan jalan akan memiliki ketebalan sekitar 250 mm. Salah satu prinsip MacAdam yang paling sering diucapkannya adalah “no stone larger than what will enter a man’s mouth should go into a road”. Beban maksimum yang diizinkan untuk melintasi jalan dengan menggunakan konstruksi perkerasan ini adalah 158 MPa.

    Pada 1815, MacAdam ditunjuk sebagai “surveyor general of the Bristol Roads” yang kemudian menerapkan desain yang dimilikinya pada banyak proyek konstruksi jalan. Dan memang desain yang dimilikinya terbukti sukses sehingga istilah Macadam (atau di Indonesia sering disebut Makadam) menjadi sebuah istlah baku untuk jenis perkerasan dengan desain dan konstruksi seperti ini. Istilah macadam juga sering digunakan pada konstruksi jalan dengan menggunakan batu pecah pada konstruksinya.

    Hingga 1850, sekitar 2.200 km jalan dengan perkerasan macadam digunakan di seluruh area Britania Raya. MacAdam menyadari bahwa lapisan batu pecah pada jalan raya yang dibangunnya akan terikat oleh agregat halus yang disebabkan oleh arus lalu lintas yang melewati konstruksi perkerasan. Dengan diperkenalkannya alat pemecah batu, abu batu dan sceering dalam jumlah besar akan bisa diproduksi yang menyokong tipe perkerasan macadam. Penggunaan agregat halus yang meningkat ini pada akhirnya menghasilkan material pondasi jalan yang memiliki gradasi yang lebih rapat. Digambarkan pada ilustrasi di bawah.



    jika misalnya dilakukan coredrill pada perkerasan macadam, maka akan tampak seperti gambar di bawah ini



    Oke, untuk sementara ane hanya akan memberikan sejarah mengenai perkembangan jenis perkerasan, jika ane sempet akan ane lanjutkan sejarah awal mula penggunaan tar, aspal, dan semen portland dalam konstruksi jalan.

    Terima kasih udah mampir.
    Reply With Quote Reply With Quote

  2. Who Said Thanks:


  3. #2

    Join Date
    Mar 2009
    Location
    Retirement
    Posts
    40,855
    Thank(s)
    0/24,957
    Blog Entries
    66
    Rep Power
    70

    Default

    Saya pindahin ke sejarah.
    Untuk berikut2nya, buat tret barunya di sejarah aja yah...
    -Yo mirarte de aqui-
    -El arte es largo, la vida es corta, pero la oportunidad es mas corta-
    Reply With Quote Reply With Quote

  4. #3

    Join Date
    Jan 2011
    Location
    surabaya
    Posts
    404
    Thank(s)
    0/21
    Rep Power
    0

    Default

    ingat2...
    dulu main rome total war juga baangun kota2 dan jalan raya......

    seingatku ada tiga tahap pembangunan
    1. ROAD ====== jalanan berpasir dan masih primitif, namun paling murah dan cepat pembangunannyam dihubungkan ke desa dan hutan2
    2. PAVED ROAD ==== jalanan dar batu yg lebih baik.
    3. HIGHWAYS ===== jalanan yg paling lama dan mahal, namun sangat membantu untuk militer dan berdagang ^%^
    Reply With Quote Reply With Quote

  5. #4

    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Semarang
    Posts
    63
    Thank(s)
    0/1
    Rep Power
    0

    Default

    Apakah ada tipe-tipe kontemporer dari jalan di abad selanjutnya?
    Reply With Quote Reply With Quote

  6. #5

    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Hashire! PIPLUP
    Posts
    582
    Thank(s)
    0/12
    Rep Power
    4

    Default

    wah ternyata biaya jalan jaman roma jika dipakai jaman sekarang bener2 mahal.

    yg pasti proyek perbaikan jalan2 sekarang jadi tender yg diperebutkan oleh perusahaan2 kontraktor.
    Reply With Quote Reply With Quote

  7. #6

    Join Date
    Jun 2012
    Location
    depok
    Posts
    289
    Thank(s)
    0/69
    Rep Power
    0

    Default

    hhmm, yang ane bingung itu konstruksi jalan Trollstigen gimana yak gan??
    Reply With Quote Reply With Quote

  8. #7

    Join Date
    Sep 2011
    Location
    ~
    Posts
    735
    Thank(s)
    0/191
    Blog Entries
    1
    Rep Power
    3

    Default



    Bangsa Eropa itu ko tata kotanya dari zaman dulu ko bisa bagus sih?
    Termasuk jalan-jalannya?
    consilio et animis
    Reply With Quote Reply With Quote

  9. #8

    Join Date
    Dec 2010
    Location
    Jakarta
    Posts
    638
    Thank(s)
    0/118
    Rep Power
    4

    Default

    wah jadi inget semester kemaren belajar tentang jalan macadam gt2 jg..
    Reply With Quote Reply With Quote

  10. #9

    Join Date
    Oct 2012
    Location
    EXOplanet
    Posts
    597
    Thank(s)
    0/9,378
    Blog Entries
    2
    Rep Power
    2

    Default

    Kalo perkerasan jalan aja membutuhkan $ 2000.000 benar-benar ga efisien
    Apalagi kalo tebalnya 1 meter,kalo tergelincir ngeri juga ya
    Reply With Quote Reply With Quote

  11. #10

    Join Date
    Sep 2012
    Location
    In Your Mind
    Posts
    127
    Thank(s)
    0/622
    Rep Power
    0

    Default

    Biayanya mahal gitu, mungkin karena banyak aparat PU-nya yg korupsi kalee.. :)
    Reply With Quote Reply With Quote

Page 1 of 2 12 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia