Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 15

Thread: Cerita Tentang Pohon Apel. . .
http://idws.in/24117

  1. #1
    Katsudoon~ NightStalker's Avatar

    Join Date
    Oct 2008
    Location
    Kapuk Valley
    Posts
    1,178
    Thank(s)
    0/6,092
    Rep Power
    6

    Thumbs up Cerita Tentang Pohon Apel. . .

    Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

    Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,
    tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

    Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu."Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."

    Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.


    Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.

    Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

    Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya."Ayo bermain-main lagi denganku," kata pohon apel."Aku sedih," kata anak lelaki itu."Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"

    "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah."

    Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

    Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu." "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.



    "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel."Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu."Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.



    "Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
    "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu." "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

    Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.


    Show open this please

    Pohon apel itu adalah orang tua kita.
    Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

    Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
    Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.




    Your future is whatever you make it. So make it a good one...
    - Emmett L Brown

  2. #2

    Join Date
    Jan 2009
    Location
    Promised land
    Posts
    6,254
    Thank(s)
    0/115,665
    Rep Power
    0

    Default



    nice post..

    dirumah gi bnyak apel jg mmmm...

  3. #3

    Join Date
    Aug 2008
    Location
    YOGYAKARTA
    Posts
    10,367
    Thank(s)
    0/49,391
    Blog Entries
    3
    Rep Power
    30

    Default

    nice story.....
    penting negh....jgn lupain ortu....


  4. #4

    Join Date
    Mar 2009
    Location
    jakarta
    Posts
    1,062
    Thank(s)
    0/3,001
    Rep Power
    6

    Default

    wew kek nya pernah baca nih... ripost nih, kalo gak salah dulu pernah ada di forum ini deh....

  5. #5
    Katsudoon~ NightStalker's Avatar

    Join Date
    Oct 2008
    Location
    Kapuk Valley
    Posts
    1,178
    Thank(s)
    0/6,092
    Rep Power
    6

    Default

    oh iya ud ada sorry bro repost ga search dlo sih pas bkin maklum mata ud ngantok...

    http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=8451
    post tahun 2008 teryata hihihi....pantesan ga keliatan...

    terserah moderator deh mo di close ap d merge...
    Last edited by NightStalker; 30-05-2009 at 04:17 PM.



    Your future is whatever you make it. So make it a good one...
    - Emmett L Brown

  6. #6

    Join Date
    Dec 2008
    Location
    WondeRLand....
    Posts
    29
    Thank(s)
    0/0
    Rep Power
    0

    Default

    NICE POST gan. .

    :onion-55: jd merasa bersala. .

    "maafin aku mama, papa..."

  7. #7

    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Rabona City
    Posts
    6,485
    Thank(s)
    0/11,790
    Rep Power
    12

    Default

    Jadi sedikit terharu nih:onion-84:

    Makasih udah mengingatkan.

  8. #8

    Join Date
    Feb 2009
    Location
    West Jakarta
    Posts
    1,224
    Thank(s)
    0/15,446
    Rep Power
    6

    Default

    udah pernah tapi bagus gan!

  9. #9

    Join Date
    May 2008
    Location
    WildWesterners
    Posts
    15,312
    Thank(s)
    0/27,959
    Blog Entries
    2
    Rep Power
    30

    Default

    terima kasih sudah mengingatkan T.T

  10. #10

    Join Date
    May 2009
    Location
    Bandung
    Posts
    199
    Thank(s)
    0/6
    Rep Power
    0

    Default

    naissss ..
    Keep posting yow ~~~ ..
    Cukup untuk menyadarkan diriku akan kebodohankuw

Page 1 of 2 12 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia