Page 1 of 8 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 76

Thread: Penjelasan Singkat tentang TOEFL; IELTS; SAT; GRE; GMAT
http://idws.in/386950

  1. #1

    Join Date
    Jan 2012
    Location
    World of BOT
    Posts
    13,264
    Thank(s)
    9/28,194
    Blog Entries
    13
    Rep Power
    16

    Default Penjelasan Singkat tentang TOEFL; IELTS; SAT; GRE; GMAT


    TOEFL (Test of English as a Foreign Language)
    Show read

    TOEFL adalah tes Bahasa Inggris yang ditujukan untuk; mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang untuk belajar & bekerja di luar negeri; menunjukkan kesiapan akademik seseorang; juta dirancang untuk menjadi standard yang obyektif dan tidak memihak sehingga siswa dapat membandingkan kemampuannya dengan adil.

    TOEFL dibagi ke dalam tiga metoda :
    1. pBt (Paper Base)
    2. cBt (Computer Base)
    3. iBt (Internet Base )

    Karena semakin sering kampus-kampus internasional menggunakan iBt maka kali ini yang dibahas yang iBt saja dulu. TOEFL berbasis internet (iBT) uji terdiri dari 4 bagian:
    1. Listening
    2. Reading
    3. Speaking
    4. Writing

    Keempat bagian akan diujikan pada hari yang sama. Ujian diselesaikan dalam tempo waktu kurang lebih sekitar 4 jam.
    Yang baru di iBt adalah peserta akan dimina untuk menggabungkan, atau mengintegrasikan lebih dari 1 keterampilan berbahasa yaitu:
    • membaca sebuah artikel.
    • mendengarkan ceramah singkat tentang topik artikel yang kita baca.
    • berbicara atau menulis tanggapan terhadap apa yang kita baca dan dengarkan.

    Hal ini dianggap sama apabila kita nantinya kuliah keluar negeri yaitu,
    Membaca buku teori
    Mendengarkan dosen menjelaskan mata kuliah
    Menyampakan opini kita dan menuangkannya ke dalam tulisan demi tulisan.

    REGISTRASI TOEFL
    Saat ini sudah banyak lembaga pendidikan yang meimiliki otorisasi dari ETS (Lembaga di Amerika Serikat yang berwenang untuk pengaturan TOEFL, IELTS GRE dll). TS sendiri adalah salah satu contributor untuk sebuah lembaga pendidikan internasional yang telah puluhan tahun bergerak di bidang TOEFL, IELTS, GRE, GMAT PREPARATION dan Learning Overseas Consultant. So kalau mau Tanya lebih dalam lagi bisa PM TS, let’s discus more detail if necessary.

    Mendaftar untuk tes TOEFL
    Ketika Anda mendaftar untuk tes ini, sebaiknya kita melihat dulu berapa standard minimum TOEFL yang diminta kampus. Sehingga ini dapat membuat anda fokus mendapatkan goal yang komprehensif dalam mengikuti tes TOEFL.

    ~ Lakukan persiapan sebelum mengambil tes TOEFL
    ~ Silahkan anda melihat hasil TOEFL secara online 15 hari setelah Anda mengikuti tes.
    ~ Laporan nilai Anda memberitahu tentang bagaimana meningkatkan keterampilan Anda.
    ~ ETS juga akan mengirimkan laporan tertulis hasil skor anda.



    IELTS (International English Language Testing System)
    Show read

    Tes IELTS diselenggarakan di lebih dari 500 pusat dilaksanakan empat kali sebulan. Kita dapat memilih dua jenis tes IELTS: Academic atau General Training, tergantung tujuan kita apakah untuk belajar, bekerja atau bermigrasi.

    Tes yang akan dilakukan dibagi ke dalam empat bagian :
    Listening Reading Writing Speaking

    Hasil IELTS yang dinilai pada skala 9. Kita tidak dibatasi berapa kali mengambil ujian dan dapat mempercayai kualitas dan keamanan IELTS karena dikelola oleh tiga lembaga internasional terkemuka yaitu British Council, IDP: IELTS Australia and the University of Cambridge ESOL Examinations (Cambridge ESOL).
    Materi ujian ListeningSpeaking (IELTS) untuk Academic atau pun General Training adalah sama namun untuk Reading Writing soalnya berbeda.
    Ujian Listening Reading Writing harus diselesaikan dalam satu hari. Untuk tes Speaking tergantung tempat dimanna kita tes, biasanya seminggu sebelum atau sesudah ketiga tes pertama dilaksanakan. Berikut ini adalah schedule IELTS :
    ~ Listening: 4 sections, 40 items – 30 min
    ~ Reading: 3 sections, 40 items – 60 minutes
    ~ Writing: 2 tasks (150-250 words) – 60 minutes
    ~ Speaking: 11-14 minutes



    TOEIC (TEST OF ENGLISH FOR INTERNATIONAL COMMUNICATION)
    Show read

    TOEIC yang dikembangkan pada tahun 1979, ditujukan untuk mengukur kemahiran seseorang dalam bahasa Inggris pada level intermediate (menengah) dan advance (lanjutan). Ada lebih dari 4,5 juta pengambil tes ini tiap tahun. TOEIC adalah sebuah standarisasi kemampuan bahasa Inggris di tempat kerja di seluruh dunia. Tes TOEIC adalah sertifikasi yang sangat berharga bagi para profesional.

    Tujuan dari TOEIC lebih bervariasi dari test-test lainnya. Umumnya TOEIC digunakan untuk 3 kegunaa yaitu :
    Corporate- perusahaan
    Menggunakan tes TOEIC untuk kemajuan dalam korespondensi dan dokumentasi perusahaan juga dalam program pelatihan bahasa Inggris, merekrut dan mempromosikan karyawan, serta menempatkan pengukuran standar di tempat di lokasi kerja.
    Program bahasa Inggris menggunakannya untuk menempatkan siswa pada tingkat pembelajaran yang tepat, dan mengevaluasi kemampuannya.
    Instansi pemerintah menggunakannya untuk mendokumentasikan kemajuan dalam program pelatihan bahasa Inggris, merekrut dan mempromosikan serta merekrut karyawan.



    SAT (Scholastic Aptitude Test)
    Show read

    SAT adalah test yang akan mengukur sudah sejauh mana anda menguasai materi yang dipelajari di sekolah dan seberapa baik pula anda dapat menerapkan pengetahuan itu. SAT ini menilai pengetahuan Anda tentang membaca secara kritis, menulis dan keterampilan matematika yang sudah anda pelajari. Waktu uji total SAT ini adalah 3 jam dan 45 menit.

    Test SAT terdiri dari tiga bagian: critical reading, mathematics, dan writing. Setiap bagian dinilai pada skala 200 - 800.

    Critical Reading
    Tes kemampuan anda untuk memahami soal-soal setingkat akademi yang tertulis dalam bahasa Inggris. Anda diminta untuk mengisi kalimat dengan kata yang tepat atau kata-kata untuk menjawab pertanyaan yang menunjukkan pemahaman Anda membaca cerita pendek dan panjang.

    Mathematics
    Sesi tes ini untuk menilai seberapa baik Anda menganalisa dan bagaimana keterampilan kita memecahkan masalah yang nantinya akan dibutuhkan di universitas. Pertanyaan yang harus anda selesaikan termasuk tentang rumus aljabar, fungsi linear, fungsi eksponen dan manipulasi eksponen, sifat-sifat garis singgung, nilai mutlak, notasi fungsi, geometri, probabilitas, serta menganalisis data. Beberapa pertanyaan adalah pilihan ganda, sementara yang lain akan diujikan secara essay. Anda dapat menggunakan kalkulator yang disetujui, dan anda tidak diharuskan untuk menghafal rumus-rumus.

    Writing
    Writing mencakup pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda untuk menguji seberapa baik Anda menggunakan standar menulis dalam bahasa Inggris. Kita juga akan diminta untuk menulis esai singkat. Pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda menilai kemampuan Anda untuk mengidentifikasi kesalahan kalimat, memperbaiki kalimat, dan meningkatkan kualitas paragraf. Pertanyaan esai meminta anda untuk berada diposisi pada contoh-contoh masalah dan menggunakannya untuk mendukung posisi Anda. Petugas yang nantinya memeriksa jawaban akan tahu bahwa esai itu ditulis dalam waktu singkat dan merupakan draft pertama. Mereka tidak akan mengharapkan tulisan yang halus tutur bahasanya melainkan mereka akan membaca esai Anda untuk melihat seberapa baik Anda mengatur dan mengungkapkan sudut pandang Anda dan mengembangkannya serta mendukung ide utama. Seluruh test harus diselesaikan dalam waktu 3 jam dan 45 menit.



    GRE (Graduate Record Examinations)
    Show read

    Tes GRE diperlukan oleh individu yang akan melanjutkan jenjang studi S1 & S2 (Sarjana & Master) baik itu untuk displin ilmu alam, teknik, ilmu sosial, humaniora dan seni, pendidikan, bisnis atau bidang lainnya. Tes ini dirancang untuk membantu panitia penerimaan mahasiswa baru dan para sponsor dalam menilai kualifikasi pelamar untuk tujuan program mereka.

    Bentuk Test GRE
    GRE General Test
    Test ini untuk mengukur keterampilan yang telah dikembangkan dalam jangka waktu yang panjang dan biasanya tidak selalu berhubungan dengan bidang studi tertentu. Tes ini terdiri dari

    Verbal Reasoning - Penalaran Verbal
    mengukur kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi bahan tertulis; mensintesis informasi yang diperoleh dari bahan itu; menganalisa hubungan antara komponen-komponen kalimat, dan mengenali hubungan antara kata dan konsep.

    Quantitative Reasoning - Penalaran Kuantitatif
    mengukur kemampuan matematika dasar; pemahaman tentang konsep-konsep matematika dasar, kemampuan alasan kuantitatif dan memecahkan masalah dalam pengaturan kuantitatif. Ada keseimbangan antara pertanyaan yang membutuhkan aritmatika, aljabar, geometri dan analisis data.

    Analytical writing sections - Analisis
    mengukur kemampuan untuk mengartikulasikan dan mendukung ide-ide yang kompleks, menganalisis argumen, mempertahankan sebuah diskusi menjadi lebih fokus dan koheren. Tes ini tidak menilai pengetahuan spesifik, dan tidak ada cara cepat terbaik untuk menjawabnya.



    GMAT (Graduate Management Admission Test)
    Show read

    GMAT adalah standard test international yang dipakai oleh banyak universitas internasional dalam menentukan “APTITUDE” mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar Master (MBA). Test ini dirancang untuk membantu program pascasarjana manajemen menilai kualifikasi pelamar untuk studi lanjutan di bidang bisnis dan manajemen.

    The Graduate Manajemen penerimaan Test
    mengevaluasi kemampuan menulis verbal, kuantitatif, dan analitis bahwa Anda telah berkembang dari waktu ke waktu melalui pendidikan dan bekerja.

    The Verbal Section
    mengukur kemampuan Anda untuk membaca dan memahami materi tertulis, dengan akal dan mengevaluasi argumen, memperbaiki bahan tertulis untuk menyesuaikannya ke dalam standard Bahasa Inggris yang baku.



    Sumber
    Kalau ada kekurangan dan kesalahan mohon untuk dikasih saran, semoga bisa melengkapi index yang ada.
    Semoga bermanfaat.

    Untuk berbagi soal TOEFL | IELTS | etc.. ada di SF eBook cari di Index.
    Example for Kaplan TOEFL ibt_2010-2011
    Last edited by Iya_an; 03-02-2013 at 12:43 AM.

    Jomblo itu indah, nikmatilah selagi bisa
    Reply With Quote Reply With Quote

  2. #2

    Join Date
    Mar 2011
    Location
    #StayStrongSNSD
    Posts
    1,095
    Thank(s)
    1/1,628
    Blog Entries
    2
    Rep Power
    4

    Default

    baru nemu kalo tes bahasa inggris banyak macamnya.
    tapi kenapa yang populer di Indonesia itu TOEFL sama TOEIC ya ??
    Oh iya, cambridge itu bukan termasuk ya ??
    Sorry kalo tidak berkenan
    Reply With Quote Reply With Quote

  3. Who Said Thanks:


  4. #3

    Join Date
    May 2011
    Location
    South Sumatra
    Posts
    77
    Thank(s)
    4/171
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by Lailatul View Post
    baru nemu kalo tes bahasa inggris banyak macamnya.
    tapi kenapa yang populer di Indonesia itu TOEFL sama TOEIC ya ??
    Oh iya, cambridge itu bukan termasuk ya ??
    Sorry kalo tidak berkenan
    Disini yang sedang dibicarakan tentunya adalah 'industri' nya. Pengukuran kemampuan bahasa ini adalah sebuah lahan bisnis. Educational Testing Service (ETS) dari Amerika adalah pionir sejak sekitar tahun 1964an. Diperkirakan tes TOEFL Paper Based marak di Indonesia sekitaran tahun 1990 - 2000. TOEIC sendiri adalah 'adik kandung' TOEFL yang dicetus oleh orang Jepang yang ingin mengukur efektifitas berbisnis para pegawai mereka dengan bahasa Inggris sekitar pertengahan 1970an. Jadi TOEIC lebih ke bahasa Inggris tempat kerja.

    Seiring dengan perkembangan waktu, Cambridge ESOL, British Council dan IDP, tiga lembaga sekaligus tak tanggung-tanggung membidani kelahiran IELTS yang awalnya bernama ELTS pada tahun 1980an. Tes ini terus mengalami penyempurnaan hingga sekitar tahun 1995 mendapatkan format tetapnya.

