Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 28

Thread: Kode Plat Nomor Kendaraan Di Indonesia
http://idws.in/51843

  1. #1

    Join Date
    Jul 2008
    Location
    di thread Inter
    Posts
    18,186
    Thank(s)
    3/65,494
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    22

    Default Kode Plat Nomor Kendaraan Di Indonesia

    Kode Plat Nomor Kendaraan Di Indonesia
    Code:
    DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat
    
    A = Banten,
    Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, sebagian Kabupaten Tangerang
    
    B = DKI Jakarta,
    Kabupaten/Kota Tangerang, Kabupaten/Kota Bekasi(B-K**), Kota Depok
    
    D = Kabupaten/Kota Bandung,
    Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
    
    E = eks Karesidenan Cirebon:
    Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan (E - YA/YB/YC/YD)
    
    F = eks Karesidenan Bogor:
    Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten/Kota Sukabumi
    
    T = Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang
    
    Z = Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar
    
    Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
    
    G = eks Karesidenan Pekalongan:
    Kabupaten (G - B)/Kota Pekalongan (G - A), Kabupaten (G - F)/Kota Tegal (G - E), Kabupaten Brebes, Kabupaten Batang (G - C), Kabupaten Pemalang (G - D)
    
    H = eks Karesidenan Semarang:
    Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal (H - D), Kabupaten Demak
    
    K = eks Karesidenan Pati:
    Kabupaten Pati (K - A), Kabupaten Kudus (K - B), Kabupaten Jepara (K - C), Kabupaten Rembang (K - D), Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan
    
    R = eks Karesidenan Banyumas:
    Kabupaten Banyumas (R - A/H/S), Kabupaten Cilacap (R - B/K/T), Kabupaten Purbalingga (R - C), Kabupaten Banjarnegara
    
    AA = eks Karesidenan Kedu:
    Kabupaten/Kota Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo
    
    AB = DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta,
    Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo
    
    AD = eks Karesidenan Surakarta:
    Kota Surakarta (AD), Kabupaten Sukoharjo (AD - B), Kabupaten Boyolali (AD - D), Kabupaten Sragen (AD - E), Kabupaten Karanganyar (AD - F), Kabupaten Wonogiri (AD - G), Kabupaten Klaten (AD - C)
    
    Jawa Timur
    
    L = Kota Surabaya
    
    M = eks Karesidenan Madura:
    Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan
    
    N = eks Karesidenan Malang:
    Kabupaten/Kota Malang, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kota Batu
    
    P = eks Karesidenan Besuki:
    Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi
    
    S = eks Karesidenan Bojonegoro:
    Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang
    
    W = Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik
    
    AE = eks Karesidenan Madiun:
    Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan
    
    AG = eks Karesidenan Kediri:
    Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Trenggalek
    
    Catatan:
    
    1.Daerah dengan kode wilayah Z sebelumnya memiliki kode wilayah D (eks Karesidenan Parahyangan)
    2.Jombang memiliki kode wilayah S sejak tahun 2005, sebelumnya memiliki kode wilayah W
    3.Daerah dengan kode wilayah W sebelumnya memiliki kode wilayah L (eks Karesidenan Surabaya)
    
    SUMATERA
    
    BL = Nanggroe Aceh Darussalam
    
    BB = Sumatera Utara Bagian Barat (Tapanuli)
    
    BK = Sumatera Utara
    
    BA = Sumatera Barat
    
    BM = Riau
    
    BP = Kepulauan Riau
    
    BG = Sumatera Selatan
    
    BN = Kepulauan Bangka Belitung
    
    BE = Lampung
    
    BD = Bengkulu
    
    BH = Jambi
    
    
    Bali dan Nusa Tenggara
    
    DK = Bali
    
    DR = NTB I
    (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah)
    
    EA = NTB II
    (Pulau Sumbawa: Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima)
    
    DH = NTT I
    (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS, Kabupaten Rote Ndao)
    
    EB = NTT II
    (Pulau Flores dan kepulauan: Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor)
    
    ED = NTT III
    (Pulau Sumba: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur)
    
    
    KALIMANTAN
    
    KB = Kalimantan Barat
    
    DA = Kalimantan Selatan
    
    KH = Kalimantan Tengah
    
    KT = Kalimantan Timur
    
    
    SULAWESI
    
    DB = Sulawesi Utara Daratan (Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan)
    
    DL = Sulawesi Utara Kepulauan (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud)
    
    DM = Gorontalo
    
    DN = Sulawesi Tengah
    
    DT = Sulawesi Tenggara
    
    DD = Sulawesi Selatan
    
    DC = Sulawesi Barat
    
    
    MALUKU DAN PAPUA
    
    DE = Maluku
    
    DG = Maluku Utara
    
    DS = Papua dan Papua Barat

    Quote Originally Posted by mentor View Post
    Ane tambahin ya?
    Nomor Presiden dan pejabat pemerintahan pusat

    Mobil dinas pejabat negara memiliki plat nomor khusus. Jika pada saat pejabat tersebut bertugas ke wilayah di luar ibukota RI atau kunjungan dinas ke luar negeri, maka plat nomor tersebut akan dipasangkan pada mobil yang dinaiki oleh pejabat bersangkutan.

    Berikut adalah daftar nomor polisi untuk kenderaan pejabat penting di Indonesia:
    Code:
        * RI 1: Presiden
        * RI 2: Wakil Presiden
        * RI 3: Istri/suami presiden
        * RI 4: Istri/suami wakil presiden
        * RI 5: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
        * RI 6: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
        * RI 7: Ketua Dewan Perwakilan Daerah
        * RI 8: Ketua Mahkamah Agung
        * RI 9: Ketua Mahkamah Konstitusi
        * RI 10: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
        * RI 11: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
        * RI 12: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
        * RI 13: Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
        * RI 14: Menteri Sekretaris Negara
        * RI 15: Sekretaris Kabinet
        * RI 16: Menteri Dalam Negeri
        * RI 17: Menteri Luar Negeri
        * RI 18: Menteri Pertahanan
        * RI 19: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
        * RI 20: Menteri Keuangan
        * RI 21: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
        * RI 22: Menteri Perindustrian
        * RI 23: Menteri Perdagangan
        * RI 24: Menteri Pertanian
        * RI 25: Menteri Kehutanan
        * RI 26: Menteri Perhubungan
        * RI 27: Menteri Kelautan dan Perikanan
        * RI 28: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
        * RI 29: Menteri Pekerjaan Umum
        * RI 30: Menteri Kesehatan
        * RI 31: Menteri Pendidikan Nasional
        * RI 32: Menteri Sosial
        * RI 33: Menteri Agama
        * RI 34: Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
        * RI 35: Menteri Komunikasi dan Informatika
        * RI 36: Menteri Negara Riset dan Teknologi
        * RI 37: Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
        * RI 38: Menteri Negara Lingkungan Hidup
        * RI 39: Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
        * RI 40: Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
        * RI 41: Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal
        * RI 42: Menteri Negara Perencanaan Pemb Nas (Kepala BPPN)                
        * RI 43: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
        * RI 44: Menteri Negara Perumahan Rakyat
        * RI 45: Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
        * RI 46: Jaksa Agung
        * RI 47: Panglima Tentara Nasional Indonesia
        * RI 48: Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
        * RI 49: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
        * RI 52: Wakil Ketua DPR
        * RI 59: Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
    *Catatan: Nomor kendaraan Pejabat Negara / Menteri dapat berubah disesuaikan dengan jumlah anggota Kabinet/Pejabat negara.
    Last edited by shinobi32; 19-02-2010 at 06:01 PM.

    Berikan GRP kalian DISINI


  2. Who Said Thanks:


  3. #2

    Join Date
    Jun 2009
    Location
    whateverlah
    Posts
    1,194
    Thank(s)
    0/1,002
    Rep Power
    6

    Default

    aturan no plat pejabat indonesia sama tamu luar negeri gmn?trus ada warna plat apa aja?ada jg 3 digit no plat

  4. #3

    Join Date
    Apr 2009
    Location
    Indonesia
    Posts
    838
    Thank(s)
    0/32
    Rep Power
    6

    Default

    Pak rektor gw punya plat nomer cuma 1 digit angka..
    tuh gmn ???
    ---== Who am I ?? ==---

    http://www.4to40.com/images/geography/fox/fox_banner.jpg

  5. #4
    ~retired~ shinbakayarou's Avatar

    Join Date
    Jun 2008
    Location
    #Remorse Way
    Posts
    8,555
    Thank(s)
    0/17,616
    Blog Entries
    6
    Rep Power
    36

    Default

    1 buat presiden....
    lupa wa yg jelas emang buat para pejabat n orang penting ada nomorny sendiri
    My Epic Journey: Manga -> Anime -> VN - > LN ->YGOPRO ->MAHJONG


  6. #5

    Join Date
    Jul 2008
    Location
    TIMBUKTU,Sleman
    Posts
    7,978
    Thank(s)
    0/3,321
    Rep Power
    15

    Default

    roda 4 AB(jogja) pastinya klo saia

  7. #6

    Join Date
    Jul 2009
    Location
    Hentaipalm
    Posts
    1,769
    Thank(s)
    0/5,540
    Rep Power
    7

    Default

    jadi inget pas mau ganti nomer dlu.
    ribet ngurusnya

  8. #7

    Join Date
    Jul 2008
    Location
    di thread Inter
    Posts
    18,186
    Thank(s)
    0/65,494
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    22

    Default

    Quote Originally Posted by rubah View Post
    Pak rektor gw punya plat nomer cuma 1 digit angka..
    tuh gmn ???
    rektor kan pejabat setingkat menteri (klo gak salah sih gw pernah denger gitu)..
    bisa juga klo mesen.
    tapi biayanya PASTI mahal banget..

    presiden Ri platnya: RI 1
    ada tuh dosen gw yang beli mobil bekas dipake sukarno dulu.
    secara dosen gw itu orang kaya, bisnisnya tambang emas.
    gila...!
    jadi dosen cuman bwt sampingan doang, biar ilmunya g kebuang katanya...
    tiap dateng k kmpus, bw harley..

    Berikan GRP kalian DISINI


  9. #8

    Join Date
    Aug 2009
    Location
    jakarta
    Posts
    233
    Thank(s)
    0/111
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by shinobi32 View Post
    rektor kan pejabat setingkat menteri (klo gak salah sih gw pernah denger gitu)..
    bisa juga klo mesen.
    tapi biayanya PASTI mahal banget..

    presiden Ri platnya: RI 1
    ada tuh dosen gw yang beli mobil bekas dipake sukarno dulu.
    secara dosen gw itu orang kaya, bisnisnya tambang emas.
    gila...!
    jadi dosen cuman bwt sampingan doang, biar ilmunya g kebuang katanya...
    tiap dateng k kmpus, bw harley..
    mayan bnyak kok gw liat plat yng no na cuma 1 doank...
    emang dosen tuh biasa na dah pada kaya2 yah.. jadi dosen cuma hobi doank. wkakakka... tapi dosen u sih gaul cui pke na harley.. haha..

  10. #9

    Join Date
    Jul 2008
    Location
    di thread Inter
    Posts
    18,186
    Thank(s)
    0/65,494
    Blog Entries
    7
    Rep Power
    22

    Default

    ^
    klo nyari bapak itu susah. pagi di hongkok, ntar malem mungkin udah pindah negara.
    pengusaha, nyambi jadi dosen.
    padahal katanya gaji dia sebulan ama dia ditambang sehari gak bisa nyamain.
    jauh.................. banget,..

    Berikan GRP kalian DISINI


  11. #10

    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Plat "L"
    Posts
    763
    Thank(s)
    1/13,601
    Blog Entries
    1
    Rep Power
    6

    Default

    Quote Originally Posted by kiefs View Post
    aturan no plat pejabat indonesia sama tamu luar negeri gmn?trus ada warna plat apa aja?ada jg 3 digit no plat
    kalo yang 3 huruf itu, gara" jumlah kendaraan makin banyak
    coba dibaca kutipan ini

    Dalam keterangannya, Wakadiv Humas menambahkan, bahwa hal tersebut, sudah tertuang dalam ketentuan Pasal 172 UU No. 14/1992, tentang pengaturan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

    Dalam ketentuan tersebut, jumlah maksimal no plat mobil yang berlaku sebanyak 8 digit berdasarkan tipe mobil, sedan, truk atau minibus. "Sedangkan nomor plat mobil di Jakarta, baru 7 digit. Jadi tidak masalah, asal sesuai dengan ketentuan hukum," katanya
    kalo warna plat nya sih
    Show warna
    * Kendaraan bermotor bukan umum dan kendaraan bermotor sewa: Warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih
    * Kendaraan bermotor umum: Warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam
    * Kendaraan bermotor milik Pemerintah: Warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih
    * Kendaraan bermotor Corps Diplomatik Negara Asing: Warna dasar Putih dengan tulisan berwarna hitam
    * Kendaraan bermotor Staff Operasional Corps Diplomatik Negara Asing: Warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih dan terdiri dari lima angka dan kode angka negara dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian
    * Kendaraan bermotor untuk transportasi dealer (pengiriman dari perakitan ke dealer, atau dealer ke dealer): Warna dasar Putih dengan tulisan berwarna merah.


    kalo untuk penjelasan nomor ma kode-kode huruf belakangnya,

    Show nomor
    Nomor polisi diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan bermotor. Nomor urut tersebut terdiri dari 1-4 angka, dan ditempatkan setelah Kode Wilayah Pendaftaran. Nomor urut pendaftaran dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor(untuk wilayah DKI Jakarta):

    * 1 - 2999, 8000 - 8999 dialokasikan untuk kendaraan penumpang.
    * 3000 - 6999, dialokasikan untuk sepeda motor.
    * 7000 - 7999, dialokasikan untuk bus.
    * 9000 - 9999, dialokasikan untuk kendaraan beban.

    Apabila nomor urut pendaftaran yang telah dialokasikan habis digunakan, maka nomor urut pendaftaran berikutnya kembali ke nomor awal yang telah dialokasikan dengan diberi tanda pengenal huruf seri A - Z di belakang angka pendaftaran. Apabila huruf di belakang angka sebagai tanda pengenal kelipatan telah sampai pada huruf Z, maka penomoran dapat menggunakan 2 huruf seri di belakang angka pendaftaran. Khusus untuk DKI Jakarta, dapat menggunakan hingga 3 huruf seri di belakang angka pendaftaran, sesuai kategori atau dengan permintaan khusus.

    Format kategori 3 huruf seri umum yaitu: B XXXX XYZ

    X = Umumnya mewakili tempat kendaraan tersebut terdaftar

    Huruf yang mewakili kategori tempat terdaftarnya kendaraan:

    U -> Jakarta Utara

    B -> Jakarta Barat

    P -> Jakarta Pusat

    S -> Jakarta Selatan

    T -> Jakarta Timur

    E -> Depok

    N -> Tangerang

    C -> Tangerang

    K -> Bekasi


    Y = Umumnya jenis kedaraan berdasar golongan

    Huruf yang mewakili kategori kendaraan:

    A -> Sedan

    F -> Minibus, Hatchback, City Car

    J -> Jip dan SUV


    Z = Huruf acak yang diberikan untuk pembeda

    Contoh: B XXXX PAA -> Mobil tersebut terdaftar di Jakarta Pusat (P), berjenis sedan (A), dan memiliki huruf pembeda (A).

  12. Who Said Thanks:


Page 1 of 3 123 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia