Results 1 to 7 of 7

Thread: Cara membuat website sederhana
http://idws.in/79040

  1. #1

    Join Date
    Aug 2009
    Location
    east java
    Posts
    28
    Thank(s)
    18/41
    Rep Power
    0

    Default Cara membuat website sederhana

    MATERI :
    BELAJAR MEMBUAT WEBSITE
    Show materi

    Seiring dengan pertambahan jumlah netter (pengguna internet) di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,
    makin banyak pula orang yang ingin mempunyai homepage atau website sendiri. Hal ini wajar mengingat
    manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mempunyai website sendiri. Memiliki alamat email, sekarang ini
    bukan lagi sesuatu yang istimewa. Tapi memiliki website sendiri mungkin bagi kebanyakan orang masih
    merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Untuk itulah kami mencoba menyusun tutorial praktis ini agar
    dapat dipelajari dan dipraktikkan oleh para netter yang berkeinginan menjadi webmaster (pengelola website).
    Mudah-mudahan dengan kemampuan membuat website, kita dapat ikut serta menyebarluaskan ilmu dan
    informasi yang bermanfaat bagi seluruh ummat manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
    Bagaimana caranya bisa menampilkan website sendiri di internet? Ada beberapa tahapan dan langkah yang
    harus kita lalui untuk membuat sebuah website yang benar-benar eksis di internet. Artinya website yang dari
    segi perwajahan tidak "menyedihkan", dari segi isi tidak "asal-asalan" dan dari segi pengunjung cukup
    "dilirik". Untuk membuat website pertama-tama kita harus belajar bahasa HTML yaitu sebuah "bahasa
    program" yang memungkinkan kita membuat halaman web yang bisa ditampilkan dalam browser (Internet
    Explorer, Netscape, Opera, dll). Setelah kita menguasai dasar-dasar HTML, barulah kita mencoba membuat
    rencana dan rancangan dari desain dan isi website yang hendak kita buat. Kemudian rancangan itu kita
    tuangkan dalam bentuk halaman-halaman web yang terpadu. Setelah selesai atau "mengarah ke selesai", kita
    harus mendaftarkannya ke web hosting agar website kita "terpasang" dan dapat diakses di internet. Akhirnya,
    yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana mempromosikan website tersebut agar dikenal dan
    dikunjungi oleh para netter.
    Nah, kini kita mulai dari langkah awal yaitu belajar bahasa HTML.
    BELAJAR HTML
    Dewasa ini, hampir semua dokumen web dibuat dengan bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language).
    Meskipun anda bisa saja membuat web page (halaman web) tanpa mengerti sedikitpun HTML, yakni dengan
    menggunakan editor HTML berjenis WYSIWYG seperti Microsoft FrontPage, Adobe PageMill atau
    Netscape Composer, namun sangat disarankan bahkan nyaris diharuskan, agar anda mengerti bahasa HTML.
    Terutama agar anda bisa memanfaatkan secara optimal berbagai fasilitas browser dan mengingat sejumlah
    kelemahan yang terdapat pada editor WYSIWYG seperti di atas. Untuk itu langkah pertama bagi Anda yang
    bercita-cita memiliki website sendiri adalah belajar HTML.
    HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa program yang digunakan untuk menulis format
    dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII (file *.txt) dapat dipoles (di-markup)
    dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk menjadi dokumen HTML (file *.htm atau *.html).
    Oleh karena itu, untuk membuat dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa,
    mulai dari Notepad hingga MS Word. Untuk mudahnya, kita gunakan program Notepad. Bukalah program
    Notepad. Bila anda belum tahu caranya, klik Start > Programs > Accessories lalu Notepad. Sekarang ikutilah
    dengan seksama latihan-latihan berikut satu demi satu.
    PENGENALAN KODE HTML
    Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini:
    <HTML>
    </HTML>
    Masing-masing baris di atas disebut tag. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-mark-up (memoles) teks
    ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda kurung runcing. Ada tag pembuka yaitu
    <HTML> dan ada tag penutup yaitu </HTML> yang ditandai dengan tanda slash (garis miring) di depan
    awal tulisannya. Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut adalah
    isi dari dokumen HTML. Perlu anda ketahui bahwa tag-tag html dapat ditulis dengan huruf besar ataupun
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    huruf kecil. Artinya, penulisan <HTML> atau <html> atau <Html> sama saja hasilnya. Namun perlu selalu
    diingat bahwa penulisan tag yang salah meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen
    HTML anda, bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.
    Sekarang kita akan beralih pada tag selanjutnya. Tambahkanlah tag seperti berikut:
    <HTML>
    <BODY>
    </BODY>
    </HTML>
    Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag <BODY>. Coba tuliskan:
    <HTML>
    <BODY>
    Tulisan ini akan tampak dalam browser.
    </BODY>
    </HTML>
    Sekarang simpanlah file ini dengan meng-klik menu File lalu Save As. Pada kotak dialog yang muncul,
    terlebih dahulu klik anak panah kecil di ujung kanan kotak Save as type kemudian pilih All Files (*.*).
    Setelah itu, isilah kotak File name dengan nama file yang anda inginkan misalnya: latih1.htm. Jangan lupa
    penambahan ekstensi .htm di belakang nama file! Akhirnya, klik tombol Save maka file akan tersimpan
    sebagai dokumen web. Kini, tutuplah program Notepad anda. Sekarang bukalah lagi program browser
    (Internet Explorer) selain jendela browser yang anda baca ini. Klik menu File lalu Open. Pada kotak dialog
    yang muncul, klik tombol Browse. Cari dan pilih file latih1.htm lalu klik Open. Nah, lihatlah hasil karya
    anda yang pertama!Tulisan ini akan tampak dalam browser
    Apakah tag BODY fungsinya sekedar penanda tubuh atau isi dari dokumen web? Tidak, dalam tag BODY ini
    bisa kita sisipkan bermacam-macam atribut yang akan berpengaruh terhadap format atau tampilan halaman
    web secara keseluruhan. Pada kesempatan ini kita mengambil contoh bagaimana mengubah warna latar
    belakang dan warna tulisan dari halaman web dengan penambahan atribut ke dalam tag BODY.
    Sekarang lihatlah kembali browser anda yang sedang menampilkan file latih1 tadi. Klik menu View lalu
    Source. Dengan instruksi ini akan muncullah program Notepad yang di dalamnya tampak source code atau
    kode-kode HTML yang tadi anda buat. Misalnya kita akan menjadikan halaman web latih1 ini menjadi
    berwarna latar belakang kuning dengan tulisan berwarna merah. Untuk itu, kita perlu menambahkan atribut
    BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut:
    <HTML>
    <BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
    Tulisan ini akan tampak dalam browser.
    </BODY>
    </HTML>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Simpanlah kembali file ini (klik File lalu Save). Untuk melihat bagaimana hasilnya, pergilah lagi ke program
    browser yang menampilkan halaman web latih1 tadi. Klik menu View lalu Refresh atau klik tombol Refresh
    pada toolbar atau bisa juga dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Dengan demikian, browser akan
    memanggil ulang file latih1 yang kini sudah mengalami perubahan. Maka akan tampaklah hasilnya:Tulisan
    ini akan tampak dalam browser
    Perlu diketahui bahwa penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan
    bisa pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Berikut ini adalah 16 nama
    warna beserta kodenya dalam format heksa (harap diingat bahwa tulisan 0 adalah angka nol, bukan huruf
    O).black #000000 blue #0000FF olive #808000
    white #FFFFFF fuchsia #FF00FF green #008000
    red #FF0000 gray #808080 teal #008080
    yellow #FFFF00 silver #C0C0C0 navy #000080
    lime #00FF00 maroon #800000 purple #800080
    aqua #00FFFF
    Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut:
    <HTML>
    <BODY BGCOLOR="#FFFF00" TEXT="#FF0000">
    Tulisan ini akan tampak dalam browser.
    </BODY>
    </HTML>
    Dengan menggunakan kode warna heksa, variasi warna yang dibuat bisa lebih banyak. Klik di sini untuk
    melihat daftar kode warna yang lainnya!
    Demikianlah sekilas fungsi tag BODY. Sekarang bukalah kembali source code alias kode-kode HTML.
    Masih ingat, kan caranya? (Klik menu View lalu Source). Tambahkanlah tag-tag berikut ini:
    <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE></TITLE>
    </HEAD>
    <BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
    Tulisan ini akan tampak dalam browser.
    </BODY>
    </HTML>
    Di sini terlihat bahwa kita menambah tag <HEAD> dan tag <TITLE>. Tag HEAD berfungsi untuk mengapit
    berbagai macam fungsi dan informasi yang berkenan dengan halaman web yang bersangkutan. Pada latihan
    kali ini, kita memasukkan tag TITLE diantara tag HEAD. Sesuai namanya, tag TITLE ini berfungsi untuk
    mengapit kalimat yang menjadi judul dari halaman web tersebut. Sekarang mari kita tuliskan judul halaman
    web ini:
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE>Karya Pertamaku</TITLE>
    </HEAD>
    <BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
    Tulisan ini akan tampak dalam browser.
    </BODY>
    </HTML>
    Simpan lagi file ini dengan meng-klik File lalu Save. Sekarang kita akan melihat bagaimana perubahannya
    dalam browser. Lakukan lagi Refresh seperti di atas. Maka anda akan melihat di baris teratas (yang
    dinamakan Title Bar) dari program browser akan menampilkan judul atau titel dari halaman web anda yaitu:
    Karya Pertamaku. Alhamdulillah, selesailah latihan pertama kita.
    MENGUTAK-ATIK HURUF
    Dalam latihan kedua ini, kita akan mempelajari beberapa tag yang relatif mudah diingat. Tag-tag ini
    berfungsi untuk mengubah tipe huruf yaitu menebalkan (bold), membuat tulisan miring (italic) atau memberi
    garis bawah (underline). Buka lagi program Notepad kemudian tuliskan seperti berikut ini:
    <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE>Tipe-tipe Teks</TILE>
    </HEAD>
    <BODY>
    Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe
    tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan
    misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah.
    Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring
    dan bergaris bawah.
    </BODY>
    </HTML>
    Simpanlah file tersebut. Jangan lupa mengikuti langkah-langkah cara menyimpan file HTML yang sudah kita
    pelajari dalam latihan pertama dahulu. Setelah file tersimpan, bukalah file tersebut dengan program Internet
    Explorer. Perhatikanlah bahwa semua tulisan dalam dokumen tersebut masih seragam. Kini, kita akan
    melakukan sedikit perubahan pada beberapa kata dan kalimat yang ada di situ sehingga menjadi seperti
    ini:Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe
    tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miringdan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan
    misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah.
    Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring
    dan bergaris bawah.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Bagaimana caranya? Bukalah source code dari dokumen tadi (tekan F5), kemudian tambahkan tag-tag
    berikut. Tag-tag tersebut adalah <B> untuk menebalkan (bold) tulisan, <I> untuk memiringkan (italic) tulisan
    dan <U> untuk menggaris-bawahi (underline) tulisan:
    <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE>Tipe-tipe Teks</TITLE>
    </HEAD>
    <BODY>
    Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe
    tersebut ialah tulisan <B>tebal</B>, tulisan <I>miring</I> dan tulisan <U>bergaris bawah</U>. Bisa pula
    dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan <B><I>tebal dan miring</B></I>, tulisan <B><U>tebal dan
    bergaris bawah</B></U> atau tulisan <I><U>miring dan bergaris bawah</I></U>. Bahkan bisa pula ketiga
    tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan <B><I><U>tebal, miring dan bergaris
    bawah</B></I></U>.
    </BODY>
    </HTML>
    Setelah anda menambahkan semua tag-tag tersebut, simpan (Save) file source code itu kemudian lakukan
    Refresh pada dokumen web yang tampak pada program browser anda. Lihatlah hasil perubahannya!
    Andaikata ada yang tidak beres, coba perhatikan baik-baik penulisan tag-tag anda, mulai dari tag pembuka
    <HTML> hingga </HTML> jangan sampai ada yang salah tulis meskipun satu karakter. Misalnya: bila tag
    </TITLE> anda tulis </TILE> maka browser tidak akan menampilkan tulisan apa-apa dalam dokumen anda.
    Kalau tidak percaya, cobalah menulis source code yang salah seperti itu, simpan (save) kemudian refresh
    dokumen anda dan lihatlah hasilnya!
    Untuk lebih mempermantap keterampilan yang anda dapatkan dari latihan kedua ini, ada baiknya anda
    mencoba membuat dokumen HTML berikut ini. Buatlah dokumen dengan judul (titel): Pemantapan Tipe-tipe
    Teks, yang isinya adalah tulisan seperti berikut:
    Karena file-file HTML sebenarnya adalah file-file ASCII biasa, maka anda dapat menggunakan editor-editor
    teks sederhana seperti WordStar (WS), Notepad, MS Write, dan lain-lain. Editor-editor teks tersebut dapat
    membimbing anda mempelajari kode-kode HTML secara luar dalam. Akan tetapi mungkin anda sedikit
    frustrasi karena harus mengetik semua kode HTML baris per baris yang dalam perkembangannya akan
    menjadi sangat rumit. Meski demikian, menggunakan teks editor untuk membuat halaman web adalah cara
    terbaik untuk benar-benar mengerti tentang struktur file HTML.
    Bila anda sudah menyimpannya, bukalah dan lihatlah hasilnya dalam program browser.
    HEADER ATAU KEPALA TULISAN
    Header adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada
    enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header
    yang paling kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut: <HTML><BODY>
    <H1>Header level 1</H1>
    <H2>Header level 2</H2>
    <H3>Header level 3</H3>
    <H4>Header level 4</H4>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <H5>Header level 5</H5>
    <H6>Header level 6</H6>
    <HTML><BODY>
    Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan tampak sebagai
    berikut:Header level 1
    Header level 2
    Header level 3
    Header level 4
    Header level 5
    Header level 6
    BARIS DAN PARAGRAF
    Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya, untuk membuat
    baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana dengan dokumen HTML? Cobalah
    membuat tulisan berikut pada Notepad: <HTML><BODY>
    Baris pertama
    Baris kedua
    Baris ketiga
    <HTML><BODY>
    Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya
    hanya seperti ini: Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.
    Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah
    sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag ini
    tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:
    <HTML><BODY>
    Baris pertama
    <BR>Baris kedua
    <BR>Baris ketiga
    </HTML></BODY>
    Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:
    Baris pertama
    Baris kedua
    Baris ketiga
    Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris
    kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code latih4.htm
    menjadi seperti ini:
    <HTML><BODY>
    Baris pertama<BR><BR>Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga<BR><BR><BR>Baris keempat dan
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    kelima kosong, dan ini baris keenam
    </BODY></HTML>
    Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:
    Baris pertama
    Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga
    Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam
    Di sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya.
    Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di
    bawah ini:
    <HTML><BODY>
    Paragraf pertama <P>Paragraf kedua <P>Paragraf ketiga
    </BODY></HTML>
    Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:
    Paragraf pertama
    Paragraf kedua
    Paragraf ketiga
    Dengan berpatokan pada contoh penggunaan tag <P> di atas, cobalah buat file HTML dengan menggunakan
    Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak di browser seperti ini:
    World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain)
    dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut
    sebagai browser).
    Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu,
    informasi lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan
    objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
    Bila anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang berarti anda akan bisa
    membuat source code untuk menghasilkan tulisan-tulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira sebagai berikut:
    <HTML><BODY>
    <B>World Wide Web</B> (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan
    lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk <I>hypertext</I> dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW
    (yang sering disebut sebagai <U>browser</U>).
    <P>Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain
    itu, informasi lain dapat berupa: gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV),
    dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
    </HTML></BODY>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Simpanlah file di atas kemudian buka dalam browser.
    NOTASI KHUSUS
    Kita telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol Enter. Disamping itu,
    browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun
    tombol Tab. Nah, bagaimana caranya membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan
    spasi dalam kode-kode HTML diganti tulisan &nbsp; seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:
    <HTML><BODY>
    kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan<br>kata-kata &nbsp;&nbsp;&nbsp; ini &nbsp;&nbsp;&nbsp;
    diantarai &nbsp;&nbsp;&nbsp; lima &nbsp;&nbsp;&nbsp; spasi
    </HTML></BODY>
    Bila dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:Kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan
    kata-kata ini diantarai lima spasi
    Disamping notasi untuk pembuatan spasi (&nbsp;) ada lagi sejumlah notasi khusus untuk penulisan karakterkarakter
    tertentu. Karakter-karakter ini harus dituliskan dengan notasi khusus mengingat karakter-karakter ini
    dipakai juga sebagai kode-kode tag atau karena memang tidak dijumpai dalam karakter teks ASCII. Berikut
    beberapa diantaranya:Karakter Keterangan Notasi
    < kurung runcing buka &lt;
    > kurung runcing tutup &gt;
    & dan &amp;
    " tanda petik ganda &quot;
    + tanda plus minus &plusmn;
    © hak cipta atau copyright&copy;
    ® terdaftar atau registered&reg;
    Misalnya kita akan membuat tulisan seperti ini:Tip & Trik ini disajikan untuk para "pemula". Banyaknya ±
    75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©.
    <harap maklum>
    Beginilah cara penulisannya dengan bahasa HTML:
    <HTML><BODY>
    Tip &amp; Trik ini disajikan untuk para &quot;pemula&quot;. Banyaknya &plusmn; 75 artikel. Dan setiap
    artikel terdaftar&reg; dalam direktorat hak cipta&copy;. <br>&lt;harap maklum&gt;.
    </HTML></BODY>
    MENAMPILKAN APA ADANYA
    Meskipun browser tidak mengenali spasi lebih dari sekali , tabulasi dan pembuatan baris dengan enter,
    namun dengan menggunakan tag <PRE> maka browser akan menampilkan teks apa adanya, maksudnya
    spasi dianggap spasi, tabulasi dianggap tabulasi dan enter dianggap enter. Bahkan font-nya pun muncul
    sesuai aslinya. Begini contohnya:
    <HTML><BODY>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <PRE>
    <B>Pantun Petuah</B>
    Berakit-rakit ke hulu
    Bersenang-senang kemudian
    Bersakit-sakit dahulu
    Bersenang-senang kemudian
    </PRE>
    </BODY></HTML>
    Simpanlah file di atas sebagai file HTML kemudian tampilkan dalam browser, hasilnya akan seperti
    ini:Pantun Petuah
    Berakit-rakit ke hulu
    Bersenang-senang kemudian
    Bersakit-sakit dahulu
    Bersenang-senang kemudian
    Tag <PRE> ini sangat diperlukan bila kita ingin menampilkan dalam halaman web sekumpulan karakter
    ASCII dalam susunan tertentu seperti contoh berikut ini: ___________________
    |,-----.,-----.,---.\
    || || || \\
    |`-----'|-----||-----\`----.
    [ | -||- _| (|
    [ ,--. |_____||___/.--. |
    =-(( `))-----------(( `))-==
    `--' `--'
    Anda tertarik dengan gambar di atas? Itu dinamakan ASCII Art. Ada beberapa contoh di sin
    ALIGNMENT ATAU PERATAAN
    Dalam tulisan cetak, dikenal tiga atau empat macam perataan yaitu rata kiri (align left), di tengah (center),
    rata kanan (align right) dan rata kiri dan kanan (justify). Tag Header dan Tag Paragraf dapat disisipi dengan
    atribut align untuk melakukan perataan ini.
    Contoh atribut perataan dalam tag header:
    <HTML><BODY>
    <H1>Header level 1</H1>
    <H2 align="center">Header level 2</H2>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <H3 align="right">Header level 3</H3>
    <HTML><BODY>
    Bila dilihat dalam browser, tampak seperti ini:Header level 1
    Header level 2
    Header level 3
    Contoh atribut perataan dalam tag paragraf:
    <HTML><BODY>
    <P>paragraf rata kiri adalah default
    <P align="center">paragraf di tengah
    <P align="right">paragraf rata kanan
    <P align="justify">paragraf rata kiri dan kanan
    </HTML></BODY>
    Hasilnya seperti yang anda bayangkanaragraf rata kiri adalah default
    paragraf di tengah
    paragraf rata kanan
    paragraf rata kiri dan kanan
    Berpedoman dengan contoh di atas, cobalah membuat tulisan dengan model header dan paragraf sebagai
    berikut:Untuk Apa Mempunyai Homepage?
    Jika anda seorang pelajar atau mahasiswa, anda dapat membuat homepage untuk memperkenalkan sekolah
    atau universitas anda. Apa kegiatannya, program kerjanya di masa datang, organisasi-organisasi yang
    terdapat di dalamnya, dan lain sebagainya.
    Jika anda seorang ilmuwan, peneliti atau saintis, homepage anda bisa diisi dengan publikasi karya ilmiah
    anda, tesis, proposal-proposal iptek, rencana penelitian, masalah yang dihadapi dalam penelitian, jadwal
    seminar, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga bisa membuat polling online untuk keperluan riset atau
    untuk mendukung teori-teori anda.
    Jika anda seorang pengusaha, anda dapat mengisi homepage anda dengan barang-barang produksi atau
    perdagangan anda, tipe dan jenisnya, dukungan purna jualnya, pemasarannya, profil perusahaan, jumlah
    karyawan, lowongan pekerjaan, grafik kemajuan perusahaan, dan sebagainya.
    INDENTASI
    Disamping mengatur perataan, kita pun bisa mengatur posisi baris-baris paragraf dari margin (tepi halaman).
    Ada tiga macam bentuk indentasi paragraf. Pertama, baris pertamanya saja yang agak masuk ke dalam.
    Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag <DD>. Contoh:
    <HTML><BODY>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <DD>Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu
    paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun biasa pula paragraf itu
    ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke dalam.
    <HTML><BODY>
    Beginilah hasilnya bila dibuka dalam browser:Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat yang
    mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh
    baris kosong. Namun biasa pula paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke
    dalam.
    Kedua, membuat paragraf yang semua barisnya agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini
    kita menggunakan tag <BLOCKQUOTE> yang mengapit paragraf-paragraf yang hendak kita jadikan masuk
    ke dalam.
    <HTML><BODY>
    Ini adalah paragraf normal
    <BLOCKQUOTE>
    <P>Ini paragraf yang agak masuk ke dalam.
    <P align="justify">Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang,
    kita lihat bahwa <b>semua baris</b> dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. <i>Sama rata sama
    jauhnya</i>.
    </BLOCKQUOTE>
    <P>Nah, paragraf ini kembali normal, karena tag <i>blockquote</i> sudah berlalu alias sudah ditutup di
    atas. Ngerti, kan?
    </HTML></BODY>
    Beginilah tampilannya dalam browser:Ini adalah paragraf normal
    Ini paragraf yang agak masuk ke dalam.
    Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa
    semua baris dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. Sama rata sama jauhnya.
    Nah, paragraf ini kembali normal, karena tag blockquote sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti,
    kan?
    Ketiga, membuat paragraf dalam susunan daftar definisi (definition list). Daftar definisi ialah susunan
    paragraf yang berselang-seling antara paragraf normal yang merupakan kalimat yang hendak dijelaskan
    dengan paragraf yang agak masuk ke dalam yang merupakan penjelasan atau definisi dari kalimat di atasnya.
    Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh daftar definisi:
    Daftar Istilah Penting:
    Internet
    Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer
    global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh
    komputer yang ada di dunia.
    HTTP
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk
    berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya:
    Telnet, News, Gropher, FTP.
    Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah.
    Untuk membuat daftar definisi semacam di atas digunakan tiga macam tag yaitu <DL> yang menandai
    dimulai atau diakhirinya daftar definisi, <DT> yang menandai paragraf normal (yang dijelaskan) dan <DD>
    yang menandai paragraf yang agak masuk ke dalam (yang menjelaskan paragraf di atasnya).
    Untuk contoh di atas beginilah kode sumbernya:
    <HTML><BODY>
    <p align="center"><b>Daftar Istilah Penting:</b>
    <DL>
    <DT><B>Internet</b>
    <DD>Singkatan dari <i>interconnection network</i> atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan
    komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan
    seluruh komputer yang ada di dunia.
    <DT><b>HTTP</B>
    <DD>Singkatan dari <i>Hypertext Transfer Protocol</i> adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan
    untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet
    misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
    </DL>
    Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah. Nah, paragraf ini kembali normal.
    </HTML></BODY>
    Sekarang, cobalah berlatih membuat daftar definisi sendiri!
    DAFTAR ITEM (BULLET AND NUMBERING)
    Ada dua macam daftar item yaitu daftar item tak berurut (bullet) dan daftar item berurut (numbering).
    Contoh daftar item tak berurut (bullet):
    item pertama
    item kedua
    item ketiga
    Contoh daftar item berurut (numbering):
    item pertama
    item kedua
    item ketiga
    Untuk membuat daftar item tak berurut kita gunakan tag <UL> sedang untuk membuat daftar item berurut
    digunakan tag <OL>. Adapun setiap item ditandai dengan tag <LI>.
    Beginilah kode sumber untuk daftar item tak berurut di atas:
    <ul>
    <li>item pertama</li>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <li>item kedua</li>
    <li>item ketiga</li>
    </ul>
    Dan beginilah kode sumber untuk daftar item berurut di atas:
    <ol>
    <li>item pertama</li>
    <li>item kedua</li>
    <li>item ketiga</li>
    </ol>
    Kita pun dapat membuat daftar item bertingkat atau daftar item di dalam daftar item. Contohnya sebagai
    berikut:item pertama
    item kedua
    sub item pertama
    sub item kedua
    sub sub item pertama
    sub sub item kedua
    sub sub item ketiga
    sub item ketiga
    item ketiga
    Untuk membuat daftar item bertingkat seperti di atas tidak ada penambahan tag atau atribut apa-apa. Yang
    dilakukan hanyalah menempatkan tag-tag daftar item tingkat bawah di dalam daftar item tingkat di atasnya.
    Untuk jelasnya beginilah source kodenya:
    <ul>
    <li>item pertama</li>
    <li>item kedua</li>
    <ul>
    <li>sub item pertama</li>
    <li>sub item kedua</li>
    <ul>
    <li>sub sub item pertama</li>
    <li>sub sub item kedua</li>
    <li>sub sub item ketiga</li>
    </ul>
    <li>sub item ketiga</li>
    </ul>
    <li>item ketiga</li>
    </ul>
    Penulisan kode-kode HTML di atas sengaja kita beri spasi agak ke dalam, agar lebih mudah dibaca dan
    dimengerti mana yang level pertama, kedua dan seterusnya. Sebenarnya, tanpa pemberian spasi, hasilnya
    dalam browser tetap akan menggunakan spasi agak ke dalam untuk level-level di bawahnya.
    Cara yang sama dilakukan untuk membuat daftar item berurut bertingkat. Kita tinggal mengganti tag <UL>
    dengan tag <OL> maka hasilnya akan seperti ini: item pertama
    item kedua
    sub item pertama
    sub item kedua
    sub sub item pertama
    sub sub item kedua
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    sub sub item ketiga
    sub item ketiga
    item ketiga
    Dari contoh daftar item tak berurut yang bertingkat di atas, kita lihat bahwa secara default, browser akan
    menampilkan gambar (bullet) bulatan hitam untuk item-item level pertama, lingkaran untuk untuk item-item
    level kedua, dan kotak hitam untuk item-item level ketiga. Sebenarnya kita pun bisa memilih sendiri bullet
    jenis apa yang kita ingin gunakan dengan menambah atribut TYPE dalam tag <UL>. Rumusnya: <UL
    TYPE="jenis bullet">. Dimana nama bullet ada tiga macam: "disc" untuk bulatan hitam, "circle" untuk
    lingkaran, dan "square" untuk kotam hitam. Jadi bila kita ingin membuat daftar item semacam ini:item
    pertama
    item kedua
    item ketiga
    Maka kita menuliskan kode-kode HTML sebagai berikut:
    <ul type="square">
    <li>item pertama</li>
    <li>item kedua</li>
    <li>item ketiga</li>
    </ul>
    Untuk daftar item berurut (numbering), jenis angkanya pun dapat diganti dengan menggunakan atribut yang
    sama. Jadi rumusnya: <OL TYPE="jenis angka">. Sedangkan jenis angkanya diisi dengan angka 1, A, a, I,
    atau i tergantung selera kita. Contoh:
    <ol type="I">
    <li>item pertama</li>
    <li>item kedua</li>
    <ol type="A">
    <li>sub item pertama</li>
    <li>sub item kedua</li>
    <ol type="1">
    <li>sub sub item pertama</li>
    <li>sub sub item kedua</li>
    <li>sub sub item ketiga</li>
    </ol>
    <li>sub item ketiga</li>
    </ol>
    <li>item ketiga</li>
    </ol>
    Akan menghasilkan daftar item sebagai berikut:item pertama
    item kedua
    sub item pertama
    sub item kedua
    sub sub item pertama
    sub sub item kedua
    sub sub item ketiga
    sub item ketiga
    item ketiga
    Sekian pelajaran tentang bullet dan numbering.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    VARIASI FONT
    Tanpa campur tangan kita, dokumen HTML menggunakan font default dari Windows (Sistem Operasi
    Komputer) atau browser (Internet Explorer), biasanya Times New Roman dengan ukuran 12 point. Kita bisa
    mengubah jenis, warna dan ukuran font sesuai dengan selera kita menggunakan tag <FONT> diikut dengan
    atribut-atributnya. Misalnya untuk mengubah jenis font kita gunakan atribut FACE:
    <HTML><BODY>
    Ini adalah font <FONT FACE="Arial">Arial</FONT>, ini adalah font <FONT
    FACE="Verdana">Verdana</FONT>, dan ini adalah font <FONT FACE="Impact">Impact</FONT>
    </HTML></BODY>
    Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:Ini adalah font Arial, ini adalah font Verdana, dan ini
    adalah font Impact
    Untuk mengubah ukuran font, gunakan atribut SIZE:
    <HTML><BODY>
    <FONT SIZE="1">Font Size 1</FONT>, <FONT SIZE="2">Font Size 2</FONT>, <FONT
    SIZE="3">Font Size 3</FONT>, <FONT SIZE="4">Font Size 4</FONT>, <FONT SIZE="5">Font Size
    5</FONT>, <FONT SIZE="6">Font Size 6</FONT>, <FONT SIZE="7">Font Size 7</FONT>
    </HTML></BODY>
    Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:Font Size 1, Font Size 2, Font Size 3, Font Size 4, Font
    Size 5, Font Size 6, Font Size 7
    Sedangkan untuk mengubah warna tulisan, menggunakan atribut COLOR:
    <HTML><BODY>
    <FONT COLOR="blue">Tulisan warna biru</FONT>, <FONT COLOR="red">Tulisan warna
    merah</FONT>, <FONT COLOR="yellow">Tulisan warna kuning</FONT>
    </HTML></BODY>
    Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:Tulisan warna biru, Tulisan warna merah, Tulisan warna
    kuning
    Dalam satu tag FONT kita bisa menggabungkan lebih dari satu atribut. Perhatikan contoh berikut:
    <HTML><BODY>
    <FONT FACE="Arial" SIZE="2">Font Arial ukuran 2</FONT>, <FONT FACE="Verdana"
    COLOR="red">Font Verdana warna merah</FONT>, <FONT FACE="Impact SIZE="5"
    COLOR="blue">Font Impact ukuran 5 warna biru</FONT>
    </HTML></BODY>
    Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:Font Arial ukuran 2, Font Verdana warna merah, Font
    Impact ukuran 5 warna biru
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Untuk mengubah font default untuk satu halaman HTML, digunakan tag <BASEFONT> yang ditempatkan
    diantara tag <HEAD> dan </HEAD>. Contoh:
    <HTML>
    <HEAD>
    <BASEFONT FACE="arial" SIZE="10" COLOR="blue">
    </HEAD>
    <BODY>
    Font default untuk semua tulisan pada halaman ini adalah font arial dengan ukuran 10 dan warna biru.
    </HTML></BODY>
    Cobalah buat dalam sebuah file HTML kemudian lihat hasilnya dalam browser!
    SUBSCRIPT DAN SUPERSCRIPT
    Subscript adalah tulisan yang agak kecil dan letaknya agak di bawah sedangkan superscript adalah tulisan
    yang agak kecil dan letaknya agak di atas. Untuk menulis subscript kita gunakan tag <SUB> sedang untuk
    menulis superscript kita gunakan tag <SUP>. Inilah contohnya:
    <HTML><BODY>
    Tulisan Normal<SUB>Tulisan Subscript</SUB>
    <P>Tulisan Normal<SUP>Tulisan Superscript</SUP>
    </HTML></BODY>
    Beginilah hasilnya dalam browser:Tulisan NormalTulisan Subscript
    Tulisan NormalTulisan Superscript
    Bagusnya, anda berlatih sedikit. Coba buat tulisan berikut:Rumus kimia Asam Sulfat adalah H2SO4
    Luas kolam 150 m2 sedang volume kolam 300 m3
    Gampang, kan?
    LINK ATAU KAITAN
    Sekarang kita akan belajar membuat link yang merupakan ciri khas dari dokumen web. Link adalah sebuah
    teks atau gambar yang bila di-klik akan membawa anda ke bagian lain dari dokumen web. Sebuah link
    biasanya ditandai dengan teks warna biru bergaris bawah atau pointer mouse yang berubah menjadi telunjuk
    tangan. Untuk membuat sebuah teks atau gambar menjadi sebuah link, kita lakukan dengan mengapitnya
    dengan tag pembuka <A HREF> dan tag penutup </A>. Jadi rumusnya kira-kira sebagai berikut:
    <A HREF="lokasi_tujuan">link</A>.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Contoh link yang menuju ke situs lain: hidayatullah online. Inilah kode sumbernya:
    <A HREF="http://www.hidayatullah.com">hidayatullah online</A>
    Berdasarkan lokasi tujuannya, link dapat dibedakan atas:
    Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari sebuah situs
    Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang sama
    Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang lain
    Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang sama.
    Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang berbeda
    Link yang mengarah ke sebuah file yang dapat ditampilkan dalam browser, misalnya file image (gambar)
    atau animasi seperti GIF, JPG, BMP dan sebagainya.
    Link yang mengarah ke sebuah file tertentu yang tidak bisa ditampilkan atau dijalankan dalam browser
    misalnya: file program (EXE), file kompresi (ZIP), file audio (seperti MP3, RM), file video, dan lain-lain.
    Bila link semacam ini diklik, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah anda akan menyimpan
    (save) file itu dalam hardisk atau menjalankannya dengan program yang sesuai. Proses pengambilan dan
    penyimpanan file semacam inilah yang dinamakan download.
    Link yang mengarah ke alamat email. Bila link ini diklik akan membuka jendela pengiriman email dari
    program email yang terinstall pada komputer user (misalnya Microsoft Outlook). Pada kotak tujuan email
    (To:) sudah tercantum alamat email tujuan.
    Untuk setiap jenis link di atas, yang penting untuk diketahui adalah cara penulisan alamat atau lokasi (URL)
    dari situs atau file yang dituju oleh link itu. Lokasi ini ditulis diantara tanda kutip sesudah atribut href=.
    Ketentuannya sebagai berikut:
    Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari situs lain, cukup dituliskan alamat URL dari website
    tersebut, misalnya: href="http://www.situs.com".
    Link yang menuju ke halaman lain dalam situs lain, maka harus kita tuliskan alamat URL dan lokasi filenya.
    Misalnya: href="http://www.situs.com/sini/situ.htm".
    Link yang menuju ke halaman lain dalam situs yang sama, maka cukup dituliskan lokasi filenya, tanpa
    menuliskan alamat URL situs itu. Dalam hal ini ada beberapa kemungkinan:
    a) Bila file tersebut berlokasi pada folder yang sama dengan file dari link tersebut maka cukup dituliskan
    nama filenya, misalnya: href="freeware1.htm".
    b) Bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di bawah folder yang ditempati oleh link tersebut,
    maka harus dituliskan nama foldernya. Misalnya: href="javascript/js001.htm".
    c) Sedangkan bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di atas folder yang ditempati oleh file
    dari link tersebut maka dituliskan seperti berikut: href="../rainbow.gif".
    d) Bila file tersebut letaknya dua tingkat di atas maka dituliskan dua kali titik dua seperti ini:
    href="../../rainbow.gif" dan seterusnya.
    Untuk membuat link yang menuju ke bagian tertentu dari sebuah halaman web, sebelumnya kita harus
    memberi nama pada tempat/lokasi yang akan dituju itu dengan mencantumkan tag <a name="bagian"></a>
    pada baris yang akan dituju itu. Setelah itu barulah kita bisa membuat link yang menuju ke bagian tersebut.
    Dalam hal ini ada dua kemungkinan.
    a) Bila tempat yang dituju itu terdapat dalam halaman yang sama dengan link tersebut maka cukup dituliskan
    nama lokasi yang dituju itu. Misalnya: href=#bagian.
    b) Bila tempat yang dituju itu terletak pada halaman yang lain maka harus dituliskan nama file dari halaman
    itu baru nama tempatnya. Misalnya: href="lain.htm#bagian".
    Link yang mengarah ke sebuah file yang bukan file HTML misalnya file program, audio, image, dan lainlain
    cara penulisannya sama saja caranya dengan file HTML seperti pada point 1, 2 dan 3 di atas.
    Link yang berisi alamat email dituliskan seperti berikut: href="mailto:adifitrah@maktoob.com".
    Telah kita ketahui bahwa bila sebuah link diklik maka browser akan menampilkan halaman yang dituju oleh
    link tersebut. Cara browser memunculkan halaman tujuan ini ada dua macam.
    Ditampilkan pada jendela yang sama. Artinya, halaman tempat link itu akan digantikan oleh halaman yang
    dituju oleh link tersebut. Ini merupakan cara pemunculan default.
    Ditampilkan pada jendela yang lain. Artinya, akan muncul jendela baru yang menampilkan halaman yang
    dituju. Untuk membuat link semacam ini, kita harus menambahkan atribut TARGET="_blank" dalam tag <A
    HREF>. Contoh: <a href="webpage.htm" target="_blank">.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Sekian pelajaran tentang link. Agar anda lebih mengerti cara pembuatan macam-macam link tersebut,
    selanjutnya anda akan berlatih membuat beberapa halaman web dengan sejumlah link di dalamnya.
    PRAKTEK MEMBUAT HALAMAN WEB
    Untuk mempermantap keterampilan anda dalam membuat link sekaligus mengulang semua pelajaran yang
    telah lalu, kita akan mencoba membuat halaman web. Anggaplah ini adalah proyek pembuatan web anda
    yang pertama.
    Bukalah program Notepad anda. Klik menu File lalu Save. Pada kotak dialog yang muncul masuklah ke
    folder My Documents lalu folder My Webs. Cara masuknya, klik ganda (klik dua kali dengan cepat) folder
    yang bersangkutan. Setelah anda berada dalam folder My Webs, buatlah folder baru dengan cara mengklik
    ikon create new folder yang berada pada ikon ketiga. Maka akan muncul folder New Folder, silakan anda
    ganti namanya misalnya web1. Setelah itu pada kotak Save As Type, ganti isinya dengan All File. Lalu isi
    kotak File Name dengan nama yang anda sukai misalnya home.htm. Klik Save.
    Pada file dengan nama home.htm ini, buatlah halaman web dengan judul (title) Halaman Pertama. Kemudian
    isilah halaman tersebut sedemikian rupa sehingga dalam browser tampak seperti ini:
    HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3
    Selamat Datang di Proyek Pertama !
    Judul di atas merupakan header level kedua yang diletakkan di tengah. Dalam proyek pertama ini saya akan
    berlatih membuat halaman web yang sangat-sangat sederhana. Halaman web ini akan saya isi dengan
    beberapa format penulisan halaman web yang telah saya pelajari. Dengan demikian saya bisa memperlancar
    dan mempermantap keterampilan saya membuat halaman web. Amin...!
    Ini Header Level Ketiga
    Masih ingat, kan cara membuat paragraf? Suatu paragraf bisa tidak diberi tag penutup. Yang penting anda
    ingat, bila akan membuat lagi paragraf baru, tulis tag pembuka paragraf. Sedangkan untuk membuat baris,
    ada tag tersendiri.
    Dalam paragraf ini anda akan mengulangi pelajaran membuat baris, seperti di bawah ini:
    Klik di sini untuk melihat Daftar Definisi.
    Untuk melihat Kesan dan Pesan, klik di sini.
    Ini paragraf baru. Perlu anda ketahui bahwa halaman web yang tampak dalam browser merupakan beberapa
    baris kalimat, bila dibuat dalam kode HTML, bisa saja ditulis dalam satu baris saja. Yang penting untuk
    setiap baris baru harus diawali dengan tag <BR>. Ngerti maksudnya?
    Kembali Keatas | Selanjutnya
    Sekarang kita akan membuat halaman web selanjutnya dengan judul Halaman Kedua dengan tampilan dalam
    browser sebagai berikut:
    HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3
    Mengutak-atik Font
    Dalam halaman ini, kita menggunakan warna background kuning dengan font Comic Sans ukuran 2 warna
    biru sebagai font default. Masih ingat, kan cara pengaturannya?
    Daftar Definisi
    Internet
    Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer
    global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh
    komputer yang ada di dunia.
    HTTP
    Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya:
    Telnet, News, Gropher, FTP.
    URL
    Singkatan dari Uniform Resource Locator adalah standar pegalamatan sebuah file di Internet yang dirancang
    khusus untuk digunakan dengan browser WWW seperti Netscape, Internet Explorer, Opera, dan lain-lain.
    Bila anda ingin mencari terjemahan kata-kata Inggris ke Indonesia atau Indonesia ke Inggris, pergilah ke
    situs KamusWeb.
    Kembali Keatas | Selanjutnya
    Simpanlah halaman di atas dengan nama misalnya: kuning.htm. Kemudian buatlah satu halaman web lagi
    dengan titel Halaman Ketiga seperti berikut:
    HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3
    Inilah Biodataku ....
    Nama
    Tempat/tanggal lahir
    Nama orang tua
    Ayah
    Ibu
    Pendidikan
    Sekolah dasar
    Sekolah menengah pertama
    Sekolah menengah atas
    Perguruan tinggi
    Pekerjaan
    Alamat
    Rumah
    Kantor
    Hobi
    Pesan dan Kesan
    Membuat website sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang karena kita tinggal mengganti kalimatkalimat
    yang diletakkan diantara tag-tag. Kalau mau lebih mudah lagi, ambil saja halaman web yang sudah
    jadi (pilih yang paling sederhana). Buka source code-nya, kemudian edit lah isinya sesuai keinginan anda.
    Susahnya bila ingin membuat halaman web yang rumit dan dinamis. Untuk itu kita perlu belajar lebih
    banyak dan lebih giat lagi ....!
    Kembali Keatas
    Simpanlah halaman ketiga di atas dengan nama misalnya: biodata.htm. Sekarang kita telah mempunyai tiga
    buah file HTML yaitu home.htm, kuning.htm dan biodata.htm. Tugas kita selanjutnya adalah memasukkan
    link-link ke dalam setiap halaman web tersebut.
    Dalam setiap halaman, di bagian atasnya terdapat link-link berikut: HAL. 1, HAL. 2 dan HAL. 3. Masingmasing
    link menuju ke file home.htm, kuning.htm dan biodata.htm.
    <P ALIGN="RIGHT"><A HREF="home.htm">HAL. 1</A> | <A HREF="kuning.htm">HAL. 2</A> | <A
    HREF="biodata.htm">HAL. 3</A>
    Juga dalam setiap halaman, terdapat link Kembali Keatas dan Selanjutnya. Teks Kembali Keatas merupakan
    link yang membawa kita ke bagian paling atas dari setiap halaman. Untuk itu sebelumnya kita harus
    memberi nama pada baris tulisan HAL. 1 | HAL. 2 | HAL. 3 yang merupakan baris teratas dari setiap
    halaman.
    <HTML><HEAD><TITLE>Halaman Pertama</TITLE></HEAD>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <A NAME="atas"></A><P ALIGN="RIGHT"><A HREF="home.htm">HAL. 1</A> | <A
    HREF="kuning.htm">HAL. 2</A> | <A HREF="biodata.htm">HAL. 3</A>
    Setelah itu barulah kita membuat link Kembali Keatas dengan kode sebagai berikut:
    <A HREF="#atas">Kembali Keatas</A>
    Sedang teks Selanjutnya dijadikan link yang menuju ke file sesudahnya. Yakni dari file home.htm menuju ke
    kuning.htm dan dari file kuning.htm menuju ke biodata.htm. Contoh dalam file home.htm:
    <A HREF="#atas">Kembali Keatas</A> | <A HREF="kuning.htm">Selanjutnya</A>
    Dalam halaman pertama terdapat dua link lagi di bagian tengah yaitu link yang menuju ke Daftar Definisi
    yang ada di halaman kedua dan link yang menuju ke Kesan dan Pesan yang ada di halaman ketiga. Karena
    itu kita harus mencantumkan nama terlebih dahulu pada baris Daftar Definisi di halaman kedua (file
    kuning.htm) dan pada baris Kesan dan Pesan di halaman ketiga (file biodata.htm) seperti contoh berikut:
    <A NAME="defin"></A><H3>Daftar Definisi</H3>
    Untuk halaman ketiga:
    <A NAME="kesan"></A><H3>Kesan dan Pesan</H3>
    Setelah itu barulah kita bisa memberi link pada kalimat berikut di halaman pertama:
    <BR><A HREF="#defin">Klik di sini</A>untuk melihat <B>Daftar Definisi</B>.
    <BR>Untuk melihat<B>Kesan dan Pesan</B>, <A HREF="#kesan">klik di sini</A>.
    Di halaman kedua (file kuning.htm) terdapat contoh link yang menuju ke situs yang lain. Buatlah link
    tersebut bila di-klik akan membuka jendela browser baru untuk menampilkannya. Begini jadinya:
    <A HREF="http://www.kamus.web.id" TARGET="_blank">Kamus Web</A>
    Bila anda telah selesai memasukkan seluruh link-link tersebut, bukalah browser anda, kemudian cobalah
    meng-klik semua link-link yang terdapat dalam ketiga halaman web itu.
    Sampai pelajaran ini, anda sebetulnya sudah dapat membuat website sendiri. Kami sangat menyarankan anda
    mencoba membuat website sederhana dengan bekal pengetahuan yang telah anda pelajari.
    MENYISIPKAN GAMBAR (IMAGE)
    Untuk menyisipkan gambar ke dalam sebuah halaman HTML, mula-mula kita harus menyediakan terlebih
    dahulu file gambar yang dibutuhkan. File gambar ini biasanya berekstensi GIF, JPG atau BMP. Bila file
    gambar itu telah tersedia, dan kita mengetahui nama dan letak (lokasi) file gambar itu, barulah kita bisa
    menyisipkannya ke dalam halaman web kita dengan menggunakan tag <IMG SRC="file_gambar">.
    Misalnya, kita mempunyai sebuah halaman web seperti ini:Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    Mudah, bukan?
    Kita ingin menyisipkan sebuah gambar yang file gambarnya bernama email.gif diantara kedua kalimat di
    atas. Bukalah source kode halaman HTML tersebut sehingga tampak seperti ini:
    <P>Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <P>Mudah, bukan?
    Sisipkan satu tag paragraf lagi diantara kedua paragraf di atas, kemudian tuliskan tag penyisip gambar <IMG
    SRC="file_gambar"> sehingga menjadi seperti ini:
    <P>Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    <P><IMG SRC="email.gif">
    <P>Mudah, bukan?
    Simpan (Save) source code tersebut kemudian buka dengan browser maka tampaklah seperti ini:Sisipkanlah
    gambar di bawah ini:
    Mudah, bukan?
    Untuk contoh di atas, file email.gif dan file halaman yang disisipi gambar itu harus terletak dalam folder
    yang sama. Bila terletak dalam folder lain, maka harus dituliskan lokasinya. Misalnya:
    <IMG SRC="images/email.gif"> bila file gambar itu terletak dalam folder bernama images, dimana folder
    images itu letaknya di bawah (di dalam) folder yang ditempati oleh halaman HTML yang disisipi gambar.
    <IMG SRC="../email.gif"> bila file gambar itu terletak satu tingkat di atas (di luar) folder yang ditempati
    oleh halaman HTML yang disisipi gambar.
    ATRIBUT-ATRIBUT GAMBAR
    Setelah kita mengetahui cara menyisipkan gambar, sekarang kita akan mempelajari atribut apa saja yang bisa
    disertakan dalam tag <IMG SRC> untuk menghasilkan sejumlah efek tertentu. Atribut pertama yang bisa
    kita tambahkan ke dalam tag gambar adalah BORDER. Sesuai dengan namanya, atribut ini digunakan untuk
    memberi efek bingkai pada gambar. Bukalah file HTML di atas tadi. Kemudian sisipkanlah atribut border
    dalam tag gambar sehingga menjadi:
    <P>Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    <P><IMG SRC="email.gif" BORDER="3">
    <P>Mudah, bukan?
    Anda boleh mengganti angka 3 dengan angka yang lebih kecil atau lebih besar untuk menghasilkan ukuran
    border yang lebih kecil atau lebih besar pula. Save lalu tampilkan dalam browser, maka hasilnya seperti
    ini:Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    Mudah, bukan?
    Atribut selanjutnya yang bisa anda sisipkan adalah atribut ALT. Dengan atribut ini kita bisa menyiapkan teks
    pengganti gambar bila suatu waktu gambar - karena satu dan lain hal - tidak bisa ditampilkan. Misalnya user
    menggunakan browser versi lama (yang belum bisa menampilkan gambar) atau browser yang dimatikan
    fungsi penampil gambarnya (untuk mempercepat proses loading). Dengan adanya atribut ALT ini, tampilan
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    gambar dapat digantikan dengan teks yang kita masukkan di dalamnya. Contoh:
    <P>Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    <P><IMG SRC="email.gif" ALT="tombol email">
    <P>Mudah, bukan?
    Bila suatu ketika, gambar tidak bisa ditampilkan maka akan tampak seperti ini:Sisipkanlah gambar di bawah
    ini:
    Mudah, bukan?
    Atribut image berikutnya yang akan kita pelajari adalah atribut ukuran gambar yaitu WIDTH (lebar) dan
    HEIGHT (tinggi). Tanpa menggunakan atribut ini, browser akan menampilkan gambar sesuai dengan ukuran
    asli dari file gambar yang bersangkutan. Kita bisa mengatur ukuran tampilan gambar dalam browser lebih
    kecil ataupun lebih besar dari ukuran aslinya dengan menggunakan atribut WIDTH dan HEIGHT tersebut.
    Kita masih mengambil contoh gambar email.gif di atas. Ukuran gambar yang sebenarnya dari file GIF ini
    adalah 132x37 pixel (ukuran suatu gambar bisa kita ketahui dengan menggunakan program penampil
    gambar seperti ACDSee, IrfanView, dsb.). Kita akan mencoba menampilkan gambar itu lebih kecil misalnya
    menjadi 99x25 pixel dan lebih besar misalnya menjadi 165x47 pixel. Untuk itu, editlah kode HTML-nya
    sebagai berikut:
    <P>Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    <P><IMG SRC="email.gif"> <IMG SRC="email.gif" WIDTH=99 HEIGHT=25> <IMG SRC="email.gif"
    WIDTH=165 HEIGHT=47>
    <P>Mudah, bukan?
    Ingin tahu hasilnya setelah ditampilkan dalam browser?
    Sisipkanlah gambar di bawah ini:
    Mudah, bukan?
    Selain menggunakan satuan pixel, kita pun bisa mengatur ukuran tampilan gambar dalam browser dengan
    satuan persen. Umumnya, satuan persen ini digunakan untuk mengatur lebar (WIDTH) gambar, bukan tinggi
    gambar. Sebab mengatur tinggi gambar dengan satuan persen akan menghasilkan tampilan yang tidak
    konsisten karena akan bergantung pada lebar jendela browser serta setting resolusi monitor. Oleh karena itu
    jika anda mengatur lebar gambar dengan satuan persen, atribut HEIGHT tidak perlu diatur lagi karena
    ukuran pixelnya secara otomatis diskala dengan ukuran yang benar. Misalnya:
    <IMG SRC="file_gambar" WIDTH=50%>.
    Ukuran gambar yang ditampilkan oleh browser akan mengikuti ukuran jendela browser relatif terhadap
    setting resolusi monitor. Jika monitor diset pada resolusi 800x600 pixel dan jendela browser dibuat
    maksimum, maka gambar akan ditampilkan dengan pada ukuran sekitar 400x300 pixel, yakni 50% dari
    ukuran jendela browser, bukan 50% dari ukuran gambar. Penggunaan satuan persen untuk pengaturan ukuran
    tampilan gambar ini, sering digunakan untuk gambar-gambar besar dan tampilannya ingin kita sesuaikan
    dengan ukuran jendela browser dan resolusi monitor.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Apakah atribut WIDTH dan HEIGHT ini semata-mata digunakan untuk pengubahan ukuran tampilan
    gambar? Ternyata tidak. Atribut ini juga berfungsi untuk mempercepat tampilnya halaman web (loading).
    Karena dengan adanya kedua atribut ini, secara teknis memerintahkan browser untuk menyediakan tempat
    seukuran itu sebelum gambarnya sendiri selesai di-load. Jadi bila kita ingin menampilkan sebuah gambar
    sama dengan ukuran aslinya, alangkah baiknya bila atribut WIDTH dan HEIGHT ini tetap dituliskan dengan
    angka yang sama dengan lebar dan tinggi yang sebenarnya dari gambar tersebut.
    MENGGUNAKAN GAMBAR SEBAGAI BACKGROUND
    Pada pelajaran-pelajaran yang terdahulu, kita sudah mempelajari cara menggunakan warna sebagai latar
    belakang halaman web. Sekarang kita akan mempelajari cara menggunakan gambar sebagai latar belakang.
    Untuk warna, kita menggunakan atribut BGCOLOR="warna", sedangkan untuk gambar, kita menggunakan
    atribut BACKGROUND="file_gambar". Kedua atribut ini disisipkan dalam tag BODY. Sangat mudah,
    bukan? Misalnya kita ingin memanfaatkan gambar email.gif tadi sebagai latarbelakang halaman web maka
    cukup dengan menyisipkan atribut tersebut ke dalam tag BODY seperti di bawah ini:
    <HTML><HEAD><TITLE>Latarbelakang Gambar</TITLE>
    <BODY BACKGROUND="email.gif">
    <H1><FONT COLOR="yellow">Maaf, ini hanya contoh, jadi tulisannya tidak serasi dengan
    latarbelakangnya</FONT></H1>
    </BODY></HTML>
    Bila dibuka dalam browser akan tampak seperti ini:Maaf, ini hanya contoh, jadi tulisannya tidak serasi
    dengan latarbelakangnya
    Bagaimana cara mendapatkan file-file image untuk dijadikan background? Mudah saja. Misalnya anda
    tertarik dengan background halaman web ini yang berlatarbelakang garis kotak-kotak abu-abu. Klik kanan
    pada sebarang tempat yang tampak background kotak-kotak itu maka akan muncul pop-up menu. Salah satu
    menu di dalamnya pasti bertuliskan Save Background As.... Pilih (klik) menu ini maka muncullah kotak
    dialog Save Picture. Di situ anda bisa memilih tempat (folder) dimana file image itu ingin anda simpan
    (misalnya di folder tempat halaman-halaman web anda). Anda pun bisa mengubah nama dari file image itu.
    Setelah itu klik tombol Save.
    MENGGUNAKAN GAMBAR SEBAGAI LINK
    Masih ada satu lagi fungsi gambar. Gambar juga dapat digunakan sebagai link. Pada prinsipnya untuk
    membuat link gambar sama saja dengan membuat link teks. Kita tinggal mengganti teks yang bertindak
    sebagai link itu dengan tag penyisipan gambar (IMG SRC). Misalnya kita punya link seperti ini: email kami.
    Kode HTML dari link ini adalah:
    <A HREF="mailto:adifitrah@maktoob.com">email kami</A>
    Untuk membuat link gambar, kita tinggal mengganti tulisan email kami dengan tag penyisip gambar yaitu
    <IMG SRC="email.gif">. Sehingga lengkapnya tertulis:
    <A HREF="mailto:adifitrah@maktoob.com"><IMG SRC="email.gif"></A>
    Inilah gambar yang sudah dijadikan link:
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Cobalah klik gambar tersebut untuk mengetesnya!
    MEMBUAT TABEL
    Setiap tabel minimal tersusun dari tiga tag dasar yaitu tag <TABLE> yang menandai sebuah tabel, tag <TR>
    yang membentuk baris dan tag <TD> yang membentuk kolom. Masing-masing tag tersebut harus memiliki
    tag penutup. <TABLE>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Susunan tag-tag di atas memerintahkan kepada browser untuk menampilkan sebuah tabel yang terdiri dari
    satu baris dan satu kolom yang diisi dengan tulisan: kolom 1 dari baris 1. kolom 1 dari baris 1
    Mana tabelnya? Sesungguhnya, tabelnya ada, hanya saja tanpa bingkai (border). Ternyata, secara default,
    tabel menggunakan nilai border = 0 (nol) alias tanpa bingkai. Jadinya yang tampak hanya tulisan semata.
    Untuk membuat bingkai dari tabel tersebut, kita harus menyertakan atribut BORDER. <TABLE
    BORDER=1>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Sehingga tabelnya tampak sebagai berikut:kolom 1 dari baris 1
    Silakan coba sendiri mengganti ukuran bingkai menjadi 2, 3 dan seterusnya lalu bandingkan hasilnya.
    Sekarang mari kita membagi tabel sebaris tersebut menjadi dua kolom. Artinya kita menambah sepasang tag
    TD lagi.<TABLE BORDER=1>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Beginilah hasilnya dalam browser:
    kolom 1 dari baris 1 kolom 2 dari baris 1
    Nah, bila anda ingin menambah sekian baris ke bawah, cukup menyalin ulang dari tag <TR> sampai </TR>.
    Sorot (blok) dari tag <TR> hingga </TR> lalu Copy (Ctrl+C). Tempatkan kursor di bawah tag </TR> lalu
    Paste (Ctrl+V). Sekian baris yang ingin anda buat, sekian kali pula anda harus menyalinnya (melakukan
    perintah Paste). Setelah itu tinggal meng-edit tulisan sesuai keinginan anda. Begini contohnya: <TABLE
    BORDER=1>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 2</TD>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <TD>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Tampilannya dalam browser menjadi:kolom 1 dari baris 1 kolom 2 dari baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Setelah atribut BORDER, atribut selanjutnya yang perlu kita ketahui adalah atribut CELLSPACING yang
    mengatur jarak antar sel dan CELLPADDING yang mengatur jarak antara sel dan tulisan di dalamnya.
    Misalnya:<TABLE BORDER=1 CELLSPACING=10>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 2</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Dengan penambahan atribut CELLSPACING=10 dalam tag TABLE berarti akan dihasilkan sebuah tabel
    dengan jarak antar sel adalah 10 pixel. Beginilah tampilannya dalam browser:kolom 1 dari baris 1
    kolom 2 dari baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Sekarang mari kita coba bandingkan bila atribut CELLSPACING tersebut diganti dengan
    CELLPADDING.<TABLE BORDER=1 CELLPADDING=10>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 2</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Beginilah hasilnya dalam browser:kolom 1 dari baris 1 kolom 2 dari baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Sedangkan kalau kedua tag tersebut dipakai bersama-sama seperti ini:<TABLE BORDER=1
    CELLSPACING=10 CELLPADDING=10>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 2</TD>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <TD>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Akan menghasilkan tabel seperti ini:kolom 1 dari baris 1 kolom 2 dari baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Ternyata mudah, kan membuat tabel? Bila kita lihat tabel-tabel pada contoh di atas, tampak bahwa secara
    default, lebar kolom dan tinggi baris mengikuti lebar dan tinggi tulisan di dalamnya. Kita bisa mengatur
    sendiri lebar dan tinggi tabel, kolom dan barisnya dengan menggunakan atribut WIDTH (lebar) dan
    HEIGHT (tinggi). Misalnya:<TABLE BORDER=1 WIDTH=100%>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD>kolom 1 dari baris 2</TD>
    <TD>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Bagaimana jadinya tabel dengan lebar 100% ?kolom 1 dari baris 1 kolom 2 dari baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Kesimpulannya, lebar tabel 100% artinya tabel tersebut akan melebar hingga memenuhi lebar tampilan
    halaman. Bila lebar setiap kolom tidak ditentukan, maka lebar 100% itu akan terbagi sejumlah kolomnya.
    Seperti dalam contoh di atas, karena terdiri dari dua kolom maka lebar masing-masing kolom adalah 50%.
    Nah, bagaimana bila kita ingin membagi lebar kolom tidak sama? Ya, caranya sama saja, yaitu dengan
    memasukkan atribut WIDTH dalam tag kolom. <TABLE BORDER=1 WIDTH=100%>
    <TR>
    <TD WIDTH=25%>kolom 1 dari baris 1</TD>
    <TD WIDTH=75%>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD WIDTH=25%>kolom 1 dari baris 2</TD>
    <TD WIDTH=75%>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Bagaimana jadinya?kolom 1 dari baris 1 kolom 2 dari baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Bagaimana halnya dengan atribut HEIGHT (tinggi)? Atribut ini juga bisa disisipkan dalam tag TABLE dan
    tag TR (baris). Selain menggunakan persen untuk menentukan ukuran tabel, kita bisa pula menggunakan
    satuan pixel. Bila angka sesudah WIDTH dan HEIGHT tidak menggunakan persen (%), berarti satuannya
    adalah pixel. Contoh:<TABLE BORDER=7>
    <TR HEIGHT=40>
    <TD WIDTH=150>kolom 1 dari baris 1</TD>
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <TD WIDTH=250>kolom 2 dari baris 1</TD>
    </TR>
    <TR HEIGHT=80>
    <TD WIDTH=150>kolom 1 dari baris 2</TD>
    <TD WIDTH=250>kolom 2 dari baris 2</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Ukuran border tabel kita ubah menjadi 7. Tinggi baris pertama adalah 40 pixel sedang baris kedua 80 pixel.
    Adapun lebar kolom pertama adalah 150 pixel sedang kolom kedua 250 pixel. Perhatikanlah bagaimana
    atribut-atribut di atas, menghasilkan tampilan tabel dalam browser menjadi: kolom 1 dari baris 1kolom 2 dari
    baris 1
    kolom 1 dari baris 2 kolom 2 dari baris 2
    Sekarang kita akan berbicara lagi masalah perataan (alignment) tulisan. Lihat contoh tabel di atas! Tampak
    bahwa secara default, tabel menempatkan tulisan rata kiri (secara horisontal) dan di tengah (secara vertikal).
    Namun demikian, kita bisa mengatur sendiri perataan ini dengan menggunakan atribut ALIGN untuk
    perataan horisontal dan VALIGN untuk perataan vertikal. Perhatikan penggunaannya:<TABLE
    BORDER=7>
    <TR HEIGHT=40>
    <TD WIDTH=150 ALIGN=left VALIGN=top>kiri atas</TD>
    <TD WIDTH=250 ALIGN=right VALIGN=middle>kanan tengah</TD>
    </TR>
    <TR HEIGHT=80>
    <TD WIDTH=150 ALIGN=right VALIGN=bottom>kanan bawah</TD>
    <TD WIDTH=250 ALIGN=center VALIGN=middle>tengah tengah</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    Beginilah hasilnya bila ditampilkan dalam browser: kiri atas kanan tengah
    kanan bawah tengah tengah
    Pembicaraan tentang tabel ini, belum selesai. Akan kita lanjutkan pada halaman berikutnya.
    MEMBUAT FRAME
    Dengan menggunakan frame, kita bisa menampilkan beberapa halaman HTML sekaligus dalam sebuah
    jendela browser. Apa artinya? Artinya dengan membuka sebuah halaman HTML saja (yang mengandung
    frame), browser akan menampilkan beberapa halaman sekaligus yang masing-masing termuat dalam sebuah
    frame. Apa gunanya? Disamping untuk mempercantik tampilan, fungsi utama frame adalah untuk
    memudahkan navigasi atau penelusuran isi website. Kok, bisa? Daripada membahas panjang lebar, lebih baik
    kita langsung saja belajar membuat frame. Perhatikan contoh layout halaman ber-frame berikut ini:frame I
    berisi file judul.htm
    frame II berisi file menu.htm frame III berisi file isi.htm
    Anggaplah gambar di atas adalah tampilan dari sebuah halaman HTML yang terdiri dari tiga frame. Halaman
    yang ber-frame ini kita namakan gabung.htm. File gabung.htm ini menampilkan tiga halaman HTML
    sekaligus yaitu file judul.htm, menu.htm dan isi.htm. Jadi untuk membuat tampilan seperti di atas kita harus
    membuat empat buah file HTML, 3 file berfungsi sebagai halaman yang ditampilkan sedang satu file
    berfungsi sebagai halaman yang menampilkan. Halaman inilah yang merupakan halaman utama atau
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    halaman yang mengandung frame.
    Untuk membuat halaman utama atau halaman yang ber-frame, kita hanya membutuhkan dua buah tag yaitu
    <FRAMESET> untuk mengatur pembuatan frame, dan <FRAME> untuk menentukan file target bagi setiap
    frame. Baiklah kita mulai membuat file gabung.htm ini: <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE>Halaman utama</TITLE>
    </HEAD>
    <FRAMESET>
    </FRAMESET>
    </HTML>
    Di atas anda bisa melihat bahwa empat tag yang pertama hanyalah tag pembukaan HTML yang sudah biasa.
    Sedangkan tag untuk membuat frame adalah tag <FRAMESET> dengan tag penutupnya. Perhatikanlah
    bahwa halaman yang berframe tidak membutuhkan tag BODY karena yang menjadi isi dari halaman utama
    ini adalah isi dari halaman-halaman lain yang menjadi target dari setiap frame.
    Perhatikan kembali layout halaman berframe yang digambarkan di atas tadi. Halaman tersebut terdiri dari
    atas dua baris dimana baris pertama (atas) lebih kecil (anggaplah 20%) daripada baris kedua (80%). Dan
    baris kedua terbagi atas dua kolom dimana kolom pertama (kiri) lebih kecil (anggaplah 30%) daripada kolom
    kedua (70%). Bagaimana cara mengaturnya?
    Pertama, kita membagi halaman menjadi dua baris, baris pertama tingginya 20% dan baris kedua tingginya
    80%. Agar lebih bersih dan jelas, tag <HTML>, <HEAD> dan <TITLE> tidak dicantumkan lagi. Ingat, anda
    harus tetap menuliskannya di dokumen anda. <FRAMESET ROWS="20%,80%">
    </FRAMESET>
    Atribut ROWS dalam tag FRAMESET di atas memerintahkan browser untuk membagi halaman menjadi dua
    baris, baris pertama tingginya 20% dan baris kedua tingginya 80%. Sekarang kita akan mengisi baris pertama
    dengan frame kosong terlebih dahulu menggunakan tag <FRAME>.<FRAMESET ROWS="20%,80%">
    <FRAME>
    </FRAMESET>
    Sekarang kita akan mengisi baris kedua. Sebelumnya kita harus membagi baris kedua ini dalam dua kolom.
    Untuk itu, kita harus menambahkan lagi sepasang tag <FRAMESET> yang di dalamnya disisipkan atribut
    pembagi kolom yaitu COLS. <FRAMESET ROWS="20%,80%">
    <FRAME>
    <FRAMESET COLS="30%,70%">
    </FRAMESET>
    </FRAMESET>
    Setelah terbagi dalam dua kolom kita harus mengisi setiap kolom tersebut dengan frame. Jadinya seperti
    ini:<FRAMESET ROWS="20%,80%">
    <FRAME>
    <FRAMESET COLS="30%,70%">
    <FRAME>
    <FRAME>
    </FRAMESET>
    </FRAMESET>
    Kini selesailah sudah pembuatan file gabung.htm yang merupakan halaman web yang terdiri dari tiga buah
    frame. Tugas kita tinggal mengisi frame-frame yang masih kosong itu dengan file-file yang akan kita
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    tampilkan di dalamnya. Untuk mendefinisikan nama file target pada setiap frame, kita tinggal menambahkan
    atribut SRC dalam setiap tag <FRAME>. Contoh:<FRAMESET ROWS="20%,80%">
    <FRAME SRC="judul.htm">
    <FRAMESET COLS="30%,70%">
    <FRAME SRC="menu.htm">
    <FRAME SRC="isi.htm">
    </FRAMESET>
    </FRAMESET>
    Tentu saja sebelumnya anda harus sudah membuat ketiga file tersebut dan menempatkan keempat file ini
    dalam folder yang sama. Bila foldernya tidak sama, gunakanlah cara penulisan alamat file seperti cara
    penulisan alamat file untuk link (lihat kembali pelajaran tentang link yang lalu).
    Misalnya kita mempunyai file judul.htm seperti ini, file menu.htm seperti ini dan file isi.htm seperti ini.
    Maka bila anda membuka file gabung.htm, akan tampaklah sebuah halaman web yang terdiri dari tiga frame
    seperti ini. (klik masing-masing kata "seperti ini" untuk melihat tampilannya).
    Seperti halnya dalam penentuan ukuran tabel, selain menggunakan satuan persen, kita juga bisa
    menggunakan satuan pixel. Misalnya atribut COLS="200,400" memerintahkan browser untuk membagi
    halaman menjadi dua kolom dimana kolom pertama lebarnya 200 pixel sedang kolom kedua lebarnya 400
    pixel. Bahkan anda pun dapat membagi frame seperti ini COLS="200,*". Apa artinya? Artinya anda
    membagi halaman menjadi dua kolom dimana kolom pertama lebarnya 200 pixel sedang kolom kedua
    lebarnya adalah sisa dari ukuran layar monitor. Hal ini berguna karena setting layar monitor yang dipakai
    oleh user bisa berbeda-beda; pada umumnya adalah (lebar x tinggi dalam satuan pixel) 640x480, 800x600
    atau 1024x768.
    Atribut lainnya yang bisa disisipkan dalam tag <FRAMESET> antara lain: BORDER untuk mengatur
    ukuran border yang memisahkan antara dua frame dan BORDERCOLOR untuk menentukan warna border.
    Contoh: <FRAMESET ROWS="20%,80%" BORDERCOLOR="#FF1493">
    <FRAME SRC="judul.htm">
    <FRAMESET COLS="30%,70%" BORDER="10">
    <FRAME SRC="menu.htm">
    <FRAME SRC="isi.htm">
    </FRAMESET>
    </FRAMESET>
    Bila dilihat dalam browser, tampak seperti ini. Ukuran BORDER="2" adalah default sedang ukuran
    BORDER="0" berarti frame tanpa border.
    Sedangkan untuk tag <FRAME> biasanya dilengkapi dengan atribut-atribut berikut:
    BORDERCOLOR, fungsinya sama dengan BORDERCOLOR pada tag FRAMESET. Dalam hal ini, warna
    yang didefinisikan oleh tag yang lebih dalam menang atas warna yang didefinisikan oleh tag yang luar.
    MARGINHEIGHT untuk menentukan jarak antara batas atas atau batas bawah frame dengan isi frame.
    MARGINWIDTH untuk menentukan jarak antara batas kiri atau batas kanan frame dengan isi frame.
    NORESIZE, dengan adanya atribut ini maka border dari frame yang bersangkutan tidak bisa digeser. Dengan
    kata lain, ukuran frame tersebut tidak bisa diubah (diperkecil atau diperbesar).
    SCROLLING, mengatur fasilitas scroll (penggulung layar) dari frame. Nilainya bisa YES, NO atau AUTO.
    Nilai YES berarti penggulung selalu ada, NO berarti penggulung selalu tidak ada, sedang AUTO berarti
    penggulung ada bila diperlukan (isi frame melebihi ukuran layar) dan tidak ada bila tidak diperlukan (isi
    frame dimuat oleh layar). Nilai AUTO merupakan nilai default. Artinya, bila atribut SCROLLING tidak
    dituliskan, maka penggulung layar otomatis akan muncul bila diperlukan.
    NAME, untuk memberi nama terhadap frame yang bersangkutan. Kegunaannya akan dijelaskan kemudian.
    Berikut sekelumit contoh penggunaan atribut-atribut di atas:<FRAMESET ROWS="20%,80%"
    BORDERCOLOR="#FF1493">
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <FRAME SRC="judul.htm" NORESIZE>
    <FRAMESET COLS="30%,70%" BORDER="10">
    <FRAME SRC="menu.htm" BORDERCOLOR="#9C661F">
    <FRAME SRC="isi.htm"SCROLLING="YES">
    </FRAMESET>
    </FRAMESET>
    Klik di sini untuk melihat tampilannya dalam browser.
    Adapun atribut NAME diperlukan dalam kaitannya dengan fungsi navigasi dari halaman ber-frame.
    Misalnya kita ingin mengatur agar suatu link bila di-klik akan memunculkan halaman targetnya dalam frame
    tertentu. Maka terlebih dahulu kita harus memberi nama terhadap frame tersebut. Contoh:<FRAMESET
    ROWS="20%,80%" BORDERCOLOR="#FF1493">
    <FRAME SRC="judul.htm" NORESIZE>
    <FRAMESET COLS="30%,70%" BORDER="10">
    <FRAME SRC="menu.htm" BORDERCOLOR="#9C661F">
    <FRAME SRC="isi.htm"SCROLLING="YES" NAME="utama">
    </FRAMESET>
    </FRAMESET>
    Dalam contoh di atas, frame ketiga (frame pada kolom kedua dari baris kedua halaman) kita berinama
    "utama". Dengan adanya nama tersebut, kita bisa mengatur agar link yang terdapat pada halaman di frame
    lainnya bila di-klik akan memunculkan halaman targetnya pada frame "utama" tersebut. Bingung? Misalnya,
    pada halaman menu.htm terdapat link dengan kode HTML seperti berikut:
    <A HREF="bab2.htm">BAB II</A>
    Bila kata BAB II di-klik maka akan membuka file bab2.htm. Tapi halaman bab2.htm tersebut akan mengisi
    seluruh jendela browser. Artinya halaman yang berframe akan hilang. Agar file bab2.htm itu muncul pada
    frame "utama" saja, kita harus memberi atribut TARGET seperti ini:
    <A HREF="bab2.htm" TARGET="utama">BAB II</A>
    Masih ingat, kan tentang atribut TARGET pada pelajaran tentang LINK? Seandainya semua link yang
    terdapat dalam file menu.htm akan kita arahkan pada frame "utama" maka kita bisa menyisipkan tag <BASE
    TARGET="utama"> diantara tag <HEAD> dan </HEAD>. Dengan demikian, kita tidak perlu lagi
    menuliskan dalam setiap link atribut TARGET tersebut satu-persatu. Karena dengan adanya tag BASE
    TARGET itu, secara otomatis, semua link yang ada dalam halaman tersebut akan diarahkan ke frame yang
    dicantumkan dalam BASET TARGET. Kecuali link yang mempunyai TARGET tersendiri.
    Berikut beberapa cara pengarahan link dengan atribut TARGET:
    _blank : halaman yang dipanggil akan muncul pada jendela baru (ini sudah kita pelajari)
    _top : halaman yang dipanggil akan mengisi penuh jendela yang sama, meskipun tadinya ada frame.
    _self : halaman yang dipanggil akan mengisi tempat yang sama, bila link tersebut dalam sebuah frame maka
    halaman yang dipanggil akan mengisi frame tersebut.
    _parent : halaman yang dipanggil akan akan mengisi FRAMESET, satu tingkat lebih tinggi dari FRAME
    tempat link yang bersangkutan.
    MEMASANG WEBSITE DI INTERNET
    Bila anda telah membuat halaman-halaman web yang tersimpan sebagai file-file HTML dalam hardisk
    komputer anda, berarti anda telah mempunyai website sendiri secara offline. Website ini hanya bisa dilihat
    oleh orang yang mengakses komputer anda. Bagaimana caranya agar website itu bisa diakses oleh "semua
    orang" di seluruh dunia secara online? Inilah yang akan kita pelajari di sini. Membuat halaman HTML
    adalah proyek tahap pertama, sedang memasang halaman web di internet adalah proyek tahap kedua dan
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    senantiasa memperbaharui isi website kita adalah proyek tahap ketiga. Ketiga tahapan ini harus dilalui dan
    dikerjakan oleh setiap webmaster yang ingin menghasilkan website yang berkualitas.
    Agar website anda dapat diakses lewat internet, anda harus menyimpannya dalam web server yaitu komputer
    yang terhubung ke internet secara terus-menerus selama 24 jam sehari, 7 hari sepekan. Untuk dapat
    menyimpan file-file anda ke dalam web server, anda harus mendaftar (memiliki account) terlebih dahulu
    kepada penyedia layanan web hosting (jasa penyimpanan web). Bagi para pemula, jasa web server gratis
    (free web hosting) adalah pilihan yang paling tepat untuk menyimpan website di internet. Di internet, anda
    bisa menemukan banyak web server gratis yang menyediakan space (ruang dalam hardisk mereka) untuk
    account anda.
    MENDAFTAR DI WEB HOSTING GRATIS
    Dalam kesempatan ini, kita mengambil contoh salah satu web hosting gratis yang kami gunakan untuk
    menyimpan halaman web yang sedang anda baca ini, yaitu Freewebs. Sepanjang yang kami temui, Freewebs
    menyediakan layanan web hosting yang cukup baik dan bersahabat. Disamping gratis dan bebas iklan (dua
    hal ini yang terpenting), Freewebs juga menyediakan beberapa fasilitas lain seperti hit counter (penghitung
    pengunjung) dan guest book (buku tamu) yang lumayan baik buat webmaster pemula. Freewebs
    menyediakan space (ruang) gratis untuk website anda hingga 40 megabyte, sudah "terlalu banyak" untuk
    website gratis apalagi bagi webmaster pemula.
    Pertama-tama kita akan belajar bagaimana cara mendaftar atau membuat account baru di Freewebs. Dengan
    mengikuti petunjuk di bawah ini, diharap kita sudah bisa menerapkannya untuk mendaftar ke web hosting
    gratis yang lain bila suatu waktu anda berminat. Buka situs Freewebs dengan alamat
    http://www.freewebs.com. Kalau belum berubah, tampilannya seperti di bawah ini.
    Klik tombol elips yang bertuliskan SIGN ME UP! maka akan tampil halaman berikut yang bisa dianggap
    sebagai formulir pendaftaran untuk membuka "New Accounts" (keanggotaan baru). Isilah kotak-kotak sesuai
    yang diminta.
    Kotak pertama adalah "Account Name (One Word)". Di kotak ini anda diminta mengisi satu kata yang akan
    menjadi nama keanggotaan anda. Account ini sekaligus menjadi alamat website (URL) resmi anda yang
    terdaftar di Freewebs. Oleh karena itu sedapat mungkin anda menggunakan nama yang ada hubungannya
    dengan tema atau materi website anda. Namun usahakan mencari nama yang tidak terlalu umum dipakai.
    Bila nanti ternyata anda diminta untuk mengisi ulang formulir ini kemungkinan karena Account Name yang
    anda isi sudah terpakai oleh orang lain.
    Kotak kedua adalah "Password". Di sini anda harus memasukkan password anda (minimal 4 karakter, boleh
    huruf atau angka). Kemudian di kotak selanjutnya (Retype Password) anda harus mengetikkan kembali
    password anda yang sama persis dengan yang di atas (tapi jangan di-copy). Sedang di kotak ketiga (Email
    Address) anda harus menuliskan alamat email anda.
    Kotak terakhir menanyakan dari mana anda mengetahui tentang Freewebs. Pilihlah salah satu dari item yang
    disediakan. Item-item tersebut akan tampak bila anda meng-klik kotak kecil di tepi kanan yang bertanda
    anak panah (segitiga).
    Gulunglah layar ke bawah maka akan tampak lanjutannya. Anda harus memberi tanda centang ( V ) di dalam
    kotak yang di sampingnya bertuliskan: "I have read...." dan seterusnya. Akhirnya, klik tombol bertuliskan
    Next Step di bawahnya.
    Selanjutnya anda dibawa ke halaman yang bertuliskan ANTI-ABUSE AGREEMENT dengan beberapa
    kalimat di bawahnya. Kemudian ada dua buah tombol berwarna. Pilihlah tombol bertuliskan "I Agree"
    sebagai tanda persetujuan anda terhadap isi perjanjian kontrak gratis anda dengan Freewebs. Halaman
    selanjutnya tampak seperti di bawah ini.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Halaman ini meminta anda memilih salah satu diantara dua metode pembuatan website. Cara pertama adalah
    Beginner User yang disediakan untuk orang yang tidak menguasai bahasa HTML dan belum menyediakan
    file-file HTML buatan sendiri. Dalam paket ini, Freewebs akan menyediakan banyak pilihan template
    halaman web. User tinggal memilih template yang diinginkan kemudian memasukkan data-data yang ingin
    ditampilkan dalam halaman web itu. Sedangkan bagi anda yang sudah mempunyai file-file HTML buatan
    anda sendiri, hendaknya memilih Advanced User. Klik (hitamkan) bulatan di depannya maka akan muncul
    daftar isian selanjutnya di bagian bawah halaman itu juga seperti ini:
    Di kotak Public E-mail Address bisa anda masukkan alamat email anda yang sama dengan alamat email
    terdahulu atau boleh juga alamat email yang lain dan boleh pula anda kosongkan. Alamat email ini akan
    digunakan nantinya untuk kebutuhan pengiriman data-data bila situs anda menggunakan Form Submission.
    Sedangkan di kotak Site Category? anda harus memilih salah satu kategori yang sesuai dengan sifat atau
    tema dari situs yang anda buat. Isian selanjutnya adalah bahasa utama yang dipakai oleh situs anda. Bila anda
    menggunakan Bahasa Indonesia tentunya anda harus memberi tanda bulatan Other. Setelah semua selesai
    terisi klik tombol Next Step yang terdapat di bawahnya. Bila semua cara pengisian anda betul, selesailah
    sudah dan anda dibawa pada halaman "selamat datang".
    Sampai di sini proses pendaftaran anda sudah selesai. Anda boleh langsung mengirimkan atau men-transfer
    (upload) file-file HTML anda atau keluar dari ruang account anda dengan mengklik Log Out pada baris
    paling bawah yang terdapat di menu sebelah kiri.
    Sekarang anda telah mempunyai Account di Freewebs. Artinya anda telah memiliki sebuah ruang atau
    tempat di server Freewebs sebesar 40 megabytes untuk ditempati oleh website anda. Ruang inilah yang akan
    anda isi dengan file-file HTML yang telah anda buat. Proses memindahkan file-file HTML dari hardisk anda
    ke hardisk host server itulah yang dinamakan upload (pengiriman) file. Bagaimana caranya? Baiklah kita
    mulai dari awal.
    Bukalah website Freewebs (www.freewebs.com) pada browser anda. Tampilannya seperti gambar pertama di
    atas. Pada sisi kanan atas tampilan website ini tampak dua kotak isian yaitu Login dan Password. Pada kotak
    Login tuliskan nama account (Account Name) anda yang anda buat ketika mendaftar dahulu. Pada kotak
    Password ketikkan password yang juga pernah anda ketikkan ketika mendaftar. Setelah itu klik tombol
    Login. Maka akan tampaklah tampilan seperti ini:
    Di situ tercantum alamat (URL) website anda seperti http://www.freewebs.com/account_name_anda. Alamat
    website gratisan seperti ini memang cukup panjang namun tidak usah khawatir; temukancara memendekkan
    alamat website anda di sini. Kemudian di sebelah kiri terdapat kotak Member Tools dengan beberapa baris
    menu di dalamnya. Menu-menu inilah yang harus anda pelajari satu-persatu agar anda dapat menggunakan
    dan mengatur website anda dengan sebaik-baiknya. Adapun untuk melakukan upload file, klik link (menu)
    Site Manager (kira-kira pada baris kelima). Maka anda akan dibawa ke halaman Site Manager yang seperti
    ini:
    Di situ terlihat bahwa di bawah kolom Filename sudah terdapat sebuah file yang bernama index.htm. Hal ini
    menandakan bahwa file yang akan menjadi halaman pertama (homepage) yang dimunculkan bila alamat
    website anda dibuka harus bernama index.htm. Jadi bila anda sudah telanjur membuat file homepage (file
    HTML yang menjadi halaman pertama sebuah website) dengan nama lain maka harus anda ganti dengan
    nama index.htm. Tentunya harus anda ingat bahwa penulisan kode HTML dari setiap link yang mengarah ke
    halaman homepage ini juga harus anda sesuaikan.
    Ada beberapa pilihan dalam membangun website anda yang disediakan dalam Site Manager ini. Namun
    yang akan kita pelajari di sini adalah Upload file dari hardisk anda ke server Freewebs. Klik link Upload a
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    File yang berada pada deretan terakhir (paling kanan) dari kepala tabel Site Manager. Setelah anda klik, akan
    muncul jendela pop-up baru berukuran kecil seperti ini:
    Klik tombol Browse maka muncul kotak dialog tempat anda mencari letak file-file HTML yang anda
    simpan. Bukalah folder tempat anda menyimpan file-file HTML anda. Kemudian pilihlah satu file yang
    hendak anda upload. Maka akan tampak pada jendela Upload tadi alamat file anda dalam hardisk. Bila sudah
    betul, klik tombol Submit maka mulailah berlangsung proses upload. Satu file telah selesai di-upload bila
    jendela Upload lenyap dan halaman Site Manager tampak kembali dengan menampilkan nama file yang tadi
    anda upload sudah tercantum di bawah kolom Filename. Lanjutkanlah lagi proses upload untuk file-file
    lainnya dengan cara yang sama dengan tadi. Begitu seterusnya hingga semua file-file anda telah berhasil diupload.
    Bila proses upload selesai, cobalah melihat hasilnya dengan meng-klik tombol Preview My Site yang
    terdapat di sebelah kanan pada kepala (logo nama) situs Freewebs. Bila semuanya benar, maka akan
    terbukalah sebuah jendela baru browser yang menampilkan homepage atau halaman pertama dari situs yang
    anda buat. Bila tidak, maka kemungkinan besar kesalahan terletak pada pemberian nama file homepage tadi.
    Ingat namanya harus index.htm bukan index.html, apalagi yang lainnya.
    Bila anda anggap selesai, anda boleh keluar dari login anda dengan mengklik menu log-out pada baris paling
    bawah dari menu Member Tools. Selamat, kini anda telah mempunyai website sendiri. Seterusnya, jangan
    bosan mencoba setiap menu dari Member Tools untuk mendapatkan pengetahuan baru tentang cara
    mengelola website anda. Demikian pula anda harus rajin mengunjungi situs-situs yang menyajikan pelajaran
    tentang pembuatan website. Dan jangan sungkan-sungkan untuk bertanya kepada webmaster yang lebih
    berpengalaman.
    Teknik Menyingkat Alamat Website
    Bila anda mendaftar atau menyimpan website anda di webhost gratis (free webhosting), biasanya anda akan
    mendapatkan alamat website (URL) yang rada-rada panjang. Misalnya, bila kita mendaftar di Freewebs
    maka kita akan mendapatkan alamat seperti berikut: http://www.freewebs.com/situsku. Disamping panjang,
    yang tentunya agak sulit diingat, juga terkesan kurang profesional (walaupun kenyataannya memang belum
    profesional). Yang jelas, alamat website yang singkat memang memudahkan untuk diingat oleh orang lain
    disamping lebih mewakili situs itu sendiri, tanpa embel-embel situs tumpangannya. Nah, sekarang
    bagaimana cara kita menyingkat alamat website bagi kita-kita yang masih "setia" menggunakan webhosting
    gratis?
    Untunglah di internet, berbagai macam fasilitas bisa didapatkan. Diantaranya situs yang menyediakan
    fasilitas untuk menyingkat alamat website. Fasilitas semacam ini disebut URL Redirection atau pengarah
    URL. Sejumlah website menyediakan fasilitas ini. Dinamakan URL Redirection karena dengan
    menggunakan alamat yang singkat yang kita dapatkan dari website tersebut, ia akan membawa kita (atau
    tepatnya browser kita) ke alamat website kita yang sebenarnya. Misalnya kita mempunyai alamat website
    aslinya adalah http://www.freewebs.com/buatsite. Dengan menggunakan URL redirection kita bisa
    menggunakan nama lain yang lebih singkat misalnya http://buatsite.cjb.net. Bila orang mengetikkan alamat
    yang singkat itu akan membawa kita ke alamat website kita yang sesungguhnya. Canggih, kan? Tidak juga...
    Disamping fungsinya sebagai penyingkat alamat website, ada lagi kegunaan lain dari URL Redirection ini.
    Misalnya jika suatu waktu anda berpindah web hosting (tempat penyimpanan website) karena satu dan lain
    hal, anda tidak perlu panik. Kenapa? Karena alamat yang anda pakai dan perkenalkan kepada para netter
    selama ini adalah alamat dari URL Redirection itu. Sehingga anda cukup mengganti arah yang dituju oleh
    alamat singkat tersebut ke alamat (URL) website di web hosting anda yang baru. Bisa dipahami? Kalau
    belum, marilah kita langsung praktek bagaimana cara mendapatkan alamat yang singkat itu.
    Di internet cukup banyak situs yang menyediakan layanan URL Redirection ini. Kalau tidak percaya coba
    ketikkan kata kunci "URL Redirection" dalam sebuah search engine dan lihatlah hasil pencariannya. Salah
    satu website penyedia URL Redirection yang cukup klasik dan terkenal adalah yang beralamat di
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    http://www.cjb.net. Sesuai dengan namanya website ini menyediakan alamat dengan akhiran cjb.net seperti
    http://situsku.cjb.net. Situs ini kita ambil sebagai contoh, disamping sudah terkenal, juga memiliki prosedur
    pendaftaran yang relatif singkat dan mudah. Paling tidak dengan memahami cara registrasi di CJB.NET ini
    kita sudah memiliki pemahaman tentang apa dan bagaimana cara menyingkat URL dengan URL Redirection.
    Buka browser anda dan pergilah ke alamat http://www.cjb.net. Dalam halaman pertama ini terdapat tampilan
    seperti ini:
    Ketikkan nama yang anda pilih untuk menjadi alamat website anda pada kotak yang diantarai dengan tulisan
    www dan cjb.net. Setelah itu tekan tombol Register it!. Bila nama pilihan anda itu belum pernah terpakai,
    maka anda akan dibawa ke halaman formulir registrasi. Sedangkan bila nama itu sudah dipakai, anda akan
    diminta lagi memasukkan nama yang lain. Di formulir registrasi, anda harus mengisi sejumlah kotak isian
    sebagai berikut:
    Di kotak paling atas sudah tercantum nama yang anda pilih. Sedangkan kotak selanjutnya adalah: What is
    your web site address? (tulis alamat website anda yang sebenarnya) dan What is your e-mail address? (tulis
    alamat email yang anda punyai). Gulung lagi layar ke bawah maka akan tampak kotak-kotak isian
    selanjutnya sebagai berikut:
    Kotak-kotak berikutnya (Forward Mail, POP3/Web Mail, Cloak URL, dan Forward Subdomains) merupakan
    fitur-fitur tambahan yang diberikan oleh CJB.NET untuk anda. Anda bisa memilih antara menggunakan fitur
    tersebut (Yes) atau tidak (No).
    Dengan fasilitas Forward Mail, anda bisa membuat sekian banyak nama-nama email yang diakhiri dengan
    @situs_anda.cjb.net dimana seluruh nama-nama email itu mengarah ke alamat email anda yang
    sesungguhnya. Misalnya: alamat situs saya adalah: http://buatsite.cjb.net dan alamat email saya adalah
    adifitrah@maktoob.com. Dengan fitur Forward Mail nantinya saya bisa membuat nama-nama email seperti
    webmaster@buatsite.cjb.net, info@buatsite.cjb.net, tanya@buatsite.cjb.net, yusuf@buatsite.cjb.net dan
    seterusnya. Dimana semua nama-nama email tersebut mengarah ke adifitrah@maktoob.com. Artinya semua
    email yang ditujukan/dikirimkan ke salah satu dari nama-nama itu akan terkirim atau sampai di
    adifitrah@maktoob.com.
    Adapun POP3 atau Web Mail adalah fasilitas account email biasa seperti yang anda buat di situs penyedia
    layanan email gratis misalnya Yahoo!, Hotmail, Popmail, dan lain-lain. Jadi anda pun bisa memiliki account
    email di CJB.NET.
    Sedangkan Cloak URL adalah fitur yang berguna untuk memanipulasi penulisan alamat website anda pada
    browser, yakni pada address bar (kotak alamat website) agar tetap menampilkan alamat CJB.NET, bukan
    alamat web page anda yang sesungguhnya. Demikian pula fitur Forward Subdomains bisa memanipulasi
    penulisan alamat website anda agar penulisan alamat web page anda sampai ke subdirektori bisa diganti
    dengan penulisan subdomain di CJB.NET.
    Misalnya: http://www.freewebs.com/buatsite/promosi bisa diwakili dengan http://promosi.buatsite.cjb.net.
    Kotak Title diisi dengan nama nama (judul) website anda. Ingat ini bukan alamat URL. Misalnya saya
    mempunyai website koran Republika memiliki website dengan nama Republika Online dengan alamat
    http://www.republika.co.id. Situs yang sedang anda baca ini mempunyai alamat (URL) http://buatsite.co.nr
    atau http://buatsite.cjb.net dan mempunyai nama (title) Panduan Membangun Website. Nama inilah yang
    biasanya dipopulerkan di direktori atau portal sebagai judul dari sebuah website.
    Kotak Keywords diisi dengan kata-kata kunci yakni kata-kata yang merupakan tema-tema atau materi-materi
    utama yang dibahas dalam sebuah website, biasanya kata-kata ini paling sering diulang-ulang. Misalnya
    website ini mempunyai keywords sebagai berikut: panduan, belajar, membangun, membuat, HTML, website,
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    homepage, situs, halaman, web, sendiri, pribadi, pemula. Masukkanlah kata-kata kunci untuk website anda
    dengan tanda koma antara satu kata dengan kata lain. Ingat, jangan ada kata yang berulang. Misalnya anda
    mempunyai website berjudul Metode Penulisan Skripsi. Anda bisa memasukkan kata-kata kunci seperti
    berikut: metode, panduan, pedoman, petunjuk, teknik, penulisan, menulis, penyusunan, menyusun,
    pembuatan, membuat, karya tulis, karya ilmiah, skripsi, tesis. Penulisan keywords ini penting karena
    nantinya akan dimanfaatkan oleh search engine (seperti Google) untuk mencari halaman-halaman web yang
    relevan dengan yang dicari oleh seorang netter.
    Sedangkan kotak Description merupakan uraian ringkas tentang apa isi website anda. Misalnya website ini
    mempunyai deskripsi sebagai berikut: Panduan membangun website untuk pemula; mulai dari belajar
    HTML, cara mendaftar di webhosting gratis, trik memendekkan alamat URL, cara upload file, dan cara
    promosi website. Pokoknya mulai dari tidak tahu sama sekali sampai memiliki website pribadi yang ramai
    dikunjungi! Jadi Description ini semacam kata-kata perkenalan kepada para netter tentang apa isi website
    anda.
    Guestbook dan Forum adalah dua buah fasilitas tambahan yang diberikan oleh CJB.NET. Guestbook atau
    Buku Tamu adalah halaman web yang disediakan bagi para pengunjung situs anda nantinya agar mereka
    dapat mengisi nama, alamat email dan komentar mereka. Daftar isian para pengunjung (tamu) ini selanjutnya
    akan ditampilkan dalam halaman web itu pula. Forum hampir sama fungsinya dengan buku tamu karena di
    situ para netter leluasa untuk menuliskan apa yang mereka ingin sampaikan dalam forum tertulis tersebut.
    Anda boleh memilih antara menggunakan fasilitas tersebut (Yes) atau tidak (No). Sampai di sini selesailah
    tugas pengisian formulir. Gulung lagi halaman formulir isian kita maka akan tampak tulisan sebagai berikut:
    Klik tombol panjang bertuliskan I agree.... dan seterusnya. Bila cara pengisian anda benar dan semuanya
    beres, selesailah sudah proses registrasi dan tampaklah halaman "ucapan selamat".
    Sejak itu, anda telah mempunyai alamat URL baru yang lebih singkat. Dan anda juga akan dikirimi email
    pemberitahuan ke alamat email yang tadi anda masukkan ketika registrasi tentang "peresmian" alamat baru
    anda ini. Selamat memperkenalkan alamat website anda ke seluruh dunia! Untuk itu ikuti panduan
    selanjutnya.
    MEMANFAATKAN SEARCH ENGINE UNTUK PROMOSI WEBSITE SECARA ONLINE
    Promosi website manjadi begitu penting, karena mendatangkan pengunjung sama susahnya (bahkan lebih
    susah) daripada membuat website itu sendiri. Jika Anda baru saja berhasil membangun sebuah website, itu
    hanya merupakan langkah awal dari proses web development. Karena indikator utama sukses atau tidaknya
    sebuah website dilihat dari banyaknya jumlah pengunjung potensial yang datang. Dalam hal ini, meskipun
    Anda memiliki website dengan desain yang mewah dan teknologi scripting yang canggih, belumlah bisa
    dikatakan sukses jika memiliki jumlah visitor yang kecil.
    Banyak pengusaha-pengusaha yang merasa kecewa karena telah menghabiskan banyak biaya untuk membuat
    website perusahaan, tetapi tidak mendatangkan hasil seperti yang diharapkan. Penjualan produk dan jasa
    perusahaan tidak bisa meningkat seperti yang diharapkan. Semua ini terjadi karena mereka kurang
    memperhatikan sisi promosi website, yang sebenarnya merupakan bagian termahal dari proses web
    development. Dalam hal ini banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mempromosikan website. Namun
    tutorial ini akan memfokuskan pembahasan khusus pada pemanfaatan search engine dan direktori dengan
    berbagai kelebihannya.
    Search Engine vs Directory
    Sebelum melangkah lebih lanjut ada baiknya kalau Anda mengetahui apa itu search engine, bagaimana
    mereka bekerja, dan apa perbedaan antara search engine dan directory. Kenali dulu musuh yang akan Anda
    hadapi di medan perang, jika ingin selamat tentunya :)
    Search engine merupakan sebuah sistem database yang dirancang untuk meng-index alamat-alamat internet
    (URL, FTP, usenet, dll). Untuk melaksanakan tugasnya ini, search engine memiliki program khusus yang
    biasanya disebut spider, bot, atau crawler. Pada saat Anda mendaftarkan sebuah alamat web (URL), spider
    dari search engine akan menerima dan menganalisa URL tersebut. Dengan proses dan prosedur yang serba
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    otomatis, spider ini akan memutuskan apakah web yang anda daftarkan layak diterima atau tidak. Jika layak,
    spider akan menambahkan alamat URL tersebut ke sistem database mereka. Rangking-pun segera ditetapkan
    dengan algoritma dan caranya masing-masing. Jika tidak layak, terpaksa Anda harus bersabar dan
    mengulangi pendaftaran dengan periode tertentu. Jadi semua yang namanya search engine, pasti memiliki
    program yang disebut Spider. Dan program inilah yang sebenarnya menentukan apakah web site Anda bisa
    diterima atau tidak. Contoh beberapa search engine terkenal adalah : Altavista, Google, Lycos, Northern
    Light, Hotbot, dan masih bayak lagi.
    Berbeda dengan directory yang meng-index halaman web secara manual. Manual yang dimaksud adalah
    mereka menggunakan orang biasa untuk menganalisa setiap halaman web yang masuk. Tidak menggunakan
    spider atau crawler seperti halnya search engine. Keunggulan directory dibanding search engine adalah
    memberikan hasil pencarian yang lebih relevan dengan kualitas yang relatif lebih baik. Tapi karena semua
    proses dilakukan secara manual menggunakan editor manusia, jumlah database yang dimiliki biasanya jauh
    lebih kecil dibandingkan dengan search engine. Itulah sebabnya sekarang ini banyak perusahaan yang
    mengelola directory menerapkan sistem ganda, yaitu menggunakan directory + search engine. Contoh nyata
    adalah Yahoo yang menggandeng Google sebagai search engine default-nya. Contoh beberapa directory
    terkenal selain Yahoo adalah Open Directory Project, Looksmart, dan NBCi.
    Ok, sekarang Anda sudah mengenal sekilas perbedaan antara search engine dan direktori. Tutorial bagian
    selanjutnya akan menjelaskan bagaimana mengoptimalkan halaman web Anda (dari segi HTML), sebelum
    didaftarkan ke search engine. Akan sangat baik kalau Anda sebelumnya sudah mengerti atau pernah belajar
    bahasa HTML, karena yang akan dibahas pada tutorial ini banyak berhubungan dengan teknis penulisan
    HTML. Bagi yang sama sekali belum pernah mempelajari HTML, saya sarankan untuk membaca tutorialnya
    terlebih dahulu. Tidak perlu secara detail, cukup dasar-dasarnya saja. Tutorial HTML yang lumayan lengkap
    dapat Anda temukan di HTMLCodeTutorial.com atau di Davesite.com.
    Search Engine Rangking
    Memiliki halaman web yang enak dipandang mata, belum tentu memberikan hasil yang baik pada search
    engine. Bagian pertama dari tutorial ini menjelaskan bagaimana cara mengoptimalkan halaman web dengan
    tag-tag HTML khusus, dan hal-hal apa saja yang mempengaruhi rangking pada Search Engine.
    Setiap search engine memiliki cara dan algoritma masing-masing untuk menentukan rangking sebuah
    website. Tetapi beberapa poin dibawah ini sudah umum dipakai tolak ukur oleh sebagian besar search
    engine, dan pastikan kalau web site Anda memakainya.
    Keyword pada domain name, jika Anda memiliki website yang berisi koleksi lagu-lagu mp3 misalnya, akan
    sangat baik kalau Anda menggunakan domain www.mp3.com. Ini adalah cara kuno, tetapi sampai saat ini
    masih tetap dipakai oleh search engine.
    Keyword pada nama file, misalnya Anda memiliki halaman web yang berisi informasi mengenai hotel di
    bali, sebaiknya disimpan dengan nama bali-hotels.html, ini juga akan mempengaruhi rangking.
    Keyword pada page title, tag <title> pada halaman HTML sangat penting untuk dioptimalkan. Usahakan
    agar title yang digunakan mengandung keyword yang relevan dengan isi halaman web.
    Keyword pada headline, bagi Anda yang sudah menguasai HTML tentu mengenal tag <H1>,<H2>, dst. Tag
    headline sangat baik dipakai untuk judul sebuah paragraf, misalnya : <H1>Hotels in Bali</H1>. Headline
    sangat diperhitungkan oleh Search Engine.
    Gunakan keyword yang relevan pada meta tag, janganlah menggunakan keyword yang sama sekali tidak ada
    hubungannya dengan isi halaman web Anda. Hal ini bisa dideteksi oleh search engine dan akan dianggap
    spamming.
    Keyword pada page content, keyword yang diharapkan harus terdapat pada isi halaman web. Gunakan juga
    frase atau kata-kata lain yang berhubungan dengan keyword utama.
    Meta tags, adalah tag-tag HTML khusus yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan dari isi web
    Anda. Meta tag akan kita bahas secara khusus di bagian berikutnya.
    Link Popularity, adalah jumlah halaman web lain yang memasang link ke web site Anda. Beberapa search
    engine utama sangat memperhatikan hal ini. Semakin besar link popularity suatu web site, rangkingnya akan
    semakin tinggi.
    Itulah beberapa poin umum yang nantinya akan dibahas lebih mendalam. Jika web site Anda sudah
    dioptimalkan sesuai dengan 8 poin tersebut, dijamin akan mendapat rangking yang baik pada search engine.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Penggunaan Meta Tag
    Ada banyak meta tag sesuai dengan standar HTML 4.0 dari World Wide Web Consortion, tapi sebenarnya
    yang betul-betul dipakai oleh search engine hanya 3, description, keyword, dan robots.
    Meta Tag Description
    Meta tag description digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai isi dari halaman web Anda.
    Ukurannya disarankan tidak lebih dari 200 karakter. Dan usahakan agar description ini bisa menjadi kalimatkalimat
    yang letaknya di awal halaman web page yang bersangkutan. Contoh penulisan meta tag description
    adalah sebagai berikut :
    <meta name="description" content="Promosi-web.com is a search engine tutorial that explain how to get top
    rangking in all major search engine and get high traffic for your web site. Available in Bahasa Indonesia.">
    Beberapa search engine seperti Nothern Light dan Google tidak memakai meta tags sebagai deskripsi hasil
    pencariannya. Yang mereka gunakan adalah kalimat-kalimat awal yang ada pada halaman tersebut. Itulah
    sebabnya kenapa saya sarankan agar Anda menggunakan isi dari meta tag description sebagai kalimat
    pembuka. Dan jika bagian paling awal dari web Anda berupa sebuah menu, maka deskripsi yang ditampilkan
    pada hasil pencarian Northern Light adalah seperti ini :
    Home | Products and Service | Contact Us | About Us ...welcome to our online store, the best place on the
    web to...
    Meta Tag Keyword
    Meta tag keyword sangat penting keberadaannya, karena menentukan kata kunci apa yang bisa menemukan
    halaman web tersebut pada search engine. Sintak dasar dari meta tag keyword adalah sebagai berikut :
    <meta name="keywords" content="keyword1 keyword2 keyword3 ...">
    atau ada juga yang menulis dengan pemisah tanda koma :
    <meta name="keywords" content="keyword1, keyword2, keyword3, ...>
    Keduanya berfungsi sama dan tidak ada pengaruhnya pada search engine. Tujuan pemakaian tanda koma
    agar keyword-keyword tersebut lebih mudah dibaca. Yang perlu diperhatikan disini adalah jangan
    mengulang sebuah kata lebih dari 3 kali, karena akan dianggap spamming. Contoh pemakaian meta tag
    keyword yang salah adalah :
    <meta name="keywords" content="bali, bali hotels, travel in bali, bali island, bali weather>
    Disini terlihat sekali bahwa kata "bali", diulang lebih dari 3 kali. Contoh berikut ini tidak akan dianggap
    spamming oleh search engine :
    <meta name="keywords" content="bali hotels travel bali island bali weather">
    Yang tak kalah pentingnya mengenai keyword adalah jangan membuat keyword yang tidak ada hubungannya
    dengan isi halaman web Anda. Hal ini juga akan dianggap spamming. Misalkan web Anda memuat informasi
    mengenai pariwisata di Bali, jangan sekali-kali menambahkan "MP3" atau "Britney Spears" sebagai keyword
    hanya karena keyword-keyword ini merupakan keyword favorit di internet dan banyak dicari orang.
    Meta Tag Robots
    Tujuan utama penggunaan meta tag robots adalah untuk menentukan halaman web yang mana bisa di-index
    oleh spider dan halaman web mana yang tidak. Tag ini sangat berguna sekali terutama jika seuatu website
    memakai frame untuk navigasinya. Tentunya kita tidak ingin menampilkan menu-menu dalam frame untuk
    dibaca oleh search engine. Format dasar dari meta tag robots adalah sebagai berikut :
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    <meta name="robots" content="index | noindex | follow | nofollow">
    Sebagai contoh, jika Anda ingin agar spider membaca main page, dan menelusuri semua link yang ada maka
    tambahkan perintah berikut ini :
    <meta name="robots" content="index follow">
    Dengan perintah ini spider akan meng-index main page Anda dan menjadwalkan untuk mengindex halamanhalaman
    lain yang bisa dicari melalui hyperlink (<a href="">).
    Perintah berikut ini akan menginstruksikan agar spider tidak meng-index maupun menelusuri link yang ada
    pada suatu halaman web.
    <meta name="robots" content="noindex nofollow">
    Ok, setelah mengetahui tentang meta tag, bagian selanjutnya akan membahas mengenai penyusunan
    content/isi halaman web yang search engine friendly.
    Pengoptimalan website content
    Content adalah raja. Itulah kunci sukses untuk mendapatkan rangking yang tinggi pada search engine.
    Bagian ini akan menjelaskan bagaimana merancang isi halaman web yang search engine friendly. Namun
    tetap harus dijaga, agar visitor Anda betah membacanya.
    Satu hal yang perlu diingat adalah website yang Anda miliki dirancang untuk visitor, bukan untuk search
    engine. Janganlah terlalu berlebihan hanya karena ingin mendapat rangking yang tinggi, tapi justru membuat
    isi halaman web tidak enak untuk dibaca. Jika hal ini tidak Anda perhatikan, maka visitor hanya akan datang
    sekali saja dan mereka akan enggan untuk berkunjung lagi. Langkah pertama, susunlah isi web Anda secara
    biasa. Buat kalimat-kalimat yang menarik dan enak untuk dibaca. Tetapi usahakan agar keyword-keyword
    pada meta tag, terpakai pada kalimat-kalimat di awal paragraf. Jagalah agar topiknya tidak terlalu meluas dan
    tetap spesifik. Sebuah halaman web yang baik hanya berisi dua sampai tiga fokus bahasan. Kalau dalam
    pelajaran Bahasa Indonesia, ini disebut pokok pikiran yang menjiwai sebuah karangan :) Ok, langkah
    selanjutnya optimalkan halaman web Anda dengan tips-tips berikut ini.
    Perhatikan penggunaan gambar. Hindari penggunaan gambar/image yang terlalu berat pada web Anda.
    Usahakan agar ukuran halaman web + gambar tetap dibawah 64 kb. Gunakan software-software seperti
    Adobe Photoshop (menu file - save for web) untuk mengoptimalkan gambar. Penggunaan Flash dan Java
    yang berlebihan sebaiknya dihindari.
    Hindari pemakaian frame. Frame memang baik dipakai sebagai navigasi, tetapi bisa membingungkan search
    engine. Halaman utama frameset biasanya tidak berisi content apa-apa. Kalaupun Anda terpaksa
    menggunakan frame, ingatlah mencantumkan tag <noframe></noframe> dan tuliskan rangkuman dari isi
    halaman web Anda pada tag tersebut agar search engine yang tidak mendukung frame masih bisa
    membacanya.
    Rancanglah agar web Anda bisa dibaca oleh semua browser. Halaman web yang tampak cantik di Internet
    Explorer kadang-kadang hanya tampak blank pada Netscape Navigator. Hati-hatilah dengan hal ini karena
    bisa menurunkan rangking pada search engine. Bukankah kecantikan itu juga relatif bagi setiap orang :)
    Gunakan keyword utama pada title halaman web. Isi dari tag <title></title> sangat berpengaruh pada
    rangking search engine. Rancanglah sebuah title yang menarik untuk dibaca dan jaga agar ukurannya tidak
    melebihi 70 karakter.
    Usahakan agar halaman web Anda memakai page headline (H1-6), dan gunakan keyword utama sebagai
    <H1>healine</H1>.
    Hindari pemakaian font yang terlalu kecil <font size="1"> dan susah dibaca.
    Jika Anda memasang image ingatlah agar selalu melengkapinya dengan atribut alt. Beberapa search engine
    menggunakan alt tag sebagai pedoman relevansi hasil pencarian. <IMG SRC="gambar.jpg"
    ALT="tambahkan beberapa keyword utama disini">.
    Meskipun tidak banyak, beberapa search engine juga membaca comment tag. Isilah comment tag Anda
    dengan beberapa keyword yang relevan.
    Beberapa search engine utama seperti Altavista dan Google memberikan poin lebih banyak untuk paragrafparagraf
    yang letaknya di awal. Jadi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, usahakan memakai
    keyword-keyword andalan Anda di awal halaman.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Doorway Page
    Memang agak susah untuk mengoptimalkan halaman web sesuai dengan ketujuh tips yang diberikan
    sebelumnya. Terutama dari segi content. Apalagi jika Anda membuat web untuk sebuah perusahaan. Semua
    content (kalimat/paragraf) sudah diberikan apa adanya. Anda tidak mungkin merubahnya dengan begitu saja.
    Begitu juga untuk web-web semacam portal yang isi beragam. Walaupun halam index-nya sudah Anda
    bolak-balik, tetap saja susah mendapat posisi bagus untuk keyword tertentu. Jika menghadapi situasi seperti
    ini, saatnya Anda menggunakan doorway page.
    Doorway page adalah sebuah halaman web yang dibuat untuk menonjolkan satu sampai dua keyword saja.
    Satu atau dua keyword tersebut akan menjadi inti pembicaraan dari sebuah halaman, sehingga search engine
    akan menganggap isi halaman tersebut lebih relevan. Dari doorway page ini, bisa dipasang link yang
    mengarah ke halaman index yang sebenarnya. Sebut saja Anda memiliki website www.promosi-web.com,
    tetapi halaman indexnya sudah tidak bisa dioptimalkan lagi. Untuk itu Anda harus membuat sebuah doorway
    page bernama promosi.html, karena "promosi" adalah keyword yang Anda harapkan. Halaman mana yang
    harus Anda submit ke search engine ? Tentu saja http://www.promosi-web.com/promosi.html. Tapi sekali
    lagi saya ingatkan, pakailah doorway page hanya jika terpaksa. Alangkah baiknya kalau Anda bisa
    mengoptimalkan halaman index yang asli.
    Jika Anda sudah memutuskan untuk membuat doorway page, perhatikanlah langkah-langkah berikut ini.
    Putuskan untuk keyword apa doorway page tersebut akan dibuat. Pilih satu sampai tiga kata yang Anda
    anggap paling potensial dan berhubungan dengan web Anda.
    Optimalkan title, meta description, dan meta keyword-nya, sesuai dengan keyword utama yang Anda pilih.
    Mulailah membuat content yang panjangnya minimal 3 paragraf. Jangan membuat halaman yang terlalu
    pendek, karena beberapa search engine seperti Altavista dan Northern Light akan memprioritaskan halaman
    yang kaya akan content. Usahakan agar keyword-keyword yang Anda pilih dipakai pada setiap paragraf.
    Jika menggunakan gambar, jagalah agar ukurannya tidak terlalu besar dan isi bagian alt-nya dengan keyword
    yang Anda pilih.
    Simpan halaman web Anda dengan nama yang sebenarnya, contoh : promosi.html, jangan disimpan dengan
    nama index1.htm atau index2.html.
    Sekarang semuanya sudah siap. Anda sudah bisa mulai mendaftarkan website Anda ke berbagai search
    engine utama. Tapi sebelumnya baca dulu bagian selanjutnya dari tutorial ini yang akan memberikan sedikit
    tips agar pendaftaran Anda berhasil dengan baik.
    Submit ke Search Engine
    Sekarang tibalah saatnya mendaftarkan website Anda ke search engine. Bacalah baik-baik tips pada halaman
    ini agar pendaftaran berhasil dengan baik.
    Setiap search engine mempunyai aturan tersendiri dalam menerima website. Saya sarankan agar Anda
    membaca dengan seksama aturan yang mereka berikan. Jangan pernah berani melanggar, karena hanya akan
    membuang-buang waktu Anda. Lihat juga berapa jumlah maksimal halaman web yang bisa Anda daftarkan
    sekaligus dalam sekali waktu. Search engine yang memiliki kemampuan deep crawler seperti Google, akan
    mampu menelusuri setiap link yang ada pada sebuah halaman web. Jadi Anda tidak perlu men-submit setiap
    halaman satu persatu, cukup indexnya saja.
    Saat ini ada lebih dari 1000 search engine yang bertebaran di internet. Tapi dari sekian banyak tersebut hanya
    beberapa saja yang memiliki database besar dan lengkap. Sebut saja 3 pemain utama, Google, Inktomi, dan
    AllTheWeb. Tiga search engine ini memiliki database yang sangat besar dan banyak dipakai sebagai
    secondary result pada search engine lainnya. Misalnya database Google dipakai oleh Yahoo, Inktomi
    membackup MSN dan AOL search, dan AllTheWeb dipakai Lycos.
    Saat ini banyak situs yang menawarkan jasa submit ke search engine secara otomatis. Sekali mengisi form,
    web site Anda bisa didaftarkan ke 30 search engine sekaligus (bahkan lebih). Cara ini memang sangat
    menghemat waktu, tapi tidak bisa terjamin keberhasilannya. Sekarang ini banyak search engine yang
    menonak pendaftaran secara otomatis melalui program submitter. Contohnya adalah altavista. Anda
    diwajibkan untuk memasukkan kode pendaftaran dengan benar sebelum bisa men-submit halaman web ke
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    database Altavista. Kode tersebut dihasilkan secara otomatis dalam bentuk image acak, sehingga benar-benar
    perlu ketelitian untuk membacanya. Meskipun banyak menghabiskan waktu, tetapi submit secara manual
    masih jauh lebih aman. Atau sebagai alternatif, carilah program submitter yang bisa menampilkan
    submission result secara langsung, tidak hanya mengeluarkan output berhasil atau gagal, namun tanpa bukti.
    Saat ini Promosi-web.com sudah menyediakan submitter semi otomatis yang bisa mendaftarkan website
    Anda ke beberapa search engine secara cepat. Submission result bisa dilihat secara langsung, sehingga Anda
    tidak perlu ragu tentang keberhasilannya.
    Keadaan koneksi internet juga harus diperhatikan. Jangan men-submit pada saat koneksi internet lambat.
    Persentase kegagalan bisa lebih besar. Submitlah website Anda diluar jam-jam sibuk, yang bisa menjamin
    koneksi secara lancar.
    Sekarang website Anda sudah didaftarkan ke berbagai search engine utama. Apakah semuanya sudah
    selesai...? Tentu saja belum. Anda harus mendaftarkannya lagi ke Yahoo, Open Directory Project, dan
    beberapa directory besar lainnya. Jika sebelumnya Anda berhadapan dengan search engine spider, sekarang
    Anda berhadapan dengan editor manusia. Kalau ingin terdaftar, ikuti aturan mereka dan berikan yang terbaik
    yang bisa disajikan website Anda. Bagian selanjutnya akan membahas mengenai beberapa hal yang harus
    Anda perhatikan sebelum mendaftarkan website ke berbagai directory utama.
    Submit ke Directory
    Yahoo! dan Open Directory Project adalah dua direktori terbesar yang sangat potensial untuk menaikkan
    traffic website Anda. Ingatlah bahwa direktori menggunakan editor manusia untuk menerima website.
    Bagian ini akan menjelaskan apa saja yang perlu diperhatikan sebelum mendaftarkan website ke beberapa
    directory utama.
    Anda sekarang mungkin sudah mempunyai doorway page yang sempurna dengan meta tag yang terbaik di
    dunia. Tetapi berhati-hatilah, karena yang Anda hadapi bukanlah sebuah spider, tetapi seorang editor manusia
    seperti Anda. Semua taktik dan strategi jitu untuk search engine tidak akan berlaku disini. Apa yang bisa
    Anda lakukan...? Bacalah tips-tips dibawah ini dan bandingkan dengan keadaan website Anda yang
    sekarang.
    Usahakan agar website Anda mempunyai domain name sendiri. Sebagian besar website yang diterima di
    Yahoo! memakai top level domain, dan hanya sebagian kecil saja yang memakai sub domain yang dapat
    diterima (kecuali website Anda memiliki content yang unik).
    Nama domain sebaiknya mencerminkan isi dari website Anda.
    Pastikan tidak ada broken link, gambar yang tak bisa tampil, atau javascript error pada halaman web Anda.
    Jangan mensubmit website yang belum 100% siap.
    Setiap direktori memiliki aturannya masing-masing. Bacalah aturan tersebut sebelumnya agar website Anda
    terhindar dari diskualifikasi.
    Daftarkan website Anda pada kategori yang tepat dan paling spesifik. Lihat juga berapa website yang sudah
    terdaftar pada kategori tersebut. Usahakanlah mencari category dengan jumlah pesaing yang paling sedikit.
    Daftarkan hanya halaman utama saja. Jika Anda mendaftarkan halaman-halaman lain yang merupakan sub
    dari halaman utama kemungkinan besar akan ditolak. Kecuali halaman tersebut benar-benar memiliki
    content yang langka.
    Perhatikan berapa lama Anda bisa men-submit ulang website Anda (misalnya 2 bulan). Jika belum terdaftar,
    lakukan submit ulang dalam jangka waktu tersebut.
    Disini kesabaran Anda benar-benar diuji. Yahoo setiap harinya menerima pendaftaran lebih dari 10 juta situs.
    Sedangkan yang bisa ditangani oleh editornya sekitar 5 sampai 10 persennya saja. Jadi bersabarlah untuk
    melakukan submit ulang dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Kalau ingin cepat, Anda bisa memakai
    fasilitas submission express. Dijamin website Anda akan direview dalam waktu 2-7 hari. Tetapi Yahoo
    mengenakan biaya $US 299 per tahun, untuk fasilitas ini. Ini hanya jaminan agar website Anda di-review
    lebih cepat, bukan jaminan untuk diterima. Saat ini Yahoo melakukan review untuk sebuah website bisnis
    setahun sekali, dan untuk sekali review dikenakan biaya $US 299. Memang bukan jumlah yang sedikit,
    apalagi untuk perusahaan-perusahaan berskala kecil.
    Perlu diingat disini bahwa tujuan Yahoo menerima website Anda bukan untuk membantu mengingkatkan
    visitor website Anda, melainkan untuk melengkapi koleksi link pada direktori yang mereka miliki. Jadi
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    peluang Anda untuk terdaftar akan lebih besar, jika Anda bisa memberikan website dengan isi yang unik dan
    belum ada/sedikit jumlahnya pada direktori mereka. Adalah suatu anugrah yang sangat indah apabila website
    Anda bisa diterima di Yahoo secara gratis untuk saat ini. Bukan apa-apa, karena hal itu menjadi sangat sulit
    sejak Yahoo mengubah kebijakannya di akhir tahun 2001. Apalagi website Anda tergolong website bisnis,
    hanya submission express yang bisa menyelamatkan Anda.
    Saat ini Yahoo! masih merupakan directory yang paling ramai (mengusai 25,4% dari seluruh pengguna
    internet) ditambah dengan Google sebagai search engine default-nya (menguasai 5% dan terus meningkat).
    Tetapi ada hal yang menarik. AOL, Altavista, Netscape, dan Lycos, jika digabung mengusai 40,5% dari
    pengguna search engine di seluruh dunia. Keempat search engine ini memakai database dari Open Directory
    Project (ODP). Jadi akan sangat menguntungkan jika website Anda juga terdaftar di ODP (http://dmoz.org/).
    Direktori lainnya yang juga harus diperhatikan adalah Looksmart. Database Looksmart dipakai sebagai main
    result di MSN, Altavista, Excite, dan iWon. Tetapi Anda harus mengeluarkan uang sebesar $US 149 untuk
    bisa terdaftar di LookSmart Network.
    Tentang Link Popularity
    Setelah men-submit website Anda ke berbagai search engine dan directory utama, apa yang akan Anda
    lakukan ? Apakah semuanya sudah cukup dan Anda tinggal menunggu hasil ? Tentu saja tidak. Sambil
    menunggu hasil pendaftaran yang berkisar antara 2 minggu hingga 3 bulan, Anda bisa meningkatkan link
    popularity dari website Anda. Link popularity adalah banyaknya website lain yang memasang link mengarah
    ke website Anda. Semakin besar link popularity, maka rangking website Anda di search engine akan semakin
    tinggi.
    Google adalah salah satu search engine yang sangat memperhatikan link popularity. Bahkan faktor ini bisa
    menjadi yang paling penting. Menurut analisa Google, semakin banyak suatu website di-link, tentu contentnya
    semakin baik juga. Dan yang lebih istimewa lagi, Google bisa menganalisa darimana datangnya link
    tersebut. Link dari Yahoo ataupun Open Directory akan lebih berarti daripada link dari website lain. Jadi
    bukan hanya sekedar jumlah link yang diperhitungkan, melainkan juga kualitasnya. Oleh Google, teknologi
    ini disebut sebagai PageRank, yaitu suatu teknologi yang bisa memperhitungkan seberapa baik kualitas dari
    sebuah halaman web.
    Seorang teman pernah bertanya kepada saya. Mengapa website saya yang desainya sudah dioptimalkan
    untuk search engine, rangking-nya tetap berada dibawah website pesaing saya yang desainnya biasa-biasa
    saja ? Jika Anda juga punya pertanyaan seperti ini jawabannya adalah karena perbedaan link popularity. Saya
    sendiri pernah menjumpai sebuah website yang desainnya hanya dipenuhi gambar-gambar dan flash, tetapi
    bisa menduduki posisi 10 besar di Google. Setelah diselidiki ternyata halaman ini banyak di-link oleh
    website lain yang juga memiliki link popularity tinggi.
    Bagaimana caranya mengetahui besarnya link popularity sebuah website ? Mudah saja, untuk google Anda
    tinggal memasukkan sintak "link:www.namadomain.com" pada kotak search. Misalnya jika Anda ingin
    mengetahui link popularity dari Promosi-web.com, Anda tinggal memasukkan "link:www.promosiweb.
    com". Setelah itu Google akan menampilkan seluruh website yang memasang link ke Promosiweb.
    com, sama seperti hasil pencarian biasa. Tetapi ada cara yang jauh lebih mudah, yaitu dengan
    menggunakan tools link popularity checker. Tools ini banyak tersedia di internet, dan salah satu yang paling
    saya suka adalah Link Popularity Checker dari MarketLeap. Disini Anda bisa mencari jumlah link popularity
    website Anda, sekaligus membandingkannya dengan website pesaing. Bukan hanya google, tetapi result dari
    berbagai search engine utama.
    Untuk meningkatkan link popularity Anda bisa mengadakan barter link dengan website lain isinya berkaitan
    dengan website Anda. Dalam hal ini janganlah merasa gengsi untuk bertukar link. Anda bisa menghubungi
    webmaster dari website yang akan diajak barter link. Tawarkan kepadanya apa manfaat dari barter link, dan
    katakan juga bahwa content dari website Anda berhubungan dengan website yang dia miliki. Cara lainnya
    adalah rajin-rajinlah mengisi guestbook. Pada guestbook tersebut, Anda bisa menambahkan URL website
    Anda yang tentunya juga akan menambah link popularity. Tapi ingat, jangan pernah melakukan spamming.
    Fasilitas Gratis untuk Promosi Web Site
    Berita dan Isu Seputar Search Engine. Bagian ini memuat berbagai berita dan isu-isu terbaru di dunia search
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    engine. Beberapa pertanyaan yang paling sering dilontarkan pengunjung Promosi-web.com juga akan
    dibahas pada bagian ini.
    Barter link. Jika Anda sudah membaca bagian link popularity, pastilah sudah mengerti apa manfaat dari
    barter link. Selain untuk untuk meningkatkan jumlah pengunjung, juga untuk menambah link popularity dari
    website Anda di berbagai search engine utama. Jika Anda memiliki/mengelola website apa saja, baik itu
    personal web, bisnis, maupun website organisasi, saya mengundang Anda untuk melakukan barter link
    dengan Promosi-web.com.
    Pendaftaran gratis ke 5 search engine sekaligus. Alat ini akan membantu Anda untuk melakukan pendaftaran
    ke 5 search engine secara cepat. Dengan sekali mengisi form, data website Anda bisa digunakan untuk
    melakukan pendaftaran ke AllTheWeb, Google, Hotbot UK, 2kCity, dan WhatYouSeek Network. Sebelum
    menggunakan submitter ini saya sarankan agar Anda membaca halaman tips untuk pendaftaran ke search
    engine, supaya hasilnya bisa lebih optimal.
    IP Detector. IP (Internet Protocol) bisa diibaratkan sebagai kode unik yang dimiliki setiap server/komputer
    yang terhubung ke Internet. Kode ini berupa sederetan angka dengan format tertentu, misalnya 202.154.2.25.
    Setiap server memiliki nomer IP yang berbeda-beda. Sama halnya dengan setiap penduduk Indonesia yang
    memiliki KTP dengan nomer berbeda-beda. Saat ini hampir semua script server side (seperti PHP, Perl,
    ASP), bisa digunakan untuk mendeteksi IP dari pengunjung. Namun IP tersebut hanyalah berupa sederetan
    angka, bagaimana kita bisa mendapatkan informasi dari angka-angka ini ? Tools IP detector ini akan
    membantu Anda untuk mendapatkan informasi kode dan nama negara dari sebuah IP. Anda tinggal
    memasukkan nomer IP dengan format yang benar, kemudian code dan nama negara akan ditampilkan
    sebagai outputnya. Tools ini sangat membantu apabila Anda ingin mengetahui dari negara mana pengunjung
    website Anda berasal, sedangkan website Anda hanya bisa mendeteksi nomer IP-nya saja
    Prosedur Pendaftaran di Direktori (Portal) dan Search Engine
    Dalam tulisan berikut ini kita akan membahas tentang cara mendaftarkan website kita di dua buah portal.
    Yang satu adalah portal internasional (tentunya berbahasa Inggris) bernama DMOZ atau Open Directory
    Project (ODP) yang beralamat di http://dmoz.org. Sedang yang satunya adalah portal nasional atau portal
    Indonesia bernama Search Indonesia yang beralamat di http://www.searchindonesia.com. Dengan mendaftar
    di Open Directory (DMOZ), bila pendaftaran anda diterima, anda akan sekaligus dimasukkan ke dalam
    database sejumlah search engine besar yang terkenal seperti: Google, Altavista, AOL Search, HotBot, Lycos
    dan lain-lain. Search engine Yahoo! pun sudah termasuk karena Yahoo! juga menggunakan database Google.
    Mendaftar di Open Directory (DMOZ)
    Kita mulai dari Open Directory. Pergilah ke situs Open Directory di http://dmoz.org. Tampilan awalnya
    tampak sebagai berikut:
    Klik link suggest URL yang terdapat di bagian atas yaitu di banner DMOZ. Anda akan dibawa ke halaman
    yang berisi penjelasan tentang peraturan atau tata cara mengajukan pendaftaran website (How to suggest a
    site to the open directory). Bila anda sedikit (apalagi banyak) bisa berbahasa Inggris, ada baiknya anda
    membaca peraturan ini dengan saksama. Diantara point-point peraturan yang penting untuk kita ketahui
    adalah:
    Jangan mendaftar dengan nama URL Redirection, gunakan URL asli dari webhosting anda.
    Kangan mendaftar website yang belum selesai, ada halaman yang sedang dikerjakan atau ada link yang
    terputus.
    Bila website anda menggunakan bahasa utama selain Bahasa Inggris, maka daftarkanlah dalam kategori
    World.
    Setelah anda setuju dengan semua peraturan yang dijelaskan di halaman ini kemudian anda mengklik link
    Proceed to the Open Directory home at dmoz.org untuk memulai proses pendaftaran, anda akan kembali
    dibawa ke halaman depan (homepage) dari DMOZ yang tergambar di atas. Di situ anda harus mencari dan
    menelusuri kategori dan sub kategori yang paling tepat (sesuai) untuk website yang telah anda buat.
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Mengingat point ketiga yang kami sebutkan di atas, bila situs anda berbahasa Indonesia, maka kategori
    pertama yang harus anda masuki adalah link World yang terdapat pada deretan link terbawah. Klik link
    World.
    Anda akan dibawa ke daftar sejumlah link bahasa-bahasa yang terdapat di seluruh dunia yang dirunut sesuai
    abjad. Angka-angka yang terdapat dalam tanda kurung di belakang setiap link kategori merupakan jumlah
    website yang telah terdaftar dalam Open Directory untuk kategori tersebut. Carilah link Indonesia. Setelah
    ketemu, klik link tersebut. Anda akan dibawa ke halaman selanjutnya yang merupakan hirarki pertama dari
    daftar kategori dalam kelompok website Indonesia.
    Di sini terdapat sejumlah kategori seperti Belanja, Berita, Bisnis, Kesehatan dan seterusnya. Pilihlah kategori
    yang paling sesuai untuk website anda. Dalam hal ini kami mengambil website ini (BuatSite) sebagai contoh.
    Untuk website ini kami memilih kategori Komputer. Setelah link Komputer diklik, kita akan dibawa ke
    hirarki kategori selanjutnya yang di dalamnya terdapat sejumlah sub kategori seperti Hacking, Internet,
    Konsultan, Linux dan seterusnya. Di sini kami mengklik link Internet yang membawa kita ke hirarki kategori
    selanjutnya. Sub kategori yang terdapat di halaman ini antara lain Berita Online, Chat, Layanan Email,
    Layanan Web dan lain-lain seperti tampak di bawah ini:
    Andaikata saya ingin mendaftarkan website saya sampai di kategori Internet saja, tidak memasuki sub
    kategori yang lebih dalam, maka sampai di sini saya langsung mengklik link tambah URL yang terdapat di
    bagian atas (banner). Bila anda ingin melihat situs-situs mana saja yang telah terdaftar dalam kategori
    (kelompok) Internet, gulunglah layar ke bawah maka di situ anda akan melihat daftar nama-nama situs,
    lengkap dengan deskripsi (penjelasan ringkas) tentang isi masing-masing situs. Bila anda ingin mendaftar
    dalam sub kategori yang lebih dalam, klik link sub kategori yang dimaksud kemudian klik link tambah URL
    seperti yang telah dijelaskan tadi. Setelah anda mengklik link tambah URL tersebut, anda akan dibawa ke
    halaman Submit a site to the Open Directory. Di halaman ini anda diminta untuk mengisi formulir registrasi
    (pendaftaran). Hanya ada empat kotak yang harus anda isi dengan baik dan benar.
    Site URL. Masukkan alamat (URL) website anda. Ingat alamat yang dimaksud adalah alamat asli dari
    webhosting tempat anda menyimpan file-file website anda. Jadi jangan memasukkan alamat URL
    Redirection.
    Title of Site. Tuliskan nama (judul) dari website anda. Istilah "Title" ini sudah dijelaskan pada pelajaran di
    halaman 10 yang lalu.
    Site Description. Ketikkan uraian ringkas tentang isi website anda. Inipun sudah dijelaskan di halaman 10.
    Your E-Mail Address. Tuliskan alamat email yang anda miliki.
    Setelah semua kotak-kotak isian telah anda isi dengan benar, klik tombol Submit yang terdapat pada bagian
    paling bawah. Bila semua isian anda benar, maka di halaman selanjutnya anda akan mendapati tulisan
    Submission Received yang menyatakan bahwa pengajuan pendaftaran website anda telah diterima. Hal ini
    bukan berarti website anda telah diterima dan akan dimasukkan dalam direktori DMOZ. Kita masih harus
    menunggu beberapa minggu atau bulan untuk proses verifikasi. Itupun bila website yang anda ajukan
    dianggap memenuhi syarat dan layak dimasukkan dalam direktori DMOZ. Website yang biasanya dianggap
    layak pajang adalah website yang tidak memiliki cacat serius dari segi teknik pembuatan website serta
    memiliki isi (content) yang cukup khas karena mengandung materi atau informasi yang masih jarang
    ditemukan di internet.
    Mendaftar di Portal SearchIndonesia
    Portal SerchIndonesia memiliki konsep pendaftaran website yang mirip dengan Open Direcotry. Buka situs
    SearchIndonesia di http://www.searchindonesia.com. Tampilan awalnya tampak sebagai berikut:
    Pada kolom menu sebelah kiri di bawah judul siTools terdapat link untuk mengajukan pendaftaran situs yaitu
    Tambah URL. Klik ini maka anda akan dibawa pada halaman berjudul Tambah URL, bagaimana caranya?
    Hanya untuk siswa-siswi smansa_Joe/labkom/Nov 2007.
    Materi TIK XII SMANSA_JOE
    Hal ini berisi penjelasan tentang tata cara mendaftar di SearchIndonesia. Bila sudah paham, klik link kembali
    ke halaman awal. Karena di halaman awal tadi, anda disuruh memilih kategori atau kelompok yang pas
    untuk situs anda. Persis seperti pendaftaran di DMOZ, kan? Telusurilah link-link kategori yang tersedia
    (seperti di DMOZ) untuk mencari kategori yang cocok untuk situs anda.
    Setelah anda memasuki halaman kategori yang anda pilih, klik link Tambah URL yang terdapat pada kolom
    menu sebelah kiri seperti tampak pada gambar di atas. Barulah anda di bawah ke formulir pendaftaran seperti
    yang tampak di bawah ini:
    Ada empat kotak yang harus anda isi yaitu Judul (Title), URL, Deskripsi (Description), Nama Kontak (isi
    dengan nama anda) dan Email Kotak (isi dengan alamat email anda). Keempat item yang harus diisi itu
    tentunya sudah sangat jelas bagi anda karena telah pernah dijelaskan. Setelah anda mengisi semuanya dengan
    benar, klik tombol Kirim. Selesailah sudah tugas anda. Tampak halaman selanjutnya berisi ucapan terima
    kasih dan data-data yang telah anda masukkan tadi. Sekarang anda tinggal menunggu berita dari
    SearchIndonesia yang akan dikirimkan ke email anda bila website anda diterima untuk dimasukkan dalam
    direktori.
    Last edited by bee_can; 17-03-2010 at 05:52 PM. Reason: menambahkan spoiler

  2. #2

    Join Date
    Aug 2009
    Location
    malang
    Posts
    659
    Thank(s)
    0/4,607
    Rep Power
    6

    Default

    Banyak bener ya Materi yg dipelajari,,,,
    Buat + wawasan,,,,

    Ayo buat website,,,,

  3. #3

    Join Date
    Apr 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    34
    Thank(s)
    0/29
    Rep Power
    0

    Default

    ksh aje gann source codenye gann... bingung lho bc'y

  4. #4

    Join Date
    Oct 2009
    Location
    Bogor
    Posts
    41
    Thank(s)
    0/3
    Rep Power
    0

    Default

    mending di buat kaya paper, minimal ada bab sama subbabnya, kalo kaya gini gw dah rada ilfill dulu nih, btw yang penting tetep nice share bro

  5. #5

    Join Date
    Sep 2008
    Location
    jakarta
    Posts
    480
    Thank(s)
    0/520
    Rep Power
    0

    Default

    hosh hosh... bener2 panjang sob :), btw bantu banget! trims yo

  6. #6

    Join Date
    Mar 2010
    Location
    BANDUNG
    Posts
    91
    Thank(s)
    0/0
    Rep Power
    0

    Default

    Tips nya boleh nih buat referensi bikin web....kalau bisa dibuat PDFnya biar bisa dicopy gitu ganti....

  7. #7

    Join Date
    Jan 2010
    Location
    jakarta
    Posts
    31
    Thank(s)
    0/10
    Rep Power
    0

    Default

    trit bagus
    cuman
    bacanya
    kok pusing
    ....

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Indowebster is proudly powered by PT. Gudang Data Indonesia