    Melihat keadaan Indonesia beberapa tahun silam, Amerika menjadi kiblat segala hal. Namun demikian sekitar sepuluh tahun ke belakang, gaung pendidikan Australia makin memiliki reputasi, sehingga nama IELTS pun mulai dikenal. TOEFL dan TOEIC dari ETS tentunya sudah lebih dulu populer di Indonesia. Akan tetapi TOEFL PBT masih menggunakan format pilihan ganda (test battery) yang mana ini sudah jamak dianggap tidak benar-benar akurat dalam mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang.

    Format tes IELTS sekarang sudah sangat populer dengan kualitas soal yang sangat baik serta pelaksanaan ujian yang terjamin. TOEFL pun tidak tinggal diam. Menyadari kelemahan format pilihan gandanya, sejak tahun 2005, ETS dengan gencar menyempurnakan kualitas TOEFL format baru mereka yang dikenal dengan iBT dan meluaskan distribusinya ke seluruh test center yang berafiliasi dengan mereka.

    Kedua tes ini (IELTS & iBT) berada di kisaran harga sekitar 190 dollar.
    Adapun TOEFL murah yang dikenal ITP (soal bekas pakai) masih digunakan di beberapa pusat bahasa universitas di Indonesia dengan harga 300 ribu dan dikenal sebagai Institutional Testing Program. Penggunaannya terbatas dan tidak sama dengan iBT. Cek: https://www.ets.org/toefl_itp/use

    Cambridge ESOL merupakan lembaga otoritas bahasa Inggris dari Inggris Raya.
    Jenjang ujian di ESOL tidak hanya untuk mengukur siswa, namun juga karyawan dan kompetensi calon guru.
    1. YLE Starters - sd 1-2
    2. YLE Movers - sd 3-4
    3. YLE Flyers - sd 5-6
    4. KET (Key English Test) smp 1-2
    5. PET (Preliminary English Test) smp 3
    6. FCE (First Certificate in English) sma 1 - 2 - 3 = IELTS 6 - 7
    7. CAE (Cambridge English: Advanced) s 1 = IELTS 7.5 - 8
    8. CPE (Cambridge English: Proficiency) s 2 = IELTS 8 - 9
    9. IELTS
    10. BULATS (Keperluan Bahasa Inggris Bisnis)
    11. TKT (Calon Guru)
    12. CELTA (Guru Keren) - kalo ga salah 18 jutaan
    13. DELTA (Guru Super Keren) - kalo ga salah 20 jutaan

    Mudah-mudahan berguna.
    Reply With Quote Reply With Quote

  5. Who Said Thanks:


  6. #4

    Join Date
    Jan 2011
    Location
    ...............
    Posts
    136
    Thank(s)
    0/11
    Rep Power
    0

    Default

    bro bisa bantu tipsnya ngak cara memilih jenis toefl dan ielts yg benar and tipsnya supaya bisa memperoleh ilai bagus.
    klw ada linknya buat mengasah itu semua secara gratis tlong d share
    Reply With Quote Reply With Quote

  7. #5

    Join Date
    Jan 2012
    Location
    World of BOT
    Posts
    13,264
    Thank(s)
    6/28,194
    Blog Entries
    13
    Rep Power
    16

    Default


    TOEFL atau IELTS Mana Yang Lebih Baik

    Show Preambule
    This article has been translated from the original source for your convenience by Tatik Wijayanti – MJ Education.

    Setiap universitas ingin memastikan bahwa anda memiliki keterampilan berbahasa Inggris yang diperlukan untuk belajar di universitas mereka. Hampir semua lembaga pendidikan tinggi mengharuskan anda untuk menempuh tes bahasa Inggris. TOEFL dan IELTS merupakan dua tes bahasa Inggris berstandar tinggi. Salah satu pertanyaan yang paling sering saya dengar yaitu mana yang lebih mudah atau mana yang lebih baik diantara kedua tes tersebut. Jawabannya tergantung pada jenis tes apa yang anda kuasai, serta di mana Anda berencana untuk menggunakannya. Artikel ini akan menguak tentang perbedaan antara keduanya sehingga membantu anda dalam membuat keputusan.

    Admissions
    Tes IELTS ini dikelola oleh Konsulat Inggris, University of Cambridge dan IELTS Australia. Artinya, hal ini terkait dengan pemerintah Inggris dan biasanya digunakan oleh universitas-universitas di Inggris, Selandia Baru dan Australia untuk menentukan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa asing. TOEFL dikelola oleh ETS, sebuah organisasi non-profit dari Amerika Serikat dan digunakan secara luas oleh universitas di Amerika dan Kanada. Namun, untuk memudahkan siswa internasional, universitas di seluruh dunia telah memakai keduanya yaitu TOEFL dan IELTS. Walau demikian anda harus memeriksa universitas tertentu yang akan anda tuju. Umumnya di Amerika Serikat, Inggris, Australia atau Selandia Baru akan mengambil skor keduanya. Jadi itulah yang harus dipikirkan. Pilihlah tes yang menurut anda mudah untuk mengerjakannya. Untuk melakukan hal itu, mungkin anda perlu mengetahui struktur dari masing-masing test.



    TOEFL

    Show read

    Struktur TOEFL

    Sejak setahun yang lalu, TOEFL secara universal resmi diberikan dalam format (Internet Based Testing) iBT. Terdiri atas empat bagian, yaitu:


    Reading (membaca)


    Bagian TOEFL Reading meminta anda untuk membaca 4-6 paragraph berlevel Universitas dan menjawab soal-soal pilihan ganda. Pertanyaannya menguji pemahaman anda tentang teks, ide utama, informasi penting, kosakata, gaya bahasa, dan membuat kesimpulan.


    Listening (mendengarkan)


    Bagian Listening berupa 2-3 percakapan dan 4-6 perkuliahan. Situasinya selalu berkaitan dengan kehidupan kampus misalnya percakapan antara seorang mahasiswa dan seorang pustakawan, tentang penemuan bahan penelitian atau perkuliahan di kelas sejarah. Soal tes berbentuk pilihan ganda seputar informasi penting, kesimpulan, nada dan kosa kata. Bahasa yang digunakan dalam percakapan dan perkuliahan adalah sangat alami dan mencakup juga bahasa Inggris informal, interupsi serta penggunaan isian suara seperti “eh” atau “Uhm.”

    Speaking (berbicara)


    Tes Speaking anda akan direkam. Anda diminta berbicara ke dalam mikrofon dan penilai akan mendengarkan jawaban anda kemudian menilainya. Dua pertanyaan tentang topik yang familiar dan meminta pendapat anda dan diminta mendeskripsikan hal-hal yang familiar, seperti kota atau guru favorit Anda. Dua pertanyaan selanjutnya meminta Anda untuk meringkas informasi dari sebuah teks dan percakapan kemudian anda diminta untuk memberikan pendapat. Dua pertanyaan terakhir meminta anda untuk meringkas informasi dari percakapan singkat. Sekali lagi, topik dalam pembicaraan selalu terkait dengan universitas.

    Writing (
    menulis)

    Pada bagian akhir tes TOEFL terdapat dua essay. Pertama, anda diminta untuk Anda menulis pendapat tentang topik yang luas, misalnya tentang apakah lebih baik untuk hidup di luar daerah kota atau di kota. Selanjutnya anda diminta untuk meringkas informasi dari sebuah teks dan perkuliahan – sering keduanya akan berbeda pendapat dan perlu untuk menuliskan persamaan dan perbedaannya, atau menyatukan informasi yang bertentangan.



    IELTS

    Show read

    Struktur IELTS

    Struktur IELTS terdiri dari 4 bagian yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing tetapi formatnya sangat berbeda.


    Reading
    (membaca)


    Bagian test reading pada IELTS terdapat 3 teks yang diambil dari buku teks akademis atau dari koran maupun majalah – tetapi semua berlevel universitas. Salah satunya bisa berupa opini. Misalnya teks yang mendebatkan suatu sudut pandang. Jenis pertanyaan pada IELTS cukup luas dan tidak setiap teks akan memiliki jenis pentanyaan yang sama. Salah satu jenis pertanyaan yang meminta anda untuk mencocokkan judul dengan sebuah teks. Anda mungkin akan diminta untuk melengkapi ringkasan menggunakan kata-kata dari teks. Atau mengisi table, grafik maupun gambar. Mungkin ada pertanyaan pilihan ganda yang bertanya tentang rincian penting. Salah satu jenis pertanyaan yang paling sulit yaitu berupa laporan dan menanyakan apakah laporan ini benar, salah atau tidak termasuk dalam teks. Anda juga mungkin diminta untuk mencocokkan kata-kata dengan maknanya. Yang terakhir yaitu berupa pertanyaan pendek dan jawabannya diambil dari teks yang tersedia.
    Beberapa pertanyaan diletakkan sebelum teks dan mungkin untuk menjawabnya tidak membutuhkan ketelitian membaca. Ada juga yang diletakkan setelah teks dan mungkin perlu membaca teks dengan seksama untuk menjawab pertanyaanya.

    Listening
    (mendengarkan)


    IELTS memiliki empat bagian listening. Yang pertama adalah “percakapan transaksional” yang diterapkan untuk suatu hal misalnya: surat ijin mengemudi, kartu perpustakaan) atau meminta informasi (misalnya meminta informasi rincian mengenai iklan atau hotel). Bagian kedua mengenai informasi perkuliahan dari berbagai hal, mungkin seorang dekan menjelaskan aturan universitas. Ketiga adalah percakapan dalam konteks akademik dan bagian akhir berupa materi perkuliahan. Untuk semua bagian Anda mungkin akan diminta untuk melengkapi ringkasan, melengkapi tabel, menjawab pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda, memberi label pada suatu diagram atau gambar, atau mengelompokkan informasi ke dalam kategori yang berbeda. Anda akan diharapkan untuk mengisi jawaban sebagaimana yang anda dengar selama tes.


    Reading (m
    enulis)


    Ada dua tugas menulis dalam test IELTS. Yang pertama, meminta Anda untuk meringkas sebuah tabel atau grafik menjadi sekitar 300 kata. Anda harus mengidentifikasi informasi penting, membandingkan dan membedakan bagan atau mungkin menjelaskan sebuah proses. Tugas yang kedua meminta Anda untuk mempresentasikan pendapat Anda tentang suatu penyataan, misalnya, “Perempuan harus menjaga anak-anak dan tidak bekerja” atau “Terlalu banyak orang yang pindah ke kota dan daerah pedesaan yang menderita”

    Speaking (b
    erbicara)


    Bagian terakhir yaitu Speaking. Diselenggarakan pada hari yang berbeda dan dihadapan pewawancara terlatih. Setiap peserta menerima pertanyaan yang sama tetapi dibeberapa bagian mungkin lebih banyak dalam bentuk percakapan daripada monolog. Bagian pertama dari ujian berupa percakapan pengantar singkat diikuti oleh beberapa pertanyaan singkat seputar topik percakapan. Pewawancara akan menanyakan nama anda, pekerjaan anda, apa jenis olahraga yang anda suka, apa rutinitas harian anda, dan seterusnya. Di bagian kedua, anda akan diberikan kartu dengan topik dan beberapa pertanyaan khusus untuk mengembangkan topic tersebut.
    Anda harus berbicara selama dua menit tentang topik ini, yang mungkin tentang rutinitas harian anda, terakhir kali anda pergi ke bioskop, bagian favorit anda dari dunia atau topic yang serupa. Pada bagian terakhir, pewawancara akan meminta anda untuk mendiskusikan sisi abstrak dari topik dibagian 2 – Mengapa orang lebih suka rutinitas sehari-hari? Mengapa orang-orang menyukai film? Bagaimana wisatawan mempengaruhi kehidupan lokal?


    Perbandingan (pilih mana / baik mana)

    Show read

    Mana yang lebih baik bagi saya?

    Jadi sekarang anda memiliki beberapa pengetahuan bagaimana peran masing-masing tes. Tetapi Anda mungkin bertanya-tanya mana yang lebih baik untuk Anda. Mungkin membaca tentang strukturnya, Anda berpikir, “Wow TOEFL terdengar begitu mudah,” atau, “Ya, IELTS sepertinya menyenangkan!” Itu mungkin menjadi pertanda baik bagi anda bahwa salah satu tes akan lebih mudah daripada yang lainnya. Lebih konkret, ada beberapa perbedaan penting diantara tes-tes itu.


    British Versus American English


    Sementara Inggris dan Amerika Serikat menerima kedua tes tersebut dan bahasa Inggrisnya orang Inggris (British English) dan Amerika (American English) tidaklah berbeda seperti hal yang lain, faktanya adalah IELTS cenderung menggunakan British English dan TOEFL secara eksklusif menggunakan American English. Pada IELTS, perbedaan ini akan memiliki efek yang lebih besar karena jumlah ejaan dan itu adalah satu area di mana Inggris dan Amerika Serikat tidak selalu melihatnya secara langsung, tepatnya jika Anda memiliki masalah dengan aksen Inggris (dan tes mungkin memasukkan berbagai aksen, termasuk Australia, Selandia Baru, Irlandia dan Skotlandia). Di sisi lain, mungkin aksen Amerika akan membuat anda gagal. Istilah-istilah tertentu mungkin juga berbeda dan anda tidak mau membuang-buang waktu tes speaking anda dengan bertanya-tanya apakah memakai flat atau lorry itu. Jadi apakah anda terbiasa dengan British atau American English merupakan faktor yang penting. Jika anda merasa nyaman dengan American English, maka TOEFL pilihannya namun jika British English dan aksennya menjadi pilihan anda maka akan lebih baik jika anda mengikuti test IELTS.

    Pilihan Ganda Versus Menyalin Jawaban


    Untuk Sesion reading dan listening, TOEFL memberikan anda soal pilihan ganda, sementara IELTS secara umum memerintahkan anda untuk menyalin kata-kata dari teks atau percakapan. Soal pilihan ganda cenderung membutuhkan pemikiran abtrack yang sedikit lebih baik, tetapi IELST mendukung orang yang memiliki memori yang baik dan berpikir dengan benar. Sisi baik dari soal pilihan ganda adalah kemudahan untuk menyisihkan jawaban yang salah, sementara untuk menyalin jawabannya telah tersedia di teks. Anda harus menemukannya dan menulisnya kembali. Jadi pemikir yang kokoh akan cenderung lebih baik dalam mengerjakan IELTS dan pemikir abstrak akan cenderung memiliki hasil yang lebih baik di tes TOEFL.

    Dapat Diprediksi dan Berbeda Setiap Saat


    Tentunya TOEFL mudah diprediksi daripada IELTS. IELTS melontarkan berbagai jenis pertanyaan yang berbeda kepada anda dan petunjuk-petunjuknya setiap saat sering berbeda-beda. Hal ini membuat lebih sulit untuk mempersiapkannya. TOEFL, disisi lain, kebanyakan tesnya sama setiap saat – misalnya memilih A, B, C, D atau E. Sedangkan IELTS tentunya membuat anda terus terpaku dan bisa membuat anda lebih waspada.

    Berbicara Kepada Orang atau Komputer?


    Perbedaan besar yang lain adalah bagaimana session Speaking dilakukan. Bagi sebagian orang, itu sangat santai dengan hanya mencatat jawaban Anda ke dalam komputer karena rasanya tidak ada yang mendengarkan. Anda hanya mencoba untuk melakukan yang terbaik dan lupakan tentang itu sampai anda mendapatkan nilai Anda. Karena tes IELTS dilakukan dalam format wawancara dengan kehadiran penutur asli, mungkin anda akan merasa gugup atau merasa dihakimi. Dan saat mereka membuat catatan: Ya Tuhan, dia menulis sesuatu yang baik atau sesuatu yang buruk? Di sisi lain, Anda mungkin merasa lebih santai dalam percakapan, dengan orang yang ada untuk menjelaskan jika anda tidak mengerti suatu pertanyaan, atau memiliki wajah untuk dilihat, bukan layar komputer. Mendapatkan umpan balik dari penutur asli juga dapat membantu, dalam rangka untuk memperbaiki kesalahan dan berkembang selama ujian. Jadi itu tergantung pada apa yang membuat Anda merasa nyaman. Jika Anda ingin berbicara dengan orang, IELTS merupakan pilihan yang lebih baik. Jika Anda hanya ingin sendirian dan tidak merasa dihakimi, TOEFL akan lebih nyaman bagi Anda.


    Holistik versus Kriteria


    Yang terakhir yaitu sesi Speaking dan Writing pada TOEFL adalah dinilai secara holistik. Penilaian ini diberikan berdasarkan kualitas keseluruhan dari esai, termasuk kosa kata, logika, gaya, dan tata bahasa. Sebaliknya IELTS dinilai berdasarkan kriteria individu begitu juga untuk tata bahasa, pilihan kata, kelancaran, logika, kohesi, dan masih banyak lagi kriteria yang lain. Dengan kata lain, jika Anda menulis dengan baik namun memiliki banyak kesalahan kecil dalam tata bahasa, maka skor TOEFL Anda mungkin cukup baik karena penilaian akan mengabaikan kesalahan kecil jika keseluruhan esai adalah logis dan rinci. IELTS tidak akan mengabaikan tata bahasa yang buruk. Di sisi lain, jika tata bahasa dan kosa kata yang kuat tetapi Anda mengalami kesulitan mengekspresikan pendapat atau mengorganisir esai, Anda bisa mendapatkan skor TOEFL yang rendah tetapi IELTS akan memberikan nilai yang bagus untuk penggunaan bahasa. Dengan demikian walaupun kedengarannya IELTS jauh lebih keras karena anda dinilai dalam segala hal, sebenarnya anda bisa mendapatkan skor yang cukup baik jika anda menguasai di sejumlah bagian. TOEFL menekankan kemampuan untuk menyusun argumen logis dan rinci (atau ringkasan) dan melihat kejelasan, pilihan kata, dan gaya di atas segalanya. Jika Anda tidak merasa nyaman menulis esai tetapi Anda berpikir Anda memiliki tata bahasa dan kosa kata yang sangat baik dan secara keseluruhan merupakan penulis yang layak, IELTS mungkin akan lebih mudah bagi Anda.
    Saya berharap tulisan ini sangat membantu anda dalam membuat pilihan. Dalam hal apapun, saya sarankan anda mengunjungi situs-situs IELTS dan TOEFL dan mendapatkan informasi yang lebih rinci dari setiap tes dan juga mencoba sendiri beberapa latihan soal.
    By Walton Burns


    Last edited by Iya_an; 01-02-2013 at 05:42 AM.

    Jomblo itu indah, nikmatilah selagi bisa
    Reply With Quote Reply With Quote

  8. Who Said Thanks:


  9. #6

    Join Date
    Aug 2010
    Location
    (o)DewaPohon(h)
    Posts
    14,566
    Thank(s)
    0/17,364
    Blog Entries
    18
    Rep Power
    17

    Default


    aq kira disini bakal ada soal2 tes TOEFL nya
    ◇ WAR IS COMING ◆
    Reply With Quote Reply With Quote

  10. #7

    Join Date
    Jan 2012
    Location
    World of BOT
    Posts
    13,264
    Thank(s)
    2/28,194
    Blog Entries
    13
    Rep Power
    16

    Default

    Quote Originally Posted by goodthree View Post

    aq kira disini bakal ada soal2 tes TOEFL nya
    Kalo berbagi soal TOEFL ada di SF Ebook,
    Ato bisa liat di Kaplan TOEFL ibt_2010-2011

    Jomblo itu indah, nikmatilah selagi bisa
    Reply With Quote Reply With Quote

  11. Who Said Thanks:


  12. #8

    Join Date
    Jan 2011
    Location
    pekanbaru
    Posts
    4
    Thank(s)
    0/0
    Rep Power
    0

    Default

    Kenapa ya standar konversi dari IBT TOEFL ke IELTS berbeda-beda di tiap universitasnya? Jadi kadang-kadang bingung enaknya mau ngambil IBT TOEFL atau IELTS.
    Reply With Quote Reply With Quote

  13. #9

    Join Date
    May 2011
    Location
    South Sumatra
    Posts
    77
    Thank(s)
    2/171
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by yuzema99 View Post
    Kenapa ya standar konversi dari IBT TOEFL ke IELTS berbeda-beda di tiap universitasnya? Jadi kadang-kadang bingung enaknya mau ngambil IBT TOEFL atau IELTS.
    Saya rasa tidak sulit. Jangan jadi bingung dengan konversi. Turuti saja permintaan(requirement) dari uni yang anda ingin apply. Ke Amerika sebagian lebih suka TOEFL, Ke Perserikatan Inggris Raya, lebih suka IELTS.

    Untuk S1 = aman kalau pegang IELTS 6.5 atau TOEFL 80
    Untuk S2 = aman kalau pegang IELTS 7.5 atau TOEFL 100
    Untuk S3 = aman kalau pegang IELTS 8 atau TOEFL diatas 100

    mock test aja terus sampai kira-kira dapat nilai tes yang diinginkan barang lima kali baru deh ambil tes benerannya.

    Tapi yang biasanya jadi masalah untuk anak (mahasiswa/mahasiswi) indo bukan itu sih. Setelah masuk kuliah biasanya baru sadar bahwa kelemahannya biasanya lebih kepada kemampuan menulis ilmiah dan mengutip yang benar. Ada juga yang mengatakan, "waduh banyak sekali yang harus dibaca" menandakan minat baca yang kurang. Banyak sekali kasus mahasiswa kita baru belajar nulis jurnal / laporan ilmiah dengan format APA/MLA ketika sudah diharuskan dan biasanya agak keteteran dalam prosesnya.
    Reply With Quote Reply With Quote

  14. Who Said Thanks:


  15. #10

    Join Date
    Jul 2010
    Location
    seek the mate
    Posts
    6,434
    Thank(s)
    0/24,147
    Blog Entries
    38
    Rep Power
    13

    Default

    mumpung disini ada trit beginian, mau nanya website mana yang ada latian buat TOEFL/IELTSnya
    udah pernah ikutin tes TOEFL tapi itu udah 5 tahun yang lalu, jadi saya merasa klo grammar udah karatan
    Reply With Quote Reply With Quote

Page 1 of 8 12345 ... LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia